DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Menetap Lebih Tinggi Menjelang Perkiraan Kenaikan Suku Bunga Fed Minggu ini

Emas berjangka menetap lebih tinggi pada hari Senin, memperoleh kembali beberapa kerugian baru-baru ini seiring para investor menunggu apa yang secara luas diperkirakan akan menjadi kenaikan suku bunga ketiga Federal Reserve di 2018 pada minggu ini - sebuah langkah telegram yang baik ke pasar. Emas Desember naik $ 3,10, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,204.40 per ons. Ini penetapan harga hari Jumat di level $ 1,201.30, level terendahnya dalam seminggu terakhir bahkan ketika itu berakhir...

Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar suku bunga 25 basis poin minggu ini. Tapi itu tidak menghalangi analis, yang melihat kenaikan suku bunga itu sudah diperhitungkan dalam harga. Delapan belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Tiga belas responden, atau 72%, memperkirakan harga bergerak lebih tinggi. Ada...

Emas Turun untuk Hari Ke-2 seiring Perang Dagang dan Fed Rate Menjadi Fokus

Emas melemah untuk hari kedua dengan perang perdagangan menjadi fokus seiring AS dan China hanya berada dalam jarak beberapa jam dari putaran tarif baru pada barang-barang satu sama lain, dan karena investor menghitung mundur untuk pertemuan pengaturan kebijakan Federal Reserve minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera kehilangan 0,3% ke level $ 1,196.81 / oz pada pukul 9:15 pagi di Singapura; turun 0,6% hari Jumat. Indeks Bloomberg Dollar Spot menguat 0,1% setelah naik 0,2% pada hari...

Minyak Menguat, Dekati Level Tertinggi Dua Bulan

Minyak naik mendekati level tertinggi dalam lebih dari dua bulan seiring OPEC memberikan respons yang biasa-biasa saja terhadap permintaan Presiden AS Donald Trump bahwa diperlukan tindakan cepat untuk menurunkan harga, dengan mengatakan akan meningkatkan output hanya jika pelanggan memintanya. Futures di New York naik 1,2 persen setelah kenaikan 0,7 persen pada hari Jumat. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan para produsen sekutunya berjanji menghentikan penjualan volume minyak...

Aussie Jatuh, Saham Asia Bersiap untuk Penurunan Ditengah Gejolak Perdagangan

Dolar Australia merosot dan saham Asia tampak akan mengawali pekan dengan penurunan setelah China pada hari Sabtu membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan pejabat AS. Yen memangkas kenaikan awal Senin pagi, dengan bergerak lebih rendah di awal hari terhadap dolar Australia dan Selandia Baru menyusul perkembangan terbaru dalam perang perdagangan. AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain. Yen naik kurang dari 0,1 persen ke level...

Putra Mahkota Saudi Samakan Pemimpin Tertinggi Iran dengan Hitler
Friday, 16 March 2018 03:56 WIB | GLOBAL |Saudi Arabia,

Putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyamakan pemimpin tertinggi Iran dengan Adolf Hitler, dan mengatakan Arab Saudi akan dengan cepat membuat bom nuklir jika Iran melakukan hal yang sama.

Dalam wawancara yang dijadwalkan ditayangkan hari Minggu dalam acara di stasiun televisi CBS 60 Minutes, Pangeran Mohammed mengatakan Arab Saudi tidak ingin memiliki bom nuklir. Tetapi jika Iran membuat bom nuklir, Arab Saudi tanpa ragu-ragu akan mengikuti langkah serupa sesegera mungkin.

Dalam pratinjau tayangan tersebut hari Kamis, putra mahkota berusia 32 tahun itu juga mengatakan tingkah laku pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mirip dengan tingkah laku Hitler selama kebangkitan Nazi Jerman.

Ia menambahkan, banyak negara di seluruh dunia dan di Eropa yang mula-mula tidak menyadari betapa berbahayanya Hitler. Ia menyatakan tidak ingin hal serupa terjadi di Timur Tengah.

Ketika ditanya apakah persaingan berabad-abad Arab Saudi dengan Iran merupakan faktor dalam keretakan kedua negara sekarang ini, Pangeran Mohammed mengatakan bahwa Iran bukanlah rival Arab Saudi. Pasukan Iran tidak termasuk lima kekuatan militer terkemuka di dunia Muslim. Ekonomi Saudi lebih besar daripada ekonomi Iran, dan Iran sama sekali tidak bisa disamakan dengan Arab Saudi, lanjutnya.

