DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas catat kenaikan sesi ketiga beruntun, yang kedua di atas $ 1.400

Emas berjangka menguat tajam pada Senin, lanjutkan kenaikan beruntun mereka ke sesi ketiga berturut-turut. Melemahnya dolar AS dan yield Treasury 10-tahun, ekspektasi untuk suku bunga yang lebih rendah di antara bank sentral global, serta kekhawatiran geopolitik terus mendukung permintaan haven untuk logam mulia. Emas Agustus menguat $ 18,10, atau 1,3%, ditutup pada $ 1,418.20 di Comex. Harga dari penyelesaian kontrak paling aktif tertinggi sejak 28 Agustus 2013, menurut data FactSet....

Analis: Tidak Ada Hal Lain Selain Bullish Pada Emas Setelah Menembus $ 1.400

Kesabaran akhirnya terbayar untuk bullish emas, karena permintaan untuk logam mulia telah mendorong harga ke tingkat yang belum terlihat dalam hampir enam tahun terakhir. Meskipun harga emas turun dari level tertinggi setelah menembus di atas $ 1.400, pasar masih melihat keuntungan mingguan terbaik dalam lebih dari tiga tahun. Emas berjangka Agustus terakhir diperdagangkan di level $ 1,393.70 per ons, naik hampir 4% sejak Jumat sebelumnya. Menurut beberapa analis, breakout besar emas bisa...

Emas Diperdagangkan Di Atas $1.400, Konflik AS-Iran Picu Permintaan Safe-Haven

Harga emas naik pada Senin di Asia dan diperdagangkan di atas level kunci $1.400 di tengah meningkatnya konflik antara AS dan Iran. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, naik 0,5% pada $ 1,406.55 per ons pada 12:38 pagi waktu timur AS (04:38 GMT). Harga logam kuning naik hari ini karena konflik di Timur Tengah mecapai level baru. Akhir pekan lalu, Iran menembak jatuh pesawat pengintai Amerika dan menuduh AS melakukan serangan...

Minyak AS ditutup naik, tetapi Brent jatuh ketika pemerintahan Trump mengumumkan sanksi tambahan terhadap Iran

Minyak berjangka bervariasi pada Senin, dengan harga AS berakhir lebih tinggi tetapi acuan minyak mentah global Brent membukukan kerugian seiring AS mengumumkan sanksi baru terhadap Iran. Presiden Donald Trump pada hari Senin menandatangani sebuah perintah eksekutif yang menjatuhkan sanksi finansial kepada para pemimpin Iran, menurut laporan gabungan dari Gedung Putih. Dalam transaksi Senin, minyak mentah West Texas Intermediate Agustus menguat 47 sen, atau 0,8%, ditutup pada $ 57,90 per...

Dolar AS Melemah seiring Data Manufaktur Dallas Mengecewakan

Dolar AS mendekati posisi terendah 3 bulan pada Senin pasca data regional yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 95,59 pada pukul 10:45 pagi waktu timur AS (14:45 GMT). Indeks aktivitas manufaktur  The Dallas Fed untuk Juni datang lebih lemah dari yang diharapkan di -12,1 dibandingkan dengan perkiraan untuk -1,0. Data mengkonfirmasi penurunan...

Trump Perintahkan Penyelidikan untuk Cari Penyusup dalam Tim Kampanye Pemilunya
Monday, 21 May 2018 10:15 WIB | GLOBAL |

Presiden Amerika Donald Trump hari Senin (21/5) akan memerintahkan penyelidikan untuk mencari œsumber rahasia dalam badan penyidikan federal atau FBI, yang menurutnya telah menyusup ke dalam tim kampanye pemilunya tahun 2016. Langkah ini akan membuka kemungkinan konfrontasi besar antara Trump dan Departemen Kehakiman yang mengatasi kegiatan FBI.

Presiden Trump hari Minggu (20/5) mengirim pesan Twitter dari Gedung Putih dan mengatakan, œDengan ini saya menuntut, dan akan melakukannya besok, supaya Departemen Kehakiman menyelidiki apakah FBI atau Departemen Kehakiman telah menyusupi dan memantau kampanye Trump untuk tujuan-tujuan politik, dan apakah langkah-langkah atau permintaan seperti itu dilakukan oleh para pejabat dalam pemerintahan Obama!

Hanya dalam waktu beberapa menit, para mantan pejabat pemerintahan Obama memberikan reaksi keras, karena melihat ancaman Trump itu sebagai campur tangan paling gawat dalam sistem judisial Amerika, khususnya karena Presiden tahun lalu memecat direktur FBI James Comey, yang waktu itu sedang menyelidiki tim kampanye Trump sehubungan adanya tuduhan keterlibatan dengan Rusia.

Tuduhan Trump itu berbahaya bagi demokrasi Amerika, karena dengan begitu Presiden œsecara resmi membongkar dinding pemisah antara bidang eksekutif dan yudikatif, suatu hal yang sangat penting bagi pelaksanaan rule of law, kata Ned Price, pejabat pemerintahan Obama kepada VOA.

œTrump melakukan hal ini untuk kepentingannya sendiri, tukas Ned Price, mantan pejabat Dinas Intelijen Pusat Amerika atau CIA, yang pernah bertugas dalam Dewan Keamanan Nasional Amerika atau NSC.

Mantan juru bicara NSC Tommy Vietor mentweet: œTindakan ini berarti melanggar garis merah yang sangat penting. Trump agaknya akan memaksa Departemen Kehakiman untuk mengadakan penyelidikan yang bersifat politik, sesuatu yang ia sendiri pernah mengatakan tidak akan dilakukannya.

