DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Bergerak Lebih Tinggi Setelah IMF Mengurangi Prakiraan Pertumbuhan Dunia

Harga emas melayang fraksional lebih tinggi pada hari Senin karena pasar A.S. tetap ditutup untuk liburan Martin Luther King sementara yang Eropa menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada akhir pekan ini sebagai petunjuk tentang berapa lama rezim suku bunga negatif saat ini akan bertahan. Harga sedikit naik setelah Dana Moneter Internasional mempertahankan prospek suram untuk 2020, menekan perkiraan pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,3% dari 3,4% pada Oktober. Ini juga...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Wall Street, Main Street memperkirakan tren kenaikan harga emas akan berlanjut

Wall Street dan Main Street sama-sama melihat emas untuk melanjutkan bouncing baru-baru ini dalam minggu ini. Tiga belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Sepuluh, atau 77%, menyerukan agar emas naik. Tidak ada suara yang mengatakan emas akan jatuh, dengan tiga pemilih, atau 23%, netral atau menyerukan pasar sideways. Sementara itu, 820 suara diberikan dalam jajak pendapat Main Street online. Sebanyak 475 pemilih, atau 58%, melihat emas untuk naik di minggu ini....

Emas Menguat Seiring Serangan atas Yaman, Pembelian Tahun Baru Imlek China

Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin, setelah serangan rudal di Yaman selama akhir pekan mengipasi kekhawatiran geopolitik dan meningkatkan daya tarik safe-haven logam, sementara pembelian menjelang Tahun Baru Cina juga memberikan dukungan. Spot emas naik 0,3% di $ 1.560,89 per ons pada 0726 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 10 Januari di $ 1.562,51 pada awal sesi. Emas berjangka AS datar di $ 1.560,50. "Tahun Baru Imlek ada di depan kami...

Minyak Naik Seiring Tutupnya Ladang Minyak Libya

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin setelah dua basis produksi minyak mentah besar di Libya mulai ditutup di tengah blokade militer, berisiko mengurangi aliran minyak mentah dari anggota OPEC menjadi lebih sedikit. Minyak mentah Brent naik 37 sen, atau 0,6%, di $ 65,22 pada 0952 GMT, setelah sebelumnya menyentuh $ 66 per barel, tertinggi sejak 9 Januari. Kontrak West Texas Intermediate adalah 24 sen, atau 0,4%, lebih tinggi pada $ 58,78 per barel,...

India Naikkan Tarif Impor atas 28 Produk Amerika
Monday, 17 June 2019 17:15 WIB | GLOBAL |Global

India telah menaikkan tarif impor atas 28 jenis barang buatan Amerika, dalam sengketa dagang antara kedua negara yang terus meningkat. Tindakan balasan itu dilancarkan beberapa hari setelah Amerika mencabut India dari daftar negara yang diberi akses khusus untuk mengekspor barangnya ke Amerika.

œIndia telah membuka kartunya di atas meja, kata pakar perdagangan India Biswajit Dhar dari Universitas Jawaharlal Nehru di New Delhi.

œPemerintah Amerika telah menaikkan taruhannya dan mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut. Karena itu India terpaksa membalas, tambahnya.

Sengketa perdagangan itu meningkat menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke India bulan ini. Pompeo telah mendesak India supaya memberikan akses pasar lebih luas kepada perusahaan Amerika dan sekaligus menurunkan hambatan-hambatan perdagangan.

Para pakar khawatir ketegangan yang meningkat ini akan berdampak pada kemitraan strategis Amerika-India yang ditujukan untuk melawan pengaruh China yang terus bertambah kuat di kawasan itu.

Barang-barang Amerika yang dikenai tarif impor lebih tinggi itu mulai hari Minggu termasuk kacang almond, apel, kenari dan buncis, dan juga sejumlah produk yang menggunakan baja tahan karat. India adalah pengimpor terbesar kacang almond dan pembeli terbesar kedua apel Amerika. Tarif yang dikenakan India itu akan berdampak pada barang-barang buatan Amerika bernilai 240 juta dollar.

Kenaikan tarif India itu diumumkan setahun lalu untuk membalas kenaikan tarif oleh Amerika atas baja dan aluminium, tapi ditunda pelaksanaannya beberapa kali sambil kedua pihak berusaha memperkecil perbedaan antara mereka.

Tapi India mengumumkan tarif impornya permulaan bulan ini setelah Amerika mencabut India dari daftar negara berkembang yang diberi akses khusus ke pasar Amerika. Kata Amerika, kelonggaran tarif itu dicabut karena India tidak memberi peluang cukup bagi barang buatannya masuk ke pasar India. Tarif itu akan berdampak pada impor India yang bernilai 5,6 milyar dollar dari Amerika.

Kementrian perdagangan India menyebut keputusan Amerika itu œdisayangkan.

