DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas menetap di level terendah dalam 5 pekan

Harga emas menetap dengan penurunan pada Rabu ini, karena penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi dan beberapa gain di pasar saham dikombinasikan untuk mendorong logam mulia ke level terendah dalam lima pekan. Emas Juni turun $ 10,20, atau 0,8%, untuk menetap di level $ 1,322.80 per ons-terendah untuk kontrak paling aktif sejak 21 Maret.(yds) Sumber: Marketwatcha

Minyak berakhir lebih tinggi pada spekulasi sanksi AS terhadap Iran

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, didukung oleh kemungkinan bahwa AS akan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Batas waktu untuk keputusan AS mengenaik apakah akan memperpanjang keringanan sanksi Iran pada 12 Mei. Jika sanksi diberlakukan kembali, yang dapat berkontribusi untuk memperketat pasokan global. Minyak mentah West Texas Intermediate Juni naik 14 sen, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 68,19 per barel di New York Mercantile Exchange.(yds) Sumber: marketwatch

Emas perpanjang penurunan untuk menetap di level 5 pekan terendah

Harga emas jatuh untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis, kembali menetap di level terendah dalam sekitar lima minggu. Emas Juni turun $ 4,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1,317.90 per ounce- posisi terendah untuk kontrak paling aktif sejak 20 Maret. Logam mulia gagal menemukan dukungan dari pelemahan dalam yield Treasury AS, seiring kenaikan dalam dolar AS dan keuntungan di pasar saham membantu mengurangi permintaan akan emas. (Sdm) Sumber: Marketwatch

Dolar menyentuh 3 bulan tertinggi karena imbal hasil 10 tahun naik di atas 3%

Dolar AS secara luas menguat pada hari Rabu, melanjutkan uptrend baru-baru ini yang terinspirasi oleh kenaikan imbal hasil obligasi 10 tahun yang terdorong lebih jauh di atas 3%. Indeks Dollar AS yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, naik 0,4% menjadi 91,156, level tertinggi sejak pertengahan Januari menurut data FactSet. Pada hari Selasa, indeks turun 0,2%. Indeks WSJ Dollar yang mengukur greenback terhadap mata uang yang lebih luas, naik 0,4% menjadi 85,20, juga...

Saham Jepang Dibuka Lebih Tinggi Seiring Pelemahan Yen

Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis, karena yen yang lebih murah membantu meningkatkan sentimen pasar dengan investor yang mengejar saham dalam perusahaan yang diperkirakan akan melaporkan hasil pendapatan yang cepat. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,32 persen, atau 70,42 poin, menjadi 22.285,74 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,27 persen, atau 4,69 poin, pada 1.772,42.(mrv) Sumber: AFP

Putra Mahkota Saudi Samakan Pemimpin Tertinggi Iran dengan Hitler
Friday, 16 March 2018 03:56 WIB | GLOBAL |Saudi Arabia,

Putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyamakan pemimpin tertinggi Iran dengan Adolf Hitler, dan mengatakan Arab Saudi akan dengan cepat membuat bom nuklir jika Iran melakukan hal yang sama.

Dalam wawancara yang dijadwalkan ditayangkan hari Minggu dalam acara di stasiun televisi CBS 60 Minutes, Pangeran Mohammed mengatakan Arab Saudi tidak ingin memiliki bom nuklir. Tetapi jika Iran membuat bom nuklir, Arab Saudi tanpa ragu-ragu akan mengikuti langkah serupa sesegera mungkin.

Dalam pratinjau tayangan tersebut hari Kamis, putra mahkota berusia 32 tahun itu juga mengatakan tingkah laku pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mirip dengan tingkah laku Hitler selama kebangkitan Nazi Jerman.

Ia menambahkan, banyak negara di seluruh dunia dan di Eropa yang mula-mula tidak menyadari betapa berbahayanya Hitler. Ia menyatakan tidak ingin hal serupa terjadi di Timur Tengah.

Ketika ditanya apakah persaingan berabad-abad Arab Saudi dengan Iran merupakan faktor dalam keretakan kedua negara sekarang ini, Pangeran Mohammed mengatakan bahwa Iran bukanlah rival Arab Saudi. Pasukan Iran tidak termasuk lima kekuatan militer terkemuka di dunia Muslim. Ekonomi Saudi lebih besar daripada ekonomi Iran, dan Iran sama sekali tidak bisa disamakan dengan Arab Saudi, lanjutnya.

Saudi yang diperintah oleh penguasa Sunni telah menuduh Iran membiayai operasi milisi untuk melemahkan negara-negara Arab. Iran, yang diperintah oleh pemimpin Syiah, telah mencela Saudi karena mendukung kelompok-kelompok militan Sunni. Upaya mereka untuk mendominasi kawasan telah membuat mereka berada di sisi yang berseberangan dalam bentrokan di Irak, Suriah dan Yaman yang telah menewaskan ratusan ribu orang serta membuat jutaan lainnya terpaksa mengungsi.

