DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Melonjak Seiring Investor Mengamati Laporan Pekerjaan Pada Hari Jumat

Emas berjangka pada hari Jumat berayun di antara keuntungan dan kerugian kecil seiring para investor mengamati laporan pasar tenaga kerja pada bulan Maret, yang dapat menawarkan beberapa petunjuk tentang keadaan pekerjaan di Amerika bahkan jika itu tidak sepenuhnya mengungkapkan tingkat kerusakan bisnis akibat coronavirus. Laporan nonfarm-payrolls hari Jumat dari Biro Statistik Tenaga Kerja akan menunjukkan berapa banyak pekerja yang ditambahkan ekonomi AS bulan lalu, dengan perkiraan...

Emas Berakhir Naik setelah Laporan Pekerjaan AS, tetapi Membukukan Kerugian Mingguan

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah sebuah laporan tentang ketenagakerjaan A.S. pada bulan Maret menunjukkan bahwa penurunan dari penutupan bisnis terkait coronavirus yang sudah memiliki dampak besar pada pasar tenaga kerja. Namun, untuk minggu ini, harga membukukan penurunan moderat. "Bias harga emas naik telah tertahan oleh ketakutan deflasi yang berjalan melalui pasar keuangan," kata Michael Kosares, pendiri USAGOLD. Emas Juni di Comex naik $ 8, atau 0,5%, menjadi...

Emas Melemah pada Penguatan Dolar, Tapi Pertahankan Kisaran Ketat Jelang Data AS

Harga emas melemah pada hari Jumat karena dolar menguat, tetapi logam ini terjebak dalam kisaran sempit di depan data nonfarm payroll AS yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang kerusakan ekonomi dari virus korona. Emas spot turun 0,1% pada $ 1,610.46 per ons pada 0923 GMT. Logam telah menurun hampir 0,5% sejauh minggu ini setelah melonjak 8% pada minggu sebelumnya. Emas berjangka AS turun 0,6% menjadi $ 1,627.90 per ons. Gain pada safe-haven untuk dolar AS membatasi kenaikan...

AS Memangkas 701.000 Pekerjaan Pada Bulan Maret

Ekonomi AS memangkas 701.000 pekerjaan dalam bulan hingga pertengahan Maret, pemerintah mengatakan dalam laporan pasar tenaga kerja bulanan yang sebagian besar mendahului segala dampak dari pandemi Covid-19 terhadap ekonomi AS. Angka-angka, biasanya data bulan ini yang paling ditunggu-tunggu di pasar keuangan global, telah sebagian besar tidak berarti oleh lonjakan klaim pengangguran selama dua minggu berikutnya. Hampir 10 juta orang Amerika - 6% dari total tenaga kerja 164 juta - telah...

Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)

Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang Seng turun 0,19 persen, atau 43,95 poin, menjadi 23.236,11. Indeks acuan Shanghai Composite turun 0,60 persen, atau 16,65 poin, menjadi 2.763,99, dan indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China turun 0,47 persen, atau 7,98 poin, menjadi...

Polisi Hong Kong Klaim Jinakkan 2 Bom Rakitan di Kampus
Tuesday, 10 December 2019 23:56 WIB | GLOBAL |Global

Polisi Hong Kong mengatakan mereka telah menjinakkan dua bom besar rakitan yang penuh paku di sebuah universitas.

Polisi mengatakan petugas penjinak bom bergegas ke kampus Wah Yan di distrik Wanchai pada hari Selasa setelah petugas kebersihan melihat alat-alat itu.

Penemuan senjata pada Senin malam itu (9/12) adalah yang terbaru selama enam bulan protes anti-pemerintah yang mengguncang wilayah semi-otonom China itu.

Alick McWhirter, petugas senior penjinak bom mengatakan, œSelain sejumlah besar bahan peledak, ada juga fragmentasi, pecahan peluru, dalam bentuk paku, yang telah ditambahkan ke kedua bom itu. Kedua perangkat ini hanya memiliki satu fungsi, yakni untuk membunuh dan melukai orang.

Bom-bom itu dikendalikan oleh radio, dan dirancang hendak diledakkan melalui ponsel. Pihak berwenang tidak berspekulasi secara publik tentang siapa yang menaruh bom-bom itu dan mengapa.

Pada bulan Juli, polisi mengumumkan penyitaan sekitar dua kilogram TATP, atau tri-aseton tri-peroksida, yang telah digunakan dalam serangan-serangan militan di seluruh dunia.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Satu Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona...
Friday, 3 April 2020 23:52 WIB

Pandemi virus corona mencapai tonggak sejarah yang suram ketika total penderita yang terkonfirmasi mencapai satu juta orang. Menurut hitungan yang dilakukan Universitas Johns Hopkins lebih dari seper...

