DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir melemah untuk sesi kedua beruntun

Emas berjangka jatuh pada hari Rabu untuk sesi kedua beruntun, tertekan oleh beberapa penguatan pada dolar AS, bahkan ketika kekhawatiran atas tekanan ekonomi dari COVID-19 tetap ada. "Tampaknya emas membutuhkan tanda yang jelas terkait pandemi dan tanda-tanda jelas perlambatan global yang parah untuk memicu kembalinya pembelian investasi yang agresif," kata analis di Zaner Metals, dalam catatan harian. "Perdagangan khawatir tentang potensi kemunduran berkelanjutan dalam pembelian emas fisik...

Emas Naik karena Komentar Trump Gagal untuk Meredakan Kekhawatiran Virus

Emas naik untuk ketujuh kalinya dalam delapan hari karena investor terus mengkaji dampak dari wabah virus korona, dengan komentar oleh pemerintahan Trump gagal untuk menghilangkan kekhawatiran mengenai wabah tersebut. Banyak kasus yang dilaporkan di negara-negara selain China dalam 24 jam terakhir untuk pertama kalinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, dengan infeksi baru di negara-negara dari Pakistan ke Brasil. Presiden Donald Trump meyakinkan orang Amerika bahwa mereka...

Emas Naik Karena Kekhawatiran Virus Mengembalikan Permintaan Haven

Emas rebound setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS AS memperingatkan orang-orang Amerika untuk bersiap menghadapi kemungkinan wabah koronavirus di rumah dan jumlah total kasus di Korea Selatan melampaui angka 1.000. Harga emas spot sebanyak + 0,7% menjadi $ 1,646.33 / oz, dan berada di $ 1,643.66 pada jam 9:18 pagi di Singapura Logam -1,5% Selasa setelah menyentuh $ 1,689.31 pada hari Senin, level tertinggi sejak 2013 Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil setelah -0,2%...

Minyak berjangka berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan acuan minyak mentah AS berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun seiring kekhawatiran akan permintaan energi global yang dipicu oleh penyebaran COVID-19 yang menurunkan harga untuk sesi keempat beruntun. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate April turun $ 1,17, atau 2,3%, menjadi $ 48,73 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu adalah penyelesaian kontrak bulan depan terendah sejak Januari 2019, menurut data FactSet....

Dolar Menguat Bersama Dengan Saham, Meskipun Investor Masih Tetap Waspada

Dolar AS rebound pada hari Rabu dari level terendah dua minggu di sesi sebelumnya sejalan dengan menguatnya pasar ekuitas AS, meskipun langkah-langkah tersebut dibungkam karena investor tetap berhati-hati karena coronavirus yang terus menyebar. Indeks dolar 0,13% menguat pada 99,144 karena indeks utama Wall Street naik sekitar 1% pada hari Rabu setelah mengalami penurunan persentase empat hari terburuk dalam lebih dari setahun. Dolar juga tertekan karena investor mengurangi harapan bahwa...

Eropa Desak Iran Agar Tak Ingkari Komitmen Perjanjian Nuklir
Thursday, 27 June 2019 19:24 WIB | GLOBAL |Global

Eropa, Rabu (26/6), mendesak Iran untuk tetap melanjutkan komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir 2015 dan tidak mengesampingkan hal itu untuk membalas pemberlakukan kembali sanksi-sanksi ekonomi Amerika.

"Saat ini mungkin merupakan titik kritis bagi masa depan JCPOA,™™ ujar Duta Besar Uni Eropa Untuk PBB Joao Vale de Almeida. "Meskipun demikian harus diingat bahwa JCPOA merupakan perjanjian nuklir yang sempat berjalan dan mencapai tujuan-tujuannya. Tidak ada alternatif yang kredibel dan damai,™™ tegasnya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang meninjau implementasi perjanjian itu.

Ditambahkannya, Uni Eropa bersama dengan mitra-mitra komunitas internasional lainnya akan terus bekerja "tanpa henti™™ untuk mempertahankan kesepakatan selama Iran mematuhi komitmennya.

Eropa telah mengupayakan hal ini selama lebih dari satu tahun, pertama dengan berupaya meyakinkan Presiden Amerika Donald Trump untuk tidak menarik diri dari perjanjian itu, dan hal itu gagal. Dan kini berupaya membuat Iran tetap mematuhi perjanjian tersebut.

Tetapi Iran telah mengeluhkan penarikan diri dan pemberlakuan kembali sanksi-sanksi ekonomi secara unilateral, yang merugikan perekonomian negar aitu. Iran pada 8 Mei lalu mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan terus menerus berkomitmen untuk menghormati syarat-syarat kesepakatan tentang program cadangan uranium dan cadangan air berat yang diperkaya.

