DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir pada level tertinggi dalam lebih dari 2 minggu

Emas berjangka ditutup di level tertinggi lebih dari dua minggu pada hari Kamis, seiring kekhawatiran seputar penyebaran virus corona yang menyebabkan kelemahan di pasar saham AS dan penurunan imbal hasil obligasi, mengangkat daya tarik haven dari logam mulia. "Selera terhadap logam mulia harus tetap didukung oleh meningkatnya kekhawatiran atas wabah koronavirus di Cina," kata Lukman Otunuga, analis riset senior di FXTM. "Ketidakpastian umum kemungkinan akan mempercepat menuju ke tempat yang...

Emas gain seiring Kekhawatiran Virus bebani Risiko Appetite

Emas menguat karena penghindaran risiko kembali ke pasar di tengah upaya berkelanjutan untuk mengendalikan penyebaran virus korona yang meluas. Pejabat China menghentikan perjalanan dari kota berpenduduk 11 juta tersebut saat mereka mencoba menghentikan penyebaran virus baru yang mirip SARS, sementara Organisasi Kesehatan Dunia menunda keputusan apakah akan mengumumkan wabah itu sebagai darurat internasional. Virus corona, yang pertama kali muncul bulan lalu di Wuhan di Cina tengah, telah...

Emas Turun Terkait Aksi Profit-Taking, Suku Bunga Rendah

Emas melemah pada Kamis karena investor membukukan keuntungan dari aksi reli baru-baru ini tetapi bertahan di atas level dukungan teknis $ 1.550 karena berlanjutnya suku bunga rendah dan penurunan minat terhadap aset berisiko. Spot Emas turun 0,3% pada $ 1,554.24 per ons. Emas berjangka AS turun 0,2% menjadi $ 1.553,80. Emas menembus di atas penghalang psikologis $ 1.500 per ons pada akhir Desember di tengah ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan AS dan China dan ekonomi...

Saham Hong Kong Turun tajam Terkait Kekhawatiran Virus (Review)

Ekuitas Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Kamis karena investor melakukan pelarian atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 1,52 persen, atau 431,92 poin, berakhir pada 27.909,12. Indeks acuan Shanghai Composite kehilangan 2,75 persen, atau 84,23 poin, menjadi ditutup pada 2.976,53, sedangkan indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, jatuh 3,45 persen, atau 62,79 poin, menjadi 1.756,82 pada akhir. Sumber: AFP

Indeks Tokyo dibuka lebih rendah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Kamis dengan yen menahan gian dan selera risiko berkurang oleh kekhawatiran mengenai virus baru dari Cina. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,77 persen atau 184,53 poin menjadi 23.846,82 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,58 persen atau 10,19 poin pada 1.733,94.(yds) Sumber: AFP

AS Diam-diam Usir 2 Diplomat China
Monday, 16 December 2019 17:37 WIB | GLOBAL |Global

Amerika diam-diam mengusir dua pejabat kedutaan China September lalu, setelah mereka memasuki pangkalan militer yang sensitif di Virginia. Demikian dilaporkan Harian New York Times, Minggu (15/12).

Mengutip orang-orang yang mengetahui insiden itu, harian itu melaporkan pengusiran Amerika terhadap diplomat-diplomat China atas dugaan spionase tampaknya baru pertama kalinya terjadi dalam lebih dari 30 tahun.

Setidaknya satu dari kedua diplomat diyakini sebagai pejabat intelijen yang menyamar, kata harian tersebut.

Harian itu juga mengatakan kedua diplomat, ditemani istri mereka, tiba di pos pemeriksaan, pintu masuk ke instalasi sensitif dekat Norfolk, Virginia. Di tempat tersebut terdapat pasukan operasi khusus.

Penjaga mendapati mereka tidak memiliki izin masuk sehingga mengarahkan mereka melewati gerbang, berbalik dan keluar.

Menurut New York Times, pejabat-pejabat China itu terus masuk ke pangkalan dan menghindari personil militer yang mengejar sampai akhirnya mereka terpaksa berhenti, setelah dihadang truk pemadam kebakaran.

Dikatakan, kedua pejabat mengaku tidak memahami instruksi penjaga dan tersesat.

