DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Seiring Pasar Saham A.S. Hentikan Reli

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, rebound dari level terendahnya tahun ini, karena reli pada saham yang membawa dua dari tiga indeks ekuitas utama AS ke rekor terlemah, memberikan dukungan untuk logam haven. Namun, dolar yang menguat - melayang di sekitar level tertinggi dalam sekitar 22 bulan - menjaga harga logam dari sesi tertinggi. Emas untuk pengiriman Juni naik $ 6,20, atau 0,5%, untuk menetap di level $ 1.279,40 per ons. Kontrak paling aktif diselesaikan pada level...

Emas Gain untuk Dua Sesi Beruntun Namun Berada Di Dekat Titik Terendah Tahun Ini

Emas berjangka kembali mengalami kenaikan secara berturut-turut pada hari Kamis, tetapi hanya menemukan dukungan sederhana untuk sesi ini dengan latar belakang perdagangan yang bervariasi di pasar saham AS setelah laporan pendapatan terbaru dan data ekonomi. Emas untuk pengiriman Juni terpaku pada 30 sen, atau 0,02%, menjadi $ 1.279,70 per ounce. Kontrak paling aktif diselesaikan pada level terendah sejak sekitar 26 Desember pada hari Selasa, menurut data FactSet, sebelum rebound 0,5% pada...

Emas Tahan Gain seiring Investor Menimbang Pertumbuhan Global yang Lemah

Emas mengalami kenaikan di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan karena investor menilai pendapatan perusahaan. Produk domestik bruto Korea Selatan secara tak terduga dikontrak pada kuartal pertama dan pasar sedang menunggu data A.S. yang akan jatuh tempo pada hari Jumat. Di Eropa, ukuran utama kepercayaan di Jerman dan Perancis secara tak terduga memburuk dalam tanda bahwa rebound yang diperkirakan lama mungkin masih jauh. Saham A.S. melemah dari rekor. Spot gold turun 0,1%...

Emas Didorong Lebih Rendah oleh Dolar yang Lebih Kuat

Emas berjangka melanjutkan pergerakan mereka lebih rendah pada hari Kamis, mendekati posisi terendah baru untuk tahun ini, karena dolar yang kuat, melayang di dekat level tertinggi dalam hampir dua tahun, terbukti menjadi hambatan pada logam mulia. Namun, fokus utama pasar logam primer menempel pada Indeks Dolar AS AS yang naik hampir 0,3% pada awal Kamis. Unit AS yang lebih kuat dapat membuat pembelian komoditas yang dinilai dengan uang relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata...

Indeks S&P, Nasdaq Tergelincir Seiring Jatuhnya Saham Energi

S&P 500 dan Nasdaq berakhir turun pada hari Rabu, sehari setelah mencetak rekor tertinggi, karena jatuhnya saham energi dan pendapatan perusahaan yang beragam tidak banyak mendorong kenaikan lebih lanjut di pasar yang lebih luas. S&P 500 turun 0,22% atau 6,60 ke level 2.927,08 dan Nasdaq Composite kehilangan 0,23% atau 18,81 di level 8,102,02. Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,23% atau 59,34 ke level 26.597,05. Sektor energi memimpin penurunan karena harga minyak berada di...

Apple Berencana Produksi Chip Modem Sendiri
Saturday, 9 February 2019 04:04 WIB | GLOBAL |

Apple Inc telah memindahkan usaha rekayasa chip modemnya di bawah kelompok teknologi perangkat kerasnya sendiri dari unit rantai pasokannya, ujar dua orang yang mengetahui tentang langkah tersebut kepada Reuters, sebuah pertanda bahwa perusahaan teknologi tersebut sedang mengupayakan untuk mengembangkan komponen penting dari iPhone miliknya setelah bertahun-tahun membelinya dari pemasok luar.

Modem adalah bagian yang tidak tergantikan pada sebuah telepon maupun perangkat bergerak lainnya, yang menghubungkan semua perangkat itu kepada jaringan data nirkabel. Sebelumnya Apple menggunakan chip buatan Qualcomm Inc secara eksklusif namun kemudian mulai beralih menggunakan chip buatan Intel Corp di tahun 2016 dan tidak lagi menggunakan chip Qualcomm pada iPhone yang dirilis pada tahun itu.

Johny Srouji, wakil presiden senior Apple untuk teknologi perangkat keras, mengambil alih usaha desain modem perusahaan itu di bulan Januari, ujar sumber-sumber tersebut. Langkah organisasi tersebut sebelumnya belum pernah dilaporkan.

Srouji bergabung dengan Apple tahun 2008 untuk memimpin unit desain chip, termasuk prosesor seri A yang khusus dibuat untuk menjalankan iPhones dan iPad serta sebuah chip Bluetooth khusus yang membantu semua perangkat itu agar dapat terkoneksi dengan headphone nirkabel AirPods dan aksesori Apple lainnya.

Usaha untuk mendesain modem ini sebelumnya dipimpin oleh Rubén Caballero, yang bertanggung jawab kepada Dan Riccio, eksekutif yang bertanggung jawab atas rekayasa iPad, iPhone, dan Mac, dimana sebagian besar pekerjaannya terkait dengan upaya pengintegrasian suku cadang dari rantai pasokan elektronik perusahaan itu yang sangat ekstensif.

Apple tidak bersedia berkomentar. Sebuah publikasi di bidang teknologi The Information sebelumnya melaporkan bahwa Apple tengah berupaya untuk mengembangkan chip modemnya sendiri.

