DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas lebih rendah seiring risiko penurunan mingguan, data ekonomi AS yang optimis

Emas berjangka jatuh pada Jumat ini, membangun kerugian untuk pekan ini, seiring lonjakan sentimen konsumen AS dan dolar yang sedikit menguat. Emas Juni di Comex turun $9,50, atau 0,7%, menjadi $1,276.70 per ons. Harga menuju penyelesaian kontrak paling aktif terendah sejak 2 Mei, menurut data FactSet. Penurunan membuat logam menuju kerugian sekitar 0,8% untuk pekan ini. Di antara logam lainnya, perak Juli turun 14,4 sen, atau 1%, menjadi $14,395 per ons. Pasar perak melihat penurunan...

Saham Hong Kong, Shanghai Mengakhiri Pekan yang Sulit di Level Rendah (review)

Saham-saham Hong Kong merosot pada hari Jumat, melampaui pekan yang panas terik lainnya, karena investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng turun 1,16 persen, atau 328,61 poin, ke level 27.946,46. Indeks Shanghai Composite melemah 2,48 persen, atau 73,41 poin, ke level 2.882,30, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang melacak saham di bursa kedua China, merosot 3,26 persen, atau 51,59 poin, ke level 1.533,22. Sumber : AFP

Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur Tengah. Pergerakan harga terjadi menjelang pertemuan paa Minggu Komite Gabungan Menteri Pemantauan anggota dan bukan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak di Jeddah, Arab Saudi. Komite...

Saham AS berakhir lebih rendah seiring berlanjutnya gejolak perang perdagangan berlanjut

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat ini, dengan indeks utama mencatat penurunan mingguan, karena kekhawatiran atas gejolak perdagangan AS-China. Saham S&P 500 turun 0,6% berakhir di dekat 2.859, menurut data sementara, Dow Jones Industrial Average turun sekitar 99 poin, atau 0,4%, berakhir di dekat 25.763. Nasdaq Composite turun 1% menjadi ditutup dekat 7.816. Untuk pekan ini, S&P 500 kehilangan 0,8%, sementara Dow turun 0,7% dan Nasdaq turun 1,3%. Aksi jual saham tajam pada...

Ilmuwan Pencetus Istilah 'Pemanasan Global' Wafat
Friday, 22 February 2019 01:48 WIB | GLOBAL |Global

Wallace Smith Broecker, ilmuwan yang pertama kali mengungkapkan kekhawatiran awal tentang perubahan iklim dan mempopulerkan istilah œPemanasan Global, meninggal dalam usia 87 tahun, kantor berita Associated Press melaporkan.

Profesor dan peneliti pada Universitas Columbia itu meninggal pada Senin (18/2) di sebuah rumah sakit Kota New York, menurut Kevin Krajick, juru bicara Lamon-Doherty Earth Observatory milik universitas tersebut.

Krajick mengatakan Broecker menderita sakit dalam beberapa bulan terakhir.

Broecker mempopulerkan œpemanasan global menjadi istilah yang umum digunakan lewat sebuah artikel terbitan 1975 yang memprediksi dengan tepat kenaikan tingkat karbon dioksida pada atmosfer yang akan menyebabkan pemanasan. Dia kemudian menjadi orang pertama yang mengenali apa yang disebutnya Ocean Conveyor Belt, jaringan arus global yang mempengaruhi segala sesuatu mulai dari suhu udara hingga pola hujan.

œWally itu unik, brilian dan gigih, kata Michael Oppenheimer, profesor Universitas Princeton. œDia tidak tertipu oleh pendinginan pada 1970-an. Dia melihat dengan jelas pemanasan yang belum pernah terjadi sekarang sedang terjadi dan memperjelas pandangannya, bahkan ketika hanya sedikit yang mau mendengarkan.

Pada Ocean Conveyor Belt, arus air asin yang dingin di Atlantik Utara tenggelam, bekerja seperti pendorong untuk menggerakan arus laut dari dekat Amerika Utara ke Eropa. Air dengan permukaan hangat yang dibawa oleh arus ini membantu menjaga iklim Eropa tetap ramah.

Jika tidak, katanya, Eropa akan menjadi sangat beku dengan suhu musim dingin rata-rata turun 20 derajat Fahrenheit atau lebih dan London akan lebih terasa seperti Spitsbergen di Norwegia yang berjarak 600 mil di utara Lingkaran Arktika.

Pada 1984, Broecker mengatakan kepada sebuah subkomite DPR AS bahwa penumpukan gas rumah kaca memerlukan œupaya nasional baru dan berani yang bertujuan memahami operasi atmosfer, lautan, es dan biosfer terestrial.

œKita hidup dalam sistem iklim yang dapat berpindah secara tiba-tiba dari suatu keadaan ke keadaan lainnya, kata Broecker kepada Associated Press pada 1997. Dengan membuang sejumlah besar gas rumah kaca ke atmosfer seperti karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil, œkita sedang melakukan percobaan yang dapat memiliki efek yang menghancurkan.

œKita bermain dengan binatang buas yang sedang marah “ sistem iklim yang telah terbukti sangat sensitif, katanya.

