DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas merosot terhadap dolar yang lebih kuat, euro melemah

Harga emas melemah pada hari Senin, setelah mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut pada minggu lalu, akibat penguatan dolar AS dan euro beringsut lebih rendah karena ketidakpastian politik di Jerman. Spot emas turun 0,4 persen menjadi $1,292.40 per ons pada 00:29 GMT. Spot emas turun sekitar 1,7 persen pada minggu lalu yang mmerupakan penurunan mingguan kedua berturut-turut. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2 persen menjadi $1.295,30 per ons. Euro tergelincir di...

Saham Hong Kong mengalami penurunan tajam dalam sebulan (Review)

Saham-saham Hong Kong membukukan penurunan terburuknya dalam sebulan terakhir pada hari Jumat, menghapus sebagian besar kenaikan pekan ini, karena investor memangkas posisi menyusul turunnya peringkat kredit China serta ancaman nuklir Korut. Rencana Federal Reserve AS untuk mengecilkan neraca dan kemudian menaikkan suku bunga juga mengurangi sentimen. Indeks Hang Seng turun 0,8% menjadi 27.880,53 poin, mencatat penurunan persentase satu hari terbesar sejak 18 Agustus. Indeks Hong Kong China...

Bursa Saham Tokyo Dibuka Lebih Tinggi, Fokus Pada Pemilihan Cepat

Bursa saham Tokyo dibuka menguat pada hari Senin terkait pelemahan yen karena para pedagang terus mengawasi pengumuman dari Perdana Menteri Shinzo Abe mengenai pemilihan cepat. Indeks Nikkei 225 naik 0,66 persen atau 132,98 poin menjadi 20.429,43 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,52 persen, atau 8,67 poin di level 1.673,28.(frk)   Sumber: AFP

Emas Melemah Karena Penguatan Dolar, Kekhawatiran Korea Utara Mereda

Emas turun karena penguatan dolar, euro melemah pasca pemilu Jerman, dan meredanya kekhawatiran atas ketegangan Korea Utara. Bullion untuk pengiriman segera turun 0,6% menjadi $1,289.62 per ons, dan diperdagangkan di level $1,293.34 pada pukul 1:35 siang di Singapura, menurut Bloomberg. Logam melemah 1,7% pekan lalu untuk membukukan penurunan mingguan kedua. Di Shanghai Futures Exchange emas untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi 277,40 yuan per gram. Perak untuk Desember turun 0,2%...

Emas Turun seiring Pemilu Jerman Kirim Euro Lebih Rendah vs Dolar AS

Emas turun menyusul kenaikan dolar AS dengan euro melemah setelah pemilu Jerman. Palladium bergerak mendekati platinum. Bullion untuk pengiriman segera kehilangan 0,6% ke level $ 1,289.62 / oz. Emas diperdagangkan di level $ 1,296.02 pada pukul 10:50 pagi di London: harga publik Bloomberg. Logam ini turun 1,7% minggu lalu untuk ditutup dengan penurunan mingguan kedua. Indeks Spot Bloomberg Dollar naik 0,2%; Euro kehilangan 0,4%. Kanselir Angela Merkel memenangkan pemilu Jerman dengan jumlah...

Home

Level puncak 2016 emas sekarang terlihat mudah dijangkau setelah lonjakan besar logam ini
Tuesday, 29 August 2017 20:27 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Korea Utara lagi-lagi terlihat seperti Public Enemy No. 1, dengan jumlah korban Harvey menambah suram mood di pasar.

Peluncuran rudal Korut di wilayah udara Jepang telah membantu menempatkan S & P berada di jalur untuk bergabung dalam kemerosotan saham. Sementara itu, emas dan asset haven lainnya membukukan kenaikan yang cukup besar yang mana memicu obrolan tentang berapa banyak lagi kenaikan yang bisa mereka raih.

Untuk emas, kesempatan untuk bergerak ke sekitaran $ 1.375 per ounce terlihat "terbuka lebar," tulis pedagang Petros Steriotis dalam percakapan via telepon hari ini.

Level itu berada di sekitar dimana emas menyentuh level puncak pada bulan Agustus 2016, dan Steriotis memperkirakan level itu terlihat mudah dijangkau. Logam kuning ini diperdagangkan pada sekitar $ 1.330 per ounce - level tertinggi 11 bulan terbaru setelah pergerakan kuat kemarin.

Emas terlihat bagus setelah menjalankan tahun ini "terjebak dalam kisaran" antara sekitar $ 1.200 dan $ 1.300, kata David Madden dari CMC Markets UK. "Sekarang, emas sudah membuat terobosan penting di atas jangkauan, dan kita bisa melihat kenaikan lebih lanjut," katanya. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS
Mitsubishi: Harga Emas 'Mungkin Akan Bergerak Lagi ke atas $ 1.300'...
Monday, 25 September 2017 22:34 WIB

Mitsubishi mengharapkan emas untuk pulih kembali ke atas level $ 1.300 per ons menyusul kekhawatiran politik dan geopolitik, dengan asumsi dolar AS tidak berkinera terlalu baik. Logam cenderung berger...

