DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Saham AS berakhir melemah seiring kekhawatiran atas wabah coronavirus

Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Jumat, memberikan kenaikan awal pasca pihak berwenang mengkonfirmasi kasus virus corona AS kedua. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 170 poin, atau 0,6%, berakhir di level 28.990, menurut angka awal, sementara Indeks S&P 500 kehilangan sekitar 30 poin, atau 0,9%, berakhir di level 3.295. Indeks Nasdaq Composite ditutup pada level 9.315, turun sekitar 88 poin, atau 0,9%. Analis mengatakan saham rentan terhadap pullback karena...

Minyak Menguat seiring Penurunan Persediaan Membantu Meredakan Pelemahan Pasca-OPEC
Wednesday, 3 July 2019 18:25 WIB | ENERGY |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak naik setelah mengalami reaksi terburuknya dari pertemuan OPEC dalam lebih dari empat tahun.

Minyak berjangka naik 0,8% di New York setelah laporan industri menunjukkan persediaan minyak AS turun hampir 5 juta barel minggu lalu. Harga masih jauh dari memulihkan penurunan 4,8% pada hari Selasa, ketika kekhawatiran tentang ekonomi global membayangi keputusan OPEC dan sekutunya untuk memperpanjang penurunan produksi selama sembilan bulan. Itu merupakan penurunan terbesar setelah pertemuan OPEC sejak November 2014.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik 43 sen menjadi $ 56,68 per barel di New York Mercantile Exchange pada 11:11 pagi waktu London. Ini turun 4,8% pada hari Selasa, terbesar dalam lebih dari sebulan.

Brent untuk penyelesaian September naik 61 sen menjadi $ 63,01 per barel di ICE Futures Europe Exchange setelah merosot 4,1% di sesi sebelumnya. Perbedaan antara kontrak untuk Desember 2019 dan Desember 2020 menyempit pada hari Selasa menjadi hanya $ 1,91, dibandingkan dengan $ 2,44 untuk pengiriman WTI yang sama. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 6,19 untuk WTI bulan yang sama pada hari Rabu.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Minyak Catatkan Penurunan Terbesar Sejak Mei karena Wabah Coronavirus...
Saturday, 25 January 2020 03:00 WIB

Minyak membukukan pekan terburuk sejak Mei karena wabah coronavirus terus menekan harga. Perlambatan ekonomi Tiongkok akan berdampak pada permintaan karena China adalah importir minyak mentah terbesa...

Minyak Bersiap untuk Penurunan Mingguan saat Virus Asia Menambah Keprihatinan...
Friday, 24 January 2020 18:37 WIB

Minyak menuju penurunan 5% minggu ini di tengah kekhawatiran bahwa virus corona China akan mengikis permintaan bahan bakar seperti pasar yang bejuang dengan ekonomi dunia yang rapuh dan pasokan yang m...

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China ...
Friday, 24 January 2020 09:58 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran vi...

Minyak berjangka AS menandai penyelesaian terendah sejak akhir November...
Friday, 24 January 2020 03:11 WIB

Minyak berjangka turun tajam pada hari Kamis, mengirimkan harga AS ke penyelesaian terendah sejak akhir November, seiring penyebaran virus corona meningkatkan kekhawatiran tentang ekonomi global dan p...

Minyak Pangkas Kerugian pasca EIA Melaporkan Penurunan Mingguan terhadap Pasokan AS...
Thursday, 23 January 2020 23:16 WIB

Harga minyak memangkas beberapa kerugian sebelumnya pada hari Kamis setelah data mingguan dari Energy Information Administration mengungkapkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 400.000 barel untuk ...

POPULAR NEWS
Saham AS berakhir melemah seiring kekhawatiran atas wabah coronavirus

Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Jumat, memberikan kenaikan awal pasca pihak berwenang mengkonfirmasi kasus virus corona AS kedua. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 170 poin, atau 0,6%, berakhir di level 28.990, menurut angka awal, sementara Indeks S&P 500 kehilangan sekitar 30 poin, atau 0,9%, berakhir di level 3.295. Indeks Nasdaq Composite ditutup pada level 9.315, turun sekitar 88 poin, atau 0,9%. Analis mengatakan saham rentan terhadap pullback karena...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.