DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berjangka Turun Tajam untuk Akhiri Sesi, Naik untuk Bulan Ini

Emas berjangka turun tajam pada hari Selasa, tetapi mencatatkan keuntungan untuk bulan ini ditengah kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang penyebaran virus corona dan kerugian keseluruhan di pasar saham. Emas Juni turun $ 46,60, atau 2,8%, berakhir di $ 1.596,60 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, naik 1,6% dari penyelesaian di $ 1,571.80 pada 28 Februari, menurut data FactSet.(Arl) Sumber : Marketwatch

Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah untuk Sesi Kedua

Emas berjangka turun pada hari Senin untuk sesi kedua, tertekan karena indeks saham acuan AS naik dan dolar menguat. "Emas telah menjadi jawaban bagi sebagian besar yang memerlukan uang tunai," kata George Gero, direktur pelaksana di RBC Wealth Management, menyusul rekor penurunan yang dipimpin oleh coronavirus di pasar saham. Emas Juni turun $ 10,90, atau 0,7%, berakhir di $ 1,643.20 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, mencatatkan kerugian 0,4% pada hari Jumat.(Arl) Sumber :...

Harga minyak AS berakhir di atas $ 20, tetapi catat finish terendah sejak 2002

Minyak berjangka turun pada hari Senin, berakhir di atas angka kunci $ 20, tetapi kekhawatiran atas penurunan permintaan energi mendorong harga ke penutupan terendah sejak 2002. "Minyak kemungkinan memiliki sedikit harapan untuk rally tanpa beberapa pengurangan produksi besar di antara produsen, karena permintaan minyak global jatuh di bawah tekanan dari miliaran orang yang tinggal di rumah secara global untuk mencegah penyebaran" COVID-19, kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan di...

Emas Bergerak Lebih Rendah Karena Dolar Mendapat Dorongan Dan Imbal Hasil Obligasi Naik

Emas berjangka bergerak lebih rendah pada Selasa pagi, menempatkan logam mulia di jalur untuk penurunan kedua berturut-turut karena imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar AS naik, menekan logam mulia yang sebagian besar naik pada bulan dan kuartalan terhadap latar belakang pandemi COVID-19. Emas Juni di Comex turun $ 21,50, atau 1,3%, ke level $ 1,621.87 per ons, setelah jatuh 0,7% pada hari Senin. Untuk bulan ini, emas telah naik 3,5% sejauh ini, dan sedang dalam tahap pengembalian untuk...

Emas Pertahankan Penurunan Terbesar dalam 2 pekan Terhadap Perekonomian Tiongkok

Emas memegang penurunan terbesar dalam lebih dari dua minggu di tengah tanda-tanda ekonomi China mungkin membaik, meskipun pandemi coronavirus tetap menjadi ancaman bagi pertumbuhan global. Harga emas spot + 0,2% menjadi $ 1,580.84 / ons pada jam 9:16 di Singapura. Harga -2,8% Selasa, penurunan terbesar sejak 13 Maret, sehingga memangkas kenaikan kuartalan menjadi 4%. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil Logam mulia lainnya: Perak + 0,3% menjadi $ 14,0110 / ons setelah -22% pada kuartal...

Facebook Hapus Akun Ilegal Masif yang Didalangi Iran
Thursday, 7 February 2019 18:02 WIB | GLOBAL |Global

Facebook hari Kamis menyatakan pihaknya telah menghapus ratusan akun œpalsu yang berasal dari Iran yang menjadi bagian dari kampanye manipulasi besar-besaran yang beroperasi di lebih dari 20 negara.

Jaringan media sosial terbesar di dunia tersebut menyatakan pihaknya telah menghapuskan 783 halaman, grup, dan akun œatas keterlibatan dalam perilaku kebohongan terkoordinir yang terkait dengan Iran.

Halaman-halaman in adalah bagian dari kampanye untuk mempromosikan kepentingan Iran di berbagai negara dengan menciptakan identitas-identitas palsu sebagai warga dari bangsa-bangsa itu, menurut sebuah pernyataan yang dibuat oleh Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan siber di Facebook.

Pengumuman tersebut adalah yang terakhir dikeluarkan oleh Facebook sejalan dengan upayanya untuk mengakhiri berbagai upaya yang dilakukan oleh para aktor yang terkait dengan negara-negara tertentu dan lain-lainnya untuk memanipulasi jaringan sosial dengan akun-akun palsu.

œKami terus menerus berupaya untuk mendeteksi dan menghentikan aktivitas semacam ini karena kami tidak ingin layanan yang kami sediakan dimanfaatkan untuk memanipulasi orang, ujar Gleicher.

œKami menghapuskan semua halaman, grup, dan akun-akun ini atas dasar perilaku meeka, bukan apa yang mereka unggah. Dalam hal ini, oknum-oknum yang berada di belakang aktivitas ini berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun-akun palsu untuk menyembunyikan identitas asli mereka, dan ini adalah dasar dari tindakan yang kami ambil.

Para pelaku œbiasanya berpura-pura menjadi warga lokal, sering kali dengan menggunakan akun-akun palsu, dan mengunggah berita-berita hangat saat ini, termasuk œkomentar yang menulis ulang laporan dari media pemerintah Iran terkait topik-topik seperti hubungan Israel-Palestina dan konflik di Suriah dan Yaman, ujar Gleicher.

œMeskipun oknum-oknum di belakang aktivitas ini berusaha untuk menyembunyikan identitas-identitas asli mereka, namun kajian manual kami berhasil mengidentifikasi kaitan semua akun-akun ini dengan Iran.

