DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas ditutup turun terhadap penguatan dolar, dengan risiko inflasi menjadi fokus

Emas berjangka menandai penurunan untuk sesi ketiga pada hari Rabu, memperdalam pelemahannya dari level kunci $1.300 membuntuti penguatan baru-baru ini dalam dolar AS, karena investor menghadapi ketidakpastian mengenai siapa yang akan menjadi kepala Federal Reserve berikutnya dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi prospek untuk suku bunga. Emas untuk pengiriman Desember melemah $3,20, atau 0,3%, untuk menetap di $1,283 per ons, dengan harga mencatatkan penyelesaian terendah sejak 6 Oktober,...

Emas Tahan Penurunan Seiring Menguatanya Ekuitas Global

Emas menahan penurunan dari level tertinggi 3 pekan karena investor menilai besarnya kenaikan baru-baru ini di ekuitas global serta spekulasi ketua The Fed berikutnya akan lebih hawkish. Bullion untuk pengiriman segera sebanyak -0,4% menjadi $ 1,280.14 / oz sebelum diperdagangkan pada $ 1,286.25 pada 8:13 pagi di Singapura, menurut Bloomberg Harga -1,4% dalam dua hari sebelumnya. Bloomberg Dollar Spot Index -0,1% setelah naik ke level tertinggi sepekan. Dalam logam mulia lainnya: Perak +...

Investor Fokus Pada Fed & Kongres China, Emas Tahan Penurunan

Emas sedikit berubah setelah tergelincir dua hari sebelumnya karena investor menilai kemungkinan ketua Fed berikutnya akan lebih hawkish; juga menunggu sinyal kebijakan ekonomi China di tengah pembukaan Kongres Partai Komunis. Bullion untuk pengiriman langsung di level $ 1,284.58 / oz pada pukul 2:32 siang di Singapura, setelah -1,4% dalam dua hari sebelumnya, menurut harga Bloomberg . Bloomberg Dollar Spot Index stabil setelah naik ke level tertinggi sepekan. Dalam logam mulia lainnya:...

Emas Menguat Ditengah Ketegangan Geopolitik di Kawasan Eropa

Emas berjangka diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis dan berada di jalur penurunan selama tiga sesi terkait drama politik di kawasan euro menggoyahkan kepercayaan investor, memberikan dorongan terhadap aset haven. Emas untuk pengiriman bulan Desember naik $ 5,50 atau 0,4 % ke level $ 1,288.50 per ons, setelah menandai penurunan ketiga berturut-turut pada hari Rabu seiring Dow Jones Industrial Average ditutup di atas level 23.000 untuk pertama kalinya dan karena ketiga indeks utama AS...

Dolar AS bergerak ke zona merah seiring euro bergerak lebih tinggi

Dolar AS tergelincir ke dalam wilayah negatif terhadap saingan utamanya hari Rabu, mengaburkan kenaikan sejak awal sesinya dan menghentikan gain empat hari beruntun mata uang ini. Indeks Dolar ICE AS yang mengukur dolar terhadap enam mata uang lainnya, tergelincir 0,1% menjadi 93,395, dan WSJ Dollar Index, yang mengukur greenback terhadap 16 rival, menguat 0,1% menjadi 86,68. Euro bergerak untuk memangkas penurunannya di paruh kedua sesi Eropa dan naik ke level $ 1,1799, dibandingkan dengan...

Draghi Nyatakan ECB Masih Menunggu Karna Lambatnya Inflasi
Thursday, 20 July 2017 22:35 WIB | FISCAL & MONETARY | ECBMario Draghi

Mario Draghi mengatakan para otoritas masih menunggu inflasi untuk mengejar ketinggalan dalam pemulihan ekonomi saat mereka menunda diskusi mengenai stimulus yang bervariasi hinga setelah musim panas.

"Kami akhirnya mengalami pemulihan yang kuat di mana kita hanya harus menunggu data gaji dan harga," Yngkap Presiden Bank Sentral Eropa kepada wartawan pada sebuah konferensi pers di Frankfurt pada hari Kamis. "Kita harus gigih, sabar, dan bijaksana, karena kita belum sampai pada keputusan tersebut."

Draghi membacakan penilaian outlook ekonomi yang sama dengan penawaran yang dia tawarkan pada bulan Juni lalu, saat dia meminta para otoritas pemerintah untuk membiarkan waktu stimulus bank sentral berjalan. Dengan pengurangan pelonggaran kuantitatif selama setengah tahun, pembuat kebijakan telah memperdebatkan secara terbuka kapan mereka akan mulai mengurangi pembelian aset.

Sementara ekspansi ekonomi yang sedang berlangsung memberikan keyakinan bahwa inflasi secara bertahap akan meluncur menuju tingkat yang sesuai dengan tujuan inflasi, namun ia harus mewujudkannya ke dalam dinamika inflasi yang lebih kuat, "ungkap Draghi. "Tingkat akomodasi moneter yang sangat substansial masih diperlukan karena tekanan inflasi yang mendasar akan meningkat secara bertahap."

