DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Menguat Ditengah Gagalnya Pembicaraan Jerman, Pengkajian Pajak AS

Emas bertahan di level satu bulan tertinggi ditengah pembicaraan mengenai gagalnya pembentukan pemerintah Jerman, menekan euro dan mendorong permintaan haven. Investor juga menilai ketidakpastian mengenai reformasi pajak AS menjelang rilis pertemuan risalah Fed minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,294.88 / oz, sebelum diperdagangkan di level $ 1,292.60 pada pukul 9:26 pagi waktu Singapura: menurut harga dari Bloomberg. (knc) Sumber : Bloomberg

Emas turun terhadap dolar yang lebih kuat

Emas turun pada perdagangan Senin karena dolar menguat namun ketidakpastian politik dan ekonomi di Amerika Serikat terus mendominasi sentimen. Spot emas turun 1,43 persen ke level $1,275.80 per ounce, dari level tertingginya pada Jumat yang lalu di level $1,297, level terkuat sejak 16 Oktober. Emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember ditutup turun ke level $1,275.30 per ounce. Dolar menguat terhadap euro setelah upaya Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membentuk pemerintah koalisi...

Emas Melemah Ditengah Ketidakpastian Politik Jerman

Emas mengalami penurunan pada Senin ini, memangkas kenaikan awal yang terlihat di tengah ketidakpastian politik Jerman. Kestabilan relatif untuk euro pada sesi perdagangan hari Senin berlanjut membantu mata uang bersama ini terhadap dolar, mengurangi beberapa permintaan awal pada logam haven. Emas dapat melakukan konsolidasi dalam jangka pendek setelah harga reli pada hari Jumat ke tertinggi lebih dari satu bulan. Logam tersebut bertahan di hampir 1,8% untuk pekan lalu, karena perkembangan...

GBP/USD - Pemulihan Berlanjut, Fokus Pada Politik Jerman dan Brexit

GBP/USD telah memulihkan lebih dari 50% penurunan intraday namun berjuang membangun momentum di atas level 1,32. Runtuhnya pembicaraan koalisi Jerman dan aksi yang dihasilkan di Asia (EUR, GBP lemah) dengan jelas menunjukkan bahwa investor khawatir "semua keputusan besar, termasuk perundingan Brexit" dapat ditunda sampai situasi di Jerman terselesaikan. Dengan demikian, GBP bisa tetap berada di bawah tekanan di sesi Eropa. Kalender data ringan, namun Deputi Gubernur BoE David Ramsden, yang...

Emas Alami Penurunan Terbesarnya dalam Dua Bulan Terakhir Ditengah Pulihnya Dolar

Emas mempertahankan penurunan terbesarnya dalam hampir dua bulan terakhir ditengah penguatan dolar dan ekuitas kembali tenang. Investor menunggu beberapa risalah pada hari Rabu dari pertemuan terakhir Federal Reserve dan mengkaji pengumuman Ketua Fed Janet Yellen bahwa ia akan mundur dari dewan gubernur setelah Jerome Powell dilantik. Bullion untuk pengiriman segera naik sebesar 0,2 % ke level $ 1,279.30 / oz pada pukul 10:10 pagi waktu Singapura, setelah merosot 1,2 % pada hari Senin, yang...

Home

BAML Pertahankan Target $ 1.400-nya meski Emas Melemah pada Profit Taking
Tuesday, 12 September 2017 05:21 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Satu bank mempertahankan prospek emasnya di level $ 1.400 per ounce pada Senin, bahkan di saat harga melemah imbas profit taking, berpendapat bahwa logam mulia tersebut belum berada dalam wilayah overbought.

"Semua komoditas tambang telah rally hingga kuartal ketiga dan tidak terkecuali emas," kata Bank of America Merrill Lynch (BAML) dalam sebuah laporan penelitian. "Kami yakin logam kuning ini berada di jalur untuk mencapai target $ 1.400 / oz kami dalam beberapa bulan mendatang."

Harga emas menyentuh level tertinggi 12 bulan pada hari Jumat, namun sejak itu turun, dengan emas bulan Desember Comex terakhir terlihat di level $ 1,338.90, turun 0,91% pada hari ini.

BAML berkomentar bahwa potensi pelemahan lebih lanjut pada dolar AS mungkin akan menguatkan tren kenaikan baru-baru ini untuk emas.

"Posisi berjangka non-komersial telah terdorong lebih tinggi dan z-score menunjukkan bahwa emas tidak overbought. Mengingat model harga kami, yang memperkirakan nilai wajar quotations emas pada tingkat bunga AS, USD [dolar AS], volatilitas dan harga minyak, kami mencatat bahwa dukungan untuk logam kuning telah meningkat, "kata laporan tersebut.

Secara khusus, pergerakan dolar AS cenderung mendukung emas, menurut BAML. Logam cenderung bergerak terbalik dengan mata uang AS.

"Suku bunga riil AS telah turun akhir-akhir ini, yang mana dengan sendirinya menjadi bullish untuk emas. Selain itu, hal ini disertai dengan pergerakan datar kurva imbal hasil AS., bersamaan dengan kurva Jerman yang melandai, "laporan tersebut menjelaskan. " Tingkat konvergensi yang dihasilkan membantu mendorong USD lebih rendah dan ada berbagai faktor yang menunjukkan bahwa mata uang AS mungkin tetap akan memberikan dukungan untuk emas."

BAML mengulangi pandangannya bahwa emas merupakan diversifikasi yang efektif, menambahkan bahwa logam kuning dapat "menyimpan portofolio unhedged (tidak terproteksi -pen)" di saat dolar AS bergerak dengan tren turun. "Memang, investor bisa memaksimalkan rasio info portofolio dalam denominasi USD jika mereka mengalokasikan di bawah 5% dari aset mereka ke emas sejak 2015."

