DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas menetap lebih rendah, perpanjang penurunan setelah risalah FOMC

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Rabu dan memperpanjang penurunan mereka di perdagangan elektronik seiring indeks dolar AS naik ke posisi tertinggi sesi baru, tak lama setelah rilis menit dari pertemuan kebijakan moneter September Federal Reserve. Dalam perdagangan elektronik pada Rabu, emas Desember berada di level $ 1,226.10 per ounce. Kontrak itu telah kehilangan $ 3,60, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,227.40 per ounce. Emas  mengakhiri Selasa di level $ 1.231, yang...

Gain dolar AS bertahan seiring Fed indikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut

Dolar AS mempertahankan gainnya seiring menit dari pertemuan September Federal Reserve menggarisbawahi ekspektasi bank sentral untuk melanjutkan pada jalur kenaikan suku bunga bertahap. Mayoritas Komite Pasar Terbuka Fed percaya bahwa suku bunga harus naik sampai ekonomi melambat seiring meningkatnya biaya pinjaman, menurut risalah. Investor telah berspekulasi tentang kapan siklus kenaikan suku bunga akan berakhir, dengan banyak mengharapkan kenaikan pada 2019 tetapi lebih sedikit dari tahun...

Emas menetap lebih tinggi, meski kenaikan dolar AS

Harga emas menetap lebih tinggi hari Kamis, menutup sebagian besar dari penurunan sehari sebelumnya. Penurunan di pasar saham AS membantu meningkatkan minat investasi pada logam, meskipun penguatan dalam dolar, yang cenderung memberikan tekanan pada harga logam dalam denominasi dolar. Emas Desember naik $ 2,70, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 1,230.10 per ounce, setelah membukukan penurunan 0,3% pada hari Rabu. Kontrak paling aktif mempertahankan pijakan di dekat level penetapan Selasa...

Emas Turun Dari Level Tertinggi Multimonth seiring Indeks Dolar Menguat

Emas berjangka sedikit melemah pada Rabu ini dari penutupan sehari sebelumnya di level tertinggi sejak Juli, dengan logam mulia yang ditekan oleh dolar yang menguat tetapi didukung oleh kegelisahan pasar saham. Pasar emas "haven" yang biasanya sejauh ini menunjukkan sedikit reaksi terhadap berita bahwa ahli anti-terorisme Rusia sedang menyelidiki ledakan di kafetaria sekolah di Krimea Rabu pagi, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan mencederai 50 lainnya, menurut Wall Street...

Minyak AS berakhir di bawah $ 70 per barel seiring stok terus meningkat

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan minyak acuan AS berakhir di bawah level $ 70 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu, seiring data pemerintah AS mengungkapkan kenaikan yang cukup besar dalam stok minyak mentah domestik untuk minggu keempat berturut-turut. Minyak mentah West Texas Intermediate November di New York Mercantile Exchange turun $ 2,17, atau 3%, untuk menetap di level $ 69,75 per barel. Itu adalah penutupan terendah untuk kontrak bulan depan sejak...

Indeks dolar melonjak menuju ke level 1-tahun tertinggi
Friday, 10 August 2018 15:26 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Indeks Dolar Greenback

Dolar AS menguat ke level tertingginya terhadap rival utama mereka pada Jumat ini, sementara mata uang Turki didorong melemah tajam.

Penurunan tajam terhadap lira Turki terjadi setelah Bank Sentral Eropa menyatakan keprihatinan tentang negara itu, yang pemimpinnya Presiden Recep Tayyip Erdogan terpilih kembali dalam pemungutan suara pada bulan Juni dan yang kekuatannya tumbuh telah menimbulkan pertanyaan tentang independensi bank sentral negara itu.

Indeks Dolar AS yang mengukur dolar terhadap setengah lusin unit moneter, melonjak di tengah gejolak, dan baru-baru ini naik 0,6% pada level 96,039.

Euro, mata uang paling signifikan dari acuan dolar, jatuh terhadap greenback, menyoroti efek spillover dilema Turki di pasar Eropa. Satu dolar dibeli $ 1,1453 dibandingkan dengan $ 1,1526 pada Kamis malam waktu New York, turun 0,6%. Pound Inggris juga terpukul terhadap greenback. Sterling terakhir dibeli $ 1,2758, menjadi $ 1,2824 pada hari Kamis. (arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS
Dolar AS Naik seiring Pergolakan Anggaran Italia Bebani Penurunan Euro...
Friday, 19 October 2018 00:35 WIB

Dolar menguat menyusul penurunan Cina yuan melemahkan selera risiko dan kekhawatiran tentang anggaran Italia membebani euro. Indeks dolar Bloomberg naik 0,3%, dengan greenback naik terhadap sebagian ...

