DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global dalam permintaan. Minyak berjangka di New York kehilangan 0,4% di perdagangan Asia setelah pada hari Jumat merosot 2%. China memperingatkan bahwa beberapa pihak di AS mendorong negara itu menuju Perang Dingin baru, memicu kekhawatiran bahwa memburuknya hubungan antara negara-negara adidaya dapat mempersulit pemulihan pasar dari jatuhnya permintaan...

Bursa Hong Kong Mulai Perdagangan Hari Ini Dengan Catatan Negatif

Saham-saham Hong Kong memulai perdagangan hari Senin dengan lebih banyak kerugian, memperpanjang penurunan tajam pada akhir pekan lalu, setelah kota itu memperlihatkan bentrokan jalanan baru atas undang-undang keamanan kontroversial yang diusulkan oleh China. Indeks Hang Seng turun 0,89 persen, atau 204,44 poin, menjadi 22.725,70. Indeks acuan Shanghai Composite China naik tipis 0,09 persen, atau 2,48 poin, menjadi 2.816,24, sedangkan Indeks Komposit Shenzhen di bursa kedua negara itu turun...

Bursa Tokyo Lebih Tinggi Saat Pembukaan Terkait Harapan Terhadap Virus Korona

Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari ini terkait harapan status darurat di kota tersebut akan di cabut untuk seluruh Negara termasuk Tokyo yang menjadi kekuatan ekonomi. Indeks acuan indeks Nikkei 225 naik 1.37 persen atau 279.75 point ke level 20,667.91 di awal perdagangan, sementara Indeks Topix yang lebih luas menguat 1.16 persen atau 17.20 poin ke level 1,495.00. (frk) Sumber: AFP

AS Gugat Pelapor Snowden Terkait Buku Baru
Wednesday, 18 September 2019 17:36 WIB | GLOBAL |Global

Amerika Serikat menggugat mantan karyawan CIA dan NSA, Edward Snowden, karena diduga melanggar perjanjian kerahasiaan yang ia tandatangani sebelum menerbitkan buku barunya.

Departemen Kehakiman menuduh Snowden tidak memenuhi kesepakatan untuk menyerahkan draft buku "Permanent Record" kepada kedua lembaga, dan juga memberi pidato publik mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan intelijen.

"Permanent Record" mulai dijual Selasa (17/9). Walaupun Mahkamah Agung memutuskan pada 1980 bahwa pemerintah tidak bisa menghentikan penerbitan dan penjualan buku-buku semacam itu, Amerika bisa menyita semua keuntungan yang sedianya diperoleh Snowden dari buku itu.

Berdasarkan perjanjian mengenai kerahasiaan, Snowden seharusnya memberikan salinannya kepada Badan Intelijen Pusat dan Badan Keamanan Nasional untuk ditinjau sebelum dipublikasikan. Penerbitnya, Macmillan, juga disebut dalam gugatan itu.

"Kemampuan Amerika untuk melindungi informasi keamanan nasional yang sensitif bergantung pada kepatuhan karyawan dan kontraktor dengan perjanjian kerahasiaan mereka," kata Asisten Jaksa Agung, Jody Hunt, Selasa. "Gugatan itu menunjukkan Departemen Kehakiman tidak mentolerir pelanggaran kepercayaan publik ini. Kita tidak akan mengizinkan individu untuk memperkaya diri mereka sendiri dengan mengorbankan Amerika," tambah Hunt.

Snowden melarikan diri ke Rusia pada 2013 setelah membocorkan ribuan dokumen tentang kegiatan mata-mata pemerintah AS dan kegiatan intelijen lainnya.

Dia bereaksi terhadap gugatan dengan serangkaian komentar Twitter, mengatakan, "Saya tidak yakin saya pernah melihat buku yang CIA dan NSA anggap terlalu berbahaya untuk dibaca."

Sumber : VOA News

RELATED NEWS
Jepang Cabut Situasi Darurat di 3 Prefektur...
Friday, 22 May 2020 23:54 WIB

Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang. Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sek...

AS keberatan dengan Usulan Hukum China untuk Membatasi Oposisi Hong Kong...
Friday, 22 May 2020 17:48 WIB

Amerika Serikat memperingatkan Cina pada hari Kamis terhadap setiap langkah untuk melemahkan otonomi Hong Kong menyusul laporan bahwa parlemen China akan mengusulkan undang-undang keamanan nasional un...

17% Warga London Terpapar Covid-19...
Friday, 22 May 2020 11:12 WIB

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock hari Kamis (21/5) mengatakan, studi antibodi dalam skala kecil menunjukkan, 17% warga London dan 5% di seluruh Inggris telah terpapar virus corona. Hancock meng...

AS Menjanjikan Dukungan untuk Taiwan, Di Tengah Ketegangan Cina yang Meningkat...
Thursday, 21 May 2020 11:26 WIB

Amerika Serikat mengatakan dukungannya yang kuat dan bipartisan untuk demokrasi Taiwan "sesuai dengan" perjanjian AS-China dan merupakan "solusi yang tepat untuk memaksimalkan stabilitas" Selat Taiwan...

China Tolak Disalahkan Terkait Pandemi Virus Corona...
Wednesday, 20 May 2020 23:49 WIB

China mengecam Australia dan Amerika Serikat atas apa yang disebutnya manipulasi politik pandemi Covid-19. Australia paling kencang menyerukan penyelidikan independen terhadap asal mula pandemi virus...

POPULAR NEWS
Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global dalam permintaan. Minyak berjangka di New York kehilangan 0,4% di perdagangan Asia setelah pada hari Jumat merosot 2%. China memperingatkan bahwa beberapa pihak di AS mendorong negara itu menuju Perang Dingin baru, memicu kekhawatiran bahwa memburuknya hubungan antara negara-negara adidaya dapat mempersulit pemulihan pasar dari jatuhnya permintaan...

Bursa Hong Kong Mulai Perdagangan Hari Ini Dengan Catatan Negatif

Saham-saham Hong Kong memulai perdagangan hari Senin dengan lebih banyak kerugian, memperpanjang penurunan tajam pada akhir pekan lalu, setelah kota itu memperlihatkan bentrokan jalanan baru atas undang-undang keamanan kontroversial yang diusulkan oleh China. Indeks Hang Seng turun 0,89 persen, atau 204,44 poin, menjadi 22.725,70. Indeks acuan Shanghai Composite China naik tipis 0,09 persen, atau 2,48 poin, menjadi 2.816,24, sedangkan Indeks Komposit Shenzhen di bursa kedua negara itu turun...

Bursa Tokyo Lebih Tinggi Saat Pembukaan Terkait Harapan Terhadap Virus Korona

Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari ini terkait harapan status darurat di kota tersebut akan di cabut untuk seluruh Negara termasuk Tokyo yang menjadi kekuatan ekonomi. Indeks acuan indeks Nikkei 225 naik 1.37 persen atau 279.75 point ke level 20,667.91 di awal perdagangan, sementara Indeks Topix yang lebih luas menguat 1.16 persen atau 17.20 poin ke level 1,495.00. (frk) Sumber: AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.