DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat nilai minyak meroket dan investor beralih ke aset heaven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex naik $ 12, atau 0,8%, menjadi $ 1.511,50 per ons, setelah pada hari Jumat mengalami penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penyelesaian ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 6 September, data FactSet...

Emas Raih Gain Beruntun Ke-2, Menuju Level Tertingginya 1-Minggu

Emas berjangka pada hari Selasa menandai kenaikan kedua berturut-turut, memperpanjang kenaikan ke harga tertingginya dalam sekitar seminggu terakhir. Pedagang terus memantau perkembangan terkait dengan serangan pada infrastruktur minyak Arab Saudi karena mereka mengalihkan fokus ke keputusan Federal Reserve pada Rabu tentang suku bunga. Emas Desember di Comex naik $ 1,90, atau 0,1%, untuk berakhir di $ 1,513,40 per ons, setelah naik 0,8% pada hari Senin. Harga untuk kontrak paling aktif...

Minyak Naik 15%, Dengan Harga AS Berakhir di Level Tertingginya dalam 4 Bulan

Minyak berjangka menguat pada Senin, karena serangan akhir pekan lalu pada fasilitas minyak Saudi mengurangi produksi minyak mentah harian kerajaan turun lebih dari setengahnya, memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan yang berkepanjangan. Berita itu memicu pembicaraan mengenai harga minyak di $ 100, tetapi skenario itu "hanya akan terjadi jika ada perang habis-habisan antara Arab Saudi dan Iran," kata Jay Hatfield, portfolio manager of the Infracap MLP exchange-traded fund. "Jika produksi...

Saham A.S. Berakhir Sedikit Lebih Tinggi Menjelang Keputusan Fed

Saham A.S. berakhir dengan kenaikan yang moderat pada hari Selasa, sehari menjelang hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve yang diharapkan akan memberikan penurunan suku bunga. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 31 poin, atau 0,1%, berakhir di dekat level 27.108, menurut angka awal, sementara S&P 500 menguat sekitar 8 poin, atau 0,3%, ditutup di dekat level 3.006. Indeks Nasdaq Composite berakhir dekati level 8.186, naik sekitar 32 poin, atau 0,4%. Saham rebound kembali dari...

Kenaikan Harga Minyak Terhenti ketika Pasar Menunggu Kejelasan Saudi

Kenaikan harga yang memecahkan rekor pada minyak terhenti Selasa ini karena pasar menunggu kejelasan tentang berapa lama Arab Saudi untuk mengembalikan output yang terpotong setengahnya oleh serangan dahsyat pada fasilitas produksinya. Itu adalah awal perdagangan yang tenang setelah kenaikan harga yang memcahkan rekor pada hari Senin, ketika minyak mentah Brent naik memecahkan rekor dan berjangka AS melonjak lebih dari 15%. Semua mata tertuju pada seberapa cepat kerajaan dapat pulih dari...

Penjualan Ransel Anti Peluru bagi Anak Sekolah Naik Hingga 300 Persen Tahun ini
Wednesday, 21 August 2019 11:10 WIB | GLOBAL |Global

Setelah menikmati liburan musim panas yang panjang, anak-anak di Amerika bersiap-siap untuk kembali ke sekolah pada akhir bulan Agustus atau awal bulan September.

Selain menyiapkan barang keperluan sekolah, semakin banyak orang tua yang membeli tas punggung khusus, yaitu ransel antipeluru untuk anak mereka. Apalagi setelah tragedi penembakan massal di El Paso, Texas, Dayton Ohio dan Gilroy California, beberapa waktu lalu.

Sepanjang tahun 2019, telah terjadi 22 kasus penembakan di sekolah-sekolah di Amerika yang menyebabkan korban cedera atau tewas. Penembakan itu terjadi di berbagai wilayah Amerika mulai dari Georgia hingga California, di SD hingga universitas.

Kekhawatiran orang tua terhadap penembakan di sekolah menyebabkan penjualan tas antipeluru naik 200 hingga 300 persen tahun ini. Harga tas punggung antipeluru itu berkisar sekitar 120 hingga 490 dolar.

Kepada CNN, Steve Naremore, direktur perusahaan TuffyPacks yang menjual tas antipeluru itu mengatakan, œSangat menyedihkan bahwa kita harus memiliki produk semacam ini, namun inilah masalah yang harus kita hadapi saat ini dan mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi masa depan.