Duta Besar Iran Untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengatakan JCPOA "kini berada dalam titik kritis™™ dan bahwa langkah-langkah yang telah diumumkan Iran merupakan "langkah minimum™™ yang dapat diambil dalam menghadapi tindakan Amerika.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Pengadilan Tertinggi Jerman Dukung Larangan Berjilbab untuk Pengacara Magang...
Thursday, 27 February 2020 23:40 WIB

Pengadilan tertinggi Jerman mendukung larangan yang diberlakukan terhadap seorang pengacara yang sedang magang untuk mengenakan jilbabnya sewaktu melakukan pekerjaan resmi tertentu. Dalam keputusan 7...

Pertemuan untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran Berlangsung di Wina...
Thursday, 27 February 2020 19:05 WIB

Para anggota yang masih berkomitmen terhadap kesepakatan nuklir Iran dijadwalkan akan bertemu untuk pertama kalinya, Rabu (02/26) di Wina sejak Jerman, Perancis dan Inggris mulai memperdebatkan prosed...

Penembakan di Milwaukee, Enam Tewas ...
Thursday, 27 February 2020 13:11 WIB

Seorang penembak di Milwaukee, Wisconsin, Rabu (26/2), membunuh lima orang sebelum bunuh diri di tempat pembuatan bir Molson Coors. Polisi mengidentifikasi penembak sebagai seorang laki-laki berusia ...

WHO Desak Semua Negara Bersiap Tanggapi Virus Korona...
Wednesday, 26 February 2020 23:13 WIB

Sementara China melaporkan terjadinya perlambatan laju pertambahan kasus baru virus korona, para pejabat kesehatan dunia memuji respon negara itu dan mengingatkan pemerintah-pemerintah lainnya untuk b...

Mantan Penguasa Mesir Hosni Mubarak Tutup Usia...
Wednesday, 26 February 2020 16:11 WIB

Pemimpin yang lama berkuasa di Mesir, Hosni Mubarak, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Kematiannya diberitakan hari Selasa (25/2) oleh televisi pemerintah. Mubarak berkuasa di Mesir selama hampir 3...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir melemah untuk sesi kedua beruntun

Emas berjangka jatuh pada hari Rabu untuk sesi kedua beruntun, tertekan oleh beberapa penguatan pada dolar AS, bahkan ketika kekhawatiran atas tekanan ekonomi dari COVID-19 tetap ada. "Tampaknya emas membutuhkan tanda yang jelas terkait pandemi dan tanda-tanda jelas perlambatan global yang parah untuk memicu kembalinya pembelian investasi yang agresif," kata analis di Zaner Metals, dalam catatan harian. "Perdagangan khawatir tentang potensi kemunduran berkelanjutan dalam pembelian emas fisik...

Emas Naik karena Komentar Trump Gagal untuk Meredakan Kekhawatiran Virus

Emas naik untuk ketujuh kalinya dalam delapan hari karena investor terus mengkaji dampak dari wabah virus korona, dengan komentar oleh pemerintahan Trump gagal untuk menghilangkan kekhawatiran mengenai wabah tersebut. Banyak kasus yang dilaporkan di negara-negara selain China dalam 24 jam terakhir untuk pertama kalinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, dengan infeksi baru di negara-negara dari Pakistan ke Brasil. Presiden Donald Trump meyakinkan orang Amerika bahwa mereka...

Emas Naik Karena Kekhawatiran Virus Mengembalikan Permintaan Haven

Emas rebound setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS AS memperingatkan orang-orang Amerika untuk bersiap menghadapi kemungkinan wabah koronavirus di rumah dan jumlah total kasus di Korea Selatan melampaui angka 1.000. Harga emas spot sebanyak + 0,7% menjadi $ 1,646.33 / oz, dan berada di $ 1,643.66 pada jam 9:18 pagi di Singapura Logam -1,5% Selasa setelah menyentuh $ 1,689.31 pada hari Senin, level tertinggi sejak 2013 Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil setelah -0,2%...

Minyak berjangka berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan acuan minyak mentah AS berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun seiring kekhawatiran akan permintaan energi global yang dipicu oleh penyebaran COVID-19 yang menurunkan harga untuk sesi keempat beruntun. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate April turun $ 1,17, atau 2,3%, menjadi $ 48,73 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu adalah penyelesaian kontrak bulan depan terendah sejak Januari 2019, menurut data FactSet....

Dolar Menguat Bersama Dengan Saham, Meskipun Investor Masih Tetap Waspada

Dolar AS rebound pada hari Rabu dari level terendah dua minggu di sesi sebelumnya sejalan dengan menguatnya pasar ekuitas AS, meskipun langkah-langkah tersebut dibungkam karena investor tetap berhati-hati karena coronavirus yang terus menyebar. Indeks dolar 0,13% menguat pada 99,144 karena indeks utama Wall Street naik sekitar 1% pada hari Rabu setelah mengalami penurunan persentase empat hari terburuk dalam lebih dari setahun. Dolar juga tertekan karena investor mengurangi harapan bahwa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.