DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga telah terlihat " mengkoreksi penurunan rutin yang mengikuti kenaikan baru-baru ini" dalam aksi Selasa pagi, yang "sekali lagi dilihat sebagai peluang pembelian nilai pada logam kuning, di tengah gagasan kuat bahwa apresiasi harga akan berlanjut di kedepannya," ungkap Jim Wyckoff, yang merupakan analis senior di Kitco.com, dalam data terbaru...

Emas berjangka menandai penyelesaian di level tertinggi sejak 2011

Emas berjangka naik beruntun untuk sesi keempat pada Rabu ini untuk menandai penyelesaian lainnya pada level tertinggi sejak September 2011. Pergerakan emas di atas $1.800 tidaklah mengherankan mengingat "begitu banyak pendorong harga positif yang mendukungnya, dengan pemain kunci menjadi tingkat riil negatif," ungkap Peter Spina, yang merupakan presiden dan chief executive officer di GoldSeek.com. Dia tidak berharap melihat kemunduran emas yang berarti hingga menembus $2.000. Pada hari...

Emas Pertahankan Gain Di Tengah Kebangkitan Virus, Dolar Melemah

Emas bertahan di dekat level tertingginya dalam lebih dari tujuh tahun pada permintaan aset haven di tengah kebangkitan kasus virus corona di beberapa bagian dunia, sementara dolar AS melemah. Laju infeksi baru di Tokyo, Iran dan di tempat lain meningkatkan kekhawatiran tentang terjadinya gelombang baru. Dua negara bagian terpadat di Australia akan menutup perbatasan bersama mereka mulai Selasa malam karena pihak berwenang berjibaku untuk mengatasi lonjakan kasus virus baru. Vaksin apa pun...

Minyak bergerak lebih rendah karena kasus Covid-19 memicu kekhawatiran permintaan

Harga minyak turun pada Selasa ini di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan kasus baru virus corona, terutama di Amerika Serikat, yang dapat menghambat pemulihan permintaan untuk bahan bakar. Minyak mentah berjangka Brent turun 24 sen, atau 0,56%, menjadi $ 42,86. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate turun 1 sen, atau 0,02%, menjadi menetap di level $ 40,62 per barel. "Harga minyak lebih rendah hari ini di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan kasus virus corona di AS akan membatasi...

Saham AS Berakhir Lebih Rendah Karena Kasus Virus Corona Meningkat

Saham AS melemah pada hari Selasa karena investor mengambil keuntungan sehari pasca S&P 500 mencatat kenaikan terpanjangnya tahun ini dan karena kasus baru virus corona AS kembali naik. Sebagian besar Amerika Serikat melaporkan puluhan ribu infeksi virus corona. New York memperluas karantina perjalanannya bagi pengunjung dari tiga negara bagian, sementara wilayah Miami yang lebih luas di Florida menghentikan pembukaan kembali. Saham Dow Jones Industrial Average turun 396,5 poin, atau...

Irak Hentikan Operasi TV AlHurra yang Dibiayai AS
Tuesday, 3 September 2019 19:51 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah Irak hari Senin (2/9) menghentikan operasi saluran televisi Alhurra yang dibiayai amerika karena menyiarkan laporan yang disebutnya menuduh adanya korupsi dalam berbagai lembaga Sunni dan Syiah di negara itu.

Acara televisi yang berdurasi 12 menit itu disiarkan hari Sabtu dan mengklaim bahwa pejabat keagamaan di Irak telah menyalah-gunakan dana bagi situs-situs keagamaan dan real estate.

Komisi Komunikasi dan Media Irak menuduh alhurra melakukan bias dan merugikan nama baik pemerintah dan laporan itu tidak profesional, tidak berimbang dan tidak didasarkan pada bukti-bukti yang bisa dipercaya. Pemerintah mendesak jaringan televisi satelit yang menyiarkan laporannya dalam bahasa Arab ke kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara itu, supaya segera menghentikan siaran sampai jaringan itu mengeluarkan œkoreksi atas laporannya dan minta maaf.

