DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas dan Saham Telah Berdamai

Untuk pertama kalinya tren indeks berjangka emas tidak terpengaruh oleh sentimen pasar saham selama masa pandemi COVID-19. Di sisi lain, emas saat ini cenderung dipengaruhi oleh tingkat imbal hasil riil (real yield) dari pasar obligasi, khususnya obligasi AS alias US Treasury tenor 10 tahun. Saat real yield obligasi terus bergerak turun akan membuat harga emas semakin menarik. Perburuan aset safe haven seperti emas belum akan berhenti hingga kepastian vaksin COVID-19 telah final. Satu hal...

Emas datar seiring kekhawatiran virus mengimbangi kenaikan dalam ekuitas

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas percepatan jumlah kasus virus korona membalikan risiko sentimen dari data ekonomi AS dan China yang positif. Harga Emas Spot sebagian besar tidak berubah pada $ 1,774.75 per ounce pada pukul 9:31 GMT. Sebagian besar pasar AS ditutup pada hari Jumat jelang Hari Kemerdekaan pada 4 Juli. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.785,40 per ounce. Di tempat lain, Palladium turun 0,5% menjadi $ 1,892.02 per ounce, sementara...

Minyak Turun Karena Ketakutan Virus Membebani Pemulihan Permintaan Bahan Bakar

Harga minyak mereda pada hari Jumat, membalikkan kenaikan sebelumnya, karena kebangkitan coronavirus secara global dan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar dapat terhenti. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun 29 sen, atau 0,7%, ke level $ 42,85 per barel pada 0339 GMT, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 berjangka turun 31 sen, atau 0,8% ke level $ 40,34 per barel. Kedua minyak acuan tersebut...

Pemerintahan Trump Mengumumkan Rencana Perayaan Besar-Besaran Hari Kemerdekaan di Ibu Kota

Pemerintahan Presiden Donald Trump terus melanjutkan rencana untuk mengadakan perayaan hari kemerdekaan tradisional 4 Juli di Washington DC, lengkap dengan pertunjukan kembang api besar-besaran, meskipun pandemi Covid-19 sedang terjadi. Rencana perayaan œSalute to America atau Penghormatan bagi Amerika yang diumumkan hari Rabu (1/7) oleh Departemen Dalam Negeri itu mencakup penerbangan pesawat militer di atas Alun-Alun Nasional atau National Mall, serta pesta 10 ribu kembang api...

Saham Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Setelah Rilis Data Pekerjaan AS

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang aksi reli di Wall Street menyusul rebound yang solid dalam pekerjaan AS, tetapi investor tetap berhati-hati setelah lonjakan baru kasus coronavirus di ibukota Jepang. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,72 persen, atau 160,52 poin, ke level 22.306,48, sementara Indeks Topix yang lebih luas menguat 0,62 persen, atau 9,57 poin, ke level 1.552,33. (knc) Sumber : AFP

Huawei Bantu Korea Utara Bangun Jaringan Nirkabel
Tuesday, 23 July 2019 08:20 WIB | GLOBAL |Global

Huawei Technologies, perusahaan teknologi raksasa China yang terjerat dalam sengketa dagang antara Beijing dan Amerika, secara diam-diam membantu Korea Utara membangun jaringan nirkabel komersial dalam beberapa tahun terakhir ini. Berita itu diterbitkan harian The Washington Post hari Senin.

Harian the Washington Post melaporkan, kajian terhadap dokumen internal perusahaan dan sumber-sumber yang dekat dengan operasional Huawei menunjukkan bahwa perusahaan itu bermitra dengan perusahaan milik pemerintah China, Panda International Information Technology, pada sejumlah proyek dengan Korea Utara selama rentang waktu sedikitnya delapan tahun.

The Post, sebutan bagi harian ini, menyebutkan sumber informasinya “ terdiri atas perintah kerja terdahulu, kontrak-kontrak, dan tabel data “ adalah mantan pegawai Huawei yang menganggap informasi dimaksud dapat menjadi konsumsi publik, namun tidak mau identitasnya disebut karena khawatir akan aksi balasan.

Bantuan Huawei untuk Korea Utara segera menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan itu, yang menggunakan teknologi Amerika pada produknya, melanggar ketentuan kendali ekspor Amerika tentang penyediaan peralatan kepada Pyongyang. Rezim komunis yang tertutup itu terus berada di bawah sanksi ekonomi internasional terkait pengembangan senjata nuklirnya dan pelanggaran hak asasi manusia.

Pemerintahan Presiden Donald Trump, mengutip kekhawatiran akan keamanan nasional, memberi sanksi kepada Huawei pada bulan Mei, melarang perusahaan-perusahaan Amerika menjual suku cadang ke Huawei tanpa lisensi khusus karena khawatir produknya dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen untuk Beijing. China telah menetapkan Huawei sebagai œjuara nasional.

Namun setelah Trump bertemu Presiden China, Xi Jinping pada KTT Ekonomi G-20 di Jepang satu bulan lalu, pemimpin Amerika ini, dalam upayanya memulai kembali pembicaraan dagang dengan China, menyetujui permintaan Xi untuk memperbarui penjualan suku cadang Amerika kepada Huawei, namun menekankan bahwa hal tersebut hanya terjadi jika penjualan dimaksud tidak mengancam keamanan nasional Amerika.

Di luar isu keterlibatan Huawei di Korea Utara, Amerika telah menuduh perusahaan itu menipu bank dan melanggar larangan berdagang dengan Iran. Perusahaan ini mengaku tidak bersalah.

Dalam penyataan, Huawei mengatakan œtidak mempunyai bisnis di Korea Utara, tetapi menolak menjawab pertanyaan apakah perusahaan ini pernah bekerja di sana.