Saudi yang diperintah oleh penguasa Sunni telah menuduh Iran membiayai operasi milisi untuk melemahkan negara-negara Arab. Iran, yang diperintah oleh pemimpin Syiah, telah mencela Saudi karena mendukung kelompok-kelompok militan Sunni. Upaya mereka untuk mendominasi kawasan telah membuat mereka berada di sisi yang berseberangan dalam bentrokan di Irak, Suriah dan Yaman yang telah menewaskan ratusan ribu orang serta membuat jutaan lainnya terpaksa mengungsi.

Suber: VOA news

RELATED NEWS
Rusia akan Pasok Sistem Misil Pertahanan Terbaru untuk Suriah...
Tuesday, 25 September 2018 19:04 WIB

Rusia mengatakan akan memberi Suriah misil pertahanan jenis S-300 yang lebih modern dalam beberapa pekan ke depan, meski mendapat tentangan dari Israel. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengata...

Hong Kong Resmi Melarang Partai Pro-Kemerdekaan...
Tuesday, 25 September 2018 11:28 WIB

Hong Kong telah melarang sebuah partai politik yang mendukung kemerdekaan dari China. Ini merupakan isyarat lebih jauh tentang menguatnya cengkeraman China daratan terhadap wilayah semiotonom tersebut...

Trump Janjikan KTT ke-2 dengan Kim dalam Waktu Sangat Dekat...
Tuesday, 25 September 2018 00:02 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un œdalam waktu sangat dekat.™ Trump, yang mengeluarkan pernyataan itu h...

Pompeo: Amerika akan Menangkan Perang Dagang dengan China...
Monday, 24 September 2018 19:53 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo bertekad Amerika akan memenangkan perang dagang apapun dengan China, sehari sebelum pemberlakuan tarif impor terbaru terhadap impor barang-barang China. Pompeo...

Deadline Tariff Semakin Dekat seiring Tiongkok Batalkan Pembicaraan Dagang Dengan AS...
Monday, 24 September 2018 10:32 WIB

AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain, tanpa perbaikan yang terlihat dalam hubungan antara kedua saingan itu. Dalam eskalasi signifikan, $ 200 miliar ...

POPULAR NEWS
Emas Menetap Lebih Tinggi Menjelang Perkiraan Kenaikan Suku Bunga Fed Minggu ini

Emas berjangka menetap lebih tinggi pada hari Senin, memperoleh kembali beberapa kerugian baru-baru ini seiring para investor menunggu apa yang secara luas diperkirakan akan menjadi kenaikan suku bunga ketiga Federal Reserve di 2018 pada minggu ini - sebuah langkah telegram yang baik ke pasar. Emas Desember naik $ 3,10, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,204.40 per ons. Ini penetapan harga hari Jumat di level $ 1,201.30, level terendahnya dalam seminggu terakhir bahkan ketika itu berakhir...

Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar suku bunga 25 basis poin minggu ini. Tapi itu tidak menghalangi analis, yang melihat kenaikan suku bunga itu sudah diperhitungkan dalam harga. Delapan belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Tiga belas responden, atau 72%, memperkirakan harga bergerak lebih tinggi. Ada...

Emas Turun untuk Hari Ke-2 seiring Perang Dagang dan Fed Rate Menjadi Fokus

Emas melemah untuk hari kedua dengan perang perdagangan menjadi fokus seiring AS dan China hanya berada dalam jarak beberapa jam dari putaran tarif baru pada barang-barang satu sama lain, dan karena investor menghitung mundur untuk pertemuan pengaturan kebijakan Federal Reserve minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera kehilangan 0,3% ke level $ 1,196.81 / oz pada pukul 9:15 pagi di Singapura; turun 0,6% hari Jumat. Indeks Bloomberg Dollar Spot menguat 0,1% setelah naik 0,2% pada hari...

Minyak Menguat, Dekati Level Tertinggi Dua Bulan

Minyak naik mendekati level tertinggi dalam lebih dari dua bulan seiring OPEC memberikan respons yang biasa-biasa saja terhadap permintaan Presiden AS Donald Trump bahwa diperlukan tindakan cepat untuk menurunkan harga, dengan mengatakan akan meningkatkan output hanya jika pelanggan memintanya. Futures di New York naik 1,2 persen setelah kenaikan 0,7 persen pada hari Jumat. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan para produsen sekutunya berjanji menghentikan penjualan volume minyak...

Aussie Jatuh, Saham Asia Bersiap untuk Penurunan Ditengah Gejolak Perdagangan

Dolar Australia merosot dan saham Asia tampak akan mengawali pekan dengan penurunan setelah China pada hari Sabtu membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan pejabat AS. Yen memangkas kenaikan awal Senin pagi, dengan bergerak lebih rendah di awal hari terhadap dolar Australia dan Selandia Baru menyusul perkembangan terbaru dalam perang perdagangan. AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain. Yen naik kurang dari 0,1 persen ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.