Masih belum jelas apakah Trump akan minta diadakan penyelidikan secara umum atau minta Departemen Kehakiman supaya mengumumkan dokumen-dokumen tertentu tentang pekerjaan FBI dan bidang kontra-intelijen, atau menunjuk sumber-sumber laporannya.

Dua bulan yang lalu Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman Michael Horovitz mengumumkan ia akan menyelidiki sejumlah pemantauan atas penasihat kampanye Trump, Carter Page.

œTidak diragukan bahwa Trump punya kekuasaan untuk melakukan hal itu, kata Benyamin Wittes, pejabat senior pada Brookings Institution yang mengkhususkan diri pada undang-undang keamanan Amerika.

Wittes dalam serangkaian pesan Twitternya mengatakan, ia yakin bahwa Jaksa Agung Jeff Sessions, Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein dan Direktur FBI Christopher Wray tidak akan menjalankan perintah Trump itu.

Sumber : VOA News

RELATED NEWS
Facebook akan Dukung Regulasi untuk Atasi Permasalahan Internet...
Monday, 24 June 2019 23:36 WIB

Seorang Eksekutif Senior Facebook mengemukakan situs media sosial itu mendukung peraturan untuk mengatasi beberapa masalah internet. Nick Clegg, mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Inggris yang s...

Trump: AS "Tak Ingin Perang" dengan Iran...
Monday, 24 June 2019 19:44 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan œtidak ingin berperang dengan Iran dan bersedia berunding tanpa prasyarat dengan para pemimpin negara itu, tetapi dengan alasan apapun Republik Islam Iran...

Kim Jong Un Memuji Isi Surat Pribadi dari Trump...
Monday, 24 June 2019 13:46 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menerima surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump dan dia sedang mempertimbangkan isinya, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Minggu (23/6). Kantor Berita...

Pertemuan Pyongyang dipandang sebagai pendukung Xi jelang pembicaraan dengan Trump...
Friday, 21 June 2019 23:37 WIB

Kunjungan kenegaraan dua hari Presiden Cina Xi Jinping ke Korea Utara tidak mungkin terjadi pada waktu yang lebih baik bagi kedua negara, kata para analis. Untuk Pyongyang, ini bisa membantu membuka j...

AS-Iran Semakin Dekat ke Perang...
Friday, 21 June 2019 18:25 WIB

Ketegangan antara Amerika dan Iran bergerak semakin dekat ke arah konflik bersenjata, Kamis (20/6), setelah pesawat pengintai nirawak Amerika (drone) Global Hawk jatuh di atas Selat Hormuz. Presiden A...

POPULAR NEWS
Emas catat kenaikan sesi ketiga beruntun, yang kedua di atas $ 1.400

Emas berjangka menguat tajam pada Senin, lanjutkan kenaikan beruntun mereka ke sesi ketiga berturut-turut. Melemahnya dolar AS dan yield Treasury 10-tahun, ekspektasi untuk suku bunga yang lebih rendah di antara bank sentral global, serta kekhawatiran geopolitik terus mendukung permintaan haven untuk logam mulia. Emas Agustus menguat $ 18,10, atau 1,3%, ditutup pada $ 1,418.20 di Comex. Harga dari penyelesaian kontrak paling aktif tertinggi sejak 28 Agustus 2013, menurut data FactSet....

Analis: Tidak Ada Hal Lain Selain Bullish Pada Emas Setelah Menembus $ 1.400

Kesabaran akhirnya terbayar untuk bullish emas, karena permintaan untuk logam mulia telah mendorong harga ke tingkat yang belum terlihat dalam hampir enam tahun terakhir. Meskipun harga emas turun dari level tertinggi setelah menembus di atas $ 1.400, pasar masih melihat keuntungan mingguan terbaik dalam lebih dari tiga tahun. Emas berjangka Agustus terakhir diperdagangkan di level $ 1,393.70 per ons, naik hampir 4% sejak Jumat sebelumnya. Menurut beberapa analis, breakout besar emas bisa...

Emas Diperdagangkan Di Atas $1.400, Konflik AS-Iran Picu Permintaan Safe-Haven

Harga emas naik pada Senin di Asia dan diperdagangkan di atas level kunci $1.400 di tengah meningkatnya konflik antara AS dan Iran. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, naik 0,5% pada $ 1,406.55 per ons pada 12:38 pagi waktu timur AS (04:38 GMT). Harga logam kuning naik hari ini karena konflik di Timur Tengah mecapai level baru. Akhir pekan lalu, Iran menembak jatuh pesawat pengintai Amerika dan menuduh AS melakukan serangan...

Minyak AS ditutup naik, tetapi Brent jatuh ketika pemerintahan Trump mengumumkan sanksi tambahan terhadap Iran

Minyak berjangka bervariasi pada Senin, dengan harga AS berakhir lebih tinggi tetapi acuan minyak mentah global Brent membukukan kerugian seiring AS mengumumkan sanksi baru terhadap Iran. Presiden Donald Trump pada hari Senin menandatangani sebuah perintah eksekutif yang menjatuhkan sanksi finansial kepada para pemimpin Iran, menurut laporan gabungan dari Gedung Putih. Dalam transaksi Senin, minyak mentah West Texas Intermediate Agustus menguat 47 sen, atau 0,8%, ditutup pada $ 57,90 per...

Dolar AS Melemah seiring Data Manufaktur Dallas Mengecewakan

Dolar AS mendekati posisi terendah 3 bulan pada Senin pasca data regional yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 95,59 pada pukul 10:45 pagi waktu timur AS (14:45 GMT). Indeks aktivitas manufaktur  The Dallas Fed untuk Juni datang lebih lemah dari yang diharapkan di -12,1 dibandingkan dengan perkiraan untuk -1,0. Data mengkonfirmasi penurunan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.