DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Irak Berusaha Menghidupkan Output Ladang Minyak Kirkuk, Minyak Melemah

Minyak menahan penurunan karena Irak berusaha menghidupkan kembali hasil panen dari ladang minyak di wilayah utara Kurdi di utara dan saat meningkatnya persediaan bahan bakar AS. Minyak berjangka menambahkan 0,2% di New York setelah turun 1,4% pada Kamis. Stok bensin AS meningkat untuk pekan keempat sementara pasokan sulingan diperluas untuk pertama kalinya sejak Agustus, Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November,...

Emas Menuju Penurunan Mingguan Ditengah Rekor Ekuitas AS

Emas memimpin penurunan mingguan kelima dengan saham AS pada level rekor dan investor mengkaji implikasi kebijakan moneter dari ketua baru Federal Reserve AS. Bullion untuk pengiriman segera -0,3% menjadi $ 1,285.92 / oz pada pukul 9:40 psgi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing Harga -1,4% oekan ini Indeks S & P 500 menguat kembali untuk disekesaikan di level tertinggi sepanjang masa Indeks Spot Bloomberg Dollar + 0,3% pekan ini Imbal hasil pada Treasury 10 tahun stabil di...

Saham Tokyo Dibuka Melamah, Nissan Tertekan

Saham Tokyo dibuka melemah pada Jumat karena aksi profit-taking setelah indeks acuan membukukan kenaikan terpanjang dalam hampir 30 tahun, sementara Nissan turun karena pihaknya mengumumkan rencana untuk menunda produksi di tengah skandal inspeksi. Saham Nikkei 225 turun 0,32% atau 67,72 poin menjadi 21.380,80 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,36% atau 6,19 poin menjadi 1.723,85.(yds) Sumber: AFP

Saham AS ditutup di level rekor pada harapan pemotongan pajak

Indeks saham utama AS naik pada hari Jumat untuk ditutup pada tingkat rekor setelah Senat mengadopsi anggaran federal untuk tahun depan, sebuah langkah kunci dalam perjalanan menuju pemotongan pajak. Dow Jones Industrial Average menguat 164 poin ke level 23.326, dan naik 2,0% untuk minggu ini. Nasdaq Composite Index bertambah 24 poin di level 6.629. S & P 500 ditutup 13 poin lebih tinggi di level 2.575, naik 0,9% untuk minggu ini. Dow dan S & P 500 menjalani kenaikan mingguan keenam...

Harga Emas Menurun Seiring Penguatan Dolar Terhadap Harapan Reformasi Pajak

Selloff emas tersebut berlanjut hingga hari Jumat, dengan logam tersebut mengalami kinerja mingguan terburuknya dalam sebulan terakhir ditengah penguatan dolar karena berita bahwa Senat yang dikendalikan oleh Partai Republik telah mengeluarkan cetak biru anggaran. Emas untuk pengiriman Desember turun $ 7,10 atau 0,6 %, ke level $ 1,282.90 per ons, berada di jalur untuk penyelesaian terendah sejak 6 Oktober dan penurunan mingguan menjadi 1,7 %. Itu akan menandai pekan terburuk sejak 22...

Home

Analis: Emas Bersiap untuk Efek yang Dihasilkan dari Pertemuan Fed Pekan Ini
Monday, 18 September 2017 11:14 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Harga emas mungkin akan mendapatkan beberapa konsolidasi lagi minggu ini seiring daya tarik safen dari logam tersebut terus kehilangan tajinya, analis mengatakan . Namun, pertemuan Federal Reserve pekan ini bisa memberikan dukungan mengejutkan pada logam kuning tersebut.

Bahkan analis emas yang bullish pun mengakui bahwa logam mulia ini bisa bergerak turun sedikit lebih jauh minggu ini, terutama setelah pasar komoditas memilih untuk mengabaikan serangan rudal Korea Utara lainnya dan serangan teroris London pada hari Jumat.

"Saya secara keseluruhan percaya diri pada emas, tapi saya merasa logam ini akan sedikit terkoreksi minggu ini," kata Jasper Lawler, pimpinan penelitian di London Capital Group, kepada Kitco News.

Lawler mencatat bahwa status safe-haven yang ditawarkan emas telah terhapus sementara. "Ketika emas menyentuh level $ 1.350, kekhawatiran tercipta. Pada hari Jumat, Korea Utara kembali meluncurkan rudalnya, namun emas tidak mendapatkan keuntungan dari hal itu, begitu juga dengan mata uang safe-haven lainnya. "

Namun, isu geopolitik juga tidak akan lenyap begitu aja dalam menggerakan harga emas minggu ini, kata Simona Gambarini, seorang analis di Capital Economics.