Permintaan fisik untuk emas tetap agak mengecewakan, kata laporan tersebut, mengutip permintaan lemah perhiasan di China dan India. "Ini menunjukkan bahwa, seperti biasa, investor telah menjadi pembeli marjinal, dengan aset yang dikelola yang didukung secara fisik di ETF meningkat akhir-akhir ini," tambah BAML. (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Harga Emas Masih Bisa Mengejutkan Dengan 'Akhir yang Kuat' di 2017...
Friday, 17 November 2017 03:30 WIB

Para bears emas berwaspada, harga bisa mengakhiri tahun dengan "akhir yang kuat" tahun ini, kata seorang analis. "Saya tetap konstruktif di GLD dalam waktu dekat, mengharapkan akhir yang kuat untuk t...

Apa yang Emas Lakukan di saat Trump Bercuit di Twitter?...
Thursday, 9 November 2017 22:04 WIB

Ketika Presiden Donald Trump bercuit di Twitter, pasar mendengarkan. Kami melihat ini di saat dia berkicau di Twitter untuk menyerang Nordstrom yang menghilangkan spot untuk lini busana putrinya. Sah...

Commonwealth Bank: 2018 Mungkin Menjadi Waktu yang Sempurna untuk Membeli Emas...
Friday, 3 November 2017 21:50 WIB

Tahun depan terlihat seperti waktu yang tepat untuk masuk ke pasar emas, kata seorang ahli strategi komoditas, yang memprediksikan harga akan bergerak lebih rendah pada akhir 2018. "Emas masih memili...

Pierre Lasonde: Bull Market Emas 'Sesungguhnya' akan Datang...
Tuesday, 24 October 2017 10:58 WIB

Harga emas hanya akan bergerak ke atas, naik setinggi level $ 1.400 tahun depan, namun Bull Market "sebenarnya" tidak akan berjalan sampai terjadi kenaikan inflasi yang nyata, kata tokoh pertambangan ...

Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas...
Tuesday, 17 October 2017 05:34 WIB

Metals Focus melihat latar belakang yang menguntungkan untuk harga emas tahun depan. Setelah melemah banyak di bulan September, logam tersebut bergerak ke level yang lebih tinggi sepanjang Oktober...

POPULAR NEWS
Emas Menguat Ditengah Gagalnya Pembicaraan Jerman, Pengkajian Pajak AS

Emas bertahan di level satu bulan tertinggi ditengah pembicaraan mengenai gagalnya pembentukan pemerintah Jerman, menekan euro dan mendorong permintaan haven. Investor juga menilai ketidakpastian mengenai reformasi pajak AS menjelang rilis pertemuan risalah Fed minggu ini. Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,294.88 / oz, sebelum diperdagangkan di level $ 1,292.60 pada pukul 9:26 pagi waktu Singapura: menurut harga dari Bloomberg. (knc) Sumber : Bloomberg

Emas turun terhadap dolar yang lebih kuat

Emas turun pada perdagangan Senin karena dolar menguat namun ketidakpastian politik dan ekonomi di Amerika Serikat terus mendominasi sentimen. Spot emas turun 1,43 persen ke level $1,275.80 per ounce, dari level tertingginya pada Jumat yang lalu di level $1,297, level terkuat sejak 16 Oktober. Emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember ditutup turun ke level $1,275.30 per ounce. Dolar menguat terhadap euro setelah upaya Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membentuk pemerintah koalisi...

Emas Melemah Ditengah Ketidakpastian Politik Jerman

Emas mengalami penurunan pada Senin ini, memangkas kenaikan awal yang terlihat di tengah ketidakpastian politik Jerman. Kestabilan relatif untuk euro pada sesi perdagangan hari Senin berlanjut membantu mata uang bersama ini terhadap dolar, mengurangi beberapa permintaan awal pada logam haven. Emas dapat melakukan konsolidasi dalam jangka pendek setelah harga reli pada hari Jumat ke tertinggi lebih dari satu bulan. Logam tersebut bertahan di hampir 1,8% untuk pekan lalu, karena perkembangan...

GBP/USD - Pemulihan Berlanjut, Fokus Pada Politik Jerman dan Brexit

GBP/USD telah memulihkan lebih dari 50% penurunan intraday namun berjuang membangun momentum di atas level 1,32. Runtuhnya pembicaraan koalisi Jerman dan aksi yang dihasilkan di Asia (EUR, GBP lemah) dengan jelas menunjukkan bahwa investor khawatir "semua keputusan besar, termasuk perundingan Brexit" dapat ditunda sampai situasi di Jerman terselesaikan. Dengan demikian, GBP bisa tetap berada di bawah tekanan di sesi Eropa. Kalender data ringan, namun Deputi Gubernur BoE David Ramsden, yang...

Emas Alami Penurunan Terbesarnya dalam Dua Bulan Terakhir Ditengah Pulihnya Dolar

Emas mempertahankan penurunan terbesarnya dalam hampir dua bulan terakhir ditengah penguatan dolar dan ekuitas kembali tenang. Investor menunggu beberapa risalah pada hari Rabu dari pertemuan terakhir Federal Reserve dan mengkaji pengumuman Ketua Fed Janet Yellen bahwa ia akan mundur dari dewan gubernur setelah Jerome Powell dilantik. Bullion untuk pengiriman segera naik sebesar 0,2 % ke level $ 1,279.30 / oz pada pukul 10:10 pagi waktu Singapura, setelah merosot 1,2 % pada hari Senin, yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.