DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Erdogan Berniat Membuka Kedutaan di Yerusalem Timur

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu (17/12) mengatakan, Turki berharap bisa membuka sebuah kedutaan di Yerusalem timur, negara Palestina di masa depan. "Karena daerah itu berada di bawah pendudukan kami belum bisa kesana dan membuka kedutaan," kata Erdogan dalam pidatonya dihadapan partai yang dipimpinnya di Karaman. "Tetap Insya Allah, hari-hari itu akan berakhir, dan kami akan secara resmi membuka kedutaan kami di sana," katanya, tanpa memberi rincian waktunya. Komentar ini datang...

Dolar Menguat Lebih Tinggi Terhadap Yen Di Tengah Kemajuan Atas UUD Pajak AS

Dolar naik tipis terhadap yen setelah menguat pada Jumat lalu di tengah optimisme undang-undang untuk memotong pajak AS akan diloloskan dalam minggu ini. Indeks Bloomberg Dollar Spot bertahan mendekati rata-rata pergerakan 50 hari setelah naik di atas ambang batas pekan lalu karena para pemimpin Republik merampungkan rencana mereka untuk menurunkan pajak, membuka jalan bagi kemenangan kebijakan bagi Presiden Donald Trump. Treasury menurun karena sebagian besar pasar saham Asia menguat,...

Japan Shares Rise Amid Weaker Yen as U.S. Tax-Cut Bill Advances | Bursa Jepang Menguat Di Tengah Pelemahan Yen, Pemangkasan UUD Pajak AS Meningkat

Bursa saham Jepang menguat karena yen terus melemah setelah pemimpin Republik mendapatkan dua suara utama terkait pemotongan pajak AS pada hari Jumat. Produsen elektronik dan perbankan menjadi pendorong terbesar untuk Indeks Topix, dipimpin oleh Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., Toyota Motor Corp. dan Sony Corp. Anggota Parlemen dari partai Republik merampungkan rencana mereka untuk serangkaian pemangkasan pajak yang sangat dinanti untuk bisnis dan individu setelah perundingan legislatif...

Saham AS Menguat Terhadap Optimisme Reformasi Perpajakan, Emas Melemah di Pasar Asia

Emas melemah setelah kemajuan pada pemotongan pajak AS mendorong saham-saham untuk mencatatkan rekor tertinggi pada hari Jumat dan meningkatkan dolar. Bullion untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi $1,253.84 per ons pada pukul 09:02 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Indeks Bloomberg Dollar Spot mendatar setelah pada Jumat lalu naik 0.4%. Logam mulia menuju kenaikan 9,3% dalam tahun ini setelah di tahun 2016 menguat 8,1%. Penguatan dolar melemahkan emas. Reformasi...

Sektor Keuangan dan Eksportir Bantu Angkat Nikkei pada Penutupan Perdagangan

Saham Jepang mencetak kenaikan terbesar mereka dalam lebih dari satu bulan pada hari Senin dengan saham finansial dan eksportir dalam peningkatan permintaan, sementara saham konstruksi melambung setelah merosot ditengah pemberitaan bahwa jaksa telah menggerebek markas setidaknya dua pembangun karena dugaan pelanggaran antimonopoli. Rata-rata saham Nikkei berakhir 1,55 persen lebih tinggi pada level 22.901,77, yang merupakan kenaikan terbesar sejak 7 November lalu dan tingkat penutupan...

Nenek Berusia 91 Tahun Raih Gelar Sarjana di Thailand
Friday, 11 August 2017 03:31 WIB | GLOBAL |Global

Mimpi seorang nenek berusia 91 tahun dari Phayao, Thailand utara, menjadi kenyataan setelah ia menyelesaikan jenjang pendidikan Strata-1.

Pada Rabu (09/08), sang nenen, Kimlan Jinakul, mengikuti acara wisuda bersama ribuan mahasiswa lain, yang semuanya jauh lebih muda dibandingkan dirinya.

Kimlan Jinakul diwisuda dan mendapat gelar sarjana dari Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat setelah menghabiskan waktu lebih dari 10 tahun untuk belajar. Ia mengambil studi pembangunan manusia dan keluarga.

