DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Turun 4-Sesi Beruntun seiring Pedagang Mengawasi Data Ekonomi Di Tengah Penyebaran Coronavirus

Emas berjangka pada hari Rabu memulai bulan dengan kerugian, memperpanjang penurunan mereka ke empat sesi berturut-turut, karena para pedagang waspada terhadap data ekonomi AS terbaru di tengah penyebaran pandemi COVID-19, yang telah membantu sebagian mendukung pembelian emas atau paling tidak downside terbatas untuk logam mulia. Pasar ekuitas "turun terhadap prediksi yang mengerikan" menurut pejabat AS pada hari Senin ditengah jumlah potensi kematian di negara ini dari pandemi coronavirus,...

Emas Berakhir Menguat Didukung Klaim Pengangguran Mingguan yang Melonjak

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, dengan lmendapatkan dorongan pada kenaikan klaim pengangguran mingguan AS ke rekor 6,6 juta. Pergerakan emas sejalan dengan empat sesi kerugian berturut-turut untuk logam. Emas Juni naik $ 46,30, atau 2,9%, berakhir di $ 1,637.70 per ounce. Itu merupakan kenaikan persentase satu hari terbesar sejak 24 Maret, menurut data FactSet.(Arl) Sumber : Marketwatch

Emas Berusaha Untuk Bergerak Lebih Tinggi Di Tengah Penyebaran Coronavirus

Emas berjangka berusaha untuk mendapatkan kembali daya tarik yang lebih tinggi pada hari Rabu untuk memulai bulan dan kuartal baru, di tengah ekspektasi data ekonomi yang semakin buruk karena pandemi COVID-19 yang telah membantu sebagian mendukung pembelian emas atau setidaknya penurunan terbatas untuk logam mulia. Sebelumnya Rabu, sebuah laporan pekerjaan sektor swasta dari Automatic Data Processing Inc. ADP, -0,82% membantu memberikan harga emas dorongan yang lebih tinggi. Laporan tersebut...

Emas Pertahankan Penurunan Terbesar dalam 2 pekan Terhadap Perekonomian Tiongkok

Emas memegang penurunan terbesar dalam lebih dari dua minggu di tengah tanda-tanda ekonomi China mungkin membaik, meskipun pandemi coronavirus tetap menjadi ancaman bagi pertumbuhan global. Harga emas spot + 0,2% menjadi $ 1,580.84 / ons pada jam 9:16 di Singapura. Harga -2,8% Selasa, penurunan terbesar sejak 13 Maret, sehingga memangkas kenaikan kuartalan menjadi 4%. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil Logam mulia lainnya: Perak + 0,3% menjadi $ 14,0110 / ons setelah -22% pada kuartal...

Emas Naik 1,4%, Didorong oleh Ketakutan Penyebaran Virus

Emas naik lebih dari 1% pada hari Rabu karena kekhawatiran atas pandemi virus korona yang memburuk memicu pelarian ke safe heaven, dengan harapan pelonggaran moneter lebih lanjut oleh bank sentral menambah dukungan. Emas spot naik 1,4% pada $ 1,592.83 per ons pada 0730 GMT, setelah merosot 3,1% di sesi sebelumnya terkait penguatan dolar. Emas berjangka AS naik 0,5% pada $ 1,604.50. Emas dianggap sebagai investasi yang menarik selama masa ketidakpastian politik atau ekonomi. Ini sangat...

Iran Laporkan Dua Korban Meninggal karena Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 17:59 WIB | GLOBAL |Global

Kantor berita resmi Iran melaporkan dua orang meninggal setelah dinyatakan positif terkena virus korona. Keduanya adalah korban meninggal pertama di Iran.

Kantor berita IRNA mengutip pejabat kementerian kesehatan yang mengatakan kedua orang itu meninggal di Kota Qom, di sebelah selatan Teheran.

Iran telah menjalankan langkah-langkah pencegahan di bandara untuk menghambat kemungkinan penyebaran virus itu. Virus korona pertama kali muncul di China pada Desember tahun lalu. Sejak itu, virus korona telah menulari hampir 75 ribu orang di seluruh dunia. Jumlah kematian telah melebihi 2.000 orang, kebanyakan di China.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump Pertimbangkan Hentikan Penerbangan Antar Pusat Penyebaran Corona...
Friday, 3 April 2020 00:02 WIB

Presiden AS Donald Trump, Rabu (1/4), menolak memberlakukan perintah tinggal di rumah dalam skala nasional, namun mengatakan mungkin akan memerintahkan perusahaan-perusahaan penerbangan untuk menghent...

