DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah untuk Sesi Kedua

Emas berjangka turun pada hari Senin untuk sesi kedua, tertekan karena indeks saham acuan AS naik dan dolar menguat. "Emas telah menjadi jawaban bagi sebagian besar yang memerlukan uang tunai," kata George Gero, direktur pelaksana di RBC Wealth Management, menyusul rekor penurunan yang dipimpin oleh coronavirus di pasar saham. Emas Juni turun $ 10,90, atau 0,7%, berakhir di $ 1,643.20 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, mencatatkan kerugian 0,4% pada hari Jumat.(Arl) Sumber :...

Harga Emas Melemah Pasca Gain Besar Mingguan

Harga emas tergelincir pada Senin pagi di Asia setelah mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak 2008. Emas berjangka turun 0,1% pada $ 1,652.50 pada 21:34 waktu timur AS (2:34 GMT), setelah hampir menyentuh $1.700 pekan lalu di tengah kekhawatiran mengenai dampak ekonomi dari pandemi. Pasar saham Asia, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas, juga jatuh hari ini. Pandemi COVID-19 terus menunjukkan tidak ada tanda-tanda mereda karena Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa...

Emas Naik Karena Ketakutan Pada Pertumbuhan Memicu Pembelian Aset Yang Aman

Harga emas naik pada hari Senin karena investor mencari tempat berlindung yang aman di tengah kekhawatiran atas kerusakan ekonomi yang meningkat dari virus korona setelah pemerintah memperpanjang lockdown untuk mengurangi penyebarannya. Spot gold naik 0,3% pada level $ 1,621.89 per ons. Emas berjangka AS naik 0,1% lebih tinggi ke level $ 1,625.70. Selera investor untuk aset berisiko tetap lemah karena kekhawatiran meningkat bahwa penutupan global virus korona bisa berlangsung selama...

Dolar memperlambat penurunan, investor mencari perlindungan di tengah krisis pandemi

Dolar memperlambat penurunan setelah penurunan selama sepekan serta kenaikan tipis safe-haven yen pada Senin ini, karena lockdowns virus corona diperketat di seluruh dunia dan investor bersiap untuk periode ketidakpastian yang berkepanjangan. Dalam perdagangan bergelombang dolar berlari ke depan lebih awal sebelum menetap kembali terhadap pound, euro, kiwi dan dolar Australia. Sterling terakhir 0,1% lebih lembut di level $ 1,2449, Aussie flat di level $ 0,6158 dan euro stabil di $...

Emas Menguat seiring Ketakutan akan Pertumbuhan yang Dipicu Virus

Harga emas naik lebih tinggi pada hari Senin karena investor mencari tempat berlindung yang aman, dengan kekhawatiran tentang kerusakan ekonomi dari virus korona yang semakin meningkat setelah pemerintah memperpanjang lockdown untuk mengurangi penyebarannya. Emas spot naik 0,3% pada $ 1,621.60 per ons pada 0941 GMT, sementara emas berjangka AS naik 0,3% menjadi $ 1,629,30. Minat investor untuk aset berisiko tetap lemah karena kekhawatiran memuncak bahwa penutupan global virus korona bisa...

September, Astronot Pertama Uni Emirat Arab ke Luar Angkasa
Tuesday, 26 February 2019 19:39 WIB | GLOBAL |Global

Astronot pertama dari Uni Emirat Arab akan terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 25 September, kantor berita Associated Press melaporkan, mengutip pernyataan otoritas negara itu pada Senin (25/2).

Antara pilot militer Hazza al-Mansoori atau insinyur Sultan al-Neyadi, akan menjadi orang Uni Emirat Arab pertama ke luar angkasa. Ini merupakan bagian dari program ruang angkasa yang ambisius untuk negara Teluk Arab yang memiliki gedung tertinggi di dunia dan bandara tersibuk untuk perjalanan internasional.