"Tidak pernah terlambat untuk belajar... pikiran saya selalu bangun untuk belajar," tuturnya tentang motto yang ia pegang teguh selama ini.

Pertambahan usia dan kematian putrinya tidak menghambat Kimlan Jinakul mewujudkan mimpi, tekad dan komitmennya.

Kimlan tertarik mengambil kuliah di Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat University ketika usianya sudah 72 tahun ketika salah seorang putrinya kuliah di universitas yang sama. Namun sang putri kemudian meninggal dunia dan Kimlan berhenti kuliah selama beberapa tahun.

Untuk mengatasi kepedihan hatinya, Kimlan akhirnya meneruskan kuliah pada usia 85 tahun dengan mengambil bidang yang sama, studi pembangunan manusia dan keluarga, yang diyakininya akan membantunya menjalani hidup berkualitas dan penuh kebahagiaan.

"Setelah pulih dari kesedihan dan kehilangan putri saya, saya mendorong diri sendiri untuk menyelesaikan program studi ini dengan harapan roh putri saya senang," ungkapnya kepada BBC Bahasa Thailand.

Ketika masih muda, Kimlan mengaku harus menikah sehingga tidak mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Sebagai gantinya, ia mendorong anak-anaknya untuk mengejar cita-cita mereka setinggi mungkin.

"Saya selalu menginginkan agar anak-anak saya bisa mengejar pendidikan setinggi-tingginya. Dengan keinginan kuat ini, saya mendorong dan mendukung kemauan anak-anak saya untuk menyelesaikan studi mereka sesuai dengan yang mereka inginkan," kata Kimlan.

Hasilnya, empat anaknya meraih gelar master dan seorang lagi medapat gelar PhD dari Amerika Serikat.

"Dunia ini tidak pernah berhenti. Selalu ada peristiwa dalam hidup kita yang harus kita atasi. Ada penemuan-penemuan ilmiah untuk membuat dunia lebih baik. Jika tidak ada penemuan ilmu pengetahuan, maka dunia akan berhenti."

Kunci sukses

Ketika ditanya apa yang menjadi resepnya untuk menyelesaikan program studinya setelah melewati waktu-waktu sulit, Kimlan mengatakan kuncinya adalah kemauan dan tekad untuk mewujudkan cita-cita.

"Ketika kuliah, saya targetkan untuk menyelesaikan satu bab maka saya usahakan saya selesaikan bab itu. Saya garis bawahi poin-poin penting yang perlud dihafal. Kata-kata dan paragraf yang digarisbawahi tersebut sangat membantu ketika melakukan revisi."

Ditambahkan oleh Kimlan bahwa ia senang jika lulus ujian dan merasa sedih jika gagal tetapi ia mengulang ujian sampai lulus.

Meski sekarang bergelar sarjana, ia mengaku tak mempunyai ambisi besar.

"Saya pikir tak seorang pun akan mempekerjakan saya jika saya mencari pekerjaan. Saya akan terus mengurus cucu-cucu saya."

 

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Erdogan Berniat Membuka Kedutaan di Yerusalem Timur...
Monday, 18 December 2017 11:51 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu (17/12) mengatakan, Turki berharap bisa membuka sebuah kedutaan di Yerusalem timur, negara Palestina di masa depan. "Karena daerah itu berada di bawah pendu...

Presiden Putin Tolak Tuduhan Rusia Campuri Pemilu Amerika...
Friday, 15 December 2017 11:05 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (14/12) menolak tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika tahun lalu dan menyatakan lawan-lawan Presiden Donald Trump menyebarkan tuduhan itu un...

Raja Saudi Setujui Paket Stimulus Ekonomi Senilai $19 Miliar...
Thursday, 14 December 2017 20:21 WIB

Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi menerbitkan keputusan yang menyetujui sejumlah kebijakan senilai 72 miliar riyal ($19.2 miliar) untuk menstimulasi pertumbuhan di sektor swasta tahun depan, kantor...