Perusahaan yang berpusat di Cupertino, California ini telah memasang lowongan kerja untuk insinyur modem di San Diego, sebuah pusat bagi mereka yang berbakat dalam bidang desain perangkat nirkabel yang erat dengan keberadaan Qualcomm di sana sejak lama dan sebuah tempat dimana Apple telah mengatakan perusahaan itu berniat untuk menambah tenaga kerjanya.

Upaya Apple untuk membuat chip modemnya sendiri bisa memakan waktu bertahun-tahun, dan tidak mungkin untuk mengetahui kapan, atau pada perangkat apa chip ini akan dipasangkan.

œApabila anda mewakili Apple, segalanya harus berkualitas baik, ujar Linley Gwennap, presiden dari perusahaan riset industri The Linley Group. œTidak ada tempat bagi komponen berkualitas di bawah standar dalam telepon itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
AS Peringatkan Kemungkinan Serangan Baru di Sri Lanka...
Friday, 26 April 2019 18:52 WIB

Kedubes AS di Kolombo menyarankan orang-orang untuk menghindari tempat-tempat peribadatan di Sri Lanka pada akhir pekan mendatang. Mengutip laporan-laporan di Sri Lanka bahwa serangan-serangan baru m...

Trump Mengatakan Xi Jinping Akan Segera Datang ke Gedung Putih...
Friday, 26 April 2019 10:49 WIB

Presiden A.S. Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan segera menjamu pemimpin China Xi Jinping di Gedung Putih, menyiapkan panggung bagi kemungkinan kesepakatan tentang perdagangan antar...

Biden Umumkan Maju dalam Pemilihan Presiden 2020...
Friday, 26 April 2019 02:33 WIB

Mantan wakil presiden Amerika Joe Biden telah mengumumkan bahwa ia akan mencalonkan diri untuk dinominasikan sebagai calon presiden partai Demokrat tahun 2020. Ini segera melejitkannya ke posisi punca...

AS Kecam Putusan Myanmar Penjarakan 2 Wartawan Reuters...
Thursday, 25 April 2019 19:15 WIB

Amerika hari Rabu (24/4) mengecam Keputusan Mahkamah Agung Myanmar yang membenarkan putusan bersalah terhadap dua wartawan Reuters, karena melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi negara itu dengan mengu...

Mantan Pegawai Deplu AS Dinyatakan Bersalah Bersekongkol dengan China...
Thursday, 25 April 2019 11:18 WIB

Seorang mantan pegawai Departemen Luar Negeri AS yang dituduh menyembunyikan kontak dengan China, telah dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan bersekongkol untuk menipu pemerintah AS, Departemen K...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Seiring Pasar Saham A.S. Hentikan Reli

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, rebound dari level terendahnya tahun ini, karena reli pada saham yang membawa dua dari tiga indeks ekuitas utama AS ke rekor terlemah, memberikan dukungan untuk logam haven. Namun, dolar yang menguat - melayang di sekitar level tertinggi dalam sekitar 22 bulan - menjaga harga logam dari sesi tertinggi. Emas untuk pengiriman Juni naik $ 6,20, atau 0,5%, untuk menetap di level $ 1.279,40 per ons. Kontrak paling aktif diselesaikan pada level...

Emas Gain untuk Dua Sesi Beruntun Namun Berada Di Dekat Titik Terendah Tahun Ini

Emas berjangka kembali mengalami kenaikan secara berturut-turut pada hari Kamis, tetapi hanya menemukan dukungan sederhana untuk sesi ini dengan latar belakang perdagangan yang bervariasi di pasar saham AS setelah laporan pendapatan terbaru dan data ekonomi. Emas untuk pengiriman Juni terpaku pada 30 sen, atau 0,02%, menjadi $ 1.279,70 per ounce. Kontrak paling aktif diselesaikan pada level terendah sejak sekitar 26 Desember pada hari Selasa, menurut data FactSet, sebelum rebound 0,5% pada...

Emas Tahan Gain seiring Investor Menimbang Pertumbuhan Global yang Lemah

Emas mengalami kenaikan di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan karena investor menilai pendapatan perusahaan. Produk domestik bruto Korea Selatan secara tak terduga dikontrak pada kuartal pertama dan pasar sedang menunggu data A.S. yang akan jatuh tempo pada hari Jumat. Di Eropa, ukuran utama kepercayaan di Jerman dan Perancis secara tak terduga memburuk dalam tanda bahwa rebound yang diperkirakan lama mungkin masih jauh. Saham A.S. melemah dari rekor. Spot gold turun 0,1%...

Emas Didorong Lebih Rendah oleh Dolar yang Lebih Kuat

Emas berjangka melanjutkan pergerakan mereka lebih rendah pada hari Kamis, mendekati posisi terendah baru untuk tahun ini, karena dolar yang kuat, melayang di dekat level tertinggi dalam hampir dua tahun, terbukti menjadi hambatan pada logam mulia. Namun, fokus utama pasar logam primer menempel pada Indeks Dolar AS AS yang naik hampir 0,3% pada awal Kamis. Unit AS yang lebih kuat dapat membuat pembelian komoditas yang dinilai dengan uang relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata...

Indeks S&P, Nasdaq Tergelincir Seiring Jatuhnya Saham Energi

S&P 500 dan Nasdaq berakhir turun pada hari Rabu, sehari setelah mencetak rekor tertinggi, karena jatuhnya saham energi dan pendapatan perusahaan yang beragam tidak banyak mendorong kenaikan lebih lanjut di pasar yang lebih luas. S&P 500 turun 0,22% atau 6,60 ke level 2.927,08 dan Nasdaq Composite kehilangan 0,23% atau 18,81 di level 8,102,02. Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,23% atau 59,34 ke level 26.597,05. Sektor energi memimpin penurunan karena harga minyak berada di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.