Broecker menerima Medali Sains Nasional pada 1996. Dia juga anggota Akademi Sains Nasional. Dia juga menjabat sebagai koordinator penelitian untuk Biosfer 2, sebuah lingkungan hidup eksperimental yang berubah menjadi lab penelitian.

Broecker lahir di Chicago pada 1931 dan dibesarkan di pinggiran Kota Oak Park.

Dia bergabung dengan fakultas Columbia pada 1959, menghabiskan sebagian besar waktunya di laboratorium universitas di Palisades, New York. Broecker dikenal di kalangan sains sebagai œBapak Ilmu Iklim dan œDekan Ilmuwan Iklim.

œPenemuannya sangat mendasar untuk menafsirkan sejarah iklim bumi, kata Oppenheimer.

œTidak ada ilmuwan yang selalu dengan semangat mendorong keterlibatan kecuali dia: dia adalah seorang penghasut dalam arti yang baik, bersedia untuk menekan ide-ide yang tidak populer seperti menyebarkan zat pencemar ke arah atas untuk mengimbangi perubahan iklim. Tapi itu selalu merupakan percakapan dua arah, tidak pernah membosankan, selalu mendidik. Saya akan merindukannya, kata Oppenheimer menambahkan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Ketegangan Perdagangan Terlihat Memperketat Pasar Kerja untuk Lulusan Cina...
Saturday, 18 May 2019 00:13 WIB

Sejumlah rekor 8,34 juta lulusan universitas akan memasuki pasar kerja Cina musim panas ini di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Pengamat mengatakan bahwa keti...

Serangan Udara Pimpinan Saudi Hantam Ibukota Yaman...
Friday, 17 May 2019 09:28 WIB

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melancarkan serangkaian serangan udara, Kamis (16/5) di Sanaa, yang menewaskan sedikitnya enam orang. Serangan tersebut menghantam banyak sasara...

Wakil Pemerintah, Oposisi Venezuela Lakukan Pembicaraan di Norwegia...
Thursday, 16 May 2019 23:41 WIB

Wakil-wakil pemerintah Venezuela dan oposisi berada di Norwegia untuk melakukan pembicaraan, guna menyelesaikan kebuntuan yang membuat negara di Amerika Selatan itu terperosok ke dalam krisis politik ...

AS Stop Penerbangan Komersial Dari dan Ke Venezuela...
Thursday, 16 May 2019 18:37 WIB

Amerika Serikat telah menghentikan semua penerbangan komersial yang melayani rute Amerika dan Venezuela. Menteri Perhubungan Elaine Chao mengatakan, dia bersama menteri luar negeri dan menteri keaman...

AS Ingin Pengadilan Terhadap Staf Konsulatnya di Istanbul Segera Berakhir...
Thursday, 16 May 2019 09:30 WIB

Seorang pejabat AS menyerukan agar pengadilan terhadap seorang pegawai Konsulat AS berkewarganegaraan Turki di Istanbul atas tuduhan spionase dilangsungkan segera secara transparan dan adil. Sidang p...

POPULAR NEWS
Emas lebih rendah seiring risiko penurunan mingguan, data ekonomi AS yang optimis

Emas berjangka jatuh pada Jumat ini, membangun kerugian untuk pekan ini, seiring lonjakan sentimen konsumen AS dan dolar yang sedikit menguat. Emas Juni di Comex turun $9,50, atau 0,7%, menjadi $1,276.70 per ons. Harga menuju penyelesaian kontrak paling aktif terendah sejak 2 Mei, menurut data FactSet. Penurunan membuat logam menuju kerugian sekitar 0,8% untuk pekan ini. Di antara logam lainnya, perak Juli turun 14,4 sen, atau 1%, menjadi $14,395 per ons. Pasar perak melihat penurunan...

Saham Hong Kong, Shanghai Mengakhiri Pekan yang Sulit di Level Rendah (review)

Saham-saham Hong Kong merosot pada hari Jumat, melampaui pekan yang panas terik lainnya, karena investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng turun 1,16 persen, atau 328,61 poin, ke level 27.946,46. Indeks Shanghai Composite melemah 2,48 persen, atau 73,41 poin, ke level 2.882,30, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang melacak saham di bursa kedua China, merosot 3,26 persen, atau 51,59 poin, ke level 1.533,22. Sumber : AFP

Minyak melemah pada sesi ini, tetapi naik untuk pekan ini terhadap pertemuan komite OPEC

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur Tengah. Pergerakan harga terjadi menjelang pertemuan paa Minggu Komite Gabungan Menteri Pemantauan anggota dan bukan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak di Jeddah, Arab Saudi. Komite...

Saham AS berakhir lebih rendah seiring berlanjutnya gejolak perang perdagangan berlanjut

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat ini, dengan indeks utama mencatat penurunan mingguan, karena kekhawatiran atas gejolak perdagangan AS-China. Saham S&P 500 turun 0,6% berakhir di dekat 2.859, menurut data sementara, Dow Jones Industrial Average turun sekitar 99 poin, atau 0,4%, berakhir di dekat 25.763. Nasdaq Composite turun 1% menjadi ditutup dekat 7.816. Untuk pekan ini, S&P 500 kehilangan 0,8%, sementara Dow turun 0,7% dan Nasdaq turun 1,3%. Aksi jual saham tajam pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.