DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

EURO

EUR/USD Kembali Melemah, Jelang Rilis Data Payroll Pekan Depan
Saturday, 30 May 2015 10:01 WIB | Root

Greenback telah menunjukan kinerja yang solid selama paruh pertama pekan ini (Indeks Dollar AS rebound hampir menuju ke level 98,00) didukung oleh meningkatnya kekhawatiran terkait pembicaraan utang Yunani-Uni Eropa dan harapan kenaikan suku bunga AS tahun ini menyusul pidato Ketua J.Yellen...


Yunani Segera Mencapai Kesepakan Hutang Kembali Kuatkan Euro
Thursday, 28 May 2015 11:05 WIB | Root

Euro menguat terhadap sebagian besar mata uang utama terkait spekulasi bahwa Yunani akan segera mencapai kesepakatan dengan kreditur, mengurangi kekhawatiran Yunani akan keluar dari zona euro. Euro hapus kerugiannya terhadap dolar pasca seorang pejabat pemerintah mengatakan Yunani mulai...


Euro Berada di Level Terendah Terkait Yunani & Penguatan Dolar
Tuesday, 26 May 2015 16:22 WIB | Root

Euro memperpanjang penurunan di tengah kekhawatiran atas pushback Yunani terhadap program penghematan dan setelah dolar memperkuat kenaikannya. Saham Asia berayun antara keuntungan dan kerugian, sedangkan nikel memimpin reli dalam industri logam. Euro turun untuk hari ketiga, kehilangan 0,3% ke...


Euro Tertekan Terkait Bailout Yunani
Tuesday, 26 May 2015 08:01 WIB | Root

Mata uang Euro melemah pasca Yunani mengatakan kepada negara kreditur untuk menurunkan tuntutannya mengenai dana bailout. Saham emerging-market mengalami koreksi seiring meningkatnya spekulasi Bank Sentral AS akan menaikan suku bunga dalam waktu dekat, sementara ekuitas Polandia anjlok tajam...


Euro Melemah Terkait Kesepakatan Yunani
Monday, 25 May 2015 20:57 WIB | Root

Euro melemah terhadap sebagian besar pair-nya setelah pemimpin Yunani mengatakan bahwa negara tersebut tidak dapat membuat penghematan lebih lanjut dan sudah waktunya bagi kreditur untuk berkompromi. Saham China memperpanjang reli yang mengalahkan prekiraan. Euro tergelincir 0,2% terhadap dolar...


EUR/USD Naik ke Level 1.1175 terkait Data Jerman
Friday, 22 May 2015 23:11 WIB | Root

Pasangan mata uang EUR/USD ditransaksikan naik 0,41% tertinginya pada sesi terbaru saat ini baru ke level 1,1156, mundur dari level 1,1176 tertinggi pasca rilis Ifo. EUR/USD memperpanjang kenaikan semalam dan masih tetap mendapatkan respon beli yang cukup besar pasca rilis GDP Jerman yang...


Euro Menguat Versus Dolar Pangkas Gain Mingguannya; Saham China Naik
Friday, 22 May 2015 20:33 WIB | Root

Euro menguat, membantu memangkas gain pertama dolar dalam enam pekan, dan obligasi Eropa naik. Saham Asia menguat, dengan saham China menuju kenaikan tertajam mingguan sejak November, sementara minyak ditetapkan untuk rekor kenaikan beruntunnya. Euro menguat 0,4% 7:11 pagi di London, menyeret...


Jelang Rilis Data Ekonomi, Dolar Terdepresiasi Terhadap Euro
Friday, 22 May 2015 01:09 WIB | Root

Dolar turun untuk pertama kalinya dalam 4 hari terakhir terhadap euro terkait spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru dalam meningkatkan suku bunga.Mata uang AS melemah terhadap 14 dari 16 mata uang lainnya setelah hasil pertemuan Federal Open Market Committee di bulan April...


EUR/USD Potensi Uji 1.1047
Thursday, 21 May 2015 20:42 WIB | Root

Pasangan ini cukup mendapatkan respon beli di perdagangan Asia dan tercatat ditransaksikan pada level tertinggi harian di 1.1091. Setelah tiga hari beruntun terkena aksi sell-off, jenuh jual ini kemungkinan bisa membantu angkat kembali harga di level 1.1138 (MA 50-hari) dan mendaki secara...


Euro Melanjutkan Penurunannya Ditengah Reli Dolar
Thursday, 21 May 2015 15:01 WIB | Root

Euro melanjutkan penurunan tiga hari tertajamnya terhadap dolar sejak Januari setelah ECB berjanji untuk membiayai pembelian utang. Euro telah menurun 3% pekan ini dikarenakan ECB menegaskan kembali komitmennya untuk stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Indeks dolar telah menguat,...


