DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir Menguat Setelah Laporan Penjualan-Ritel yang Lebih Lemah dari Perkiraan

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu karena investor menyaksikan berita politik global seputar perdagangan dan Brexit, dan bereaksi terhadap pembacaan yang lebih lemah dari perkiraan penjualan ritel AS, yang mendorong beberapa pembelian aset surga. Pergerakan untuk logam mulia datang seiring Brexit dan "kekhawatiran yang biasa terjadi" pada Turki, Timur Tengah, politik AS dan prospek ekonomi global, serta ketidakpastian terkait dengan pembicaraan tarif lanjutan dengan China, kata...

Emas Mencatatkan Penutupan Terendah Bulan Ini Seiring Investor Menimbang Kesepakatan Perdagangan

Harga emas turun pada hari Selasa untuk menandai penyelesaian terendah dalam sebulan mereka hingga saat ini, karena investor menunggu kejelasan tentang pembicaraan perdagangan AS dan China dan saat musim pendapatan dimulai dengan catatan positif. Emas untuk pengiriman Desember di Comex turun $ 14,10, atau 10,9%, berakhir di $ 1,483.50 per ounce, dengan harga untuk kontrak paling aktif yang mencatatkan penyelesaian terendah sejak 30 September, menurut data FactSet. Perak Desember turun 32,6...

Saham HK Berakhir Lebih Rendah pada Selasa ini (Review)

Saham Hong Kong ditutup dengan sedikit penurunan pada Selasa ini pasca gain selama tiga hari, sementara investor resah terkait kurangnya detailnya kesepakatan perdagangan China-AS di pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 0,07 persen, atau 17,92 poin, menjadi 26.503,93. Indeks Shanghai Composite kehilangan 0,56 persen, atau 16,83 poin, menjadi 2.991,05, dan Indeks Shenzhen Composite - yang menelusuri saham di bursa kedua China - merosot 1,11 persen, atau 18,38 poin, menjadi 1.641,95. Sumber : AFP

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Rabu ini (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, seiring dengan reli di seluruh pasar Asia dan setelah mengabaikan penurunan pada sesi pagi ketika pemimpin kota tersebut terpaksa meninggalkan pidato kebijakannya secara singkat karena diejek oleh anggota parlemen oposisi. Indeks Hang Seng bertambah 0,61 persen, atau 160,35 poin, menjadi 26.664,28. Indeks Shanghai Composite turun 0,41 persen, atau 12,34 poin, menjadi 2.978,71, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di...

Minyak Turun Karena Investor Fokus pada Prospek Ekonomi Yang Suram

Minyak mentah turun untuk hari kedua di tengah prospek pertumbuhan global yang melemah dan pasokan minyak mentah yang melimpah di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka turun 1,5% di New York pada hari Selasa. Harapan untuk penyelesaian masalah utama dalam sengketa perdagangan antara AS-China memudar, memburuknya prospek kenaikan permintaan energi. Sementara itu, Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan global pada tahun 2019 untuk kelima kalinya. Selain dari perang...

India Naikkan Tarif Impor atas 28 Produk Amerika
Monday, 17 June 2019 17:15 WIB | GLOBAL |Global

India telah menaikkan tarif impor atas 28 jenis barang buatan Amerika, dalam sengketa dagang antara kedua negara yang terus meningkat. Tindakan balasan itu dilancarkan beberapa hari setelah Amerika mencabut India dari daftar negara yang diberi akses khusus untuk mengekspor barangnya ke Amerika.

œIndia telah membuka kartunya di atas meja, kata pakar perdagangan India Biswajit Dhar dari Universitas Jawaharlal Nehru di New Delhi.

œPemerintah Amerika telah menaikkan taruhannya dan mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut. Karena itu India terpaksa membalas, tambahnya.

Sengketa perdagangan itu meningkat menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke India bulan ini. Pompeo telah mendesak India supaya memberikan akses pasar lebih luas kepada perusahaan Amerika dan sekaligus menurunkan hambatan-hambatan perdagangan.

Para pakar khawatir ketegangan yang meningkat ini akan berdampak pada kemitraan strategis Amerika-India yang ditujukan untuk melawan pengaruh China yang terus bertambah kuat di kawasan itu.

Barang-barang Amerika yang dikenai tarif impor lebih tinggi itu mulai hari Minggu termasuk kacang almond, apel, kenari dan buncis, dan juga sejumlah produk yang menggunakan baja tahan karat. India adalah pengimpor terbesar kacang almond dan pembeli terbesar kedua apel Amerika. Tarif yang dikenakan India itu akan berdampak pada barang-barang buatan Amerika bernilai 240 juta dollar.

Kenaikan tarif India itu diumumkan setahun lalu untuk membalas kenaikan tarif oleh Amerika atas baja dan aluminium, tapi ditunda pelaksanaannya beberapa kali sambil kedua pihak berusaha memperkecil perbedaan antara mereka.