"Draghi jelas ingin mengakhiri musim panas dengan sentuhan dovish, sehingga mendorong keputusannya nanti," Ungkap Anatoli Annenkov, seorang senior Societe Generale ekonom di London.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
RBA Menegaskan Pertumbuhan 'Meningkat Secara bertahap' Terkait Suku Bunga Rendah ...
Tuesday, 17 October 2017 08:29 WIB

Reserve Bank of Australia mengatakan kondisi ekonomi di dalam dan luar negeri "lebih positif sejak 2016," menurut risalah rapat kebijakan bulan ini dimana suku bunga tidak berubah. Akun nasional meng...

Diskusi Inflasi Fed Menemukan Beberapa Keputusan Terkait Rencana Kenaikan Suku Bunga ...
Thursday, 12 October 2017 01:19 WIB

Pejabat Federal Reserve mengadakan diskusi terperinci bulan lalu mengenai apakah kekuatan yang menahan inflasi turun secara persisten atau sementara, dengan beberapa pembuat kebijakan mencari bu...

Powell: Fed Sedang Bekerja Untuk Mengumpulkan Data Perdagangan Treasury Perbankan...
Thursday, 5 October 2017 20:52 WIB

"Koleksi baru-baru ini dari transaksi Treasury para anggotanya melalui Trade Reporting and Compliance Engine oleh Financial Industry Regulatory Authority's (FINRA's), atau sistem TRACE, akan melakukan...

Yellen : The Fed Sedang Berusaha Membuat Peraturan Terhadap Ukuran Bank...
Thursday, 5 October 2017 02:37 WIB

Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa bank sentral AS telah berupaya memastikan bahwa peraturan disesuaikan dengan ukuran, kompleksitas dan peran kreditur yang diawasinya.   "Bagi ban...

RBA Menetapkan Suku Bunga Tidak Berubah di 1,5% Seperti yang Ditunjukkan oleh 27 Ekonom...
Tuesday, 3 October 2017 10:48 WIB

Reserve Bank of Australia (RBA) menetapkan tingkat suku bunga tidak berubah pada rekor terendahnya sebesar 1,5% untuk bulan ke 14, setelah sebelumnya mengatakan bahwa hal itu tidak perlu diikuti oleh ...

POPULAR NEWS
Emas ditutup turun terhadap penguatan dolar, dengan risiko inflasi menjadi fokus

Emas berjangka menandai penurunan untuk sesi ketiga pada hari Rabu, memperdalam pelemahannya dari level kunci $1.300 membuntuti penguatan baru-baru ini dalam dolar AS, karena investor menghadapi ketidakpastian mengenai siapa yang akan menjadi kepala Federal Reserve berikutnya dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi prospek untuk suku bunga. Emas untuk pengiriman Desember melemah $3,20, atau 0,3%, untuk menetap di $1,283 per ons, dengan harga mencatatkan penyelesaian terendah sejak 6 Oktober,...

Emas Tahan Penurunan Seiring Menguatanya Ekuitas Global

Emas menahan penurunan dari level tertinggi 3 pekan karena investor menilai besarnya kenaikan baru-baru ini di ekuitas global serta spekulasi ketua The Fed berikutnya akan lebih hawkish. Bullion untuk pengiriman segera sebanyak -0,4% menjadi $ 1,280.14 / oz sebelum diperdagangkan pada $ 1,286.25 pada 8:13 pagi di Singapura, menurut Bloomberg Harga -1,4% dalam dua hari sebelumnya. Bloomberg Dollar Spot Index -0,1% setelah naik ke level tertinggi sepekan. Dalam logam mulia lainnya: Perak +...

Investor Fokus Pada Fed & Kongres China, Emas Tahan Penurunan

Emas sedikit berubah setelah tergelincir dua hari sebelumnya karena investor menilai kemungkinan ketua Fed berikutnya akan lebih hawkish; juga menunggu sinyal kebijakan ekonomi China di tengah pembukaan Kongres Partai Komunis. Bullion untuk pengiriman langsung di level $ 1,284.58 / oz pada pukul 2:32 siang di Singapura, setelah -1,4% dalam dua hari sebelumnya, menurut harga Bloomberg . Bloomberg Dollar Spot Index stabil setelah naik ke level tertinggi sepekan. Dalam logam mulia lainnya:...

Emas Menguat Ditengah Ketegangan Geopolitik di Kawasan Eropa

Emas berjangka diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis dan berada di jalur penurunan selama tiga sesi terkait drama politik di kawasan euro menggoyahkan kepercayaan investor, memberikan dorongan terhadap aset haven. Emas untuk pengiriman bulan Desember naik $ 5,50 atau 0,4 % ke level $ 1,288.50 per ons, setelah menandai penurunan ketiga berturut-turut pada hari Rabu seiring Dow Jones Industrial Average ditutup di atas level 23.000 untuk pertama kalinya dan karena ketiga indeks utama AS...

Dolar AS bergerak ke zona merah seiring euro bergerak lebih tinggi

Dolar AS tergelincir ke dalam wilayah negatif terhadap saingan utamanya hari Rabu, mengaburkan kenaikan sejak awal sesinya dan menghentikan gain empat hari beruntun mata uang ini. Indeks Dolar ICE AS yang mengukur dolar terhadap enam mata uang lainnya, tergelincir 0,1% menjadi 93,395, dan WSJ Dollar Index, yang mengukur greenback terhadap 16 rival, menguat 0,1% menjadi 86,68. Euro bergerak untuk memangkas penurunannya di paruh kedua sesi Eropa dan naik ke level $ 1,1799, dibandingkan dengan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.