Beberapa pekan setelah insiden itu, Departemen Luar Negeri memberlakukan pembatasan terhadap aktivitas diplomat China, dengan alasan sebagai tanggapan atas peraturan yang sudah diterapkan Tiongkok selama bertahun-tahun yang membatasi pergerakan diplomat-diplomat Amerika.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Beberapa Bandara Skrining Penumpang sejak Menyebarnya Virus Baru China...
Friday, 24 January 2020 23:43 WIB

Semakin banyak bandara yang mulai melakukan skrining terhadap penumpang yang tiba dari China, Jumat (24/1), di tengah-tengah kekhawatiran mengenai penyebaran virus baru yang telah menewaskan lebih dar...

Perancis Paparkan Reformasi Pensiun...
Friday, 24 January 2020 19:45 WIB

Setelah berminggu-minggu pemogokan transportasi yang melumpuhkan, pemerintah Perancis secara resmi akan memaparkan undang-undang reformasi pensiun yang kontroversial pada Jumat (24/1/2020). Hal itu a...

AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran...
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB

Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memp...

Korut Larang Kunjungan Turis Asing Terkait Wabah Virus Korona...
Thursday, 23 January 2020 23:07 WIB

Korea Utara untuk sementara melarang kunjungan turis asing sebagai tanggapan atas wabah virus baru yang membahayakan di negara tetangganya, China. Tergantung berapa lama larangan itu berlaku, langkah ...

Hakim Agung Terpilih Sebagai Presiden Perempuan Pertama Yunani...
Thursday, 23 January 2020 17:41 WIB

Para anggota parlemen Yunani memilih presiden perempuan pertama negara itu hari Rabu (22/1), dengan mayoritas suara mendukung hakim pengadilan tinggi Katerina Sakellaropoulou. Berbicara setelah secar...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir pada level tertinggi dalam lebih dari 2 minggu

Emas berjangka ditutup di level tertinggi lebih dari dua minggu pada hari Kamis, seiring kekhawatiran seputar penyebaran virus corona yang menyebabkan kelemahan di pasar saham AS dan penurunan imbal hasil obligasi, mengangkat daya tarik haven dari logam mulia. "Selera terhadap logam mulia harus tetap didukung oleh meningkatnya kekhawatiran atas wabah koronavirus di Cina," kata Lukman Otunuga, analis riset senior di FXTM. "Ketidakpastian umum kemungkinan akan mempercepat menuju ke tempat yang...

Emas gain seiring Kekhawatiran Virus bebani Risiko Appetite

Emas menguat karena penghindaran risiko kembali ke pasar di tengah upaya berkelanjutan untuk mengendalikan penyebaran virus korona yang meluas. Pejabat China menghentikan perjalanan dari kota berpenduduk 11 juta tersebut saat mereka mencoba menghentikan penyebaran virus baru yang mirip SARS, sementara Organisasi Kesehatan Dunia menunda keputusan apakah akan mengumumkan wabah itu sebagai darurat internasional. Virus corona, yang pertama kali muncul bulan lalu di Wuhan di Cina tengah, telah...

Emas Turun Terkait Aksi Profit-Taking, Suku Bunga Rendah

Emas melemah pada Kamis karena investor membukukan keuntungan dari aksi reli baru-baru ini tetapi bertahan di atas level dukungan teknis $ 1.550 karena berlanjutnya suku bunga rendah dan penurunan minat terhadap aset berisiko. Spot Emas turun 0,3% pada $ 1,554.24 per ons. Emas berjangka AS turun 0,2% menjadi $ 1.553,80. Emas menembus di atas penghalang psikologis $ 1.500 per ons pada akhir Desember di tengah ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan AS dan China dan ekonomi...

Saham Hong Kong Turun tajam Terkait Kekhawatiran Virus (Review)

Ekuitas Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Kamis karena investor melakukan pelarian atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 1,52 persen, atau 431,92 poin, berakhir pada 27.909,12. Indeks acuan Shanghai Composite kehilangan 2,75 persen, atau 84,23 poin, menjadi ditutup pada 2.976,53, sedangkan indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, jatuh 3,45 persen, atau 62,79 poin, menjadi 1.756,82 pada akhir. Sumber: AFP

Indeks Tokyo dibuka lebih rendah

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Kamis dengan yen menahan gian dan selera risiko berkurang oleh kekhawatiran mengenai virus baru dari Cina. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,77 persen atau 184,53 poin menjadi 23.846,82 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,58 persen atau 10,19 poin pada 1.733,94.(yds) Sumber: AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.