DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas kembali ke level tertinggi 4 bulan, naik untuk hari kelima

Emas berjangka membukukan kenaikan sesi kelima dan menyentuh posisi empat bulan tertinggi lainnya pada hari Rabu, dengan logam kuning berdenominasi dolar mendapat dorongan karena dolar AS gagal membungkus sebagian besar reboundnya dari posisi terendah baru-baru ini. Harga untuk logam kuning ini turun tipis dari level settlement sesaat setelah rilis Beige Book dari Federal Reserve. Emas Februari naik $ 2,10, atau hampir 0,2%, untuk menetap di level $ 1,339.20 per ounce- posisi tertinggi sejak...

Emas Turun dari 4 Bulan Tertinggi Karena Dolar Bergerak Stabil

Emas berjangka pada hari Rabu kembali menurun dari kenaikan tertinggi dalam empat bulan terakhir, karena indeks dolar AS kembali bergerak stabil. Emas Februari turun $ 1,40, atau 0,1 %, berada di level $ 1,335.60 per ons. Penetapan harga hari Selasa di level $ 1,337.10 adalah yang tertinggi sejak awal bulan September lalu. Emas minggu lalu meraih kenaikan pekan kelima berturut-turut, dalam rentan waktu terpanjang sejak April. Month to date, logam tersebut telah naik sekitar 2 %. Saham-saham...

Emas Turun Seiring Reli Pada Saham; Goverment Shutdown

Emas turun untuk hari ketiga karena ekuitas AS terus bersinar di tengah optimisme pertumbuhan global, sementara ancaman government shutdown AS mereda, menghapus beberapa risiko dari pasar. Bullion untuk pengiriman cepat turun 0,1% menjadi $ 1,324.97 per ons pada 9:48 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam ini melemah 1% dalam dua hari terakhir setelah menyentuh level tertingginya empat bulan pada hari Senin. Pada logam mulia lainnya, Perak turun  0,1% ke $ 16,9815...

EIA melaporkan pasokan minyak mentah AS turun 6,9 juta barel

Harga minyak pangkas penurunan sebelumnya pada Kamis ini setelah Administrasi Informasi Energi AS melaporkan bahwa pasokan minyak mentah Amerika turun 6,9 juta barel untuk pekan yang berakhir 12 Januari. Analis yang disurvei oleh S & P Global Platts telah memperkirakan penurunan 425.000 barel, sementara American Petroleum Institute pada hari Rabu melaporkan penurunan 5,1 juta barel. Stok bensin naik 3,6 juta barel untuk minggu ini, sementara stok distilasi turun sebesar 3,9 juta barel,...

Nikkei Turun; Saham Pertambangan, Minyak, Pengiriman & Bitcoin Kehilangan Posisi

Rata-rata saham Nikkei Jepang turun pada hari Rabu pagi karena saham pertambangan, minyak dan pengiriman kehilangan posisi, sementara saham yang terkait dengan Bitcoin jatuh setelah nilai kriptocurrency melemah pada kekhawatiran tentang peraturan yang lebih ketat. Nikkei turun 0,5 persen menjadi 23.823,95 pada perdagangan di tengah hari. Indeks Topix yang lebih luas turun 0,2 persen menjadi 1.890,88. Sektor pertambangan, minyak dan pengirimann berkinerja buruk, kehilangan kekuatan baru-baru...

Home

Commonwealth Bank: 2018 Mungkin Menjadi Waktu yang Sempurna untuk Membeli Emas
Friday, 3 November 2017 21:50 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Tahun depan terlihat seperti waktu yang tepat untuk masuk ke pasar emas, kata seorang ahli strategi komoditas, yang memprediksikan harga akan bergerak lebih rendah pada akhir 2018.

