DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas mengganti sebagian penurunan baru ini jelang data pekerjaan AS

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada Kamis ini, yang menutup sebagian besar penurunan yang dialami sehari sebelumnya, karena para pedagang menunggu data ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan pada akhir pekan ini, yang dapat memengaruhi permintaan aset haven untuk logam mulia. Emas untuk pengiriman Februari di Comex menambahkan $2,90, atau 0,2%, menjadi $1,483.10 per ons, menyusul penurunan 0,3% pada Rabu. Perak Maret naik 14,3 sen, atau 0,9%, menjadi $17,059 per ons, pada penurunan...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mendekati kesepakatan untuk memangkas target produksi sebesar 500.000 barel per hari, para menteri meninggalkan markas kartel pada hari Kamis tanpa...

Emas sedikit turun pasca penurunan dalam klaim pengangguran mingguan AS

Emas berjangka melemah pada hari Kamis, berbalik sedikit lebih rendah pasca penurunan klaim pengangguran mingguan AS yang memberi dukungan untuk saham dan aset berisiko lainnya, menurunkan daya tarik surga logam kuning. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun 70 sen, atau kurang dari 0,1%, menjadi $ 479,50 per ons, sedangkan perak Maret naik 1,4 sen, atau 0,1%, menjadi $ 16,93 per ons. Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran...

Dolar Menuju Penurunan Mingguan Karena Tertekan Oleh Data dan Kekhawatiran Perdagangan

Dolar mengalami penurunan pada hari Jumat, dilanda kekhawatiran pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi A.S., sementara pound Inggris berdiri lebih tinggi karena spekulasi menegaskan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson dapat memenangkan kemenangan pemilihan umum. Tempat berlindung yang aman dari yen Jepang dan franc Swiss dalam permintaan sebagai lindung nilai terhadap pembicaraan perdagangan Sino-AS runtuh, dan karena investor khawatir bahwa angka pekerjaan AS yang akan dirilis...

Minyak berjangka berakhir bervariasi, menunggu konfirmasi pengurangan produksi

Minyak berjangka berakhir pada catatan beragam Kamis, dengan harga AS menetap tidak berubah untuk sesi ini dan harga global lebih tinggi, karena para pedagang menunggu keputusan tentang output dari produsen minyak utama, menyusul laporan bahwa OPEC dan sekutunya telah merekomendasikan pemangkasan produksi sebanyak 500.000 barel. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari di New York Mercantile Exchange menetap datar di $ 58,43 per barel di New York Mercantile Exchange....

AS dan Perancis Beda Pendapat soal Pajak Teknologi
Wednesday, 17 July 2019 18:04 WIB | GLOBAL |Global

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Kelompok-7 (G7) mengadakan pembicaraan Rabu (17/7) di luar Paris yang kemungkinan akan didominasi oleh perselisihan perdagangan global dan perbedaan atas pajak bagi perusahaan teknologi. Juga dalam agenda adalah usul Perancis untuk pungutan yang lebih adil dan menguntungkan negara miskin.

Pertemuan menteri keuangan kelompok G-7 diselenggarakan di Kota Chantilly “ rumah bagi puri bersejarah dan krim kocok Perancis yang terkenal. Namun, pembicaraan diantara para menteri dari sejumlah negara terkaya di dunia itu tertuju pada isu yang lebih berat. Diantaranya, perang dagang Amerika dan Cina, kekhawatiran akan pelambatan ekonomi dan rencana kontroversial Facebook untuk meluncurkan mata uang virtual yang disebut Libra. Berpotensi mendominasi agenda adalah legislasi baru dan kontroversial Perancis yang mengenakan pajak bagi perusahaan teknologi raksasa multinasional seperti Google dan Amazon. Inggris juga telah merumuskan proposal yang sama.

Pemerintahan Trump mulai menjajaki undang-undang Perancis tersebut, yang dapat menyebabkan tarif pembalasan. Washington mengklaim rancangan undang-undang itu secara tidak adil menargetkan perusahaan Amerika. Perancis mengatakan akan mencabut pajaknya begitu negara-negara mencapai kesepakatan mengenai rencana pajak digital global.

Menteri Ekonomi Perancis, Bruno Le Maire, menyatakan, "Ancaman bukanlah jalan yang tepat bagi para sekutu untuk mengatasi perbedaan, mengacu kepada Perancis membuat keputusan perpajakan sebagai sebuah negara berdaulat. Pertemuan Chantilly, dia mengatakan, dapat membuka peluang untuk meraih titik temu.