Al-Mansoori dan al-Neyadi terpilih dari 4.000 pelamar. Ketika ditanya mengenai kasus kegagalan roket Rusia membawa astronot ke Stasiun Luar Angkasa, mereka mengatakan tidak khawatir.

œSetelah kejadian itu kami lebih percaya diri dengan kesiapan misi, kata al-Mansoori kepada Associated Press. œJika terjadi kegagalan, ada peralatan di atas roket untuk memastikan keselamatan awak yang membuat kami lebih percaya bahwa sistem bekerja dengan tingkat kecukupan yang memadai.

Insiden itu terjadi pada 11 Oktober, dimana roket Soyuz-FG yang membawa astronot Nick Hague dan Kosmonot Rusia Alexei Ovchinin gagal tak lama setelah peluncuran akibat sensor yang rusak. Kedua astronot itu mendarat dengan selamat di Kazakhstan.

œPara astronot yang terlibat akan segera pergi ke luar angkasa, kata al-Neyadi. œIni menunjukkan betapa amannya Soyuz, karena para astronot dapat bertahan hidup jika terjadi kecelakaan.

Keduanya telah menjalani pelatihan intensif di pusat luar angkasa Star City di luar Moskow, yang meliputi tes ruang tekanan, tes sentrifugal, pelatihan penerbangan parabola, dan pelatihan bertahan hidup musim dingin. Penerbangan parabola memungkinkan para astronot untuk berlatih menjadi tidak memiliki bobot saat berada di luar angkasa.

Al-Neyadi mengatakan tantangan terbesar yang dia hadapi bukanlah tantangan fisik, melainkan belajar bahasa Rusia, yang akan digunakan untuk berkomunikasi di dalam pesawat ulang-alik.

œItu juga bahasa yang mereka gunakan saat berlatih bersama di pusat pelatihan di Rusia, kata al-Neyadi kepada AP.

Pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia saat ini adalah satu-satunya kendaraan yang dapat mengangkut awak ke Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah armada pesawat ulang-alik AS berhenti beroperasi.

Astronot pertama akan melakukan perjalanan pada September dengan misi luar angkasa Rusia di atas pesawat Soyuz MS-15 dan menghabiskan delapan hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Astronot yang dipilih akan kembali ke atas pesawat Soyuz MS-12 dan kemudian digantikan oleh astronot kedua.

Uni Emirat Arab memiliki program ruang angkasa yang baru dengan ambisi besar. Mereka meluncurkan satelit buatan lokal pertamanya, KhalifaSat, pada Oktober dari Jepang. Mereka juga ingin melakukan misi penelitian ke Mars pada 2020.

Uni Emirat Arab juga mengatakan ingin membuat koloni di Mars pada 2117 dengan mendirikan kota dan memfungsikannya secara penuh bagi 600.000 orang.‹

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Iran Peroleh Bantuan Medis Lewat Mekanisme Hindari Sanksi AS...
Wednesday, 1 April 2020 00:01 WIB

Jerman, Inggris dan Perancis telah memfasilitasi ekspor barang-barang kebutuhan medis ke Iran. Ini merupakan ekspor pertama yang menggunakan suatu mekanisme yang dirancang untuk menghindari sanksi-san...

Pengadilan Singapura Tolak Batalkan UU Kriminalisasi Seks Kaum Gay...
Tuesday, 31 March 2020 16:24 WIB

Komunitas LGBTQ + Asia mengalami kemunduran, Senin (30/3), setelah Pengadilan Tinggi Singapura menolak beberapa tuntutan pembatalan sebuah hukum kolonial yang mengkriminalisasi seks kelompok gay. Mes...

Pangeran Charles Keluar dari Swa-isolasi dalam Kondisi Sehat...
Tuesday, 31 March 2020 00:25 WIB

Pewaris takhta Inggris Pangeran Charles yang telah dinyatakan positif tertular virus corona, keluar dari pengisolasian diri selama tujuh hari dan dalam kondisi kesehatan yang baik, kata juru bicaranya...

