DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir lebih rendah, tapi catat kenaikan beruntun mingguan ke-5

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat ini, mundur kembali dari catatan tertinggi hampir sembilan tahun yang mereka raih di awal pekan ini. Namun Harga emas untuk pekan ini naik sekitar 0,7%, karena penyebaran COVID-19 terus meningkatkan daya tarik logam sebagai investasi safe-haven. Emas untuk kontrak Agustus turun sebanyak $ 1,90, atau 0,1%, yang menetap di level $ 1,801.90 per ons. Harga pada Rabu telah menetap di level $ 1.820,60, level tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak...

Emas Menuju Gain Mingguan Karena Bertahan Di Atas $ 1.800 Per Ons

Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena logam kuning tetap di atas $ 1.800 per ons, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi dan keinginan untuk lindung nilai terhadap risiko di tengah berlanjutnya ketidakpastian prospek ekonomi. Emas Agustus naik $ 11,80, atau 0,7%, pada level $ 1,815.60 per ons di Comex, sementara perak September naik 17,3 sen ke level $ 19,135 per ons. Emas berjangka berakhir lebih rendah pada...

Minyak Menguat, Tetapi Acuan AS Berakhir Lebih Rendah Untuk Pekan ini

Minyak berjangka naik pada Jumat ini, didukung oleh hasil positif terkait dengan potensi obat COVID-19, tetapi harga minyak AS berakhir lebih rendah untuk pekan ini karena laporan dari Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa lesunya permintaan disebabkan oleh pandemi virus corona akan bertahan. Minyak mentah WTI untuk kontrak Agustus, naik 93 sen, atau sekitar 2,4%, menjadi $ 40,55 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah turun sebanyak 3,1% pada Kamis yang menyentuh level...

Emas Menuju untuk Kenaikan Mingguan Kelima Ditengah Lonjakan Kasus Virus

Emas melayang di atas angka kunci $ 1.800 per ons, berada di jalur untuk kenaikan mingguan kelima, karena investor terbebani oleh kekhawatiran atas kebangkitan dalam kasus virus corona yang merugikan ekonomi global. Meningkatnya infeksi di AS dan Asia telah mendukung tempat berlindung seperti emas minggu ini, bahkan ketika dolar menguat. Investor emas juga menimbang berbagai tanda-tanda tentang kesehatan pasar tenaga kerja AS setelah data menunjukkan lebih sedikit orang Amerika yang melamar...

Harga Minyak Jatuh ditengah Melonjaknya Kasus Virus, Pasokan Berlebihan

Harga minyak turun pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan karena persediaan yang meningkat dan kasus virus corona memecahkan rekor baru di Amerika Serikat memicu kekhawatiran tentang laju pemulihan ekonomi dan permintaan bahan bakar. Minyak mentah Brent turun 46 sen, atau 1,1%, menjadi $ 41,89 per barel, dan minyak AS turun 51 sen, atau 1,3%, menjadi $ 39,11 per barel. Brent ditetapkan untuk penurunan mingguan hampir 2% dan minyak mentah WTI AS untuk penurunan hampir 4%. Lebih dari...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB | POLITICS |

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Reporter VOA Henry Ridgwell melaporkan dari London, Presiden Trump dijadwalkan akan menyampaikan pidato yang ditunggu-tunggu pada sesi penutupan konferensi itu, Jumat (26/1).

Beberapa jam setelah helikopter kepresidenan Amerika Serikat Marine One mendarat, Donald Trump menggelar strategi diplomasinya blak-blakan yang menjadi ciri khasnya. Ia meragukan pembicaraan perdamaian Timur Tengah akan dimulai kembali dan mengancam akan memangkas dana bantuan untuk Palestina.

œDana itu tersedia, dan dana itu tidak akan sampai ke Palestina kecuali mereka bersedia merundingkan perdamaian. Karena, saya bisa katakan, Israel ingin berdamai, dan Palestina seharusnya juga demikian. Jika tidak, kami akan terpaksa lepas tangan.

Sebelumnya, Presiden Trump membantah apa yang menurutnya gosip palsu bahwa ia berselisih pendapat dengan PM Inggris Theresa May. Trump malah menjanjikan akan mendongkrak perdagangan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa.

Ada kekhawatiran bahwa diplomasi Donald Trump yang mendahulukan Amerika akan mengguncang sistem global yang menyokong KTT Davos.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah...
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar. Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1)...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir lebih rendah, tapi catat kenaikan beruntun mingguan ke-5

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat ini, mundur kembali dari catatan tertinggi hampir sembilan tahun yang mereka raih di awal pekan ini. Namun Harga emas untuk pekan ini naik sekitar 0,7%, karena penyebaran COVID-19 terus meningkatkan daya tarik logam sebagai investasi safe-haven. Emas untuk kontrak Agustus turun sebanyak $ 1,90, atau 0,1%, yang menetap di level $ 1,801.90 per ons. Harga pada Rabu telah menetap di level $ 1.820,60, level tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak...

Emas Menuju Gain Mingguan Karena Bertahan Di Atas $ 1.800 Per Ons

Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena logam kuning tetap di atas $ 1.800 per ons, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi dan keinginan untuk lindung nilai terhadap risiko di tengah berlanjutnya ketidakpastian prospek ekonomi. Emas Agustus naik $ 11,80, atau 0,7%, pada level $ 1,815.60 per ons di Comex, sementara perak September naik 17,3 sen ke level $ 19,135 per ons. Emas berjangka berakhir lebih rendah pada...

Minyak Menguat, Tetapi Acuan AS Berakhir Lebih Rendah Untuk Pekan ini

Minyak berjangka naik pada Jumat ini, didukung oleh hasil positif terkait dengan potensi obat COVID-19, tetapi harga minyak AS berakhir lebih rendah untuk pekan ini karena laporan dari Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa lesunya permintaan disebabkan oleh pandemi virus corona akan bertahan. Minyak mentah WTI untuk kontrak Agustus, naik 93 sen, atau sekitar 2,4%, menjadi $ 40,55 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah turun sebanyak 3,1% pada Kamis yang menyentuh level...

Emas Menuju untuk Kenaikan Mingguan Kelima Ditengah Lonjakan Kasus Virus

Emas melayang di atas angka kunci $ 1.800 per ons, berada di jalur untuk kenaikan mingguan kelima, karena investor terbebani oleh kekhawatiran atas kebangkitan dalam kasus virus corona yang merugikan ekonomi global. Meningkatnya infeksi di AS dan Asia telah mendukung tempat berlindung seperti emas minggu ini, bahkan ketika dolar menguat. Investor emas juga menimbang berbagai tanda-tanda tentang kesehatan pasar tenaga kerja AS setelah data menunjukkan lebih sedikit orang Amerika yang melamar...

Harga Minyak Jatuh ditengah Melonjaknya Kasus Virus, Pasokan Berlebihan

Harga minyak turun pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan karena persediaan yang meningkat dan kasus virus corona memecahkan rekor baru di Amerika Serikat memicu kekhawatiran tentang laju pemulihan ekonomi dan permintaan bahan bakar. Minyak mentah Brent turun 46 sen, atau 1,1%, menjadi $ 41,89 per barel, dan minyak AS turun 51 sen, atau 1,3%, menjadi $ 39,11 per barel. Brent ditetapkan untuk penurunan mingguan hampir 2% dan minyak mentah WTI AS untuk penurunan hampir 4%. Lebih dari...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.