DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Data Pekerjaan AS yang Kuat Mendorong Dolar Naik

Dolar menguat pada hari Senin setelah data menunjukkan penguatan yang mengejutkan di pasar tenaga kerja AS, tetapi mata uang itu tertahan dari pergerakan ke lebih tinggi oleh kekhawatiran tentang eskalasi dalam perang dagang AS-China. Indeks dolar hampir datar di 97,704 di awal perdagangan Asia pada hari Senin, setelah naik 0,3% pada hari Jumat. Euro diperdagangkan pada $ 1,10575, setelah mencapai level terendah satu minggu di $ 1,10395 pada hari Jumat. Dolar berbalik arah pada 108,57 yen....

Saham Tokyo Dibuka Lebih Tinggi Dengan Fokus Tertuju Ke Events Global

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Senin memperpanjang reli di Wall Street setelah data pekerjaan yang kuat, karena investor mengamati dengan cermat peristiwa penting minggu ini termasuk pertemuan bank sentral dan pemilihan umum Inggris. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,34 persen atau 79,11 poin ke level 23.433,51 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,36 persen atau 6,11 poin ke level 1.719,47.(Arl) Sumber : AFP

Emas Tahan Penurunan seiring Reli Ekuitas terhadap Data Pekerjaan A.S. yang Solid

Emas menahan penurunan setelah data laporan gaji AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat menyebabkan lonjakan dalam ekuitas, mengurangi permintaan untuk aset haven. Kenaikan data pekerjaan melonjak kembali di bulan November dan upah melampaui estimasi, memberikan Federal Reserve lebih banyak alasan untuk mempertahankan suku bunga stabil setelah tiga kali pemangkasan berturut-turut. Payroll melonjak 266.000 bulan lalu, terbesar sejak Januari, menurut laporan pemerintah yang melampaui...

Minyak Turun Dari Tertinggi 12-Minggu seiring Kekhawatiran Membayangi Pemotongan Output

Minyak mundur dari tertinggi 12-minggu karena optimisme yang didorong oleh penurunan output mengejutkan Arab Saudi dibayangi oleh kekhawatiran akan permintaan. West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun 28 sen, atau 0,5%, menjadi $ 58,92 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:47 waktu Singapura. Kontrak ditutup di $ 59,20 pada hari Jumat, tertinggi sejak 17 September. Naik 7,3% minggu lalu, terbesar sejak pertengahan Juni. Minyak Brent untuk penyelesaian di...

Saham Hong Kong Naik Tipis pada Pembukaan Senin Pagi

Saham-saham Hong Kong naik pada awal perdagangan pada hari Senin setelah menguatnya data laporan pekerjaan AS dan pada harapan yang tersisa untuk pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng naik 0,06 persen, atau 15,60 poin, ke level 26.513,97. Indeks Shanghai Composite naik 0,08 persen, atau 2,45 poin, ke level 2.914,46 dan Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham-saham di bursa kedua China, naik 0,23 persen, atau 3,83 poin ke level 1.644,16. Sumber : AFP

Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB | GLOBAL |Global

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11).

Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di Universitas Hong Kong itu melakukan tindakan tersebut, dan ke mana mereka bergerak selanjutnya.

Sebelumnya, para demonstran membuka satu jalur kendaraan di setiap arah sebuah jalan yang sebelumnya diblokir mereka sewaktu mereka mengajukan tuntutan agar pemerintah meneruskan rencananya untuk melangsungkan pemilu daerah pada 24 November.

Seorang demonstran bertopeng di Chinese University of Hong Kong menyatakan, Jumat pagi (15/11), pemerintah memiliki waktu 24 jam untuk memenuhi tuntutan itu. Para aktivis pro-demokrasi mengatakan, pemerintah kemungkinan menggunakan alasan adanya kekerasan untuk menunda pemilu itu.

Para mahasiswa dan pemrotes lain juga menduduki kampus-kampus besar lain di Hongkong, dengan membangun barikade-barikade serta melengkapi diri mereka dengan bom bensin dan senjata lainnya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
FBI Selidiki Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Sebagai Aksi Terorisme...
Monday, 9 December 2019 11:07 WIB

FBI sedang menyelidiki penembakan fatal di sebuah pangkalan Angkatan Laut di Florida sebagai aksi terorisme, demikian pernyataan seorang agen khusus, Minggu (8/12). Dalam konferensi pers hari Minggu,...