Presiden Donald Trump telah berulang kali menyebut India sebagai salah satu negara yang menjalankan praktek dagang tidak adil terhadap Amerika, dan minta India supaya membereskan ketimpangan perdagangan bilateral berjumlah 142-milyar dollar yang menguntungkan India sekitar 30 milyar dollar.

Pemerintah Amerika juga khawatir akan peraturan baru India yang katanya berdampak pada perusahaan e-commerce Amerika seperti Amazon dan Walmart di India.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump Puji Ekonomi AS di Davos Jelang Sidang Pemakzulan di Senat...
Tuesday, 21 January 2020 23:37 WIB

Presiden AS Donald Trump memuji-muji tercapainya dua kesepakatan perdagangan penting dan menyatakan kemenangan Amerika ˜yang tidak pernah terjadi sebelumnya,™ saat ia menyampaikan pidato pembukaan...

ILO: Ketidaksetaraan Pekerja Ancam Kohesi Sosial...
Tuesday, 21 January 2020 18:06 WIB

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperingatkan bahwa meningkatnya jumlah pengangguran dan kesenjangan kini menghalangi orang keluar dari kemiskinan dan mengancam kohesi sosial. Untuk tahun kesem...

Pejabat Kesehatan China: Virus Corona Bisa Menular Antar-Manusia...
Tuesday, 21 January 2020 10:42 WIB

Pakar-pakar kesehatan di China hari Senin (20/1) mengukuhkan bahwa sebuah virus corona yang baru, bisa menular, dan menimbulkan kekhawatiran bahwa virus itu dapat menyebar dengan cepat di antara manus...

Sidang Ekstradisi Eksekutif Huawei Dimulai di Kanada...
Monday, 20 January 2020 23:26 WIB

Tahap pertama sidang ekstradisi eksekutif senior perusahaan raksasa telekomunikasi China, Huawei, dimulai Senin (20/1) di sebuah pengadilan di Vancouver, kasus yang memicu kemarahan Beijing dan menimb...

Iran Ancam Hentikan Kerjasama dengan IAEA kalau Eropa Tak Adil dalam Perjanjian Nuklir...
Monday, 20 January 2020 19:11 WIB

Ketua DPR Iran Ali Larijani mengatakan hari Minggu (19/1), kalau Eropa tidak adil dalam penggunaan mekanisme untuk menyelesaikan sengketa dalam perjanjian nuklir, Iran akan dengan serius mempertimbang...

POPULAR NEWS
Emas Bergerak Lebih Tinggi Setelah IMF Mengurangi Prakiraan Pertumbuhan Dunia

Harga emas melayang fraksional lebih tinggi pada hari Senin karena pasar A.S. tetap ditutup untuk liburan Martin Luther King sementara yang Eropa menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada akhir pekan ini sebagai petunjuk tentang berapa lama rezim suku bunga negatif saat ini akan bertahan. Harga sedikit naik setelah Dana Moneter Internasional mempertahankan prospek suram untuk 2020, menekan perkiraan pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,3% dari 3,4% pada Oktober. Ini juga...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Wall Street, Main Street memperkirakan tren kenaikan harga emas akan berlanjut

Wall Street dan Main Street sama-sama melihat emas untuk melanjutkan bouncing baru-baru ini dalam minggu ini. Tiga belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Sepuluh, atau 77%, menyerukan agar emas naik. Tidak ada suara yang mengatakan emas akan jatuh, dengan tiga pemilih, atau 23%, netral atau menyerukan pasar sideways. Sementara itu, 820 suara diberikan dalam jajak pendapat Main Street online. Sebanyak 475 pemilih, atau 58%, melihat emas untuk naik di minggu ini....

Emas Menguat Seiring Serangan atas Yaman, Pembelian Tahun Baru Imlek China

Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin, setelah serangan rudal di Yaman selama akhir pekan mengipasi kekhawatiran geopolitik dan meningkatkan daya tarik safe-haven logam, sementara pembelian menjelang Tahun Baru Cina juga memberikan dukungan. Spot emas naik 0,3% di $ 1.560,89 per ons pada 0726 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 10 Januari di $ 1.562,51 pada awal sesi. Emas berjangka AS datar di $ 1.560,50. "Tahun Baru Imlek ada di depan kami...

Minyak Naik Seiring Tutupnya Ladang Minyak Libya

Harga minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Senin setelah dua basis produksi minyak mentah besar di Libya mulai ditutup di tengah blokade militer, berisiko mengurangi aliran minyak mentah dari anggota OPEC menjadi lebih sedikit. Minyak mentah Brent naik 37 sen, atau 0,6%, di $ 65,22 pada 0952 GMT, setelah sebelumnya menyentuh $ 66 per barel, tertinggi sejak 9 Januari. Kontrak West Texas Intermediate adalah 24 sen, atau 0,4%, lebih tinggi pada $ 58,78 per barel,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.