DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Saham Jepang Mengawali Pekan ini di Zona Merah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin, mengawali minggu ini di zona merah menyusul beberapa hari volatilitas ekstrim di pasar global karena meningkatnya suku bunga AS dan perang perdagangan AS-China. Indeks acuan Nikkei 225 lebih rendah sebesar 0,78 persen atau 177,31 poin pada 22.517,35 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,63 persen atau 10,68 poin pada 1.691,77.(mrv) Sumber: AFP

Yen Stabil Seiring Investor Mencari Petunjuk Trading Baru: di Jepang

Yen diperdagangkan sedikit berubah terhadap dolar karena para investor mencari petunjuk baru setelah mata uang Jepang mengakhiri minggu terbaiknya sejak Februari. Investor JGB terlihat kekurangan perdagangan insentif di tengah tidak adanya lelang pemerintah dan operasi pembelian Bank of Japan. USD / JPY stabil di 112,17 setelah jatuh 1,3% minggu lalu; pasangan ini menyentuh 111,83 pada 11 Oktober, terendahnya sejak 18 September. Dana leverage meningkatkan posisi terndah yen selama tiga minggu...

Saham Asia Melemah pada Pembukaan Perdagangan, Kekhawatiran Suku Bunga AS

Saham Asia melemah pada hari Senin karena kekhawatiran atas sengketa perdagangan Sino-AS, kemungkinan perlambatan ekonomi China dan biaya pinjaman AS yang lebih tinggi melemahkan optimisme meskipun rebound dalam ekuitas global akhir pekan lalu. Tidak membantu keadaan, harga minyak melonjak dan saham Arab Saudi jatuh pada meningkatnya ketegangan diplomatik antara Riyadh dan Barat setelah monarki memperingatkan terhadap ancaman untuk menjatuhkan hukuman terkait hilangnya seorang...

Saham Hong Kong Lanjutkan Penurunan di Awal Perdagangan

Saham Hong Kong jatuh pada awal perdagangan di hari Senin, melanjutkan kemerosotan yang dipicu oleh kekhawatiran atas ekonomi global dan ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng merosot 1,16 persen, atau 299,94 poin, menjadi 25.501,55 di menit-menit awal pembukaan. Indeks Shanghai Composite sementara itu turun tipis 0,04 persen, atau 1,00 poin, menjadi 2.605,91. Tapi Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, bertambah 0,26 persen,...

Emas Menguat Terkait Resiko yang Berkembang Dari Saham ke Perdagangan

Emas naik karena saham merosot di Asia, Presiden Donald Trump mengisyaratkan untuk memaksakan lebih banyak tarif perdagangan di China, dan investor mengikuti ketegangan di pasar energi setelah Arab Saudi mengancam akan membalas terhadap tindakan hukuman atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi. Bullion membukukan kenaikan mingguan back-to-back pertama sejak April pekan lalu, diperdagangkan di atas $ 1.200 per ons, karena kekhawatiran tentang dampak perang perdagangan yang berkembang memicu...

AS Bukukan Ekspor Senjata $55,6 Miliar, Naik 33%
Wednesday, 10 October 2018 17:59 WIB | GLOBAL |

Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika atau Pentagon, Selasa (9/10), mengatakan kepada Reuters bahwa nilai penjualan perlengkapan militer Amerika kepada pemerintah asing naik sebanyak 33 persen menjadi $55,6 miliar atau sekitar 851.38 triliun rupiah (dengan kurs saat ini) pada tahun fiskal yang berakhir 30 September.

Sebagian dari kenaikan itu karena strategi Presiden Donald Trump dalam program œbeli barang Amerika. Program itue melonggarkan aturan penjualan senjata buatan Amerika kepada negara lain dan mendorong pejabat AS untuk memperluas bisnis Amerika di luar negeri.

Bagian integral dari strategi itu ialah mengurangi birokrasi supaya negara lain bisa membeli perlengkapan yang lebih besar dan mematikan dari kontraktor militer Amerika. Peraturan ekspor bagi perlengkapan mulai dari pesawat jet tempur dan drone sampai kapal perang dan artileri sudah diperlonggar.

Para pejabat pemerintahan Trump berargumen semua penjualan itu melindungi kepentingan Amerika dengan membuat negara sekutu makin tangguh dalam membela diri, hingga meminimalkan keterlibatan Amerika.

Beberapa perusahaan senjata terbesar AS, antara lain Boeing, Lockheed Martin, Raytheon, General Dynamics, dan Northrop Grumman.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Presiden Iran Remehkan Sanksi Amerika...
Monday, 15 October 2018 10:05 WIB

Presiden Iran hari Minggu (14/10) meremehkan sanksi-sanksi Amerika yang menarget sektor minyak dan gas yang merupakan bagian vital negara itu, yang akan diberlakukan bulan depan. Berbicara di Univers...

