DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Dengan Penurunan Seiring Menguatnya Dolar

Emas berjangka berakhir dengan kerugian pada hari Senin, dengan kekuatan dalam dolar memberikan tekanan pada logam mulia denominasi dolar. Greenback mendapat dukungan karena pound Inggris menyentuh level terendah 20-bulan setelah ditundanya pemungutan suara yang sangat diantisipasi terakit keluarnya U.K. dari Uni Eropa. Emas Februari turun $ 3,20, atau 0,3%, untuk berakhir di $ 1,249.40 per ons. Harga untuk Jumat berakhir di level tertingginya sejak Juli.(mrv) Sumber: Marketwatch

Harga Emas Turun Dengan Dolar yang Menguat untuk 2 Sesi Beruntun

Harga emas menghapus kenaikan sebelumnya untuk berakhir sedikit lebih rendah pada hari Selasa, terbebani oleh sesi keuntungan kedua untuk dolar AS. Ekspektasi untuk perlambatan laju kenaikan suku bunga masa depan oleh Federal Reserve AS, bagaimanapun, membantu mengurangi kerugian untuk logam. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun $ 2,20, atau 0,2%, untuk berakhir di level $ 1,247.20 per ons, turun dari level tertinggi sebelumnya di atas $ 1,255. Perak Maret naik 2,3 sen, atau 0,2%,...

Wall St, Main St. Perkirakan Emas Terus Bersinar

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk membangun pergerakan minggu lalu untuk bergerak lebih tinggi selama minggu depan, berdasarkan survei emas Kitco News. Pengamat memperkirakan laporan yang lebih lemah dari perkiraan pada payroll nonfarm AS akan terus menawarkan dukungan kepada logam mulia. Departemen Tenaga Kerja melaporkan 155.000 pekerjaan non-pertanian baru diciptakan bulan lalu, lebih lemah dari ekspektasi untuk sekitar 190.000 hingga 200.000. Namun, tingkat...

Emas berada di dekat level tertinggi 5 bulan

Emas berjangka sedikit berubah Senin, diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan pasca membukukan reli yang kuat pekan lalu ketika gejolak pasar memicu pembelian terkait safe haven. Emas untuk pengiriman Februari di Comex datar di level $ 1,252.60 per ons, sementara Maret perak -0,69% turun 0,4% menjadi $ 14,634 per ons. Dalam perdagangan logam lainnya, platinum Januari turun 0,2% pada $ 788,70 per ons, sementara paladium Maret naik 0,3% menjadi $ 1,174.20 per ons. Tembaga Maret...

Saham HK turun terkait lemahnya data China, kekhawatiran perdagangan (Review)

Saham Hong Kong turun pada Senin menyusul lemahnya data ekonomi China, sementara investor juga mengkhawatirkan prospek pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng merosot 1,19%, atau 311,38 poin, menjadi 25.752,38. Indeks Shanghai Composite melemah 0,82%, atau 21,31 poin, menjadi 2.584,58, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang menelusuri saham di bursa kedua China, kehilangan 1,35%, atau 18,17 poin, menjadi 1.332,53.

Januari 2019, Qatar Resmi Keluar dari OPEC
Tuesday, 4 December 2018 04:18 WIB | GLOBAL |

Qatar mengumumkan akan keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Januari 2019 karena ingin fokus meningkatkan produksi gas alam, kata Menteri Energi Qatar yang baru, Saad al-Kaabi, Senin (3/12), Reuters dan kantor berita AFP melaporkan.

Keputusan untuk mundur dari OPEC diambil setelah Qatar mengkaji cara-cara untuk meningkatkan perannya secara internasional dan merencanakan strategi jangka panjang, kata Kaabi seperti dikutip dari Reuters.

œQatar telah memutuskan untuk mundur dari keanggotaan OPEC efektif Januari 2019 dan keputusan ini sudah dikomunikasikan dengan OPEC pagi ini, kata Kaabi, yang juga kepala perusahaan minyak milik negara, Qatar Petroleum, dalam konferensi pers di Doha.

Kaabi menepis anggapan bahwa mundurnya negara itu dari keanggotaan OPEC karena perselisihan dengan Arab Saudi dan sekutunya.

Qatar bergabung dengan OPEC sejak 1961. Keputusan untuk keluar dari OPEC muncul pada saat situasi politik di Teluk sedang bergolak. Arab Saudi dan negara-negara sekutunya sudah memboikot Qatar selama 18 bulan. Sementara itu, Arab Saudi mendominasi kebijakan OPEC

Keputusan tersebut bersifat œteknis dan strategis dan œtidak ada hubungannya dengan blokade, kata Kaabi seperti dikutip dari AFP.

Tambah Kaabi, Qatar akan terus memproduksi minyak dan mencari kesepakatan dengan produsen minyak lainnya, termasuk Brazil, produsen minyak terbesar Amerika Latin.

