DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

SAHAM AS

Bursa AS Stagnan Pasca Investor Mengkaji Timing Kenaikan Suku Bunga The Fed
Thursday, 11 September 2014 04:04 WIB | Root

Saham-saham AS sedikit berubah, setelah Indeks Standard & Poor 500 mengalami pelemahan terbesar dalam sebulan, pasca investor mempertimbangkan kemungkinan waktu kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Indeks S&P 500 naik 0,1 persen menjadi 1,990.57 pada pukul 09:32 pagi di New...


Saham AS Turun Diikuti Treasuri Pada Sesi 1
Wednesday, 10 September 2014 07:57 WIB | Root

Bursa Saham AS turun dan Treasuri dengan tenor 10 tahun menuju penurunan terpanjangnya dalam tiga bulan terakhir terkait meningkatnya prospek suku bunga. Sementara itu dolar menguat, sektor komoditas catat pelemahan. Indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 0,4 persen pukul 13:12 siang di New...


Indeks Saham Berjangka AS Dibuka Stagnan
Wednesday, 10 September 2014 02:29 WIB | Root

Indeks saham berjangka AS sedikit berubah, setelah Indeks Standard & Poor 500 mengalami penurunan terbesar dalam sebulan yang menariknya menjauh dari rekor.   Saham Pinnacle Foods Inc. turun 4% di Jerman pasca Blackstone Group LP berencana untuk menjual saham mereka. Saham Brookdale...


Perusahaan Energi Melemah, Bursa Saham AS Ditutup Turun
Tuesday, 9 September 2014 10:44 WIB | Root

Indeks Standard & Poor 500 turun, pasca reli lima pekan terakhir mengirim Indeks Standard & Poor 500 ke rekornya, karena perusahaan energi mencatat penurunan diikuti dengan harga minyak dibayangi reli saham Yahoo! Inc Saham Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp turun lebih dari 1 persen...


Indeks Saham Berjangka AS Stagnan; S&P 500 Capai Rekor
Tuesday, 9 September 2014 00:15 WIB | Root

Bursa saham berjangka AS sedikit berubah setelah mengalami reli dalam lima minggu mendorong indeks S&P 500 ke rekor. Saham Yahoo! Inc. naik 3.1% di perdagangan premarket setelah Alibaba Group Holding Ltd. mengatakan berencana menaikkan IPO sebesar $ 21.1 milyar. Saham Facebook Inc. naik...


Bursa Saham AS Naik Pasca Rilis Data Pekerjaan
Saturday, 6 September 2014 10:36 WIB | Root

Saham AS naik mengirim indeks Standard & Poor 500 menghapus penurunan mingguannya, karena meredanya ketegangan geopolitik dan rilis data pekerjaan yang lebih rendah dari perkiraan sehingga memicu spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru untuk menaikkan tingkat suku...


Saham AS Berfluktuasi Pasca Rilis Data Pekerjaan, Memicu Spekulasi Suku Bunga
Saturday, 6 September 2014 03:55 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi setelah para investor mengkaji pertumbuhan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan sebagai petunjuk kekuatan ekonomi dan waktu kenaikan tingkat suku bunga Federal Reserve. Indeks Standard & Poor 500 naik kurang dari 0,1 persen menjadi 1,998.19 pada pukul 09:32...


Saham Produsen Energi Turun Seret Saham AS Melemah Untuk Hari Ketiga
Friday, 5 September 2014 10:40 WIB | Root

Saham AS turun pada hari ketiga, membuat Indeks Standard & Poor 500 turun tajam sejak Juni lalu, terkait sektor penghasil energi turun bersamaan dengan harga minyak yang membayangi stimulus baru dari Bank Sentral Eropa. Saham energi turun sebesar 1,3 persen merupakan penurunan tertajamnya...


Bursa AS Naik Pasca ECB Pangkas Suku Bunga, Meningkatkan Langkah Stimulus
Friday, 5 September 2014 03:55 WIB | Root

Saham-saham AS naik, dengan indeks Standard & Poor 500 mendekati tertinggi sepanjang masa, pasca Bank Sentral Eropa (ECB) secara tak terduga memangkas tingkat suku bunga dan mengatakan akan membeli asset-backed securities (ABS) untuk merangsang pertumbuhan.   Indeks S&P 500 naik 0,1...


Saham Apple Tergelincir Seret Indeks Nasdaq Composite Ditutup Melemah
Thursday, 4 September 2014 10:35 WIB | Root

Indeks Nasdaq Composite turun tajam hampir sebulan terakhir, terseret oleh penurunan saham Apple Inc terkait pesaing memperkenalkan smartphone terbarunya dan Apple menghadapi kritik dalam pembobolan foto selebriti. Indeks Nasdaq Composite turun sebesar 0,6 persen pukul 04:00 sore di New York....