Disaksikan Musisi, Trump Tandatangani RUU Royalti ...
Saturday, 13 October 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump menyambut musisi Kid Rock dan bintang musik kantri John Rich ke Gedung Putih hari Kamis (11/10) sementara ia menandatangani undang-undang yang merombak lisensi musik dan kompensa...

Florida Pulih dari Hempasan Badai Michael...
Friday, 12 October 2018 11:26 WIB

Sementara Florida hari Kamis (11/10) mulai pulih dari jejak kehancuran yang ditinggalkan, Badai Michael menimbulkan angin kencang dan hujan lebat di beberapa negara bagian di tenggara Amerika Serikat ...

Tersandung Sanksi HAM Eropa, Ekonomi Kamboja Bisa Terpuruk...
Friday, 12 October 2018 01:18 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menghadapi tekanan ekonomi agar menghentikan upaya membungkam kelompok oposisi dan memulihkan kebebasan mendasar di negara tersebut. Uni Eropa mengatakan kepada Kamboj...

Senator AS Minta Trump Selidiki Hilangnya Jurnalis Saudi...
Thursday, 11 October 2018 18:16 WIB

 Sekelompok senator Amerika menekan Presiden Donald Trump untuk menyelidiki hilangnya wartawan Arab Saudi yang bisa berakibat pada pengenaan sanksi terhadap pejabat bersama entitas Arab Saudi. D...

POPULAR NEWS
Saham Jepang Mengawali Pekan ini di Zona Merah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin, mengawali minggu ini di zona merah menyusul beberapa hari volatilitas ekstrim di pasar global karena meningkatnya suku bunga AS dan perang perdagangan AS-China. Indeks acuan Nikkei 225 lebih rendah sebesar 0,78 persen atau 177,31 poin pada 22.517,35 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,63 persen atau 10,68 poin pada 1.691,77.(mrv) Sumber: AFP

Yen Stabil Seiring Investor Mencari Petunjuk Trading Baru: di Jepang

Yen diperdagangkan sedikit berubah terhadap dolar karena para investor mencari petunjuk baru setelah mata uang Jepang mengakhiri minggu terbaiknya sejak Februari. Investor JGB terlihat kekurangan perdagangan insentif di tengah tidak adanya lelang pemerintah dan operasi pembelian Bank of Japan. USD / JPY stabil di 112,17 setelah jatuh 1,3% minggu lalu; pasangan ini menyentuh 111,83 pada 11 Oktober, terendahnya sejak 18 September. Dana leverage meningkatkan posisi terndah yen selama tiga minggu...

Saham Asia Melemah pada Pembukaan Perdagangan, Kekhawatiran Suku Bunga AS

Saham Asia melemah pada hari Senin karena kekhawatiran atas sengketa perdagangan Sino-AS, kemungkinan perlambatan ekonomi China dan biaya pinjaman AS yang lebih tinggi melemahkan optimisme meskipun rebound dalam ekuitas global akhir pekan lalu. Tidak membantu keadaan, harga minyak melonjak dan saham Arab Saudi jatuh pada meningkatnya ketegangan diplomatik antara Riyadh dan Barat setelah monarki memperingatkan terhadap ancaman untuk menjatuhkan hukuman terkait hilangnya seorang...

Saham Hong Kong Lanjutkan Penurunan di Awal Perdagangan

Saham Hong Kong jatuh pada awal perdagangan di hari Senin, melanjutkan kemerosotan yang dipicu oleh kekhawatiran atas ekonomi global dan ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng merosot 1,16 persen, atau 299,94 poin, menjadi 25.501,55 di menit-menit awal pembukaan. Indeks Shanghai Composite sementara itu turun tipis 0,04 persen, atau 1,00 poin, menjadi 2.605,91. Tapi Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, bertambah 0,26 persen,...

Emas Menguat Terkait Resiko yang Berkembang Dari Saham ke Perdagangan

Emas naik karena saham merosot di Asia, Presiden Donald Trump mengisyaratkan untuk memaksakan lebih banyak tarif perdagangan di China, dan investor mengikuti ketegangan di pasar energi setelah Arab Saudi mengancam akan membalas terhadap tindakan hukuman atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi. Bullion membukukan kenaikan mingguan back-to-back pertama sejak April pekan lalu, diperdagangkan di atas $ 1.200 per ons, karena kekhawatiran tentang dampak perang perdagangan yang berkembang memicu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.