Pertemuan keuangan ini juga akan membahas meningkatnya ketidaksetaraan, prioritas kepresidenan G-7 Perancis tahun ini yang mencakup bidang-bidang seperti kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan dan perubahan iklim. Di sisi keuangan, Paris menginginkan kelompok ini mendiskusikan cara untuk membangun sistem pajak internasional yang lebih adil.

Quentin Parrinello, petugas keadilan pajak untuk Oxfam Perancis, menyatakan penghindaran pajak oleh perusahaan multinasional besar menimbulkan biaya bagi negara berkembang yang ditaksir sebesar $100 milyar per tahun.

œKami berada pada posisi titik balik sekarang, karena opsi di atas meja bisa bersifat transformatif. Perancis sangat pandai dalam membuat pernyataan besar, namun apa yang Oxfam harapkan dari Perancis adalah mengubah kata-kata menjadi perbuatan, kata Parrinello.

Pertemuan para menteri keuangan ini menjadi pertemuan besar G-7 yang terakhir sebelum KTT di kota Biarritz, Prancis barat daya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kaum Minoritas di Pakistan Menunggu Vonis Ulama Radikal...
Friday, 6 December 2019 17:05 WIB

Kaum minoritas di Pakistan dengan cemas menunggu putusan pengadilan terakhir terhadap ulama garis keras yang didakwa bulan lalu atas tuduhan penghasutan dan terorisme. Ulama itu dituduh mendorong unju...

AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah...
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran. Renca...

Ketegangan Turki-Yunani Meningkat Terkait Ambisi Ankara di Laut Tengah...
Thursday, 5 December 2019 23:55 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis bertemu pada Rabu (4/12). Pertemuan itu adalah upaya untuk meredakan ketegangan atas perairan wilayah yang disengketa...

Perancis Bersiap Hadapi Pemogokan Massal...
Thursday, 5 December 2019 16:56 WIB

Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh P...

Trump Tuduh PM Kanada Justin Trudeau 'Bermuka Dua'...
Thursday, 5 December 2019 11:32 WIB

Presiden Amerika Donald Trump menuduh perdana menteri Kanada Justin Trudeau œbermuka dua setelah Trudeau dan beberapa pemimpin NATO lainnya tampak sedang 'membual' tentang dirinya. Sebuah rekama...

POPULAR NEWS
Emas mengganti sebagian penurunan baru ini jelang data pekerjaan AS

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada Kamis ini, yang menutup sebagian besar penurunan yang dialami sehari sebelumnya, karena para pedagang menunggu data ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan pada akhir pekan ini, yang dapat memengaruhi permintaan aset haven untuk logam mulia. Emas untuk pengiriman Februari di Comex menambahkan $2,90, atau 0,2%, menjadi $1,483.10 per ons, menyusul penurunan 0,3% pada Rabu. Perak Maret naik 14,3 sen, atau 0,9%, menjadi $17,059 per ons, pada penurunan...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mendekati kesepakatan untuk memangkas target produksi sebesar 500.000 barel per hari, para menteri meninggalkan markas kartel pada hari Kamis tanpa...

Emas sedikit turun pasca penurunan dalam klaim pengangguran mingguan AS

Emas berjangka melemah pada hari Kamis, berbalik sedikit lebih rendah pasca penurunan klaim pengangguran mingguan AS yang memberi dukungan untuk saham dan aset berisiko lainnya, menurunkan daya tarik surga logam kuning. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun 70 sen, atau kurang dari 0,1%, menjadi $ 479,50 per ons, sedangkan perak Maret naik 1,4 sen, atau 0,1%, menjadi $ 16,93 per ons. Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran...

Dolar Menuju Penurunan Mingguan Karena Tertekan Oleh Data dan Kekhawatiran Perdagangan

Dolar mengalami penurunan pada hari Jumat, dilanda kekhawatiran pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi A.S., sementara pound Inggris berdiri lebih tinggi karena spekulasi menegaskan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson dapat memenangkan kemenangan pemilihan umum. Tempat berlindung yang aman dari yen Jepang dan franc Swiss dalam permintaan sebagai lindung nilai terhadap pembicaraan perdagangan Sino-AS runtuh, dan karena investor khawatir bahwa angka pekerjaan AS yang akan dirilis...

Minyak berjangka berakhir bervariasi, menunggu konfirmasi pengurangan produksi

Minyak berjangka berakhir pada catatan beragam Kamis, dengan harga AS menetap tidak berubah untuk sesi ini dan harga global lebih tinggi, karena para pedagang menunggu keputusan tentang output dari produsen minyak utama, menyusul laporan bahwa OPEC dan sekutunya telah merekomendasikan pemangkasan produksi sebanyak 500.000 barel. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari di New York Mercantile Exchange menetap datar di $ 58,43 per barel di New York Mercantile Exchange....

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.