DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Menguat Ditengah Gagalnya Pembicaraan Jerman, Pengkajian Pajak AS

Emas bertahan di level satu bulan tertinggi ditengah pembicaraan mengenai gagalnya pembentukan pemerintah Jerman, menekan euro dan mendorong permintaan haven. Investor juga menilai ketidakpastian mengenai reformasi pajak AS menjelang rilis pertemuan risalah Fed minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,294.88 / oz, sebelum diperdagangkan di level $ 1,292.60 pada pukul 9:26 pagi waktu Singapura: menurut harga dari Bloomberg. (knc) Sumber : Bloomberg

Emas Melemah Ditengah Ketidakpastian Politik Jerman

Emas mengalami penurunan pada Senin ini, memangkas kenaikan awal yang terlihat di tengah ketidakpastian politik Jerman. Kestabilan relatif untuk euro pada sesi perdagangan hari Senin berlanjut membantu mata uang bersama ini terhadap dolar, mengurangi beberapa permintaan awal pada logam haven. Emas dapat melakukan konsolidasi dalam jangka pendek setelah harga reli pada hari Jumat ke tertinggi lebih dari satu bulan. Logam tersebut bertahan di hampir 1,8% untuk pekan lalu, karena perkembangan...

GBP/USD - Pemulihan Berlanjut, Fokus Pada Politik Jerman dan Brexit

GBP/USD telah memulihkan lebih dari 50% penurunan intraday namun berjuang membangun momentum di atas level 1,32. Runtuhnya pembicaraan koalisi Jerman dan aksi yang dihasilkan di Asia (EUR, GBP lemah) dengan jelas menunjukkan bahwa investor khawatir "semua keputusan besar, termasuk perundingan Brexit" dapat ditunda sampai situasi di Jerman terselesaikan. Dengan demikian, GBP bisa tetap berada di bawah tekanan di sesi Eropa. Kalender data ringan, namun Deputi Gubernur BoE David Ramsden, yang...

Saham Jepang Jatuh Setelah Penguatan Yen Ditengah Reformasi Pajak AS

Saham Jepang jatuh setelah yen membukukan kenaikan mingguan terbesar terhadap dolar dalam lebih dari dua bulan terakhir ditengah Kongres AS yang sedang memperjuangkan rencana reformasi pajak. Indeks Topix turun setelah indeks acuan mengakhiri pekan terburuknya dalam tujuh bulan, menyusul penurunan ekuitas AS pada hari Jumat. Sektor bank melemah setelah imbal hasil Treasury AS dengan tenor 10-tahun merosot, sementara produsen elektronik memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan di...

Tidak Terpengaruh Permasalahan di Jerman, Euro Menguat

Euro membalikkan kerugian awal karena investor menilai kegagalan koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel tidak akan membahayakan prospek ekonomi kawasan tersebut. Saham Jerman tetap rendah bersama dengan rekan-rekannya Eropa, namun. Dolar sedikit berubah dan Treasuries bergerak lebih tinggi. Indeks Bloomberg Dollar Spot meningkat kurang dari 0,05 persen. Euro naik 0,1 persen menjadi $ 1,1798, level terkuat dalam hampir empat minggu. Pound Inggris naik 0,4 persen menjadi $ 1,3264, terkuat dalam...

Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Naik Jadi Lebih Dari 200 Orang
Monday, 13 November 2017 15:50 WIB | GLOBAL |Global

Korban Tewas Gempa di Iran-Irak Naik Jadi Lebih Dari 200 Orang

Upaya penyelamatan dan pemberian bantuan terus berlangsung di Iran dan Irak, Senin (13/11), menyusul gempa 7,3 Skala Richter yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Gempa mengguncang wilayah tersebut pada Minggu (12/11) dengan pusat gempa dekat Kota Halabja di wilayah Kurdistan, Irak.

Korban tewas paling banyak dilaporkan di Iran. Para pejabat Iran mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebanyak 1,650 orang lainnya juga terluka akibat gempa.

Daerah yang paling parah diguncang gempa adalah Provinsi Kermanshah di Iran, yang memgumumkan tiga hari masa berkabung.

Gempa awal yang diikuti dengan serangkaian gempa susulan membuat warga yang panik berhamburan keluar dari rumah mereka semalam.

Gempa telah memutus aliran listrik dan saluran telepon ke beberapa kota di Iran dan Irak, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan.

Badan Survei Geologi AS mengatakan gempa pada Minggu itu, terjadi di jalur patahan sepanjang 1.500 yang melintasi Iran dan Irak

Iran telah beberapa kali dilanda gempa mematikan. Gempa pada 2003 di selatan Kota Bam menewaskan setidaknya 26.000 orang, sedangkan gempa pada 2012 di Provinsi Azerbaijan Timur membunuh lebih dari 300 orang.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Perundingan Koalisi Jerman Gagal...
Monday, 20 November 2017 18:30 WIB

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan akan berkonsultasi dengan Presiden Frank-Walter Steinmeier pada Senin (20/11), setelah perundingan beberapa minggu untuk membentuk pemerintahan koalisi gagal, ...

