DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Minyak Pertahankan Kenaikan Setelah Badai Barry Mengganggu Produksi A.S.

Harga minyak terbawa suasana bullish dari minggu lalu setelah Badai Tropis Barry menutup hampir tiga perempat produksi di Teluk Meksiko AS selama akhir pekan. Kontrak berjangka di New York naik tipis, setelah menguat 4,7% minggu lalu. Barry melemah ke depresi tropis pada hari Minggu, dengan beberapa produsen bersiap untuk menata kembali platform lepas pantai mereka. Pada hari Minggu, Barry menyebabkan hampir 73% dari produksi minyak mentah di teluk ditutup, naik dari 70% pada sehari...

Emas Diperdagangkan Stabil Menjelang Data PDB Tiongkok

Harga emas bertahan stabil di awal perdagangan Asia pada hari Senin, karena para pelaku pasar menunggu data ekonomi utama dari China untuk isyarat tentang kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Spot gold bergerak mendatar di level $ 1,415.34 per ons pada pukul 01:00 GMT. Emas berjangka AS naik 0,3% pada level $ 1,416.50 per ons. (knc) Sumber : Reuters

Harga Emas Sedikit Berubah Seiring Data Pertumbuhan Tiongkok Sesuai Dengan Harapan

Harga emas sedikit berubah pada hari Senin di Asia setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal kedua melambat ke level terendah 27 tahun tetapi sesuai harapan. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit berubah di level $ 1,413.35 pada pukul 12:43 ET (04:43 GMT). Harga aset safe-haven sedikit berubah setelah rilis data China pagi ini. Pertumbuhan PDB negara itu melambat menjadi 6,2% tahun-ke-tahun pada...

Wall St. Netral/Sideways Pada Harga Emas, Main St. Bullish

Pedagang dan analis Wall Street ragu-ragu atau melihat harga emas sideways dalam minggu ini, sementara Main Street tetap bullish, menurut survei emas mingguan Kitco News. Blok pemilih terbesar Wall Street berada di netral/sideways, sementara sisanya hampir terbagi rata antara bulls dan bears. Ini adalah pertama kalinya Wall Street tidak bullish sejak 10 Mei yang lalu, ketika para profesional juga netral. Enam belas profesional pasar ikut serta dalam survei Wall Street. Sebanyak tujuh...

Cuitan Trump soal Anggota DPR AS "Non Kulit Putih" Picu Kemarahan

Serangkaian tweet Presiden Donald Trump pada hari Minggu (14/7) pagi, yang oleh para pengecamnya langsung dianggap rasis dan xenofobik telah memicu kontroversi baru yang menyasar beberapa anggota baru Kongres. Trump di Twitter, yang menarget perempuan anggota Kongres, Partai Demokratik yang beraliran progresif, memberi tahu mereka agar "kembali" dan membantu negara-negara "sarat kejahatan" darimana mereka berasal. Dari empat anggota Kongres yang tampaknya menjadi sasaran, hanya satu anggota...

Senat AS Gagalkan Upaya Blokir Penjualan Senjata AS ke Bahrain, Qatar
Friday, 14 June 2019 11:10 WIB | GLOBAL |AmerikaGlobal

Senat AS pada hari Kamis (13/6) menolak resolusi untuk membatalkan penjualan senjata bernilai miliaran dolar ke Bahrain dan Qatar, di tengah berlanjutnya penyelidikan intensif kongres atas penjualan senjata kepada sekutu-sekutu AS di Timur Tengah.

Senat memberikan suara 43-56 yang menolak resolusi Bahrain dari Komite Hubungan Luar Negeri dan membawanya pada pertimbangan majelis penuh. Senat juga memberikan suara 42-57 yang menolak resolusi yang berkaitan dengan Qatar.

RUU yang disponsori oleh Senator Partai Republik Rand Paul dari Kentucky berupaya menghentikan keputusan pemerintahan Trump, yang diumumkan pada bulan Mei, untuk menjual sistem rudal AS ke Bahrain dan helikopter ke Qatar, masing-masing bernilai dalam kisaran $3 miliar.

"Timur Tengah adalah kawasan yang panas dan terus menjadi ancaman," kata Paul menjelang pemungutan suara Senat. "Saya kira keliru menyalurkan senjata ke konflik-konflik yang telah berlangsung seabad ini," katanya.

Paul mengatakan senjata yang dikirim ke Timur Tengah bisa berakhir di tangan musuh Amerika.

"Sampai sekarang, Iran masih memiliki beberapa senjata AS, sisa senjata bagi Syah, mantan pemimpin Iran dukungan AS yang digulingkan pada 1979. Di Irak, sebagian senjata untuk memerangi Iran, masih ada ketika kita mememerangi Saddam Hussein. Di Afghanistan, ketika kita kembali untuk memerangi Taliban [setelah serangan 9-11 oleh 2001 sebagian senjata yang kita berikan kepada Mujahidin untuk melawan Rusia (pada 1980-an) juga masih ada," tambah Paul.

