DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Level $ 1.300 Sulit di Raih, Emas Turun Dari Tertingginya 2-Minggu

Emas berjangka melemah pada hari Kamis dari level tertingginya hampir dua minggu yang mereka selesaikan pada hari sebelumnya, karena garis psikologis penting $ 1.300 tetap sulit untuk sesi lain. Emas untuk pengiriman Februari turun $ 1,50, atau 0,1%, untuk berakhir di $ 1,292.30 per ons. Emas mengakhiri hari Rabu kemarin di hampir dua minggu tertingginya di $ 1.293,80, di belakang kekacauan politik di AS dan Inggris Perak Maret juga turun 10,2 sen, atau 0,7%, menjadi $ 15,536 per ons pada...

Emas tergelincir dari level tertinggi 2 minggu

Emas berjangka tergelincir dari level tertinggi dua minggu pada hari Kamis, seiring garis psikologis penting $ 1.300 tetap sulit disentuh pada sesi lainnya. Penguatan moderat saham menjaga logam mulia tetap terkendali, meskipun dolar yang lebih lemah menopang emas. Emas menetap pada hari Rabu di level tertinggi dalam hampir dua minggu, di level $ 1.293,80, menyusul kekacauan politik di AS dan Inggris. Kamis pagi, emas untuk pengiriman Februari turun 10 sen, atau kurang dari 0,1%, ke level $...

Emas Menahan Penurunan seiring Investor Menimbang Perkembangan Perdagangan

Emas menahan penurunan di tengah optimisme untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang mendorong ekuitas di Asia pada Jumat dan imbal hasil Treasury semalam. Palladium diperdagangkan di atas $ 1.400 per ons. Namun, secara keseluruhan sentimen positif untuk logam mulia. Pedagang emas dan analis dalam survei Bloomberg mingguan menetapkan bullish untuk minggu ke-10. Peter Grosskopf, chief executive officer dari Sprott Inc., mengatakan perubahan kebijakan Federal Reserve akan...

Emas Melemah pada Dolar AS yang Lebih Kuat

Emas tergelincir dari level penutupan tertinggi dalam hampir dua minggu seiring dolar menguat dan investor menimbang gejolak baru Brexit dengan perkembangan terbaru dalam penutupan parsial pemerintah AS. Spot emas melemah 0,1 persen ke level $ 1.292,72 / ons pada pukul 8:08 pagi di London; gain 0,3% pada  hari Rabu untuk ditutup di level tertinggi sejak 3 Januari. Indeks Spot Dollar Bloomberg menguat 0,1 persen setelah menambahkan 0,1% pada hari Rabu dan naik 0,3% pada hari...

Emas Menahan Penurunan seiring Investor Terbebani Perkembangan Perdagangan

Emas menahan penurunan di tengah optimisme untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang mendorong ekuitas AS dan imbal hasil Treasury semalam. Palladium diperdagangkan di atas $ 1.400 per ons. Pejabat administrasi Trump sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk menurunkan tarif produk China untuk menenangkan pasar keuangan, Wall Street Journal melaporkan. Sementara Departemen Keuangan membantah pelaporan itu, cerita tersebut memperkuat tanda-tanda sebelumnya bahwa pemerintah...

Emir Qatar Lewatkan KTT Teluk di Arab Saudi
Monday, 10 December 2018 11:17 WIB | GLOBAL |

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani tidak menghadiri KTT Teluk yang diselenggarakan oleh Arab Saudi, yang telah memimpin pemboikotan terhadap negara itu selama lebih dari satu tahun.

Pemimpin-pemimpin lain dari enam negara Dewan Kerjasama Teluk yang datang, hari Minggu (9/12) menuruni tangga eskalator berwarna keemasan dan disambut langsung oleh Raja Arab Saudi Salman, sehari sebelum pelaksanaan KTT itu. Qatar hanya mengirim seorang pejabat tingkat rendah.

Anggota-anggota Dewan Kerjasama Teluk “ Bahrain, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab “ memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada musim panas 2017 lalu karena negara itu mendukung kelompok-kelompok oposisi Islam yang mereka nilai sebagai teroris.

Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengikuti KTT Teluk tahun lalu di Kuwait dimana negara-negara yang memboikot mengirim perwakilan tingkat rendah.

Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid Al Khalifa mencuit di Twitter bahwa Sheikh Tamim seharusnya menerima œtuntutan yang adil dan datang ke pertemuan tingkat tinggi itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Bom Bunuh Diri di Kolombia Tewaskan Sedikitnya 21 Orang...
Saturday, 19 January 2019 00:39 WIB

Serangan bom truk bunuh diri di sebuah akademi kepolisian, Kamis (18/1) di Kolombia menewaskan sedikitnya 21 orang dan mencederai sedikitnya 68 orang. Presiden Kolombia Ivan Duque membatalkan pertemu...

