DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Rendah, Membangun Penurunan Mingguan

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada hari Kamis karena kekhawatiran seputar pembicaraan perdagangan AS dan China mereda dan dolar diperdagangkan lebih tinggi untuk minggu ini. Namun, penurunan bulanan terbesar dalam penjualan ritel dalam sembilan tahun mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menghentikan kenaikan suku bunga, membantu membatasi kerugian untuk emas. Emas April kehilangan $ 1,20, atau kurang dari 0,1%, untuk menetap di $ 1,313.90 per ounce, diperdagangkan...

Emas naik pada harapan jeda The Fed; pembicaraan perdagangan jadi fokus

Harga emas naik tipis pada hari Kamis di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga stabil tahun ini, sementara investor berharap untuk perkembangan dalam pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing. Spot gold naik 0,2 persen ke level $ 1,308.20 per ounce, pada pukul 01:05 dini hari GMT. Emas berjangka AS turun 0,3 persen ke level $ 1,311. Harga konsumen AS tidak berubah untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Januari, yang mengarah ke kenaikan...

Emas Naik Terkait Prospek The Fed Di Tengah Ketegangan Pembicaraan Dagang

Emas naik seiring data inflasi yang terkandung mendukung keputusan Federal Reserve untuk memperlambat kenaikan suku bunga, sementara investor mengikuti pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara AS, China di Beijing. Spot emas menguat 0,2% menjadi $ 1,308.35 per ons pada 7:11 pagi di London. Indeks S Bloomberg Dollar Spot  turun 0,1% setelah mengakhiri Rabu di level tertingginya sejak 2 Januari; Indeks menuju kenaikan mingguan back-to-back pertama tahun ini. Indeks utama inflasi...

Emas menguat seiring dolar melemah pada penjualan ritel AS yang suram

Harga emas menguat pada hari Jumat seiring dolar sedikit melemah setelah data AS yang mengecewakan mengindikasikan momentum ekonomi yang melambat, mendukung pendekatan kebijakan moneter "sabar" Federal Reserve AS. Spot gold sedikit berubah di level $ 1,312.82 per ounce pada pukul 00:09 dini hari waktu GMT. Ini naik 0,5 persen di sesi sebelumnya dalam kenaikan intraday terbesar sejak 30 Januari. Emas berjangka AS menguat 0,1 persen ke level $ 1,315 per ounce. Penjualan ritel AS mencatatkan...

Pound Tergelincir Jelang Voting Brexit Di Tengah Ancaman ERG

Pound menurun untuk hari kedua jelang mosi Perdana Menteri May di parlemen; menghadapi pemberontakan dari anggota parlemen euroskeptik dari dalam partainya sendiri karena mereka menganggapnya untuk keluar dari kesepakatan tanpa persetujuan Uni Eropa. Sterling turun 0,2% menjadi $ 1,2814, level terendah sejak 15 Januari; menurun 0,1% menjadi 87,73 pence per euro Anggota anti-Uni Eropa European Research Group (ERG) bertemu dengan Julian Smith pada Rabu malam untuk menegaskan bahwa meninggalkan...

Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB | SECURITY |

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi.

œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterprise Institute di Washington.

Pompeo juga mengatakan badan intelijen yang dipimpinnya berpendapat, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tidak sekedar mengerahkan senjata nuklir untuk bertahan dalam kekuasaan, tetapi juga mengancam akan menyatukan Semenanjung Korea di bawah rezimnya.

Pompeo menambahkan Pyongyang dalam setahun ini bisa menempatkan Amerika dalam bahaya, dan langkah Korea Utara berikutnya adalah mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan beberapa misil beruntun.

Pompeo mengatakan Presiden Trump terfokus pada solusi diplomatik atas krisis Korea Utara, tetapi CIA mengusahakan agar presiden memiliki berbagai pilihan lain.

Korea Utara secara agresif mengembangkan program senjata nuklir dan misil dan membangkang terhadap sanksi-sanksi internasional.

Sejumlah negara dan organisasi internasional telah memberlakukan sejumlah sanksi keuangan dan perdagangan terhadap Pyongyang, termasuk keputusan China untuk membatasi pasokan minyak dan batu bara untuk negara itu.

Korea Utara bergantung pada bahan bakar impor untuk mempertahankan ekonominya. Minyak juga diperlukan untuk program misil dan nuklir antar-benua negara itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial...
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera...
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Rendah, Membangun Penurunan Mingguan

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada hari Kamis karena kekhawatiran seputar pembicaraan perdagangan AS dan China mereda dan dolar diperdagangkan lebih tinggi untuk minggu ini. Namun, penurunan bulanan terbesar dalam penjualan ritel dalam sembilan tahun mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menghentikan kenaikan suku bunga, membantu membatasi kerugian untuk emas. Emas April kehilangan $ 1,20, atau kurang dari 0,1%, untuk menetap di $ 1,313.90 per ounce, diperdagangkan...

Emas naik pada harapan jeda The Fed; pembicaraan perdagangan jadi fokus

Harga emas naik tipis pada hari Kamis di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga stabil tahun ini, sementara investor berharap untuk perkembangan dalam pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing. Spot gold naik 0,2 persen ke level $ 1,308.20 per ounce, pada pukul 01:05 dini hari GMT. Emas berjangka AS turun 0,3 persen ke level $ 1,311. Harga konsumen AS tidak berubah untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Januari, yang mengarah ke kenaikan...

Emas Naik Terkait Prospek The Fed Di Tengah Ketegangan Pembicaraan Dagang

Emas naik seiring data inflasi yang terkandung mendukung keputusan Federal Reserve untuk memperlambat kenaikan suku bunga, sementara investor mengikuti pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara AS, China di Beijing. Spot emas menguat 0,2% menjadi $ 1,308.35 per ons pada 7:11 pagi di London. Indeks S Bloomberg Dollar Spot  turun 0,1% setelah mengakhiri Rabu di level tertingginya sejak 2 Januari; Indeks menuju kenaikan mingguan back-to-back pertama tahun ini. Indeks utama inflasi...

Emas menguat seiring dolar melemah pada penjualan ritel AS yang suram

Harga emas menguat pada hari Jumat seiring dolar sedikit melemah setelah data AS yang mengecewakan mengindikasikan momentum ekonomi yang melambat, mendukung pendekatan kebijakan moneter "sabar" Federal Reserve AS. Spot gold sedikit berubah di level $ 1,312.82 per ounce pada pukul 00:09 dini hari waktu GMT. Ini naik 0,5 persen di sesi sebelumnya dalam kenaikan intraday terbesar sejak 30 Januari. Emas berjangka AS menguat 0,1 persen ke level $ 1,315 per ounce. Penjualan ritel AS mencatatkan...

Pound Tergelincir Jelang Voting Brexit Di Tengah Ancaman ERG

Pound menurun untuk hari kedua jelang mosi Perdana Menteri May di parlemen; menghadapi pemberontakan dari anggota parlemen euroskeptik dari dalam partainya sendiri karena mereka menganggapnya untuk keluar dari kesepakatan tanpa persetujuan Uni Eropa. Sterling turun 0,2% menjadi $ 1,2814, level terendah sejak 15 Januari; menurun 0,1% menjadi 87,73 pence per euro Anggota anti-Uni Eropa European Research Group (ERG) bertemu dengan Julian Smith pada Rabu malam untuk menegaskan bahwa meninggalkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.