DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,85 persen atau 14,46 poin menjadi 1.688,41.(mrv) Sumber: AFP

Saham Asia Turun Dari Tertingginya 3-Minggu Seiring Kembalinya Kekhawatiran Virus Corona

Saham Asia turundari tertingginya tiga minggu pada hari Senin karena investor mengkaji kondisi jangka pendek pada pertumbuhan global dari wabah virus corona yang menyebar cepat di Cina, meskipun ekspektasi stimulus kebijakan lebih lanjut membantu membendung kerugian. Perdagangan diperkirakan akan ringan karena pasar saham dan obligasi AS akan ditutup pada hari Senin untuk hari libur umum. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,1% menjadi 555,50, turun lebih jauh dari posisi...

PBB:Perjanjian Damai 2015 Ukraina Timur Tak Diterapkan
Wednesday, 13 February 2019 18:56 WIB | GLOBAL |Global

Pejabat-pejabat PBB mengatakan, perjanjian tahun 2015 untuk menegakkan perdamaian di Ukraina bagian timur yang bergolak sebagian besar masih belum dilaksanakan, kantor berita AFP melaporkan. Akibatnya, penduduk sipil yang menanggung derita dengan lebih dari 3.300 tewas dan 3,5 juta membutuhkan bantuan kemanusiaan tahun ini.

Aneksasi semenanjung Krimea oleh Rusia awal 2014 dan dukungan Rusia pada pemberontak separatis di bagian timur memicu konflik dengan pasukan pemerintah Ukraina yang menurut PBB telah mengakibatkan 9.000 penduduk sipil luka-luka dan 1,5 juta mengungsi.

Asisten Sekretaris Jenderal PBB Miroslav Jenca mengatakan kepada Dewan Keamanan, Selasa (12/2) bahwa perundingan tampaknya sudah kehilangan momentum. Rusia dan Ukraina tidak dapat atau tidak mau menyetujui beberapa langkah inti untuk bergerak maju atau terlalu tergeser dari fokus melaksanakan perjanjian 2015 tadi.

Rusia dan Ukraina saling tuduh menyebabkan gagalnya perjanjian itu dilaksanakan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Australia Kecam Rasisme Terkait Virus Korona...
Friday, 14 February 2020 23:59 WIB

Australia telah memperpanjang larangan wisatawan dari Cina daratan setidaknya selama seminggu karena wabah koronavirus. Kepala petugas medis negara itu juga mengutuk xenophobia terhadap warga Australi...

Menkeu Inggris Mundur Secara Tiba-Tiba...
Friday, 14 February 2020 17:44 WIB

Menteri Keuangan Inggris Sajid Javid mengumumkan pengunduran dirinya hari Kamis (13/2), suatu perkembangan yang muncul secara tidak terduga selagi Perdana Menteri Boris Johnson mereorganisasi kabinetn...

Trump Akan Gunakan AS$3,8 Miliar Dana Militer Untuk Tembok Perbatasan...
Friday, 14 February 2020 11:23 WIB

Pemerintahan Presiden Donald Trump mentransfer AS$3,8 miliardana militer yang baru-baru ini disetujui untuk membiayai pembangunan tembok perbatasan Amerika-Meksiko yang telah lama diupayakannya. Peng...

Olimpiade Tokyo Akan Tetap Berlangsung Sesuai Rencana...
Thursday, 13 February 2020 23:52 WIB

Panitia Olimpiade Tokyo menegaskan kembali pernyataannya, Kamis (13/2), pada awal pertemuan dua hari dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC): Olimpiade 2020 tidak akan ditunda sehubungan virus yan...

Trump Desak Senat Tolak Pembatasan Kewenangan Perang...
Thursday, 13 February 2020 17:21 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (12/2/2020), mendesak Senat agar menolak rancangan undang-undang yang mengekang kewenangannya menyerang Iran tanpa persetujuan kongres. Menurutnya, penting bagi kea...

POPULAR NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,85 persen atau 14,46 poin menjadi 1.688,41.(mrv) Sumber: AFP

Saham Asia Turun Dari Tertingginya 3-Minggu Seiring Kembalinya Kekhawatiran Virus Corona

Saham Asia turundari tertingginya tiga minggu pada hari Senin karena investor mengkaji kondisi jangka pendek pada pertumbuhan global dari wabah virus corona yang menyebar cepat di Cina, meskipun ekspektasi stimulus kebijakan lebih lanjut membantu membendung kerugian. Perdagangan diperkirakan akan ringan karena pasar saham dan obligasi AS akan ditutup pada hari Senin untuk hari libur umum. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,1% menjadi 555,50, turun lebih jauh dari posisi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.