DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berakhir melemah seiring kekhawatiran terkait virus di China

Emas berjangka berakhir dengan penurunan moderat pada hari Rabu, seiring beberapa pasar ekuitas di Asia dan AS naik dan sementara pedagang komoditas menimbang dampak ekonomi potensial dari wabah virus serius di Cina. Emas untuk pengiriman Februari di Comex kehilangan $ 1,20, atau 0,08%, menjadi $ 1.556,70 per ounce, sementara perak Maret menambahkan 2 sen, atau 0,1%, ke $ 17,828 per ounce setelah kehilangan 1,5% pada Selasa. Dalam perdagangan logam lainnya, paladium Maret naik 4,6% menjadi $...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Emas Stabil Ditengah Kekhawatiran Virus; Paladium Turun

Emas stabil di Asia karena pasar menilai dampak yang mungkin terjadi dari penyebaran virus korona China. Palladium memperpanjang penurunannya. Harga emas spot -0,1% menjadi $1,556.81 / oz pada jam 07:41 pagi di Singapura; -0,2% Selasa. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil setelah + 0,1% Selasa. Logam mulia lainnya: Perak sedikit berubah pada $17,7762 / ons, Platinum -0,1% menjadi $999,92 / ons, Palladium -0,3% menjadi $2,394.35 / ons; harga turun 5,6% pada hari Selasa, penurunan terbesar...

Minyak sedikit melemah di tengah krisis minyak Libya

Harga minyak turun pada hari Selasa di tengah ekspektasi bahwa pasar yang dipasok dengan baik akan dapat menahan gangguan yang telah memangkas produksi minyak mentah Libya. Minyak mentah Brent turun 65 sen menjadi $ 64,55 per barel, setelah mencapai sesi rendah $ 64,06. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 20 sen menjadi $ 58,34, setelah mencapai titik terendah $ 57,68 pada hari sebelumnya. Hampir semua kapasitas ekspor minyak mentah Libya sekarang berada di bawah force majeure -...

Emas Stabil Pada Ekspektasi Kebijakan Bank Sentral

Harga emas sedikit berubah pada hari Rabu karena dukungan teknis pada kebijakan moneter dovish yang diharapkan dari bank sentral mengimbangi minat kembali untuk aset berisiko dan dolar yang optimis. Spot gold turun 0,1% ke level $ 1,555,73 per ons pada pukul 13:22 GMT. Emas berjangka AS merosot 0,2% ke level $ 1.555,50. Investor akan mengawasi rapat kebijakan pertama Bank Sentral Eropa tahun ini pada hari Kamis, sementara pertemuan pertama The Fed dijadwalkan pada 28-29 Januari...

Serikat-serikat Pekerja Protes Cathay Pacific
Thursday, 29 August 2019 10:20 WIB | GLOBAL |Global

Puluhan anggota serikat-serikat pekerja di Hong Kong menggelar aksi protes, Rabu sore (28/8), menentang keputusan perusahaan penerbangan Hong Kong Cathay Pacific yang memecat para pegawainya yang terlibat dalam aksi-aksi protes pro demokrasi.

Mereka berkumpul di sebuah lapangan, dan berdiridi hadapan sebuah spanduk yang bertuliskan œBatalkan Pemecatan dan œHentikan meneror staf CX. CX adalah kode perusahaan penerbangan itu. Banyak di antara mereka juga membawa selebaran yang bertuliskan pernyataan tersebut.

Cathay mengukuhkan telah memecat beberapa pegawainya dalam dua pekan terakhir. Aksi protes itu sendiri diorganisasikan oleh Konfederasi Serikat-serikat Pekerja Hong Kong setelah grup Cathay, Cathay Dragon, memecat ketua serikat awak kabinnya.

Otorita Penerbangan China memang menekan Cathay untuk tidak mempekerjakan mereka yang terlibat aksi-aksi protes ilegal, terutama mereka yang terlibat dalam operasi penerbangan di daratan utama China. Pemerintah Pusat China mengecam keras aksi-aksi protes di wilayah semiotonom itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Korut Larang Kunjungan Turis Asing Terkait Wabah Virus Korona...
Thursday, 23 January 2020 23:07 WIB

Korea Utara untuk sementara melarang kunjungan turis asing sebagai tanggapan atas wabah virus baru yang membahayakan di negara tetangganya, China. Tergantung berapa lama larangan itu berlaku, langkah ...