Seorang ibu yang tinggal di kota El Paso mengatakan kepada PBS News Hour bahwa suaminya, seorang polisi, membeli tas antipeluru bagi anak laki-laki mereka yang berusia delapan tahun.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
AS Gugat Pelapor Snowden Terkait Buku Baru...
Wednesday, 18 September 2019 17:36 WIB

Amerika Serikat menggugat mantan karyawan CIA dan NSA, Edward Snowden, karena diduga melanggar perjanjian kerahasiaan yang ia tandatangani sebelum menerbitkan buku barunya. Departemen Kehakiman menud...

Trump Klaim AS Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Jepang...
Wednesday, 18 September 2019 10:44 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa Washington telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tokyo. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan kongres. Dalam suratnya...

Utusan China ke AS, Persiapkan Pembicaraan Perdagangan...
Tuesday, 17 September 2019 23:26 WIB

China menyatakan seorang pejabat pemerintah akan bertolak ke Amerika Serikat pekan ini untuk meletakkan landasan bagi dimulainya pembicaraan perdagangan tingkat tinggi bulan depan. Kantor berita peme...

Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya...
Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya. Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan ...

Korut: Pembicaraan Denuklirisasi Mungkin Dilakukan Jika 'Ancaman' Dicabut...
Tuesday, 17 September 2019 10:34 WIB

Korea Utara mengatakan mungkin bersedia untuk membahas "denuklirisasi" dengan Amerika Serikat jika "ancaman dan rintangan" yang tidak ditentukan untuk keamanan dan pembangunannya ditangani. Komentar ...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat nilai minyak meroket dan investor beralih ke aset heaven, termasuk obligasi dan logam mulia. Emas Desember di Comex naik $ 12, atau 0,8%, menjadi $ 1.511,50 per ons, setelah pada hari Jumat mengalami penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penyelesaian ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 6 September, data FactSet...

Emas Raih Gain Beruntun Ke-2, Menuju Level Tertingginya 1-Minggu

Emas berjangka pada hari Selasa menandai kenaikan kedua berturut-turut, memperpanjang kenaikan ke harga tertingginya dalam sekitar seminggu terakhir. Pedagang terus memantau perkembangan terkait dengan serangan pada infrastruktur minyak Arab Saudi karena mereka mengalihkan fokus ke keputusan Federal Reserve pada Rabu tentang suku bunga. Emas Desember di Comex naik $ 1,90, atau 0,1%, untuk berakhir di $ 1,513,40 per ons, setelah naik 0,8% pada hari Senin. Harga untuk kontrak paling aktif...

Minyak Naik 15%, Dengan Harga AS Berakhir di Level Tertingginya dalam 4 Bulan

Minyak berjangka menguat pada Senin, karena serangan akhir pekan lalu pada fasilitas minyak Saudi mengurangi produksi minyak mentah harian kerajaan turun lebih dari setengahnya, memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan yang berkepanjangan. Berita itu memicu pembicaraan mengenai harga minyak di $ 100, tetapi skenario itu "hanya akan terjadi jika ada perang habis-habisan antara Arab Saudi dan Iran," kata Jay Hatfield, portfolio manager of the Infracap MLP exchange-traded fund. "Jika produksi...

Saham A.S. Berakhir Sedikit Lebih Tinggi Menjelang Keputusan Fed

Saham A.S. berakhir dengan kenaikan yang moderat pada hari Selasa, sehari menjelang hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve yang diharapkan akan memberikan penurunan suku bunga. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 31 poin, atau 0,1%, berakhir di dekat level 27.108, menurut angka awal, sementara S&P 500 menguat sekitar 8 poin, atau 0,3%, ditutup di dekat level 3.006. Indeks Nasdaq Composite berakhir dekati level 8.186, naik sekitar 32 poin, atau 0,4%. Saham rebound kembali dari...

Kenaikan Harga Minyak Terhenti ketika Pasar Menunggu Kejelasan Saudi

Kenaikan harga yang memecahkan rekor pada minyak terhenti Selasa ini karena pasar menunggu kejelasan tentang berapa lama Arab Saudi untuk mengembalikan output yang terpotong setengahnya oleh serangan dahsyat pada fasilitas produksinya. Itu adalah awal perdagangan yang tenang setelah kenaikan harga yang memcahkan rekor pada hari Senin, ketika minyak mentah Brent naik memecahkan rekor dan berjangka AS melonjak lebih dari 15%. Semua mata tertuju pada seberapa cepat kerajaan dapat pulih dari...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.