Analis: Emas Bersiap untuk Efek yang Dihasilkan dari Pertemuan Fed Pekan Ini ...
Monday, 18 September 2017 11:14 WIB

Harga emas mungkin akan mendapatkan beberapa konsolidasi lagi minggu ini seiring daya tarik safen dari logam tersebut terus kehilangan tajinya, analis mengatakan . Namun, pertemuan Federal Reserve pek...

BAML Pertahankan Target $ 1.400-nya meski Emas Melemah pada Profit Taking...
Tuesday, 12 September 2017 05:21 WIB

Satu bank mempertahankan prospek emasnya di level $ 1.400 per ounce pada Senin, bahkan di saat harga melemah imbas profit taking, berpendapat bahwa logam mulia tersebut belum berada dalam wilayah ...

Emas reli pada ketegangan geopilitik; akankah itu berlangsung lama?...
Tuesday, 5 September 2017 05:08 WIB

Emas bertahan pada peran tradisionalnya sebagai aset safe haven seiring harga logam kuning ini melonjak satu persen ke level tertingginya dalam hampir setahun pada hari Senin setelah uji coba nuklir t...

Expert: Pegang Emas, Ada Potensi Besar untuk 'Black Swan' Saat Ini...
Monday, 21 August 2017 17:17 WIB

Emas telah terbukti lagi menjadi safe haven yang solid, khususnya di saat meningkatnya drama politik di AS dan global membuat investor khawatir. Menurut salah satu ahli, permintaan safe haven mungkin...

POPULAR NEWS
Emas merosot terhadap dolar yang lebih kuat, euro melemah

Harga emas melemah pada hari Senin, setelah mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut pada minggu lalu, akibat penguatan dolar AS dan euro beringsut lebih rendah karena ketidakpastian politik di Jerman. Spot emas turun 0,4 persen menjadi $1,292.40 per ons pada 00:29 GMT. Spot emas turun sekitar 1,7 persen pada minggu lalu yang mmerupakan penurunan mingguan kedua berturut-turut. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2 persen menjadi $1.295,30 per ons. Euro tergelincir di...

Saham Hong Kong mengalami penurunan tajam dalam sebulan (Review)

Saham-saham Hong Kong membukukan penurunan terburuknya dalam sebulan terakhir pada hari Jumat, menghapus sebagian besar kenaikan pekan ini, karena investor memangkas posisi menyusul turunnya peringkat kredit China serta ancaman nuklir Korut. Rencana Federal Reserve AS untuk mengecilkan neraca dan kemudian menaikkan suku bunga juga mengurangi sentimen. Indeks Hang Seng turun 0,8% menjadi 27.880,53 poin, mencatat penurunan persentase satu hari terbesar sejak 18 Agustus. Indeks Hong Kong China...

Bursa Saham Tokyo Dibuka Lebih Tinggi, Fokus Pada Pemilihan Cepat

Bursa saham Tokyo dibuka menguat pada hari Senin terkait pelemahan yen karena para pedagang terus mengawasi pengumuman dari Perdana Menteri Shinzo Abe mengenai pemilihan cepat. Indeks Nikkei 225 naik 0,66 persen atau 132,98 poin menjadi 20.429,43 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,52 persen, atau 8,67 poin di level 1.673,28.(frk)   Sumber: AFP

Emas Melemah Karena Penguatan Dolar, Kekhawatiran Korea Utara Mereda

Emas turun karena penguatan dolar, euro melemah pasca pemilu Jerman, dan meredanya kekhawatiran atas ketegangan Korea Utara. Bullion untuk pengiriman segera turun 0,6% menjadi $1,289.62 per ons, dan diperdagangkan di level $1,293.34 pada pukul 1:35 siang di Singapura, menurut Bloomberg. Logam melemah 1,7% pekan lalu untuk membukukan penurunan mingguan kedua. Di Shanghai Futures Exchange emas untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi 277,40 yuan per gram. Perak untuk Desember turun 0,2%...

Emas Turun seiring Pemilu Jerman Kirim Euro Lebih Rendah vs Dolar AS

Emas turun menyusul kenaikan dolar AS dengan euro melemah setelah pemilu Jerman. Palladium bergerak mendekati platinum. Bullion untuk pengiriman segera kehilangan 0,6% ke level $ 1,289.62 / oz. Emas diperdagangkan di level $ 1,296.02 pada pukul 10:50 pagi di London: harga publik Bloomberg. Logam ini turun 1,7% minggu lalu untuk ditutup dengan penurunan mingguan kedua. Indeks Spot Bloomberg Dollar naik 0,2%; Euro kehilangan 0,4%. Kanselir Angela Merkel memenangkan pemilu Jerman dengan jumlah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.