DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Turun Pada Hari Ini, Namun Naik Untuk Mingguan Menjelang Pemilihan Brexit

Emas membukukan kenaikan mingguan tetapi investor safe-haven dan mereka yang lama secara tradisional pada logam kuning sebagian besar duduk di luar pasar pada hari Jumat, membiarkan harga turun, dengan beberapa mengarah untuk mengejar, menjelang pemungutan suara parlemen pada akhir pekan terkait tawaran UK untuk meninggalkan Uni Eropa. Setelah kenaikan awal pada hari ini untuk prospek yang diharapkan Brexit Inggris dan aspirasi kesepakatan perdagangan antara AS-China akan pupus kembali, emas...

Saham Hong Kong, Shanghai berakhir dengan penurunan (Review)

Saham Hong Kong dan Shanghai merosot pada Jumat ini setelah data menunjukkan bahwa ekonomi China tumbuh pada laju paling lambat selama hampir 30 tahun. Indeks Hang Seng turun 0,48 persen, atau 128,91 poin, menjadi 26.719,58. Indeks Shanghai Composite turun 1,32 persen, atau 39,19 poin, menjadi 2.938,14, sedangkan Indesk Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, turun 1,17 persen, atau 19,20 poin, menjadi 1.616,72. Sumber : AFP

Saham AS dibuka lebih rendah, tetapi menuju kenaikan mingguan

Saham dibuka lebih rendah pada Jumat ini seiring menuju kenaikan mingguan pertama pada musim pendapatan. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 46 poin lebih rendah, atau 0,2%. S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun sebanyak 0,1%. Lebih dari 70 perusahaan S&P 500 telah melaporkan kalender pendapatan kuartal ketiga pekan ini. Dari perusahaan-perusahaan tersebut, 81% telah membukukan hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan, data FactSet menunjukkan. Data yang...

Dow Industrials Tergelincir ke Sesi Terendah Pada Perdagangan Tengah Hari

Dow Jones Industrial Average pada Jumat tengah hari diperdagangkan di posisi sesi terendah, dengan saham Johnson & Johnson memberikan dorongan terbesar ke indikator blue-chip tersebut. Dow turun 120 poin, atau 0,5%, ke level 26.906, dengan saham J&J memotong sekitar 42 poin dari indeks. Indeks S&P 500 turun 0,4% ke level 2.986, sedangkan Indeks Nasdaq Composite diperdagangkan 0,9% lebih rendah pada level 8.080. J&J diperdagangkan melemah tajam dan membebani Dow, di mana itu...

Dow Industrials Berakhir 1% Lebih Rendah Karena Saham Boeing, J&J Turun Lebih Dari 220-Poin

Saham A.S. berakhir di dekat posisi terendah sesi pada hari Jumat, dengan penurunan di Johnson & Johnson dan Boeing Co memberikan bagian terbesar dari tekanan untuk industri Dow. Dow ditutup turun 255 poin, atau 0,9%, pada level 26.770. Komponen Dow, Boeing, memangkas sekitar 170 poin dari rata-rata tekanan harga, sementara J&J dan saham menekan 57 poin pada indeks. Indeks S&P 500 ditutup 0,4% lebih rendah pada level 2.986, sementara Indeks Nasdaq Composite berakhir 0,8% lebih...

Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB | SECURITY |

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi.

œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterprise Institute di Washington.

Pompeo juga mengatakan badan intelijen yang dipimpinnya berpendapat, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tidak sekedar mengerahkan senjata nuklir untuk bertahan dalam kekuasaan, tetapi juga mengancam akan menyatukan Semenanjung Korea di bawah rezimnya.

Pompeo menambahkan Pyongyang dalam setahun ini bisa menempatkan Amerika dalam bahaya, dan langkah Korea Utara berikutnya adalah mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan beberapa misil beruntun.

Pompeo mengatakan Presiden Trump terfokus pada solusi diplomatik atas krisis Korea Utara, tetapi CIA mengusahakan agar presiden memiliki berbagai pilihan lain.