Inggris dalam Status Darurat untuk Pertama Kali Sejak PD II...
Monday, 30 March 2020 17:03 WIB

Inggris dalam keadaan darurat untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II Langkah itu berarti pemerintah Inggris mendirikan apa yang disebutnya pusat-pusat koordinasi strategis di seluruh Inggris unt...

Pakar Kesehatan: Virus Corona Bisa Bunuh 100 Ribu Orang di Amerika...
Monday, 30 March 2020 11:32 WIB

Pakar penyakit menular terkemuka di Amerika, Dr. Anthony Fauci, hari Minggu (29/3) memperkirakan sekitar 100.000 atau lebih warga Amerika dapat meninggal akibat pandemi virus corona, lima puluh kali l...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah untuk Sesi Kedua

Emas berjangka turun pada hari Senin untuk sesi kedua, tertekan karena indeks saham acuan AS naik dan dolar menguat. "Emas telah menjadi jawaban bagi sebagian besar yang memerlukan uang tunai," kata George Gero, direktur pelaksana di RBC Wealth Management, menyusul rekor penurunan yang dipimpin oleh coronavirus di pasar saham. Emas Juni turun $ 10,90, atau 0,7%, berakhir di $ 1,643.20 per ounce. Kontrak, yang sekarang paling aktif, mencatatkan kerugian 0,4% pada hari Jumat.(Arl) Sumber :...

Harga Emas Melemah Pasca Gain Besar Mingguan

Harga emas tergelincir pada Senin pagi di Asia setelah mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak 2008. Emas berjangka turun 0,1% pada $ 1,652.50 pada 21:34 waktu timur AS (2:34 GMT), setelah hampir menyentuh $1.700 pekan lalu di tengah kekhawatiran mengenai dampak ekonomi dari pandemi. Pasar saham Asia, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas, juga jatuh hari ini. Pandemi COVID-19 terus menunjukkan tidak ada tanda-tanda mereda karena Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa...

Emas Naik Karena Ketakutan Pada Pertumbuhan Memicu Pembelian Aset Yang Aman

Harga emas naik pada hari Senin karena investor mencari tempat berlindung yang aman di tengah kekhawatiran atas kerusakan ekonomi yang meningkat dari virus korona setelah pemerintah memperpanjang lockdown untuk mengurangi penyebarannya. Spot gold naik 0,3% pada level $ 1,621.89 per ons. Emas berjangka AS naik 0,1% lebih tinggi ke level $ 1,625.70. Selera investor untuk aset berisiko tetap lemah karena kekhawatiran meningkat bahwa penutupan global virus korona bisa berlangsung selama...

Dolar memperlambat penurunan, investor mencari perlindungan di tengah krisis pandemi

Dolar memperlambat penurunan setelah penurunan selama sepekan serta kenaikan tipis safe-haven yen pada Senin ini, karena lockdowns virus corona diperketat di seluruh dunia dan investor bersiap untuk periode ketidakpastian yang berkepanjangan. Dalam perdagangan bergelombang dolar berlari ke depan lebih awal sebelum menetap kembali terhadap pound, euro, kiwi dan dolar Australia. Sterling terakhir 0,1% lebih lembut di level $ 1,2449, Aussie flat di level $ 0,6158 dan euro stabil di $...

Emas Menguat seiring Ketakutan akan Pertumbuhan yang Dipicu Virus

Harga emas naik lebih tinggi pada hari Senin karena investor mencari tempat berlindung yang aman, dengan kekhawatiran tentang kerusakan ekonomi dari virus korona yang semakin meningkat setelah pemerintah memperpanjang lockdown untuk mengurangi penyebarannya. Emas spot naik 0,3% pada $ 1,621.60 per ons pada 0941 GMT, sementara emas berjangka AS naik 0,3% menjadi $ 1,629,30. Minat investor untuk aset berisiko tetap lemah karena kekhawatiran memuncak bahwa penutupan global virus korona bisa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.