Peluang Asteroid Hantam Bumi Makin Sering Dibandingkan Sebelumnya...
Friday, 18 January 2019 20:05 WIB

Batu-batu raksasa dari angkasa luar berjatuhan dari langit lebih sering dibandingkan dulu, namun jangan khawatir. Dalam kurun waktu 290 juta tahun, asteroid berukuran besar lebih sering menghujam bum...

Perunding Perdagangan China akan Kunjungi AS Akhir Januari...
Friday, 18 January 2019 11:09 WIB

Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat akhir bulan ini untuk mengikuti babak ke-dua perundingan yang bertujuan menyelesaikan perang dagang yang tengah berlangs...

Senat AS Menguatkan Pencabutan Sanksi atas Perusahaan Rusia...
Friday, 18 January 2019 00:48 WIB

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang ka...

Kepala EPA Sangsi Pemanasan Suhu Bumi adalah Krisis Hebat...
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB

Kepala badan perlindungan lingkungan Amerika atau EPA yang ditunjuk Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya bahwa pemanasan suhu bumi adalah œkrisis yang paling hebat. Ketika memberika...

POPULAR NEWS
Level $ 1.300 Sulit di Raih, Emas Turun Dari Tertingginya 2-Minggu

Emas berjangka melemah pada hari Kamis dari level tertingginya hampir dua minggu yang mereka selesaikan pada hari sebelumnya, karena garis psikologis penting $ 1.300 tetap sulit untuk sesi lain. Emas untuk pengiriman Februari turun $ 1,50, atau 0,1%, untuk berakhir di $ 1,292.30 per ons. Emas mengakhiri hari Rabu kemarin di hampir dua minggu tertingginya di $ 1.293,80, di belakang kekacauan politik di AS dan Inggris Perak Maret juga turun 10,2 sen, atau 0,7%, menjadi $ 15,536 per ons pada...

Emas tergelincir dari level tertinggi 2 minggu

Emas berjangka tergelincir dari level tertinggi dua minggu pada hari Kamis, seiring garis psikologis penting $ 1.300 tetap sulit disentuh pada sesi lainnya. Penguatan moderat saham menjaga logam mulia tetap terkendali, meskipun dolar yang lebih lemah menopang emas. Emas menetap pada hari Rabu di level tertinggi dalam hampir dua minggu, di level $ 1.293,80, menyusul kekacauan politik di AS dan Inggris. Kamis pagi, emas untuk pengiriman Februari turun 10 sen, atau kurang dari 0,1%, ke level $...

Emas Menahan Penurunan seiring Investor Menimbang Perkembangan Perdagangan

Emas menahan penurunan di tengah optimisme untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang mendorong ekuitas di Asia pada Jumat dan imbal hasil Treasury semalam. Palladium diperdagangkan di atas $ 1.400 per ons. Namun, secara keseluruhan sentimen positif untuk logam mulia. Pedagang emas dan analis dalam survei Bloomberg mingguan menetapkan bullish untuk minggu ke-10. Peter Grosskopf, chief executive officer dari Sprott Inc., mengatakan perubahan kebijakan Federal Reserve akan...

Emas Melemah pada Dolar AS yang Lebih Kuat

Emas tergelincir dari level penutupan tertinggi dalam hampir dua minggu seiring dolar menguat dan investor menimbang gejolak baru Brexit dengan perkembangan terbaru dalam penutupan parsial pemerintah AS. Spot emas melemah 0,1 persen ke level $ 1.292,72 / ons pada pukul 8:08 pagi di London; gain 0,3% pada  hari Rabu untuk ditutup di level tertinggi sejak 3 Januari. Indeks Spot Dollar Bloomberg menguat 0,1 persen setelah menambahkan 0,1% pada hari Rabu dan naik 0,3% pada hari...

Emas Menahan Penurunan seiring Investor Terbebani Perkembangan Perdagangan

Emas menahan penurunan di tengah optimisme untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang mendorong ekuitas AS dan imbal hasil Treasury semalam. Palladium diperdagangkan di atas $ 1.400 per ons. Pejabat administrasi Trump sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk menurunkan tarif produk China untuk menenangkan pasar keuangan, Wall Street Journal melaporkan. Sementara Departemen Keuangan membantah pelaporan itu, cerita tersebut memperkuat tanda-tanda sebelumnya bahwa pemerintah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.