Korea Utara secara agresif mengembangkan program senjata nuklir dan misil dan membangkang terhadap sanksi-sanksi internasional.

Sejumlah negara dan organisasi internasional telah memberlakukan sejumlah sanksi keuangan dan perdagangan terhadap Pyongyang, termasuk keputusan China untuk membatasi pasokan minyak dan batu bara untuk negara itu.

Korea Utara bergantung pada bahan bakar impor untuk mempertahankan ekonominya. Minyak juga diperlukan untuk program misil dan nuklir antar-benua negara itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial...
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera...
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan...

POPULAR NEWS
Emas Turun Pada Hari Ini, Namun Naik Untuk Mingguan Menjelang Pemilihan Brexit

Emas membukukan kenaikan mingguan tetapi investor safe-haven dan mereka yang lama secara tradisional pada logam kuning sebagian besar duduk di luar pasar pada hari Jumat, membiarkan harga turun, dengan beberapa mengarah untuk mengejar, menjelang pemungutan suara parlemen pada akhir pekan terkait tawaran UK untuk meninggalkan Uni Eropa. Setelah kenaikan awal pada hari ini untuk prospek yang diharapkan Brexit Inggris dan aspirasi kesepakatan perdagangan antara AS-China akan pupus kembali, emas...

Saham Hong Kong, Shanghai berakhir dengan penurunan (Review)

Saham Hong Kong dan Shanghai merosot pada Jumat ini setelah data menunjukkan bahwa ekonomi China tumbuh pada laju paling lambat selama hampir 30 tahun. Indeks Hang Seng turun 0,48 persen, atau 128,91 poin, menjadi 26.719,58. Indeks Shanghai Composite turun 1,32 persen, atau 39,19 poin, menjadi 2.938,14, sedangkan Indesk Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, turun 1,17 persen, atau 19,20 poin, menjadi 1.616,72. Sumber : AFP

Saham AS dibuka lebih rendah, tetapi menuju kenaikan mingguan

Saham dibuka lebih rendah pada Jumat ini seiring menuju kenaikan mingguan pertama pada musim pendapatan. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 46 poin lebih rendah, atau 0,2%. S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun sebanyak 0,1%. Lebih dari 70 perusahaan S&P 500 telah melaporkan kalender pendapatan kuartal ketiga pekan ini. Dari perusahaan-perusahaan tersebut, 81% telah membukukan hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan, data FactSet menunjukkan. Data yang...

Dow Industrials Tergelincir ke Sesi Terendah Pada Perdagangan Tengah Hari

Dow Jones Industrial Average pada Jumat tengah hari diperdagangkan di posisi sesi terendah, dengan saham Johnson & Johnson memberikan dorongan terbesar ke indikator blue-chip tersebut. Dow turun 120 poin, atau 0,5%, ke level 26.906, dengan saham J&J memotong sekitar 42 poin dari indeks. Indeks S&P 500 turun 0,4% ke level 2.986, sedangkan Indeks Nasdaq Composite diperdagangkan 0,9% lebih rendah pada level 8.080. J&J diperdagangkan melemah tajam dan membebani Dow, di mana itu...

Dow Industrials Berakhir 1% Lebih Rendah Karena Saham Boeing, J&J Turun Lebih Dari 220-Poin

Saham A.S. berakhir di dekat posisi terendah sesi pada hari Jumat, dengan penurunan di Johnson & Johnson dan Boeing Co memberikan bagian terbesar dari tekanan untuk industri Dow. Dow ditutup turun 255 poin, atau 0,9%, pada level 26.770. Komponen Dow, Boeing, memangkas sekitar 170 poin dari rata-rata tekanan harga, sementara J&J dan saham menekan 57 poin pada indeks. Indeks S&P 500 ditutup 0,4% lebih rendah pada level 2.986, sementara Indeks Nasdaq Composite berakhir 0,8% lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.