PBB Desak Aksi Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya...
Thursday, 14 December 2017 04:03 WIB

Utusan PBB urusan Kekerasan Seksual dalam Kawasan Konflik mendesak Dewan Keamanan untuk segera menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, yang telah mengakibatkan l...

Jones dari Demokrat Menangkan Pemilihan Senat Alabama...
Wednesday, 13 December 2017 20:11 WIB

Wakil dari Demokrat Doug Jones memenangkan pemilihan khusus untuk mengisi kursi Senat AS kosong yang mewakili negara bagian selatan Alabama, memberikan apa yang banyak dilihat sebagai kemunduran yang ...

POPULAR NEWS
Erdogan Berniat Membuka Kedutaan di Yerusalem Timur

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu (17/12) mengatakan, Turki berharap bisa membuka sebuah kedutaan di Yerusalem timur, negara Palestina di masa depan. "Karena daerah itu berada di bawah pendudukan kami belum bisa kesana dan membuka kedutaan," kata Erdogan dalam pidatonya dihadapan partai yang dipimpinnya di Karaman. "Tetap Insya Allah, hari-hari itu akan berakhir, dan kami akan secara resmi membuka kedutaan kami di sana," katanya, tanpa memberi rincian waktunya. Komentar ini datang...

Dolar Menguat Lebih Tinggi Terhadap Yen Di Tengah Kemajuan Atas UUD Pajak AS

Dolar naik tipis terhadap yen setelah menguat pada Jumat lalu di tengah optimisme undang-undang untuk memotong pajak AS akan diloloskan dalam minggu ini. Indeks Bloomberg Dollar Spot bertahan mendekati rata-rata pergerakan 50 hari setelah naik di atas ambang batas pekan lalu karena para pemimpin Republik merampungkan rencana mereka untuk menurunkan pajak, membuka jalan bagi kemenangan kebijakan bagi Presiden Donald Trump. Treasury menurun karena sebagian besar pasar saham Asia menguat,...

Japan Shares Rise Amid Weaker Yen as U.S. Tax-Cut Bill Advances | Bursa Jepang Menguat Di Tengah Pelemahan Yen, Pemangkasan UUD Pajak AS Meningkat

Bursa saham Jepang menguat karena yen terus melemah setelah pemimpin Republik mendapatkan dua suara utama terkait pemotongan pajak AS pada hari Jumat. Produsen elektronik dan perbankan menjadi pendorong terbesar untuk Indeks Topix, dipimpin oleh Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., Toyota Motor Corp. dan Sony Corp. Anggota Parlemen dari partai Republik merampungkan rencana mereka untuk serangkaian pemangkasan pajak yang sangat dinanti untuk bisnis dan individu setelah perundingan legislatif...

Saham AS Menguat Terhadap Optimisme Reformasi Perpajakan, Emas Melemah di Pasar Asia

Emas melemah setelah kemajuan pada pemotongan pajak AS mendorong saham-saham untuk mencatatkan rekor tertinggi pada hari Jumat dan meningkatkan dolar. Bullion untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi $1,253.84 per ons pada pukul 09:02 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Indeks Bloomberg Dollar Spot mendatar setelah pada Jumat lalu naik 0.4%. Logam mulia menuju kenaikan 9,3% dalam tahun ini setelah di tahun 2016 menguat 8,1%. Penguatan dolar melemahkan emas. Reformasi...

Sektor Keuangan dan Eksportir Bantu Angkat Nikkei pada Penutupan Perdagangan

Saham Jepang mencetak kenaikan terbesar mereka dalam lebih dari satu bulan pada hari Senin dengan saham finansial dan eksportir dalam peningkatan permintaan, sementara saham konstruksi melambung setelah merosot ditengah pemberitaan bahwa jaksa telah menggerebek markas setidaknya dua pembangun karena dugaan pelanggaran antimonopoli. Rata-rata saham Nikkei berakhir 1,55 persen lebih tinggi pada level 22.901,77, yang merupakan kenaikan terbesar sejak 7 November lalu dan tingkat penutupan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.