Suber: VOA news

RELATED NEWS
Pompeo Dilantik Sebagai Menlu AS Setelah Dikukuhkan Senat...
Friday, 27 April 2018 09:50 WIB

Mantan Direktur CIA, Mike Pompeo diambil sumpahnya sebagai Menlu AS, Kamis (26/4). Senat terpecah dengan perbandingan suara 57-42 untuk mengukuhkan calon Presiden Donald Trump ini, dengan semua anggot...

Presiden Perancis: Trump Kemungkinan Besar Tarik AS Keluar dari Perjanjian Nuklir Iran...
Friday, 27 April 2018 03:41 WIB

Presiden Perancis Emmanuel Macron, Rabu (26/4) mengatakan ia meyakini Presiden Amerika Donald Trump akan menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian nuklir dengan Teheran untuk membatasi pembuatan ...

Pengadilan Perintahkan Pemerintah AS Pertahankan Program DACA...
Thursday, 26 April 2018 09:44 WIB

Anggota legislatif Amerika pendukung program yang melindungi para imigran gelap muda dari deportasi memuji keputusan pengadilan yang mempertahankan program yang disingkat DACA. "Di luar apa yang dika...

PBB-Uni Eropa Berupaya Hidupkan Kembali Proses Perdamaian Suriah ...
Thursday, 26 April 2018 03:17 WIB

Upaya menemukan solusi politik terhadap perang saudara di Suriah dimulai kembali hari Selasa (24/4) ketika para wakil dan menteri dari 85 negara berkumpul di Brussels untuk mengikuti konferensi dua ha...

Iran Larang Lembaga Pemerintah Gunakan Aplikasi Pengirim Pesan yang Berbasis di Luar Negeri...
Wednesday, 25 April 2018 10:22 WIB

Lembaga kepresidenan Iran telah melarang seluruh lembaga pemerintah untuk menggunakan aplikasi pengirim pesan buatan luar negeri untuk berkomunikasi dengan warga, demikian laporan media pemerintah har...

POPULAR NEWS
Emas menetap di level terendah dalam 5 pekan

Harga emas menetap dengan penurunan pada Rabu ini, karena penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi dan beberapa gain di pasar saham dikombinasikan untuk mendorong logam mulia ke level terendah dalam lima pekan. Emas Juni turun $ 10,20, atau 0,8%, untuk menetap di level $ 1,322.80 per ons-terendah untuk kontrak paling aktif sejak 21 Maret.(yds) Sumber: Marketwatcha

Minyak berakhir lebih tinggi pada spekulasi sanksi AS terhadap Iran

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, didukung oleh kemungkinan bahwa AS akan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Batas waktu untuk keputusan AS mengenaik apakah akan memperpanjang keringanan sanksi Iran pada 12 Mei. Jika sanksi diberlakukan kembali, yang dapat berkontribusi untuk memperketat pasokan global. Minyak mentah West Texas Intermediate Juni naik 14 sen, atau 0,2%, untuk menetap di level $ 68,19 per barel di New York Mercantile Exchange.(yds) Sumber: marketwatch

Emas perpanjang penurunan untuk menetap di level 5 pekan terendah

Harga emas jatuh untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis, kembali menetap di level terendah dalam sekitar lima minggu. Emas Juni turun $ 4,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1,317.90 per ounce- posisi terendah untuk kontrak paling aktif sejak 20 Maret. Logam mulia gagal menemukan dukungan dari pelemahan dalam yield Treasury AS, seiring kenaikan dalam dolar AS dan keuntungan di pasar saham membantu mengurangi permintaan akan emas. (Sdm) Sumber: Marketwatch

Dolar menyentuh 3 bulan tertinggi karena imbal hasil 10 tahun naik di atas 3%

Dolar AS secara luas menguat pada hari Rabu, melanjutkan uptrend baru-baru ini yang terinspirasi oleh kenaikan imbal hasil obligasi 10 tahun yang terdorong lebih jauh di atas 3%. Indeks Dollar AS yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, naik 0,4% menjadi 91,156, level tertinggi sejak pertengahan Januari menurut data FactSet. Pada hari Selasa, indeks turun 0,2%. Indeks WSJ Dollar yang mengukur greenback terhadap mata uang yang lebih luas, naik 0,4% menjadi 85,20, juga...

Saham Jepang Dibuka Lebih Tinggi Seiring Pelemahan Yen

Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis, karena yen yang lebih murah membantu meningkatkan sentimen pasar dengan investor yang mengejar saham dalam perusahaan yang diperkirakan akan melaporkan hasil pendapatan yang cepat. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,32 persen, atau 70,42 poin, menjadi 22.285,74 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,27 persen, atau 4,69 poin, pada 1.772,42.(mrv) Sumber: AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.