"Apa yang terjadi di London pada hari Jumat dan uji coba rudal Korea Utara - dan mungkin akan ada fokus pada risiko geopolitik minggu ini, dapat memicu rally harga lainnya jika situasi memburuk atau risiko yang dirasakan meningkat," Gambarini mencatat.

Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities, juga menyoroti bahwa terdapat "akumulasi bertahap dari posisi spekulatif dan emas bisa mengarah sedikit lebih rendah."

'Ini Semua Tentang Pertemuan Fed Minggu Ini™

Pertemuan Fed pada hari Selasa dan Rabu merupakan peristiwa nomor satu yang harus dicermati minggu ini, menurut analis.

"Ini semua tentang pertemuan The Fed minggu ini," kata Lawler. "Jika sesuatu terjadi, ini akan menjadi baik-baik saja untuk emas. Menilai bahasa dari Presiden Fed New York William Dudley, yang tampaknya tidak terburu-buru untuk kenaikan suku bunga berikutnya, kita mungkin telah selesai dengan kenaikan suku bunga tahun ini dan itu bisa menjadi bearish untuk dolar AS".

Analis lain dengan suara bulat sepakat bahwa kenaikan suku bunga minggu ini tampaknya tidak akan terjadi. Jadi, semua mata sekarang berfokus pada bagaimana Fed bisa menangani pengumuman pengurangan neraca mereka yang diharapkan secara luas.

"Pertemuan Fed akan menjadi penting dan tentunya fokus investor akan kembali ke bank sentral dari geopolitik," kata Gambarini. "The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga lagi tahun ini karena inflasi masih berada di jalur dan risiko geopolitik meningkat."

Yang benar-benar bisa mengguncang pasar adalah jika Fed mulai menjual obligasi tahun ini, misalnya di bulan Desember, Lawler mencatatkan. "Langkah itu bisa menciptakan kegugupan, dan itu bisa menjadi negatif unutk pasar saham dan positif untuk emas."

Sejak upaya Fed untuk mengurangi neraca keuangannya dimana hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, para analis dibiarkan menerka ketika mencoba meramalkan reaksi pasar terhadap pernyataan potensial bank sentral tersebut.

"Sulit untuk mengetahui bagaimana hal itu akan berdampak pada emas karena ini merupakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami mengharapkan pengumuman dan kemungkinan Fed akan memulai pengurangan neraca mereka, "jelas Gambarini. "Secara teori, itu seharusnya menjadi negatif untuk harga emas, tapi itu akan tergantung pada jumlah pengurangan  yang mereka rencanakan. Asumsi kami adalah bahwa hal itu akan dilakukan secara bertahap, jadi dampak awalnya cenderung relatif terbatas karena pasar kemungkinan sudah mengkalkulasi hal itu. "

 "The Fed diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengumumkan keputusan untuk kapan, bagaimana, dan mengapa mereka mengurangi neraca. Kita harus menunggu untuk melihat bagaimana reaksi emas, "kata Robin Bhar, pimpinan riset logam di Société Générale.

Data kunci AS lainnya yang bisa dicermati minggu ini mencakup sejumlah laporan residensial, Building Permits, Housing Starts, Existing Home Sales, dan House Price Index. Beberapa tambahan untuk dicermati adalah Current Account, Philadelphia Fed Manufacturing Index, dan Manufacturing PMI.

Level To Watch: Level $ 1,300 Akan Bertahan

Meski kekhawatiran akan profit taking dari emas, logam mulia tersebut akan bertahan di atas $ 1.300, kata Lawler. "Level support terdekat yakni $ 1.316 dan level resistance di $ 1.350. Jika kita ditutup di atas $ 1.350 maka itu akan menjadi sinyal bahwa hal baik akan datang untuk emas. "

Colin Cieszynski, pimpinan strategi pasar di CMC Markets, mengungkapkan pandangan serupa, mencatatkan bahwa "$ 1.300 bukan hanya angka bulat, seiring fibonacci juga mendukung hal tersebut."

Dia menambahkan bahwa "emas turun dengan cepat, yang mana meredakan kondisi overbought, namun momentum kenaikan masih melambat saat ini."

McKay melihat level support $ 1.307 dan level resistance $ 1.350 - $ 1.375. "Ini akan sulit untuk menembus ke atas level $ 1.375 kecuali jika Fed keluar dan mengatakan bahwa mereka tidak akan se-hawkish sebelumnya, menekankan dua kenaikan, bukan empat." (sdm)

 

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas...
Tuesday, 17 October 2017 05:34 WIB

Metals Focus melihat latar belakang yang menguntungkan untuk harga emas tahun depan. Setelah melemah banyak di bulan September, logam tersebut bergerak ke level yang lebih tinggi sepanjang Oktober...