Qatar memproduksi 600 ribu barel minyak per hari dan saat ini adalah negara produsen minyak terbesar ke-17 di dunia, menurut situs web world data info.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Lima Marinir AS yang Hilang Dinyatakan Tewas...
Wednesday, 12 December 2018 01:08 WIB

Hampir sepekan setelah dua pesawat Korps Marinir Amerika bertabrakan di udara di atas perairan Jepang dan jatuh di Samudra Pasifik, pencarian terhadap lima awak yang hilang akhirnya dihentikan. Kelim...

Sengketa Paten, Pengadilan China Larang Beberapa Model iPhone...
Tuesday, 11 December 2018 19:32 WIB

Pengadilan China melarang beberapa model iPhone di negara itu karena sengketa paten antara produsen iPhone, Apple, dan pembuat cip Amerika, Qualcomm. Pengadilan Menengah Rakyat Fuzhou mengabulkan per...

PM Inggris Tunda Pemungutan Suara di Parlemen soal Brexit...
Tuesday, 11 December 2018 11:03 WIB

Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang sudah kacau, hari Senin (10/12) menjadi semakin kacau ketika Perdana Menteri Theresa May menunda pemungutan suara Majelis rendah parlemen mengenai kesepaka...

Pengadilan Eropa: Inggris Dapat Hentikan Proses Penarikan dari Uni Eropa...
Tuesday, 11 December 2018 01:25 WIB

Pengadilan Eropa (ECJ), Senin (10/12) memutuskan bahwa Inggris berhak untuk membatalkan keputusannya untuk meninggalkan Uni Eropa. œKerajaan Inggris bebas untuk mencabut secara sepihak pemberitahua...

Badai Musim Dingin Hebat Hantam Selatan AS...
Monday, 10 December 2018 18:05 WIB

Badai musim dingin dahsyat melanda sebelah selatan AS dengan membawa salju, es dan angin kencang. Lebih dari 20 juta orang dari Virginia sampai Georgia dan beberapa bagian Mississippi berada di bawah...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Dengan Penurunan Seiring Menguatnya Dolar

Emas berjangka berakhir dengan kerugian pada hari Senin, dengan kekuatan dalam dolar memberikan tekanan pada logam mulia denominasi dolar. Greenback mendapat dukungan karena pound Inggris menyentuh level terendah 20-bulan setelah ditundanya pemungutan suara yang sangat diantisipasi terakit keluarnya U.K. dari Uni Eropa. Emas Februari turun $ 3,20, atau 0,3%, untuk berakhir di $ 1,249.40 per ons. Harga untuk Jumat berakhir di level tertingginya sejak Juli.(mrv) Sumber: Marketwatch

Harga Emas Turun Dengan Dolar yang Menguat untuk 2 Sesi Beruntun

Harga emas menghapus kenaikan sebelumnya untuk berakhir sedikit lebih rendah pada hari Selasa, terbebani oleh sesi keuntungan kedua untuk dolar AS. Ekspektasi untuk perlambatan laju kenaikan suku bunga masa depan oleh Federal Reserve AS, bagaimanapun, membantu mengurangi kerugian untuk logam. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun $ 2,20, atau 0,2%, untuk berakhir di level $ 1,247.20 per ons, turun dari level tertinggi sebelumnya di atas $ 1,255. Perak Maret naik 2,3 sen, atau 0,2%,...

Wall St, Main St. Perkirakan Emas Terus Bersinar

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk membangun pergerakan minggu lalu untuk bergerak lebih tinggi selama minggu depan, berdasarkan survei emas Kitco News. Pengamat memperkirakan laporan yang lebih lemah dari perkiraan pada payroll nonfarm AS akan terus menawarkan dukungan kepada logam mulia. Departemen Tenaga Kerja melaporkan 155.000 pekerjaan non-pertanian baru diciptakan bulan lalu, lebih lemah dari ekspektasi untuk sekitar 190.000 hingga 200.000. Namun, tingkat...

Emas berada di dekat level tertinggi 5 bulan

Emas berjangka sedikit berubah Senin, diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan pasca membukukan reli yang kuat pekan lalu ketika gejolak pasar memicu pembelian terkait safe haven. Emas untuk pengiriman Februari di Comex datar di level $ 1,252.60 per ons, sementara Maret perak -0,69% turun 0,4% menjadi $ 14,634 per ons. Dalam perdagangan logam lainnya, platinum Januari turun 0,2% pada $ 788,70 per ons, sementara paladium Maret naik 0,3% menjadi $ 1,174.20 per ons. Tembaga Maret...

Saham HK turun terkait lemahnya data China, kekhawatiran perdagangan (Review)

Saham Hong Kong turun pada Senin menyusul lemahnya data ekonomi China, sementara investor juga mengkhawatirkan prospek pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng merosot 1,19%, atau 311,38 poin, menjadi 25.752,38. Indeks Shanghai Composite melemah 0,82%, atau 21,31 poin, menjadi 2.584,58, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang menelusuri saham di bursa kedua China, kehilangan 1,35%, atau 18,17 poin, menjadi 1.332,53.

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.