Hakim Agung Terpilih Sebagai Presiden Perempuan Pertama Yunani...
Thursday, 23 January 2020 17:41 WIB

Para anggota parlemen Yunani memilih presiden perempuan pertama negara itu hari Rabu (22/1), dengan mayoritas suara mendukung hakim pengadilan tinggi Katerina Sakellaropoulou. Berbicara setelah secar...

Taiwan Desak China Rilis Semua Informasi tentang Virus Corona...
Thursday, 23 January 2020 11:39 WIB

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mendesak China, Rabu (22/1) agar merilis semua informasi tentang wabah virus baru dan bekerja sama dengan Taiwan untuk menghentikan penyebarannya. Atas desakan China, Tai...

Trump Tidak Kesampingkan Sanksi Terhadap Irak...
Wednesday, 22 January 2020 23:46 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (22/1) tidak mengesampingkan sanksi terhadap Irak, tetapi menyatakan apa yang disebutnya œhubungan yang sangat baik ketika ditanya tentang kemungkinan rencana ...

AS Laporkan Kasus Pertama Virus Baru Corona...
Wednesday, 22 January 2020 18:56 WIB

Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus pertama virus baru Corona yang berasal dari Wuhan, China dan telah menewaskan sedikitnya enam orang. Para pejabat kesehatan di negara bagian barat laut AS, Washi...

POPULAR NEWS
Emas berakhir melemah seiring kekhawatiran terkait virus di China

Emas berjangka berakhir dengan penurunan moderat pada hari Rabu, seiring beberapa pasar ekuitas di Asia dan AS naik dan sementara pedagang komoditas menimbang dampak ekonomi potensial dari wabah virus serius di Cina. Emas untuk pengiriman Februari di Comex kehilangan $ 1,20, atau 0,08%, menjadi $ 1.556,70 per ounce, sementara perak Maret menambahkan 2 sen, atau 0,1%, ke $ 17,828 per ounce setelah kehilangan 1,5% pada Selasa. Dalam perdagangan logam lainnya, paladium Maret naik 4,6% menjadi $...

Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus dapat memotong permintaan untuk logam mulia saat China bersiap untuk perayaan Tahun Baru di akhir pekan ini. Orang Cina cenderung membeli lebih banyak emas untuk perayaan liburan. Menurut sumber lain, bagaimanapun, mengatakan bahwa penyebaran lebih lanjut dari virus coronavirus pada akhirnya dapat mendukung pembelian emas. CNN melaporkan pada hari...

Emas Stabil Ditengah Kekhawatiran Virus; Paladium Turun

Emas stabil di Asia karena pasar menilai dampak yang mungkin terjadi dari penyebaran virus korona China. Palladium memperpanjang penurunannya. Harga emas spot -0,1% menjadi $1,556.81 / oz pada jam 07:41 pagi di Singapura; -0,2% Selasa. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil setelah + 0,1% Selasa. Logam mulia lainnya: Perak sedikit berubah pada $17,7762 / ons, Platinum -0,1% menjadi $999,92 / ons, Palladium -0,3% menjadi $2,394.35 / ons; harga turun 5,6% pada hari Selasa, penurunan terbesar...

Minyak sedikit melemah di tengah krisis minyak Libya

Harga minyak turun pada hari Selasa di tengah ekspektasi bahwa pasar yang dipasok dengan baik akan dapat menahan gangguan yang telah memangkas produksi minyak mentah Libya. Minyak mentah Brent turun 65 sen menjadi $ 64,55 per barel, setelah mencapai sesi rendah $ 64,06. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 20 sen menjadi $ 58,34, setelah mencapai titik terendah $ 57,68 pada hari sebelumnya. Hampir semua kapasitas ekspor minyak mentah Libya sekarang berada di bawah force majeure -...

Emas Stabil Pada Ekspektasi Kebijakan Bank Sentral

Harga emas sedikit berubah pada hari Rabu karena dukungan teknis pada kebijakan moneter dovish yang diharapkan dari bank sentral mengimbangi minat kembali untuk aset berisiko dan dolar yang optimis. Spot gold turun 0,1% ke level $ 1,555,73 per ons pada pukul 13:22 GMT. Emas berjangka AS merosot 0,2% ke level $ 1.555,50. Investor akan mengawasi rapat kebijakan pertama Bank Sentral Eropa tahun ini pada hari Kamis, sementara pertemuan pertama The Fed dijadwalkan pada 28-29 Januari...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.