œHuawei berkomitmen penuh untuk mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara dan wilayah tempat kami beroperasi, perusahaan itu menyatakan, œtermasuk seluruh kendali ekspor serta perundangan dan peraturan terkait sanksi PBB, Amerika, dan Uni Eropa."

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, bertemu Senin dengan jajaran eksekutif perusahaan semi-konduktor dan perangkat lunak terkait isu ekonomi, termasuk penjualan produk mereka ke Huawei. Meskipun Trump dan Xi sepakat untuk membuka kembali penjualan yang tidak mengancam keamanan nasional Amerika, Amerika belum merinci penjualan apa yang diizinkan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kolombia Tangkap Tersangka Serangan Bom di Akademi Kepolisian...
Saturday, 4 July 2020 01:40 WIB

Kolombia menangkap delapan pemberontak sayap kiri yang dituduh menewaskan sedikitnya 22 orang dalam serangan bom terhadap sebuah akademi kepolisian. Laskar Pembebasan Nasional (ELN) mengaku bertanggu...

Senat AS Setujui RUU yang Menarget Entitas terkait UU Keamanan Hong Kong...
Friday, 3 July 2020 17:34 WIB

Senat Amerika hari Kamis (2/7) menyetujui RUU yang akan menghukum individu atau perusahaan yang melakukan bisnis dengan pejabat China yang bertanggung jawab dalam penerapan undang-undang keamanan baru...

Pemerintahan Trump Mengumumkan Rencana Perayaan Besar-Besaran Hari Kemerdekaan di Ibu Kota...
Friday, 3 July 2020 13:38 WIB

Pemerintahan Presiden Donald Trump terus melanjutkan rencana untuk mengadakan perayaan hari kemerdekaan tradisional 4 Juli di Washington DC, lengkap dengan pertunjukan kembang api besar-besaran, meski...

Pemilih Rusia Muluskan Jalan bagi Putin Berkuasa Hingga 2036...
Thursday, 2 July 2020 23:21 WIB

Para pemilih di Rusia telah menyetujui suatu paket reformasi konstitusi yang mencakup pembukaan kemungkinan bagi Presiden Vladimir Putin untuk dapat tetap menjadi presiden hingga 2036. Juru bicara Kr...

Perusahan AS dan Jerman Klaim Pengembangan Vaksin Covid-19 Menjanjikan...
Thursday, 2 July 2020 17:43 WIB

Sejumlah ilmuwan Amerika dan Jerman mengatakan tes dari kandidat vaksin Covid-19 menunjukkan hasil menggembirakan. Pfizer dari AS dan BioNTech dari Jerman telah bergabung dalam Proyek Lightspeed dan ...

POPULAR NEWS
Emas dan Saham Telah Berdamai

Untuk pertama kalinya tren indeks berjangka emas tidak terpengaruh oleh sentimen pasar saham selama masa pandemi COVID-19. Di sisi lain, emas saat ini cenderung dipengaruhi oleh tingkat imbal hasil riil (real yield) dari pasar obligasi, khususnya obligasi AS alias US Treasury tenor 10 tahun. Saat real yield obligasi terus bergerak turun akan membuat harga emas semakin menarik. Perburuan aset safe haven seperti emas belum akan berhenti hingga kepastian vaksin COVID-19 telah final. Satu hal...

Emas datar seiring kekhawatiran virus mengimbangi kenaikan dalam ekuitas

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas percepatan jumlah kasus virus korona membalikan risiko sentimen dari data ekonomi AS dan China yang positif. Harga Emas Spot sebagian besar tidak berubah pada $ 1,774.75 per ounce pada pukul 9:31 GMT. Sebagian besar pasar AS ditutup pada hari Jumat jelang Hari Kemerdekaan pada 4 Juli. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.785,40 per ounce. Di tempat lain, Palladium turun 0,5% menjadi $ 1,892.02 per ounce, sementara...

Minyak Turun Karena Ketakutan Virus Membebani Pemulihan Permintaan Bahan Bakar

Harga minyak mereda pada hari Jumat, membalikkan kenaikan sebelumnya, karena kebangkitan coronavirus secara global dan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar dapat terhenti. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun 29 sen, atau 0,7%, ke level $ 42,85 per barel pada 0339 GMT, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 berjangka turun 31 sen, atau 0,8% ke level $ 40,34 per barel. Kedua minyak acuan tersebut...

Pemerintahan Trump Mengumumkan Rencana Perayaan Besar-Besaran Hari Kemerdekaan di Ibu Kota

Pemerintahan Presiden Donald Trump terus melanjutkan rencana untuk mengadakan perayaan hari kemerdekaan tradisional 4 Juli di Washington DC, lengkap dengan pertunjukan kembang api besar-besaran, meskipun pandemi Covid-19 sedang terjadi. Rencana perayaan œSalute to America atau Penghormatan bagi Amerika yang diumumkan hari Rabu (1/7) oleh Departemen Dalam Negeri itu mencakup penerbangan pesawat militer di atas Alun-Alun Nasional atau National Mall, serta pesta 10 ribu kembang api...

Saham Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Setelah Rilis Data Pekerjaan AS

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang aksi reli di Wall Street menyusul rebound yang solid dalam pekerjaan AS, tetapi investor tetap berhati-hati setelah lonjakan baru kasus coronavirus di ibukota Jepang. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,72 persen, atau 160,52 poin, ke level 22.306,48, sementara Indeks Topix yang lebih luas menguat 0,62 persen, atau 9,57 poin, ke level 1.552,33. (knc) Sumber : AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.