Jangan Terlalu Bersemangat Tentang Lompatan Emas; Suku Bunga Akan Bergerak Lebih Tinggi...
Tuesday, 10 October 2017 04:17 WIB

Meskipun para bargain hunter melangkah masuk untuk mengangkat emas dari level terendah dua bulan Jumat lalu, beberapa analis memperingatkan pedagang dan investor untuk berhati-hati pada level saat ini...

Harga Emas Turun seiring Traksi Dolar AS Menguat ...
Tuesday, 3 October 2017 16:25 WIB

Pergerakan awal ke level yang lebih rendah untuk emas pada awal minggu lalu merupakan hasil dari meredanya retorika antara AS dan Korea Utara. Dolar mulai membalikkan tren penurunannya baru-baru i...

Mitsubishi: Harga Emas 'Mungkin Akan Bergerak Lagi ke atas $ 1.300'...
Monday, 25 September 2017 22:34 WIB

Mitsubishi mengharapkan emas untuk pulih kembali ke atas level $ 1.300 per ons menyusul kekhawatiran politik dan geopolitik, dengan asumsi dolar AS tidak berkinera terlalu baik. Logam cenderung berger...

BAML Pertahankan Target $ 1.400-nya meski Emas Melemah pada Profit Taking...
Tuesday, 12 September 2017 05:21 WIB

Satu bank mempertahankan prospek emasnya di level $ 1.400 per ounce pada Senin, bahkan di saat harga melemah imbas profit taking, berpendapat bahwa logam mulia tersebut belum berada dalam wilayah ...

POPULAR NEWS
Irak Berusaha Menghidupkan Output Ladang Minyak Kirkuk, Minyak Melemah

Minyak menahan penurunan karena Irak berusaha menghidupkan kembali hasil panen dari ladang minyak di wilayah utara Kurdi di utara dan saat meningkatnya persediaan bahan bakar AS. Minyak berjangka menambahkan 0,2% di New York setelah turun 1,4% pada Kamis. Stok bensin AS meningkat untuk pekan keempat sementara pasokan sulingan diperluas untuk pertama kalinya sejak Agustus, Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November,...

Emas Menuju Penurunan Mingguan Ditengah Rekor Ekuitas AS

Emas memimpin penurunan mingguan kelima dengan saham AS pada level rekor dan investor mengkaji implikasi kebijakan moneter dari ketua baru Federal Reserve AS. Bullion untuk pengiriman segera -0,3% menjadi $ 1,285.92 / oz pada pukul 9:40 psgi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing Harga -1,4% oekan ini Indeks S & P 500 menguat kembali untuk disekesaikan di level tertinggi sepanjang masa Indeks Spot Bloomberg Dollar + 0,3% pekan ini Imbal hasil pada Treasury 10 tahun stabil di...

Saham Tokyo Dibuka Melamah, Nissan Tertekan

Saham Tokyo dibuka melemah pada Jumat karena aksi profit-taking setelah indeks acuan membukukan kenaikan terpanjang dalam hampir 30 tahun, sementara Nissan turun karena pihaknya mengumumkan rencana untuk menunda produksi di tengah skandal inspeksi. Saham Nikkei 225 turun 0,32% atau 67,72 poin menjadi 21.380,80 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,36% atau 6,19 poin menjadi 1.723,85.(yds) Sumber: AFP

Saham AS ditutup di level rekor pada harapan pemotongan pajak

Indeks saham utama AS naik pada hari Jumat untuk ditutup pada tingkat rekor setelah Senat mengadopsi anggaran federal untuk tahun depan, sebuah langkah kunci dalam perjalanan menuju pemotongan pajak. Dow Jones Industrial Average menguat 164 poin ke level 23.326, dan naik 2,0% untuk minggu ini. Nasdaq Composite Index bertambah 24 poin di level 6.629. S & P 500 ditutup 13 poin lebih tinggi di level 2.575, naik 0,9% untuk minggu ini. Dow dan S & P 500 menjalani kenaikan mingguan keenam...

Harga Emas Menurun Seiring Penguatan Dolar Terhadap Harapan Reformasi Pajak

Selloff emas tersebut berlanjut hingga hari Jumat, dengan logam tersebut mengalami kinerja mingguan terburuknya dalam sebulan terakhir ditengah penguatan dolar karena berita bahwa Senat yang dikendalikan oleh Partai Republik telah mengeluarkan cetak biru anggaran. Emas untuk pengiriman Desember turun $ 7,10 atau 0,6 %, ke level $ 1,282.90 per ons, berada di jalur untuk penyelesaian terendah sejak 6 Oktober dan penurunan mingguan menjadi 1,7 %. Itu akan menandai pekan terburuk sejak 22...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.