Pound Stabil Terkait Perkataan May yang Terlihat Mengkaji Perpanjangan Transisi Brexit...
Thursday, 18 October 2018 16:27 WIB

Pound Inggris pada hari Kamis bergerak stabil di tengah laporan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May sedang mempertimbangkan masa transisi yang lebih panjang di Uni Eropa karena Inggris mencoba u...

Dolar Berada di Level Tertinggi 1-Minggu Terhadap Pernyataan Fed...
Thursday, 18 October 2018 15:33 WIB

Dolar menguat ke level tertinggi satu minggu terhadap para pesaingnya pada Kamis karena pernyataan The Fed yang optimis menegaskan bahwa pembuat kebijakan cenderung menaikkan suku bunga beberapa kali ...

Yen Pertahankan Penurunan 2-Harinya, Menanti Penjualan Obligasi 20 Tahun ...
Thursday, 18 October 2018 07:19 WIB

Yen mempertahankan dua hari kerugiannya setelah Departemen Keuangan AS berhenti menyatakan China adalah manipulator mata uang dalam laporan semi-tahunannya mengenai tingkat suku bunga, mengurangi kekh...

Gain dolar AS bertahan seiring Fed indikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut...
Thursday, 18 October 2018 03:27 WIB

Dolar AS mempertahankan gainnya seiring menit dari pertemuan September Federal Reserve menggarisbawahi ekspektasi bank sentral untuk melanjutkan pada jalur kenaikan suku bunga bertahap. Mayoritas Kom...

POPULAR NEWS
Emas menetap lebih rendah, perpanjang penurunan setelah risalah FOMC

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Rabu dan memperpanjang penurunan mereka di perdagangan elektronik seiring indeks dolar AS naik ke posisi tertinggi sesi baru, tak lama setelah rilis menit dari pertemuan kebijakan moneter September Federal Reserve. Dalam perdagangan elektronik pada Rabu, emas Desember berada di level $ 1,226.10 per ounce. Kontrak itu telah kehilangan $ 3,60, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,227.40 per ounce. Emas  mengakhiri Selasa di level $ 1.231, yang...

Gain dolar AS bertahan seiring Fed indikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut

Dolar AS mempertahankan gainnya seiring menit dari pertemuan September Federal Reserve menggarisbawahi ekspektasi bank sentral untuk melanjutkan pada jalur kenaikan suku bunga bertahap. Mayoritas Komite Pasar Terbuka Fed percaya bahwa suku bunga harus naik sampai ekonomi melambat seiring meningkatnya biaya pinjaman, menurut risalah. Investor telah berspekulasi tentang kapan siklus kenaikan suku bunga akan berakhir, dengan banyak mengharapkan kenaikan pada 2019 tetapi lebih sedikit dari tahun...

Emas menetap lebih tinggi, meski kenaikan dolar AS

Harga emas menetap lebih tinggi hari Kamis, menutup sebagian besar dari penurunan sehari sebelumnya. Penurunan di pasar saham AS membantu meningkatkan minat investasi pada logam, meskipun penguatan dalam dolar, yang cenderung memberikan tekanan pada harga logam dalam denominasi dolar. Emas Desember naik $ 2,70, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 1,230.10 per ounce, setelah membukukan penurunan 0,3% pada hari Rabu. Kontrak paling aktif mempertahankan pijakan di dekat level penetapan Selasa...

Emas Turun Dari Level Tertinggi Multimonth seiring Indeks Dolar Menguat

Emas berjangka sedikit melemah pada Rabu ini dari penutupan sehari sebelumnya di level tertinggi sejak Juli, dengan logam mulia yang ditekan oleh dolar yang menguat tetapi didukung oleh kegelisahan pasar saham. Pasar emas "haven" yang biasanya sejauh ini menunjukkan sedikit reaksi terhadap berita bahwa ahli anti-terorisme Rusia sedang menyelidiki ledakan di kafetaria sekolah di Krimea Rabu pagi, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan mencederai 50 lainnya, menurut Wall Street...

Minyak AS berakhir di bawah $ 70 per barel seiring stok terus meningkat

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan minyak acuan AS berakhir di bawah level $ 70 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu, seiring data pemerintah AS mengungkapkan kenaikan yang cukup besar dalam stok minyak mentah domestik untuk minggu keempat berturut-turut. Minyak mentah West Texas Intermediate November di New York Mercantile Exchange turun $ 2,17, atau 3%, untuk menetap di level $ 69,75 per barel. Itu adalah penutupan terendah untuk kontrak bulan depan sejak...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.