DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Terkait Data Inflasi November yang Memenuhi Ekspektasi

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, catatkan keuntungan pertama mereka dalam tiga sesi setelah data menunjukkan inflasi AS tetap datar pada bulan November dan dolar turun pasca penguatan selama dua sesi terakhir. Emas untuk pengiriman Februari di Comex naik $ 2,80, atau 0,2%, untuk berakhir di $ 1.250 per ons, sementara perak Maret bertambah 22,3 sen, atau 1,5%, menjadi $ 14,851 per ons. Indeks harga konsumen tidak berubah pada bulan November, sesuai dengan perkiraan ekonom...

Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara paladium bergeser kembali dari rekor penutupan yang dicetaknya di sesi sebelumnya. Emas untuk pengiriman Februari kehilangan $ 2,60, atau 0,2%, untuk berakhir di $ 1,247.40 per ons, memberikan kembali hampir semua keuntungan sebesar $ 2,80 yang diraih sehari sebelumnya. Dalam seminggu hingga saat ini, telah kehilangan 0,4%. Perak Maret ditutup pada...

Emas Melonjak ke Level Tertinggi Sesi Pasca Data Inflasi AS

Harga emas sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, yang menyentuh level terbaik dari sesi setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan harga konsumen AS melambat pada November. Emas berjangka Comex naik $ 4,00, atau sekitar 0,3%, pada level $1,251.20 per troy ounce pada 08:45 pagi waktu timus AS (13:45 GMT), tidak jauh dari level puncak lima bulan di level $1,256.60 yang disentuh pada awal pekan ini. Sementara itu, harga spot emas diperdagangkan pada $1,246.28 per ons, naik $ 3,30, atau...

Emas Stabil seiring Investor Menimbang Inflasi, Perdagangan AS

Emas stabil seiring investor mempertimbangkan kenaikan dalam inflasi AS dan perkembangan terbaru dalam pembicaraan perdagangan AS-Cina. Indeks harga konsumen inti yang disebut, yang tidak termasuk biaya makanan dan energi yang bergejolak, naik seperti yang diharapkan pada bulan November, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga minggu depan. Sementara ketegangan perdagangan tampaknya mereda, pejabat administrasi Trump pada hari Rabu mengisyaratkan bahwa Beijing...

Emas Stabil karena Kepemilikan ETF Meningkat Hingga Tertinggi Empat Bulan

Emas stabil seiring kepemilikan dalam dana yang diperdagangkan di bursa bullion berekspansi di tengah kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan potensi jeda dalam kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Bank sentral AS tidak mungkin menaikkan suku bunga pada 2019 dan 2020 berdasarkan indikator pasar obligasi dan greenback diperkirakan akan melemah, menurut Jeffrey Gundlach, kepala investasi dari DoubleLine Capital. Manajer uang mengurangi spekulasi bearish pada...

21.5 Juta Data Terkena Dampak Akibat Pembobolan Data Pemerintah AS
Friday, 10 July 2015 09:01 WIB | GLOBAL |AmerikaGlobal

Peretas yang membobol data pemerintah AS mencuri  data pribadi dari 21.5 juta penduduk, kata pejabat pemerintahan hari kamis merujuk pada investigasi terhadap serangan yang diduga dilakukan oleh China.

Update dari Kantor manajemen kepegawaian AS mengatakan mereka yang terkena dampak adalah 19,7 juta yang menjalani investigasi latar belakang, dan 1,8 juta orang lain, sebagian besar pasangan atau suami istri yang melamar untuk pekerjaan di pemerintahan.

Angka yang besar menambah tingginya tingkat penerobosan, yang memicu serangkaian dengar pendapat di Kongres dan kritik luas dari negara bagian terhadap pertahanan œcyber AS.

Para pejabat mengatakan dalam catatan bulan lalu bahwa 4,2 juta data pribadi diretas dalam serangan terpisah, tapi  belum jelas apakah ada kecocokan atau kesamaan dalam kasus tersebut.

Satgas antar institusi terkait telah melakukan penyelidikan forensik sejak penereobosan  diungkapkan pada bulan Juni lalu.

Untuk insiden kedua, OPM mengatakan "sekarang telah disimpulkan dengan keyakinan tinggi bahwa informasi sensitif, termasuk nomor jaminan sosial dari 21,5 juta orang, dicuri dari database investigasi latar belakang."

Beberapa catatan termasuk temuan dari wawancara yang dilakukan oleh penyelidik latar belakang dan  1,1 juta diantaranya beserta data sidik jari.

OPM mengatakan bahwa "saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan penyalahgunaan atau penyebaran lebih lanjut dari informasi yang dicuri dari sistem OPM."

