DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat nilai minyak meroket dan investor beralih ke aset heaven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex naik $ 12, atau 0,8%, menjadi $ 1.511,50 per ons, setelah pada hari Jumat mengalami penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penyelesaian ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 6 September, data FactSet...

Emas menguat ditengah terhentinya produksi minyak

Emas berjangka menguat pada hari Senin pasca serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat harga minyak meroket dan investor beralih ke aset haven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex menguat $ 9,70, atau 0,7%, menjadi $ 1,509.20 per ounce, setelah mencatat pada hari Jumat penurunan mingguan sebesar 1,1%. Perak untuk pengiriman Desember menambahkan 32 sen, atau 1,8%, diperdagangkan pada $ 17,885 per ounce, menyusul kerugian mingguan 3%, menurut data...

Emas Melonjak saat Serangan Saudi Memicu Permintaan Haven Jelang Pertemuan Fed

Emas dan perak rally setelah pemogokan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi merusak pasokan dan mendorong kenaikan harga minyak, dengan investor beralih ke aset haven pada awal minggu yang juga akan melihat keputusan kebijakan penting dari bank sentral termasuk Federal Reserve. Emas melonjak lebih dari 1%, diperdagangkan di atas $ 1.500 per ounce, sementara logam lainnya yang lebih murah naik lebih dari 2% karena investor mengukur konsekuensi dari upaya melawan fasilitas pemrosesan minyak...

Dolar jatuh terkait serangan kilang minyak mengirim investor ke tempat yang aman

Dolar jatuh sementara safe-havens dan mata uang negara-negara penghasil minyak menguat pada hari Senin, menyusul serangan terhadap fasilitas penyulingan Arab Saudi yang mengganggu pasokan minyak global dan meningkatkan ketegangan Timur Tengah. Harga minyak melonjak lebih dari 15% setelah pemogokan pada dua pabrik, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia di Abqaiq, merobohkan lebih dari 5% pasokan minyak global. Kelompok Houthi yang bersebelahan dengan Iran mengklaim...

Minyak Naik 15%, Dengan Harga AS Berakhir di Level Tertingginya dalam 4 Bulan

Minyak berjangka menguat pada Senin, karena serangan akhir pekan lalu pada fasilitas minyak Saudi mengurangi produksi minyak mentah harian kerajaan turun lebih dari setengahnya, memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan yang berkepanjangan. Berita itu memicu pembicaraan mengenai harga minyak di $ 100, tetapi skenario itu "hanya akan terjadi jika ada perang habis-habisan antara Arab Saudi dan Iran," kata Jay Hatfield, portfolio manager of the Infracap MLP exchange-traded fund. "Jika produksi...

AS dan Taliban Hampir Capai Kesepakatan Damai di Afghanistan
Tuesday, 6 August 2019 19:38 WIB | GLOBAL |Global

Tim-tim perunding Amerika dan Taliban di Doha agaknya telah sepakat tentang agenda utama dan kini sedang menyelesaikan rincian pelaksanaannya.

œKami telah mencapai kemajuan bagus, kata Zalmay Khalilzad, wakil khusus Amerika urusan rekonsiliasi Afghanistan, lewat Twitter.

Ia mengatakan, timnya kini sedang membahas dengan tim Taliban œrincian teknis dan langkah-langkah serta mekanisme yang diperlukan guna suksesnya perjanjian damai itu.

Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, sepakat bahwa mereka telah mencapai kemajuan, tapi tidak mau memberikan rincian.

œKami mengukuhkan ada kemajuan dalam perundingan, tapi perundingan masih berlangsung untuk menyelesaikan rinciannya, katanya kepada VOA.

Khalilzad meninggalkan Doha pada Senin (5/8) malam dan terbang ke New Delhi, dimana ia katanya akan menghadiri pertemuan untuk mendukung proses perdamaian Afghanistan itu. Tapi sebagian timnya masih tetap berada di Doha melanjutkan perundingan dengan Taliban.

Agenda terdiri dari empat pasal itu termasuk kata sepakat bahwa Amerika akan menarik pasukannya dari Afghanistan, dengan jaminan Taliban bahwa Afghanistan tidak akan dijadikan pangkalan teroris, perundingan dengan kelompok-kelompok Afghanistan lainnya, termasuk pemerintahan di Kabul dan pengumuman tentang gencatan senjata yang komprehensif dan menyeluruh di Afghanistan.

Tapi bagaimana hubungan pasal-pasal ini satu sama lainnya kemungkinan akan terus menjadi bahan pembicaraan. Sebagian perbedaan yang ada tampak dari pesan-pesan Twitter kedua pihak.