Operasi ini telah berlangsung sejak awal tahun 2010 dengan memiliki 262 halaman, 356 akun, dan tiga grup di Facebook, selain 162 akun di Instagram dengan pengikut yang mencapai kurang lebih dua juta pengguna.

Facebook mengatakan akun-akun palsu adalah bagian dari kampanye untuk menanamkan pengaruh yang beroperasi di negara-negara Afghanistan, Albania, Aljazair, Bahrain, Mesir, Perancis, Jerman, India,

Indonesia, Iran, Irak, Israel, Libya, Mexico, Maroko, Pakistan, Qatar, Saudi Arabia, Serbia, Afrika Selatan, Spanyol, Sudan, Suriah, Tunisia, Amerika Serikat, dan Yaman.

Facebook mulai menyelidiki aktivitas-aktivitas semacam ini setelah terungkapnya kampanye Rusia untuk mempengaruhi Pilpres AS 2016, yang bertujuan untuk menebar perpecahan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif...
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB

Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit kelil...

Iran Peroleh Bantuan Medis Lewat Mekanisme Hindari Sanksi AS...
Wednesday, 1 April 2020 00:01 WIB

Jerman, Inggris dan Perancis telah memfasilitasi ekspor barang-barang kebutuhan medis ke Iran. Ini merupakan ekspor pertama yang menggunakan suatu mekanisme yang dirancang untuk menghindari sanksi-san...

Pengadilan Singapura Tolak Batalkan UU Kriminalisasi Seks Kaum Gay...
Tuesday, 31 March 2020 16:24 WIB

Komunitas LGBTQ + Asia mengalami kemunduran, Senin (30/3), setelah Pengadilan Tinggi Singapura menolak beberapa tuntutan pembatalan sebuah hukum kolonial yang mengkriminalisasi seks kelompok gay. Mes...

Pangeran Charles Keluar dari Swa-isolasi dalam Kondisi Sehat...
Tuesday, 31 March 2020 00:25 WIB

Pewaris takhta Inggris Pangeran Charles yang telah dinyatakan positif tertular virus corona, keluar dari pengisolasian diri selama tujuh hari dan dalam kondisi kesehatan yang baik, kata juru bicaranya...

Inggris dalam Status Darurat untuk Pertama Kali Sejak PD II...
Monday, 30 March 2020 17:03 WIB

Inggris dalam keadaan darurat untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II Langkah itu berarti pemerintah Inggris mendirikan apa yang disebutnya pusat-pusat koordinasi strategis di seluruh Inggris unt...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Turun Tajam untuk Akhiri Sesi, Naik untuk Bulan Ini

Emas berjangka turun tajam pada hari Selasa, tetapi mencatatkan keuntungan untuk bulan ini ditengah kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang penyebaran virus corona dan kerugian keseluruhan di pasar saham. Emas Juni turun $ 46,60, atau 2,8%, berakhir di $ 1.596,60 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, naik 1,6% dari penyelesaian di $ 1,571.80 pada 28 Februari, menurut data FactSet.(Arl) Sumber : Marketwatch

Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah untuk Sesi Kedua

Emas berjangka turun pada hari Senin untuk sesi kedua, tertekan karena indeks saham acuan AS naik dan dolar menguat. "Emas telah menjadi jawaban bagi sebagian besar yang memerlukan uang tunai," kata George Gero, direktur pelaksana di RBC Wealth Management, menyusul rekor penurunan yang dipimpin oleh coronavirus di pasar saham. Emas Juni turun $ 10,90, atau 0,7%, berakhir di $ 1,643.20 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, mencatatkan kerugian 0,4% pada hari Jumat.(Arl) Sumber :...

Harga minyak AS berakhir di atas $ 20, tetapi catat finish terendah sejak 2002

Minyak berjangka turun pada hari Senin, berakhir di atas angka kunci $ 20, tetapi kekhawatiran atas penurunan permintaan energi mendorong harga ke penutupan terendah sejak 2002. "Minyak kemungkinan memiliki sedikit harapan untuk rally tanpa beberapa pengurangan produksi besar di antara produsen, karena permintaan minyak global jatuh di bawah tekanan dari miliaran orang yang tinggal di rumah secara global untuk mencegah penyebaran" COVID-19, kata Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan di...

Emas Bergerak Lebih Rendah Karena Dolar Mendapat Dorongan Dan Imbal Hasil Obligasi Naik

Emas berjangka bergerak lebih rendah pada Selasa pagi, menempatkan logam mulia di jalur untuk penurunan kedua berturut-turut karena imbal hasil obligasi pemerintah dan dolar AS naik, menekan logam mulia yang sebagian besar naik pada bulan dan kuartalan terhadap latar belakang pandemi COVID-19. Emas Juni di Comex turun $ 21,50, atau 1,3%, ke level $ 1,621.87 per ons, setelah jatuh 0,7% pada hari Senin. Untuk bulan ini, emas telah naik 3,5% sejauh ini, dan sedang dalam tahap pengembalian untuk...

Emas Pertahankan Penurunan Terbesar dalam 2 pekan Terhadap Perekonomian Tiongkok

Emas memegang penurunan terbesar dalam lebih dari dua minggu di tengah tanda-tanda ekonomi China mungkin membaik, meskipun pandemi coronavirus tetap menjadi ancaman bagi pertumbuhan global. Harga emas spot + 0,2% menjadi $ 1,580.84 / ons pada jam 9:16 di Singapura. Harga -2,8% Selasa, penurunan terbesar sejak 13 Maret, sehingga memangkas kenaikan kuartalan menjadi 4%. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil Logam mulia lainnya: Perak + 0,3% menjadi $ 14,0110 / ons setelah -22% pada kuartal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.