Namun  ia mengatakan bahwa bagi siapa saja yang menjalani investigasi latar belakang pada tahun 2000 atau sesudahnya "sangat mungkin terkena dampak oleh penerobosan data ini.(sdm)

Sumber : AFP

RELATED NEWS
Bolton: AS Tawarkan Perdagangan dan Bantuan ke Afrika...
Friday, 14 December 2018 11:09 WIB

Pemerintahan Presiden Trump telah membeberkan strategi barunya untuk Afrika dengan mengatakan, kepentingan dan prioritas AS harus diutamakan dalam semua urusan dengan benua itu. Penasihat Keamanan Na...

PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit...
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah ia lolos dari voting mosi ti...

Kongres Akan Larang Sabung Ayam di Teritorial AS ...
Thursday, 13 December 2018 18:19 WIB

Kongres hari Rabu menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang akan menutup sabung ayam yang legal di teritorial Amerika termasuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin Amerika, mengakhiri institusi dari e...

Menlu AS: Iran Tingkatkan Kegiatan Misil Balistik...
Thursday, 13 December 2018 11:15 WIB

Menlu Amerika Mike Pompeo Rabu (12/12) memberi tahu DK PBB bahwa kegiatan misil balistik Iran semakin meningkat sejak persetujuan nuklir pada 2015 disepakati. œIran telah memanfaatkan goodwill dari...

CEO Twitter Akui Penderitaan Muslim Rohingya di Myanmar...
Thursday, 13 December 2018 01:24 WIB

CEO Twitter, Jack Dorsey dikecam karena tidak menyoroti krisis kemanusiaan yang dialami Muslim Rohingya dalam retret meditasinya di Myanmar baru-baru ini. Dorsey memposkan serangkaian cuitan di akun ...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Terkait Data Inflasi November yang Memenuhi Ekspektasi

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, catatkan keuntungan pertama mereka dalam tiga sesi setelah data menunjukkan inflasi AS tetap datar pada bulan November dan dolar turun pasca penguatan selama dua sesi terakhir. Emas untuk pengiriman Februari di Comex naik $ 2,80, atau 0,2%, untuk berakhir di $ 1.250 per ons, sementara perak Maret bertambah 22,3 sen, atau 1,5%, menjadi $ 14,851 per ons. Indeks harga konsumen tidak berubah pada bulan November, sesuai dengan perkiraan ekonom...

Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara paladium bergeser kembali dari rekor penutupan yang dicetaknya di sesi sebelumnya. Emas untuk pengiriman Februari kehilangan $ 2,60, atau 0,2%, untuk berakhir di $ 1,247.40 per ons, memberikan kembali hampir semua keuntungan sebesar $ 2,80 yang diraih sehari sebelumnya. Dalam seminggu hingga saat ini, telah kehilangan 0,4%. Perak Maret ditutup pada...

Emas Melonjak ke Level Tertinggi Sesi Pasca Data Inflasi AS

Harga emas sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, yang menyentuh level terbaik dari sesi setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan harga konsumen AS melambat pada November. Emas berjangka Comex naik $ 4,00, atau sekitar 0,3%, pada level $1,251.20 per troy ounce pada 08:45 pagi waktu timus AS (13:45 GMT), tidak jauh dari level puncak lima bulan di level $1,256.60 yang disentuh pada awal pekan ini. Sementara itu, harga spot emas diperdagangkan pada $1,246.28 per ons, naik $ 3,30, atau...

Emas Stabil seiring Investor Menimbang Inflasi, Perdagangan AS

Emas stabil seiring investor mempertimbangkan kenaikan dalam inflasi AS dan perkembangan terbaru dalam pembicaraan perdagangan AS-Cina. Indeks harga konsumen inti yang disebut, yang tidak termasuk biaya makanan dan energi yang bergejolak, naik seperti yang diharapkan pada bulan November, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga minggu depan. Sementara ketegangan perdagangan tampaknya mereda, pejabat administrasi Trump pada hari Rabu mengisyaratkan bahwa Beijing...

Emas Stabil karena Kepemilikan ETF Meningkat Hingga Tertinggi Empat Bulan

Emas stabil seiring kepemilikan dalam dana yang diperdagangkan di bursa bullion berekspansi di tengah kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan potensi jeda dalam kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Bank sentral AS tidak mungkin menaikkan suku bunga pada 2019 dan 2020 berdasarkan indikator pasar obligasi dan greenback diperkirakan akan melemah, menurut Jeffrey Gundlach, kepala investasi dari DoubleLine Capital. Manajer uang mengurangi spekulasi bearish pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.