Saham Apple Turun, Bursa Saham AS Bergerak Fluktuasi
Thursday, 4 September 2014 07:32 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi pasca Indeks Standard & Poor 500 naik ke rekor tertingginya, terkait penurunan saham Apple Inc sehingga menyeret saham teknologi mengalami koreksi dalam mengimbangi laporan gencatan senjata di Ukraina. Saham Apple Inc turun sebesar 3,1 persen pasca saingan mereka yaitu...


Bursa AS Berfluktuasi Dekat Rekor Ditengah Data Manufaktur
Wednesday, 3 September 2014 04:31 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi, setelah Indeks Standard & Poor 500 berada di bulan terbaiknya sejak Februari, pasca investor menilai data yang menunjukkan manufaktur di ekonomi terbesar dunia terekspansi pada bulan Agustus pada laju tercepat dalam tiga tahun.   Saham Newfield Exploration Co....


Indeks S & P 500 Ditutup Tembus Level 2.000 Sejak Bulan Februari
Saturday, 30 August 2014 11:49 WIB | Root

Saham-saham AS naik, menyelesaikan kenaikan bulanan terbesarnya sejak Februari lalu, di tengah membaiknya data ekonomi dan spekulasi bank sentral akan terus memacu pertumbuhan ekonomi. Indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,3 persen ke level 2,003.37 pukul 16:00 waktu New York pada...


Bursa Saham AS Ditutup Turun Terkait Konflik Di Ukraina
Friday, 29 August 2014 10:46 WIB | Root

Saham-saham AS turun mengirim Indeks Standard & Poor 500 di bawah level 2.000 terkait kekerasan di Ukraina dan pendapatan ritel yang mengecewakan membayangi data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi melebihi dari perkiraan. Indeks S & P 500 turun sebesar 0,2 persen ke level 1,996.9...


Saham AS Kehilangan Momentum Seiring Valuasi
Thursday, 28 August 2014 10:49 WIB | Root

Rally saham yang mendorong Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000 kehilangan sedikit momentumnya saat ini. Indeks S & P 500 naik sebesar 0,1 poin ke level 2,000.12 pukul 04:00 waktu New York dengan sekitar jumlah yang sama saham naik seiring dengan saham yang turun. Sekitar 4,2...


Saham AS Berfluktuasi Pasca S&P 500 Reli Lampaui Level 2.000
Thursday, 28 August 2014 04:47 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi, pasca Indeks Standard & Poor 500 ditutup melampaui level 2.000 untuk pertama kalinya, Tiffany & Co meningkatkan perkiraan labanya, sementara itu Smith & Wesson Holding Corp melaporkan pendapatannya yang lebih rendah. Saham Tiffany naik sebesar 2 persen...


Rally Saham AS Mengangkat S & P 500 Tembus Level 2.000
Wednesday, 27 August 2014 10:53 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000, seiring laporan menunjukkan ke level tertingginya terhadap melonjaknya pesanan barang tahan lama dan kepercayaan konsumen secara tak terduga meningkat. Indeks S & P 500 naik sebesar 0,1 persen ke level...


Rally Saham AS Mengangkat S & P 500 Tembus Level 2.000 Terkait Penguatan Ekonomi
Wednesday, 27 August 2014 10:55 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000, setelah laporan menunjukkan ke level tertingginya terhadap melonjaknya pesanan barang tahan lama dan kepercayaan konsumen secara tak terduga meningkat. Saham Amazon.com Inc naik sebesar 2,4 persen pasca...


Indeks S & P 500 Ditutup Tembus Level 2.000 Untuk Pertama Kalinya
Tuesday, 26 August 2014 10:43 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000 untuk pertama kalinya, seiring membuat kesepakatan perusahaan dan prospek untuk meningkatkan kepercayaan terhadap stimulus perekonomian di bull market. Indeks S & P 500 menguat sebesar 0,5 persen ke level...


Indeks S & P 500 Berfluktuasi Dari Record Terkait Ketegangan Ukraina
Saturday, 23 August 2014 07:31 WIB | Root

Indeks Standard & Poor 500 berfluktuasi mendekati level tertingginya seiring ketegangan di Ukraina meningkat dan para investor mengkaji kebijakan moneter dari ketua Federal Reserve Janet Yellen.Indeks S & P 500 turun kurang dari 0,1 persen ke level 1,991.78 pukul 12:28 di New York. Indeks...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.