Khalilzad mengatakan penarikan pasukan Amerika akan dilakukan œtergantung keadaan, sementara juru bicara Taliban Shaheen mengatakan œpenarikan pasukan itu harus sesuai dengan jadwal.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya...
Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya. Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan ...

Korut: Pembicaraan Denuklirisasi Mungkin Dilakukan Jika 'Ancaman' Dicabut...
Tuesday, 17 September 2019 10:34 WIB

Korea Utara mengatakan mungkin bersedia untuk membahas "denuklirisasi" dengan Amerika Serikat jika "ancaman dan rintangan" yang tidak ditentukan untuk keamanan dan pembangunannya ditangani. Komentar ...

Serangan pada Fasilitas Minyak Saudi Hancurkan Setengah Pasokan Kerajaan...
Monday, 16 September 2019 23:23 WIB

Kelompok Houthi yang berpusat di Iran mengatakan, pihaknya menyerang dua instalasi minyak di jantung industri minyak Arab Saudi pada Sabtu, menghancurkan lebih dari setengah produksi kerajaan, dalam s...

Trump: AS 'Siap Tempur' untuk Balas Serangan Minyak Saudi...
Monday, 16 September 2019 17:05 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pasukan AS 'siap tempur' untuk membalas serangan terhadap salah satu ladang minyak terbesar Arab Saudi dan fasilitas minyak mentah terbesar di dunia ...

Demonstran Hong Kong Bentrok dengan Polisi...
Monday, 16 September 2019 10:47 WIB

Pemrotes anti-pemerintah lagi-lagi bentrok dengan polisi di Hong Kong pada Minggu (15/9), dan kali ini demonstran melempar batu dan bom Molotov ke arah penegak hukum yang menanggapi dengan tembakan ga...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat nilai minyak meroket dan investor beralih ke aset heaven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex naik $ 12, atau 0,8%, menjadi $ 1.511,50 per ons, setelah pada hari Jumat mengalami penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penyelesaian ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 6 September, data FactSet...

Emas menguat ditengah terhentinya produksi minyak

Emas berjangka menguat pada hari Senin pasca serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat harga minyak meroket dan investor beralih ke aset haven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex menguat $ 9,70, atau 0,7%, menjadi $ 1,509.20 per ounce, setelah mencatat pada hari Jumat penurunan mingguan sebesar 1,1%. Perak untuk pengiriman Desember menambahkan 32 sen, atau 1,8%, diperdagangkan pada $ 17,885 per ounce, menyusul kerugian mingguan 3%, menurut data...

Emas Melonjak saat Serangan Saudi Memicu Permintaan Haven Jelang Pertemuan Fed

Emas dan perak rally setelah pemogokan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi merusak pasokan dan mendorong kenaikan harga minyak, dengan investor beralih ke aset haven pada awal minggu yang juga akan melihat keputusan kebijakan penting dari bank sentral termasuk Federal Reserve. Emas melonjak lebih dari 1%, diperdagangkan di atas $ 1.500 per ounce, sementara logam lainnya yang lebih murah naik lebih dari 2% karena investor mengukur konsekuensi dari upaya melawan fasilitas pemrosesan minyak...

Dolar jatuh terkait serangan kilang minyak mengirim investor ke tempat yang aman

Dolar jatuh sementara safe-havens dan mata uang negara-negara penghasil minyak menguat pada hari Senin, menyusul serangan terhadap fasilitas penyulingan Arab Saudi yang mengganggu pasokan minyak global dan meningkatkan ketegangan Timur Tengah. Harga minyak melonjak lebih dari 15% setelah pemogokan pada dua pabrik, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia di Abqaiq, merobohkan lebih dari 5% pasokan minyak global. Kelompok Houthi yang bersebelahan dengan Iran mengklaim...

Minyak Naik 15%, Dengan Harga AS Berakhir di Level Tertingginya dalam 4 Bulan

Minyak berjangka menguat pada Senin, karena serangan akhir pekan lalu pada fasilitas minyak Saudi mengurangi produksi minyak mentah harian kerajaan turun lebih dari setengahnya, memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan yang berkepanjangan. Berita itu memicu pembicaraan mengenai harga minyak di $ 100, tetapi skenario itu "hanya akan terjadi jika ada perang habis-habisan antara Arab Saudi dan Iran," kata Jay Hatfield, portfolio manager of the Infracap MLP exchange-traded fund. "Jika produksi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.