Tapi India mengumumkan tarif impornya permulaan bulan ini setelah Amerika mencabut India dari daftar negara berkembang yang diberi akses khusus ke pasar Amerika. Kata Amerika, kelonggaran tarif itu dicabut karena India tidak memberi peluang cukup bagi barang buatannya masuk ke pasar India. Tarif itu akan berdampak pada impor India yang bernilai 5,6 milyar dollar dari Amerika.

Kementrian perdagangan India menyebut keputusan Amerika itu œdisayangkan.

Presiden Donald Trump telah berulang kali menyebut India sebagai salah satu negara yang menjalankan praktek dagang tidak adil terhadap Amerika, dan minta India supaya membereskan ketimpangan perdagangan bilateral berjumlah 142-milyar dollar yang menguntungkan India sekitar 30 milyar dollar.

Pemerintah Amerika juga khawatir akan peraturan baru India yang katanya berdampak pada perusahaan e-commerce Amerika seperti Amazon dan Walmart di India.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Inggris Hadapi Kesempatan Terakhir untuk Menghindari Brexit Tanpa Kesepakatan atau Penundaan...
Thursday, 17 October 2019 17:25 WIB

Uni Eropa memperingatkan bahwa KTT hari Kamis mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk menghindari pilihan antara penundaan lain untuk Brexit dan kerusakan ekonomi Inggris bila meninggalkan UE tanpa ...

Menlu AS Kembali Serukan 'Solusi Manusiawi' atas Situasi di Hong Kong...
Thursday, 17 October 2019 10:47 WIB

Pejabat Amerika memperbaharui seruan mereka bagi solusi œmanusiawi atas situasi di Hong Kong, di mana protes terus berlangsung dan tidak ada tanda-tanda akan berakhir. Dalam wawancara dengan Fox...

Diplomat AS: Gedung Putih Tugaskan 'Trio Amigo' untuk Pimpin Kebijakan Ukraina...
Thursday, 17 October 2019 03:50 WIB

Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan kepada penyelidik DPR bahwa pejabat-pejabat pemerintah memintanya untuk bersikap low profile terkait isu Ukraina. Sikap tersebut dibutu...

Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong...
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS...
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terha...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Menguat Setelah Laporan Penjualan-Ritel yang Lebih Lemah dari Perkiraan

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu karena investor menyaksikan berita politik global seputar perdagangan dan Brexit, dan bereaksi terhadap pembacaan yang lebih lemah dari perkiraan penjualan ritel AS, yang mendorong beberapa pembelian aset surga. Pergerakan untuk logam mulia datang seiring Brexit dan "kekhawatiran yang biasa terjadi" pada Turki, Timur Tengah, politik AS dan prospek ekonomi global, serta ketidakpastian terkait dengan pembicaraan tarif lanjutan dengan China, kata...

Emas Mencatatkan Penutupan Terendah Bulan Ini Seiring Investor Menimbang Kesepakatan Perdagangan

Harga emas turun pada hari Selasa untuk menandai penyelesaian terendah dalam sebulan mereka hingga saat ini, karena investor menunggu kejelasan tentang pembicaraan perdagangan AS dan China dan saat musim pendapatan dimulai dengan catatan positif. Emas untuk pengiriman Desember di Comex turun $ 14,10, atau 10,9%, berakhir di $ 1,483.50 per ounce, dengan harga untuk kontrak paling aktif yang mencatatkan penyelesaian terendah sejak 30 September, menurut data FactSet. Perak Desember turun 32,6...

Saham HK Berakhir Lebih Rendah pada Selasa ini (Review)

Saham Hong Kong ditutup dengan sedikit penurunan pada Selasa ini pasca gain selama tiga hari, sementara investor resah terkait kurangnya detailnya kesepakatan perdagangan China-AS di pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 0,07 persen, atau 17,92 poin, menjadi 26.503,93. Indeks Shanghai Composite kehilangan 0,56 persen, atau 16,83 poin, menjadi 2.991,05, dan Indeks Shenzhen Composite - yang menelusuri saham di bursa kedua China - merosot 1,11 persen, atau 18,38 poin, menjadi 1.641,95. Sumber : AFP

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Rabu ini (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, seiring dengan reli di seluruh pasar Asia dan setelah mengabaikan penurunan pada sesi pagi ketika pemimpin kota tersebut terpaksa meninggalkan pidato kebijakannya secara singkat karena diejek oleh anggota parlemen oposisi. Indeks Hang Seng bertambah 0,61 persen, atau 160,35 poin, menjadi 26.664,28. Indeks Shanghai Composite turun 0,41 persen, atau 12,34 poin, menjadi 2.978,71, sedangkan Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di...

Minyak Turun Karena Investor Fokus pada Prospek Ekonomi Yang Suram

Minyak mentah turun untuk hari kedua di tengah prospek pertumbuhan global yang melemah dan pasokan minyak mentah yang melimpah di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka turun 1,5% di New York pada hari Selasa. Harapan untuk penyelesaian masalah utama dalam sengketa perdagangan antara AS-China memudar, memburuknya prospek kenaikan permintaan energi. Sementara itu, Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan global pada tahun 2019 untuk kelima kalinya. Selain dari perang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.