DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir lebih rendah, tapi catat kenaikan beruntun mingguan ke-5

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat ini, mundur kembali dari catatan tertinggi hampir sembilan tahun yang mereka raih di awal pekan ini. Namun Harga emas untuk pekan ini naik sekitar 0,7%, karena penyebaran COVID-19 terus meningkatkan daya tarik logam sebagai investasi safe-haven. Emas untuk kontrak Agustus turun sebanyak $ 1,90, atau 0,1%, yang menetap di level $ 1,801.90 per ons. Harga pada Rabu telah menetap di level $ 1.820,60, level tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak...

Reli Emas Berlanjut Hingga Minggu ke-5 Seiring Kebangkitan Virus

Emas bertahan di atas $ 1.800 per ons dan menuju kenaikan mingguan kelima karena kekhawatiran tentang kebangkitan kasus virus corona yang mendorong permintaan untuk tempat berlindung. Wabah di AS tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan kasus harian baru mencapai 60.000 untuk pertama kalinya dan mencatat rekor kematian di Florida dan California. Saham Asia mengikuti rekan-rekannya di AS dengan penurunan kecil pada perdagangan Jumat pagi di tengah kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Rendah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Jumat, dengan investor yang kecewa dengan penurunan indeks utama AS saat pasar menimbang dampak dari lonjakan kasus virus corona di banyak negara bagian AS. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,07 persen atau 15,68 poin di 22.513,61 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,37 persen atau 5,73 poin menjadi 1.551,51.(mrv) Sumber: AFP

Emas Menuju Gain Mingguan Karena Bertahan Di Atas $ 1.800 Per Ons

Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena logam kuning tetap di atas $ 1.800 per ons, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi dan keinginan untuk lindung nilai terhadap risiko di tengah berlanjutnya ketidakpastian prospek ekonomi. Emas Agustus naik $ 11,80, atau 0,7%, pada level $ 1,815.60 per ons di Comex, sementara perak September naik 17,3 sen ke level $ 19,135 per ons. Emas berjangka berakhir lebih rendah pada...

Rekor Dalam Jumlah COVID-19 AS Mendorong Emas

Emas naik pada Jumat pagi di Asia, dengan investor beralih ke safe-haven setelah AS memperlihatkan rekor baru harian dalam jumlah orang yang terinfeksi COVID-19. AS melaporkan lebih dari 60.000 kasus pada hari Kamis, dengan Texas, Florida dan California di antara negara-negara bagian dengan rekor jumlah kasus baru. Emas berjangka naik 0,15% di $ 1,806.50 pada 12:29 ET (5:29 AM GMT), mengakhiri minggu di atas angka $ 1.800. Sementara itu, COVID-19 terus menyebar secara global, dengan lebih...

Pemimpin Hong Kong Tegaskan Ia Tidak Akan Mundur
Tuesday, 3 September 2019 23:37 WIB | GLOBAL |Global

Pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang terpojok mengatakan ia tidak berniat mengundurkan diri untuk mengakhiri demonstrasi antipemerintah yang memanas yang telah mengguncang kota itu selama tiga bulan. Ia juga membantah laporan bahwa para pemimpin China telah menghalanginya untuk mundur, seraya menyatakan ia ingin menyelesaikan sendiri masalah politik kota itu.

Lam menanggapi laporan kantor berita Reuters mengenai rekaman suara di mana ia memberitahu sekelompok pemimpin bisnis pekan lalu bahwa ia telah menimbulkan œmalapetaka karena mengajukan rancangan undang-undang ekstradisi yang kontroversial yang memicu protes. Ia memberitahu kelompok tersebut bahwa ia akan meminta maaf atas tindakan itu dan mengundurkan diri jika ia punya pilihan.

Tetapi Lam memberitahu para wartawan hari Selasa bahwa ia œbahkan belum merenungkanœ pembahasan tentang pengunduran dirinya dengan para pemimpin China. Ketika ditanya apakah Beijing menghalanginya untuk mundur, Lam mengatakan ia œbelum pernah mengajukan pengunduran diri kepada pemerintah pusat. Ia mengatakan dilansirnya rekaman tersebut œtidak dapat diterima sama sekali.

Warga Hong Kong menyatakan rekaman itu mengukuhkan apa yang dikatakan para ilmuwan politik dan demonstran bahwa meskipun Hong Kong memiliki konstitusi terpisah, Beijinglah yang memimpin kota itu. Diakhirinya krisis politik akan berlangsung atas perintah Beijing.

Sebagian kalangan telah menyatakan khawatir mengenai kemungkinan intervensi militer China yang mirip dengan penumpasan terhadap protes di Lapangan Tiananmen pada tahun 1989.

Dalam rekaman suara itu,. Lam berusaha menenangkan para pemimpin bisnis bahwa pemerintah Beijing sama sekali tidak puna rencana mengirim Tentara Pembebasan Rakyat.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri...
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di S...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya...
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Ko...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19...
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevalua...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong...
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah terseb...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar...
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Ju...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir lebih rendah, tapi catat kenaikan beruntun mingguan ke-5

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat ini, mundur kembali dari catatan tertinggi hampir sembilan tahun yang mereka raih di awal pekan ini. Namun Harga emas untuk pekan ini naik sekitar 0,7%, karena penyebaran COVID-19 terus meningkatkan daya tarik logam sebagai investasi safe-haven. Emas untuk kontrak Agustus turun sebanyak $ 1,90, atau 0,1%, yang menetap di level $ 1,801.90 per ons. Harga pada Rabu telah menetap di level $ 1.820,60, level tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak...

Reli Emas Berlanjut Hingga Minggu ke-5 Seiring Kebangkitan Virus

Emas bertahan di atas $ 1.800 per ons dan menuju kenaikan mingguan kelima karena kekhawatiran tentang kebangkitan kasus virus corona yang mendorong permintaan untuk tempat berlindung. Wabah di AS tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan kasus harian baru mencapai 60.000 untuk pertama kalinya dan mencatat rekor kematian di Florida dan California. Saham Asia mengikuti rekan-rekannya di AS dengan penurunan kecil pada perdagangan Jumat pagi di tengah kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Rendah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Jumat, dengan investor yang kecewa dengan penurunan indeks utama AS saat pasar menimbang dampak dari lonjakan kasus virus corona di banyak negara bagian AS. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,07 persen atau 15,68 poin di 22.513,61 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,37 persen atau 5,73 poin menjadi 1.551,51.(mrv) Sumber: AFP

Emas Menuju Gain Mingguan Karena Bertahan Di Atas $ 1.800 Per Ons

Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena logam kuning tetap di atas $ 1.800 per ons, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi dan keinginan untuk lindung nilai terhadap risiko di tengah berlanjutnya ketidakpastian prospek ekonomi. Emas Agustus naik $ 11,80, atau 0,7%, pada level $ 1,815.60 per ons di Comex, sementara perak September naik 17,3 sen ke level $ 19,135 per ons. Emas berjangka berakhir lebih rendah pada...

Rekor Dalam Jumlah COVID-19 AS Mendorong Emas

Emas naik pada Jumat pagi di Asia, dengan investor beralih ke safe-haven setelah AS memperlihatkan rekor baru harian dalam jumlah orang yang terinfeksi COVID-19. AS melaporkan lebih dari 60.000 kasus pada hari Kamis, dengan Texas, Florida dan California di antara negara-negara bagian dengan rekor jumlah kasus baru. Emas berjangka naik 0,15% di $ 1,806.50 pada 12:29 ET (5:29 AM GMT), mengakhiri minggu di atas angka $ 1.800. Sementara itu, COVID-19 terus menyebar secara global, dengan lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.