Langkah ini berarti peringatan terakhir bagi stasiun TV itu, dan hukuman yang lebih keras akan diberikan kalau pelanggaran ini terulang lagi, kata sebuah pernyataan pemerintah Irak.

Para pejabat Sunni dan Syiah di Irak mengecam laporan televisi itu, dan kelompok pasukan paramiliter Hashed al-Shaabi yang dibentuk tahun 2014 atas perintah Ayatollah Ali Sistani menuduh alhurra menjalankan œkebijakan yang bermusuhan.

Kelompok agama Sunni mengecam laporan itu œpenuh dusta, tapi US Agency for Global Media, organisasi berita yang berkantor di Washington, yang mengatasi alhurra menyebut laporan itu œadil, berimbang dan profesional.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
PM Inggris Bertanggung Jawab Atas Respons Terhadap Covid-19...
Wednesday, 8 July 2020 23:27 WIB

PM Inggris Boris Johnson, Pada Rabu (8/7) menyatakan ia memikul tanggung jawab penuh atas tanggapan negaranya terhadap pandemi Covid-19, dua hari setelah ia muncul menyalahkan para petugas di panti-pa...

AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO...
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak...

Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'...
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) me...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington...
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini...
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamana...

POPULAR NEWS
Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga telah terlihat " mengkoreksi penurunan rutin yang mengikuti kenaikan baru-baru ini" dalam aksi Selasa pagi, yang "sekali lagi dilihat sebagai peluang pembelian nilai pada logam kuning, di tengah gagasan kuat bahwa apresiasi harga akan berlanjut di kedepannya," ungkap Jim Wyckoff, yang merupakan analis senior di Kitco.com, dalam data terbaru...

Emas berjangka menandai penyelesaian di level tertinggi sejak 2011

Emas berjangka naik beruntun untuk sesi keempat pada Rabu ini untuk menandai penyelesaian lainnya pada level tertinggi sejak September 2011. Pergerakan emas di atas $1.800 tidaklah mengherankan mengingat "begitu banyak pendorong harga positif yang mendukungnya, dengan pemain kunci menjadi tingkat riil negatif," ungkap Peter Spina, yang merupakan presiden dan chief executive officer di GoldSeek.com. Dia tidak berharap melihat kemunduran emas yang berarti hingga menembus $2.000. Pada hari...

Emas Pertahankan Gain Di Tengah Kebangkitan Virus, Dolar Melemah

Emas bertahan di dekat level tertingginya dalam lebih dari tujuh tahun pada permintaan aset haven di tengah kebangkitan kasus virus corona di beberapa bagian dunia, sementara dolar AS melemah. Laju infeksi baru di Tokyo, Iran dan di tempat lain meningkatkan kekhawatiran tentang terjadinya gelombang baru. Dua negara bagian terpadat di Australia akan menutup perbatasan bersama mereka mulai Selasa malam karena pihak berwenang berjibaku untuk mengatasi lonjakan kasus virus baru. Vaksin apa pun...

Minyak bergerak lebih rendah karena kasus Covid-19 memicu kekhawatiran permintaan

Harga minyak turun pada Selasa ini di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan kasus baru virus corona, terutama di Amerika Serikat, yang dapat menghambat pemulihan permintaan untuk bahan bakar. Minyak mentah berjangka Brent turun 24 sen, atau 0,56%, menjadi $ 42,86. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate turun 1 sen, atau 0,02%, menjadi menetap di level $ 40,62 per barel. "Harga minyak lebih rendah hari ini di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan kasus virus corona di AS akan membatasi...

Saham AS Berakhir Lebih Rendah Karena Kasus Virus Corona Meningkat

Saham AS melemah pada hari Selasa karena investor mengambil keuntungan sehari pasca S&P 500 mencatat kenaikan terpanjangnya tahun ini dan karena kasus baru virus corona AS kembali naik. Sebagian besar Amerika Serikat melaporkan puluhan ribu infeksi virus corona. New York memperluas karantina perjalanannya bagi pengunjung dari tiga negara bagian, sementara wilayah Miami yang lebih luas di Florida menghentikan pembukaan kembali. Saham Dow Jones Industrial Average turun 396,5 poin, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.