EUR/USD : Kembali Berada dibawah 1.11
Wednesday, 20 May 2015 23:36 WIB | Root

Pasangan mata uang EUR/USD sekarang ditransaksikan di atas level 1,1103, yang merupakan fibonachi retracement 38,2% dari 1,0519-1,1465. USD tampaknya terdepresiasi pasca sebelumnya menguat di awal sesi Eropa seiring investor merasa serangkaian rilis laporan ekonomi baru-baru ini melemah dari...


Euro Mencatat Level Terendah 3-Pekan
Wednesday, 20 May 2015 21:35 WIB | Root

Pasangan mata uang ini bergerak turun dan terakselerasi di perdagangan Asia hingga siang hari, dengan cepat meninggalkan level kunci 1.1100 dan merubah fokus-nya ke level support penting (yang sebelumnya adalah resistance) di 1.1050/80, yang dianggap sebagai pertahanan terakhir menuju support...


Euro Tertekan Oleh Komitmen ECB Untuk Meningkatkan Pembelian Obligasi
Wednesday, 20 May 2015 07:35 WIB | Root

Euro turun tajam dalam dua bulan terakhir setelah seorang pejabat Bank Sentral Eropa mengatakan para pembuat kebijakan berencana untuk meningkatkan pembelian obligasi sebelum mengantisipasi jeda pertengahan tahun. Mata uang tunggal tersebut merosot setelah anggota Dewan Eksekutif Benoit Coeure...


EUR/USD Jatuh Dibawah 1.1200, ECB Akan Akselerasi ā€œQEā€
Tuesday, 19 May 2015 21:50 WIB | Root

Mata uang bersama, euro jatuh dengan cepat dan dalam bersama dengan imbal hasil (yield) obligasi zona euro yang terpukul setelah Benoit Coeure, salah satu dewan eksekutif ECB mengatakan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan membeli lebih banyak obligasi lagi di bulan Mei dan Juni dengan...


EUR/USD Jatuh Dibawah 1.1300
Tuesday, 19 May 2015 20:45 WIB | Root

Mata uang bersama Eropa lakukan profit taking dari sesi sebelumnya karena dampak dari performa yield Bund Jerman yang lebih buruk dibandingkan Treasury Amerika sehingga memperlebar spread yield dan mendukung USD. Pada saat ini, baik yield 10-tahun dari obligasi Jerman dibandingkan yield...


Euro Terkoreksi Ditengah Kekhwatiran Di Yunani, Kiwi Menguat
Tuesday, 19 May 2015 20:10 WIB | Root

Euro terkoreksi ditengah spekulasi bank Yunani yang menuju ke arah kebangkrutan jika negara tersebut gagal mencapai kesepakatan dengan pihak kreditur. Euro jatuh terhadap sembilan dari 16 mata uang utama. Ini merupakan penurunan tertajam dalam dua bulan terakhir pada Senin terhadap dolar...


Euro Melemah Ditengah Kekhwatiran Kesepakatan Bailout Yunani
Tuesday, 19 May 2015 14:53 WIB | Root

Euro melemah terhadap mayoritas mata uanag rekanan hal tersebut dikrenakan kekhawatiran bank-bank Yunani yang akan mendekati ke arah kebangkrutan jika pemerintah gagal mencapai kesepakatan dengan para kreditur. Euro menurun tajam dalam dua bulan terakhir pada Senin karena kebuntuan antara...


EUR/USD Uji Low di Dekat 1.1425
Monday, 18 May 2015 20:33 WIB | Root

Pasangan EUR/USD turun 0.19% di 1.1438 yang tercatat siang ini, berbalik dari level 1.1415 (terendah hari ini) ditengah koreksi ringan pasca membukukan gain yang cukup signifikan Jumat lalu dibelakang kejatuhan nilai tukar USD karena jeleknya rilis data ekonomi Amerika. Jeleknya hasil data...


EUR/USD Melanjutkan Penurunan Sekitar 1,1360, Data AS Menjadi Focus
Saturday, 16 May 2015 02:02 WIB | Root

Pasangan mata uang EUR/USD ditransaksikan turun -0,42% ke level 1,1363, turun dari level terendah pada awal sesi di level 1,1346. Pasangan mata uang EUR/USD menghentikan reli selama tiga hari terakhir dan terus tertekan karena para pedagang mengambil keuntungan dari rally euro baru-baru ini...


Euro Menghentikan Kenaikan Terhadap Dolar
Wednesday, 13 May 2015 23:22 WIB | Root

Euro menghentikan kenaikan terhadap dolar setelah laporan menunjukkan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal pertama diperluas sesuai dengan perkiraan ekonom dan produksi industri di Inggris secara tak terduga turun pada bulan Maret. Euro sedikit berubah dilevel $ 1,1209 pada pukul 10:05...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.