Tahun lalu, Senat juga menggagalkan upaya Senator Rand Paul untuk memblokir penjualan sistem roket ke Bahrain.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Perang Tarif dengan AS, Pertumbuhan Ekonomi China Kian Melambat...
Monday, 15 July 2019 23:39 WIB

Pertumbuhan ekonomi China melambat ke level terendah dalam triwulan terakhir dalam 10 tahun ini di tengah perang tarif dengan Amerika, menambah tekanan pada negara itu untuk mengatasi penurunan yang m...

Cuitan Trump soal Anggota DPR AS "Non Kulit Putih" Picu Kemarahan...
Monday, 15 July 2019 17:22 WIB

Serangkaian tweet Presiden Donald Trump pada hari Minggu (14/7) pagi, yang oleh para pengecamnya langsung dianggap rasis dan xenofobik telah memicu kontroversi baru yang menyasar beberapa anggota baru...

Diidentifikasi, Baret Hijau AS yang Tewas Di Afghanistan...
Monday, 15 July 2019 11:40 WIB

Seorang anggota Pasukan Khusus Amerika tewas dalam pertempuran di Afghanistan utara, demikian diumumkan markas besar militer Amerika, Pentagon, Minggu (14/7). Sersan Mayor James "Ryan" Sartor, yang p...

Sejumlah Pesisir Louisiana Dikenai Peringatan Badai...
Friday, 12 July 2019 23:36 WIB

Para peramal cuaca mengeluarkan peringatan badai terhadap beberapa bagian pesisir Louisiana, sementara Badai Tropis Barry bergejolak di kawasan Teluk Meksiko. Presiden Donald Trump menetapkan situasi...

Sistem Pertahanan S-400 Rusia Tiba di Turki...
Friday, 12 July 2019 17:06 WIB

Pengiriman pertama sistem pertahanan rudal Rusia telah tiba di Turki, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan Jumat, memindahkan negara itu lebih dekat ke kemungkinan sanksi A.S. dan perselisihan baru...

POPULAR NEWS
Minyak Pertahankan Kenaikan Setelah Badai Barry Mengganggu Produksi A.S.

Harga minyak terbawa suasana bullish dari minggu lalu setelah Badai Tropis Barry menutup hampir tiga perempat produksi di Teluk Meksiko AS selama akhir pekan. Kontrak berjangka di New York naik tipis, setelah menguat 4,7% minggu lalu. Barry melemah ke depresi tropis pada hari Minggu, dengan beberapa produsen bersiap untuk menata kembali platform lepas pantai mereka. Pada hari Minggu, Barry menyebabkan hampir 73% dari produksi minyak mentah di teluk ditutup, naik dari 70% pada sehari...

Emas Diperdagangkan Stabil Menjelang Data PDB Tiongkok

Harga emas bertahan stabil di awal perdagangan Asia pada hari Senin, karena para pelaku pasar menunggu data ekonomi utama dari China untuk isyarat tentang kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Spot gold bergerak mendatar di level $ 1,415.34 per ons pada pukul 01:00 GMT. Emas berjangka AS naik 0,3% pada level $ 1,416.50 per ons. (knc) Sumber : Reuters

Harga Emas Sedikit Berubah Seiring Data Pertumbuhan Tiongkok Sesuai Dengan Harapan

Harga emas sedikit berubah pada hari Senin di Asia setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal kedua melambat ke level terendah 27 tahun tetapi sesuai harapan. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit berubah di level $ 1,413.35 pada pukul 12:43 ET (04:43 GMT). Harga aset safe-haven sedikit berubah setelah rilis data China pagi ini. Pertumbuhan PDB negara itu melambat menjadi 6,2% tahun-ke-tahun pada...

Wall St. Netral/Sideways Pada Harga Emas, Main St. Bullish

Pedagang dan analis Wall Street ragu-ragu atau melihat harga emas sideways dalam minggu ini, sementara Main Street tetap bullish, menurut survei emas mingguan Kitco News. Blok pemilih terbesar Wall Street berada di netral/sideways, sementara sisanya hampir terbagi rata antara bulls dan bears. Ini adalah pertama kalinya Wall Street tidak bullish sejak 10 Mei yang lalu, ketika para profesional juga netral. Enam belas profesional pasar ikut serta dalam survei Wall Street. Sebanyak tujuh...

Cuitan Trump soal Anggota DPR AS "Non Kulit Putih" Picu Kemarahan

Serangkaian tweet Presiden Donald Trump pada hari Minggu (14/7) pagi, yang oleh para pengecamnya langsung dianggap rasis dan xenofobik telah memicu kontroversi baru yang menyasar beberapa anggota baru Kongres. Trump di Twitter, yang menarget perempuan anggota Kongres, Partai Demokratik yang beraliran progresif, memberi tahu mereka agar "kembali" dan membantu negara-negara "sarat kejahatan" darimana mereka berasal. Dari empat anggota Kongres yang tampaknya menjadi sasaran, hanya satu anggota...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.