Menlu Jerman Peringatkan NATO Bahaya Disinformasi di Tengah Krisis Covid-19...
Friday, 3 April 2020 17:11 WIB

Menteri Luar Negeri Jerman hari Kamis (2/4) mengimbau seluruh anggota NATO tidak mengambil kesempatan dari wabah virus corona ini untuk menyebarkan œinformasi salah, œpropaganda dan œberit...

Presiden Filipina Perintahkan Tembak Mati Pelanggar 'Lockdown'...
Friday, 3 April 2020 11:34 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan siapapun yang melanggar aturan lockdown yang diambil pemerintah untuk mencegah perluasan wabah virus corona bisa ditembak mati polisi. Duterte mengeluarka...

Trump Pertimbangkan Hentikan Penerbangan Antar Pusat Penyebaran Corona...
Friday, 3 April 2020 00:02 WIB

Presiden AS Donald Trump, Rabu (1/4), menolak memberlakukan perintah tinggal di rumah dalam skala nasional, namun mengatakan mungkin akan memerintahkan perusahaan-perusahaan penerbangan untuk menghent...

PBB: Virus Corona Krisis Global Terbesar Sejak Perang Dunia II...
Thursday, 2 April 2020 17:17 WIB

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua...

POPULAR NEWS
Emas Melonjak Seiring Investor Mengamati Laporan Pekerjaan Pada Hari Jumat

Emas berjangka pada hari Jumat berayun di antara keuntungan dan kerugian kecil seiring para investor mengamati laporan pasar tenaga kerja pada bulan Maret, yang dapat menawarkan beberapa petunjuk tentang keadaan pekerjaan di Amerika bahkan jika itu tidak sepenuhnya mengungkapkan tingkat kerusakan bisnis akibat coronavirus. Laporan nonfarm-payrolls hari Jumat dari Biro Statistik Tenaga Kerja akan menunjukkan berapa banyak pekerja yang ditambahkan ekonomi AS bulan lalu, dengan perkiraan...

Emas Berakhir Naik setelah Laporan Pekerjaan AS, tetapi Membukukan Kerugian Mingguan

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah sebuah laporan tentang ketenagakerjaan A.S. pada bulan Maret menunjukkan bahwa penurunan dari penutupan bisnis terkait coronavirus yang sudah memiliki dampak besar pada pasar tenaga kerja. Namun, untuk minggu ini, harga membukukan penurunan moderat. "Bias harga emas naik telah tertahan oleh ketakutan deflasi yang berjalan melalui pasar keuangan," kata Michael Kosares, pendiri USAGOLD. Emas Juni di Comex naik $ 8, atau 0,5%, menjadi...

Emas Melemah pada Penguatan Dolar, Tapi Pertahankan Kisaran Ketat Jelang Data AS

Harga emas melemah pada hari Jumat karena dolar menguat, tetapi logam ini terjebak dalam kisaran sempit di depan data nonfarm payroll AS yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang kerusakan ekonomi dari virus korona. Emas spot turun 0,1% pada $ 1,610.46 per ons pada 0923 GMT. Logam telah menurun hampir 0,5% sejauh minggu ini setelah melonjak 8% pada minggu sebelumnya. Emas berjangka AS turun 0,6% menjadi $ 1,627.90 per ons. Gain pada safe-haven untuk dolar AS membatasi kenaikan...

AS Memangkas 701.000 Pekerjaan Pada Bulan Maret

Ekonomi AS memangkas 701.000 pekerjaan dalam bulan hingga pertengahan Maret, pemerintah mengatakan dalam laporan pasar tenaga kerja bulanan yang sebagian besar mendahului segala dampak dari pandemi Covid-19 terhadap ekonomi AS. Angka-angka, biasanya data bulan ini yang paling ditunggu-tunggu di pasar keuangan global, telah sebagian besar tidak berarti oleh lonjakan klaim pengangguran selama dua minggu berikutnya. Hampir 10 juta orang Amerika - 6% dari total tenaga kerja 164 juta - telah...

Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)

Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang Seng turun 0,19 persen, atau 43,95 poin, menjadi 23.236,11. Indeks acuan Shanghai Composite turun 0,60 persen, atau 16,65 poin, menjadi 2.763,99, dan indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China turun 0,47 persen, atau 7,98 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.