PBB: Virus Corona Krisis Global Terbesar Sejak Perang Dunia II...
Thursday, 2 April 2020 17:17 WIB

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua...

Kematian Akibat Corona di AS Diperkirakan Melonjak Beberapa Pekan Lagi...
Thursday, 2 April 2020 00:22 WIB

AS harus bersiap-siap mengalami 100 ribu hingga 240 ribu kematian akibat virus corona selama dua bulan mendatang bahkan jika warga Amerika terus menjaga jarak mereka satu sama lain. Jumlah kematian m...

China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif...
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB

Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit kelil...

Iran Peroleh Bantuan Medis Lewat Mekanisme Hindari Sanksi AS...
Wednesday, 1 April 2020 00:01 WIB

Jerman, Inggris dan Perancis telah memfasilitasi ekspor barang-barang kebutuhan medis ke Iran. Ini merupakan ekspor pertama yang menggunakan suatu mekanisme yang dirancang untuk menghindari sanksi-san...

POPULAR NEWS
Emas Turun 4-Sesi Beruntun seiring Pedagang Mengawasi Data Ekonomi Di Tengah Penyebaran Coronavirus

Emas berjangka pada hari Rabu memulai bulan dengan kerugian, memperpanjang penurunan mereka ke empat sesi berturut-turut, karena para pedagang waspada terhadap data ekonomi AS terbaru di tengah penyebaran pandemi COVID-19, yang telah membantu sebagian mendukung pembelian emas atau paling tidak downside terbatas untuk logam mulia. Pasar ekuitas "turun terhadap prediksi yang mengerikan" menurut pejabat AS pada hari Senin ditengah jumlah potensi kematian di negara ini dari pandemi coronavirus,...

Emas Berakhir Menguat Didukung Klaim Pengangguran Mingguan yang Melonjak

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, dengan lmendapatkan dorongan pada kenaikan klaim pengangguran mingguan AS ke rekor 6,6 juta. Pergerakan emas sejalan dengan empat sesi kerugian berturut-turut untuk logam. Emas Juni naik $ 46,30, atau 2,9%, berakhir di $ 1,637.70 per ounce. Itu merupakan kenaikan persentase satu hari terbesar sejak 24 Maret, menurut data FactSet.(Arl) Sumber : Marketwatch

Emas Berusaha Untuk Bergerak Lebih Tinggi Di Tengah Penyebaran Coronavirus

Emas berjangka berusaha untuk mendapatkan kembali daya tarik yang lebih tinggi pada hari Rabu untuk memulai bulan dan kuartal baru, di tengah ekspektasi data ekonomi yang semakin buruk karena pandemi COVID-19 yang telah membantu sebagian mendukung pembelian emas atau setidaknya penurunan terbatas untuk logam mulia. Sebelumnya Rabu, sebuah laporan pekerjaan sektor swasta dari Automatic Data Processing Inc. ADP, -0,82% membantu memberikan harga emas dorongan yang lebih tinggi. Laporan tersebut...

Emas Pertahankan Penurunan Terbesar dalam 2 pekan Terhadap Perekonomian Tiongkok

Emas memegang penurunan terbesar dalam lebih dari dua minggu di tengah tanda-tanda ekonomi China mungkin membaik, meskipun pandemi coronavirus tetap menjadi ancaman bagi pertumbuhan global. Harga emas spot + 0,2% menjadi $ 1,580.84 / ons pada jam 9:16 di Singapura. Harga -2,8% Selasa, penurunan terbesar sejak 13 Maret, sehingga memangkas kenaikan kuartalan menjadi 4%. Indeks Spot Dollar Bloomberg stabil Logam mulia lainnya: Perak + 0,3% menjadi $ 14,0110 / ons setelah -22% pada kuartal...

Emas Naik 1,4%, Didorong oleh Ketakutan Penyebaran Virus

Emas naik lebih dari 1% pada hari Rabu karena kekhawatiran atas pandemi virus korona yang memburuk memicu pelarian ke safe heaven, dengan harapan pelonggaran moneter lebih lanjut oleh bank sentral menambah dukungan. Emas spot naik 1,4% pada $ 1,592.83 per ons pada 0730 GMT, setelah merosot 3,1% di sesi sebelumnya terkait penguatan dolar. Emas berjangka AS naik 0,5% pada $ 1,604.50. Emas dianggap sebagai investasi yang menarik selama masa ketidakpastian politik atau ekonomi. Ini sangat...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.