Bos Mafia Italia Toto Riina Meninggal Dunia...
Saturday, 18 November 2017 00:31 WIB

Bos mafia Italia Salvatore `Toto' Riina meninggal dunia pada usia 87 tahun di rumah sakit penjara di Parma, Italia, karena kanker. Riina meninggal Jumat pagi (17/11), beberapa jam setelah menteri Keh...

China Dukung Arab Saudi di Tengah Ketidakpastian di Timur Tengah...
Friday, 17 November 2017 21:12 WIB

China mendukung upaya Arab Saudi menjaga kedaulatan nasional dan meningkatkan pembangunan, kata Presiden Xi Jinping kepada Raja Salman, di tengah ketegangan antara Arab Saudi, Iran, Lebanon, dan Yaman...

Inggris Tuduh Rusia Campuri Referendum Brexit selagi Muncul Bukti Baru...
Friday, 17 November 2017 13:57 WIB

Setelah meluasnya tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan Presiden Amerika tahun 2016, bukti pertama mengemuka mengenai kemungkinan upaya Rusia mempengaruhi referendum Inggris untuk meninggalkan U...

DPR AS loloskan UU perombakan pajak dengan sekarang sorotan beralih ke Senat ...
Friday, 17 November 2017 03:23 WIB

Dewan Perwakilan Rakyat mengeluarkan undang-undang perpajakan untuk merombak kode pajak AS pada hari Kamis, memberikan kemajuan pada target kebijakan utama Presiden Donald Trump dan anggota Partai Kon...

POPULAR NEWS
Emas Menguat Ditengah Gagalnya Pembicaraan Jerman, Pengkajian Pajak AS

Emas bertahan di level satu bulan tertinggi ditengah pembicaraan mengenai gagalnya pembentukan pemerintah Jerman, menekan euro dan mendorong permintaan haven. Investor juga menilai ketidakpastian mengenai reformasi pajak AS menjelang rilis pertemuan risalah Fed minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,294.88 / oz, sebelum diperdagangkan di level $ 1,292.60 pada pukul 9:26 pagi waktu Singapura: menurut harga dari Bloomberg. (knc) Sumber : Bloomberg

Emas Melemah Ditengah Ketidakpastian Politik Jerman

Emas mengalami penurunan pada Senin ini, memangkas kenaikan awal yang terlihat di tengah ketidakpastian politik Jerman. Kestabilan relatif untuk euro pada sesi perdagangan hari Senin berlanjut membantu mata uang bersama ini terhadap dolar, mengurangi beberapa permintaan awal pada logam haven. Emas dapat melakukan konsolidasi dalam jangka pendek setelah harga reli pada hari Jumat ke tertinggi lebih dari satu bulan. Logam tersebut bertahan di hampir 1,8% untuk pekan lalu, karena perkembangan...

GBP/USD - Pemulihan Berlanjut, Fokus Pada Politik Jerman dan Brexit

GBP/USD telah memulihkan lebih dari 50% penurunan intraday namun berjuang membangun momentum di atas level 1,32. Runtuhnya pembicaraan koalisi Jerman dan aksi yang dihasilkan di Asia (EUR, GBP lemah) dengan jelas menunjukkan bahwa investor khawatir "semua keputusan besar, termasuk perundingan Brexit" dapat ditunda sampai situasi di Jerman terselesaikan. Dengan demikian, GBP bisa tetap berada di bawah tekanan di sesi Eropa. Kalender data ringan, namun Deputi Gubernur BoE David Ramsden, yang...

Saham Jepang Jatuh Setelah Penguatan Yen Ditengah Reformasi Pajak AS

Saham Jepang jatuh setelah yen membukukan kenaikan mingguan terbesar terhadap dolar dalam lebih dari dua bulan terakhir ditengah Kongres AS yang sedang memperjuangkan rencana reformasi pajak. Indeks Topix turun setelah indeks acuan mengakhiri pekan terburuknya dalam tujuh bulan, menyusul penurunan ekuitas AS pada hari Jumat. Sektor bank melemah setelah imbal hasil Treasury AS dengan tenor 10-tahun merosot, sementara produsen elektronik memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan di...

Tidak Terpengaruh Permasalahan di Jerman, Euro Menguat

Euro membalikkan kerugian awal karena investor menilai kegagalan koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel tidak akan membahayakan prospek ekonomi kawasan tersebut. Saham Jerman tetap rendah bersama dengan rekan-rekannya Eropa, namun. Dolar sedikit berubah dan Treasuries bergerak lebih tinggi. Indeks Bloomberg Dollar Spot meningkat kurang dari 0,05 persen. Euro naik 0,1 persen menjadi $ 1,1798, level terkuat dalam hampir empat minggu. Pound Inggris naik 0,4 persen menjadi $ 1,3264, terkuat dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.