Kaum Minoritas di Pakistan Menunggu Vonis Ulama Radikal...
Friday, 6 December 2019 17:05 WIB

Kaum minoritas di Pakistan dengan cemas menunggu putusan pengadilan terakhir terhadap ulama garis keras yang didakwa bulan lalu atas tuduhan penghasutan dan terorisme. Ulama itu dituduh mendorong unju...

AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah...
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran. Renca...

Ketegangan Turki-Yunani Meningkat Terkait Ambisi Ankara di Laut Tengah...
Thursday, 5 December 2019 23:55 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis bertemu pada Rabu (4/12). Pertemuan itu adalah upaya untuk meredakan ketegangan atas perairan wilayah yang disengketa...

Perancis Bersiap Hadapi Pemogokan Massal...
Thursday, 5 December 2019 16:56 WIB

Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh P...

POPULAR NEWS
Data Pekerjaan AS yang Kuat Mendorong Dolar Naik

Dolar menguat pada hari Senin setelah data menunjukkan penguatan yang mengejutkan di pasar tenaga kerja AS, tetapi mata uang itu tertahan dari pergerakan ke lebih tinggi oleh kekhawatiran tentang eskalasi dalam perang dagang AS-China. Indeks dolar hampir datar di 97,704 di awal perdagangan Asia pada hari Senin, setelah naik 0,3% pada hari Jumat. Euro diperdagangkan pada $ 1,10575, setelah mencapai level terendah satu minggu di $ 1,10395 pada hari Jumat. Dolar berbalik arah pada 108,57 yen....

Saham Tokyo Dibuka Lebih Tinggi Dengan Fokus Tertuju Ke Events Global

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Senin memperpanjang reli di Wall Street setelah data pekerjaan yang kuat, karena investor mengamati dengan cermat peristiwa penting minggu ini termasuk pertemuan bank sentral dan pemilihan umum Inggris. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,34 persen atau 79,11 poin ke level 23.433,51 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,36 persen atau 6,11 poin ke level 1.719,47.(Arl) Sumber : AFP

Emas Tahan Penurunan seiring Reli Ekuitas terhadap Data Pekerjaan A.S. yang Solid

Emas menahan penurunan setelah data laporan gaji AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat menyebabkan lonjakan dalam ekuitas, mengurangi permintaan untuk aset haven. Kenaikan data pekerjaan melonjak kembali di bulan November dan upah melampaui estimasi, memberikan Federal Reserve lebih banyak alasan untuk mempertahankan suku bunga stabil setelah tiga kali pemangkasan berturut-turut. Payroll melonjak 266.000 bulan lalu, terbesar sejak Januari, menurut laporan pemerintah yang melampaui...

Minyak Turun Dari Tertinggi 12-Minggu seiring Kekhawatiran Membayangi Pemotongan Output

Minyak mundur dari tertinggi 12-minggu karena optimisme yang didorong oleh penurunan output mengejutkan Arab Saudi dibayangi oleh kekhawatiran akan permintaan. West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari turun 28 sen, atau 0,5%, menjadi $ 58,92 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:47 waktu Singapura. Kontrak ditutup di $ 59,20 pada hari Jumat, tertinggi sejak 17 September. Naik 7,3% minggu lalu, terbesar sejak pertengahan Juni. Minyak Brent untuk penyelesaian di...

Saham Hong Kong Naik Tipis pada Pembukaan Senin Pagi

Saham-saham Hong Kong naik pada awal perdagangan pada hari Senin setelah menguatnya data laporan pekerjaan AS dan pada harapan yang tersisa untuk pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng naik 0,06 persen, atau 15,60 poin, ke level 26.513,97. Indeks Shanghai Composite naik 0,08 persen, atau 2,45 poin, ke level 2.914,46 dan Indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham-saham di bursa kedua China, naik 0,23 persen, atau 3,83 poin ke level 1.644,16. Sumber : AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.