"Emas masih memiliki beberapa ruang untuk menyesuaikan diri sebelum logam ini menjadi pembelian yang bagus. Saat ini, kita berada dalam posisi netral. Tapi, saya akan lebih nyaman membeli ketika emas turun ke setidaknya level $ 1.250 atau di bawahnya. Dan dimanapun level di sekitar $ 1.300 akan menjadi tingkat penjualan yang bagus untuk emas, "kata Vivek Dhar, ahli strategi komoditas di Commonwealth Bank of Australia (CBA), kepada Kitco News pada hari Jumat.

Dan level $ 1.250 ini mungkin tidak akan lama lagi datang, kata Dhar, menambahkan bahwa CBA melihat harga rata-rata emas di level $ 1.300 per ounce pada kuartal terakhir tahun ini dan kemudian turun ke level $ 1.250 pada akhir 2018.

"Kisaran $ 1.250 - $ 1.300 akan berlanjut di masa mendatang," katanya dalam sebuah wawancara telepon.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat kita bersiap mengucapkan selamat tinggal pada 2017 adalah bagaimana pencalonan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell sebagai pimpinan bank sentral AS bisa berdampak pada emas.

"Kami percaya Powell adalah seorang sentris di FOMC dan diharapkan dapat mempertahankan pendekatan bertahap Fed terhadap normalisasi suku bunga," kata Dhar.

Pemicu kunci lainnya untuk emas yakni reformasi pajak Trump. "Jika reformasi itu berjalan, hal itu akan positif bagi dolar AS, dengan semua repatriasi tunai akan sesuai dengan hal tersebut," Dhar menjelaskan. "Dan dolar AS yang kuat akan menjadi negatif untuk emas."

Kejutan lain pada 2018 bisa datang dari ketegangan geopolitik, yang telah mereda belakangan ini.

"Kita telah melihat harga emas naik ke atas level $ 1.300 setelah perang kata-kata antara Presiden AS Donald Trump dan Korea Utara. Itu adalah risiko yang tidak dapat diprediksi pasar, "kata Dhar.

Risiko geopolitik dapat bekerja sebagai penggerak standard untuk emas, seperti halnya suku bunga riil AS, yang meningkatkan permintaan safe haven, namun pengaruhnya biasanya hanya bersifat sementara, tambah strategi komoditas ini.

"Eskalasi risiko dengan Korea Utara telah termoderasi sekarang atau pasar hanya akan menyesuaikannya," katanya. "Tren umum adalah ketika kita memiliki peristiwa yang berisiko, harganya akan naik dan kemudian berhenti. Inilah yang terjadi dengan Korea Utara, yang pertama-tama mempengaruhi harga, tapi saat percakapan terus berlanjut, pasar mengalihkan pandangan dari situ". (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

Emas Bersiap Membuat Pergerakan Besar ...
Monday, 8 January 2018 21:49 WIB

Emas telah menjalani reli besar hampir $ 90 selama 19 hari perdagangan terakhir. Apa yang tampak seperti breakdown (penembusan ke level tertentu “pen) berubah menjadi kesempatan membeli yang hebat. ...

Gero dari RBC Melihat Emas Sentuh Level $ 1.400 Pada Akhir 2018...
Tuesday, 2 January 2018 11:39 WIB

Emas akan mendapatkan kenaikan yang stabil pada tahun 2018 seiring inflasi yang meningkat dan persaingan dari pasar ekuitas melambat, menurut George Gero, managing director di RBC Wealth Management. ...

Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Tinggi dalam Minggu Liburan yang Tenang...
Monday, 25 December 2017 19:11 WIB

Dolar AS berjuang untuk menemukan momentum dan detik-detik terakhir pajak penjualan di pasar ekuitas yang memecahkan rekor dapat membantu memberikan dorongan ke atas untuk emas minggu ini dalam perdag...

BMO lihat harga emas rata-rata di level $ 1.280 / ons pada tahun 2018...
Wednesday, 20 December 2017 05:00 WIB

Harga emas akan berada di level rata-rata $ 1.280 per ounce pada tahun 2018, dengan minat beli, seiring inflasi yang masih dibawah target dan kebijakan moneter yang longgar di seluruh dunia, diimbangi...

POPULAR NEWS
Emas kembali ke level tertinggi 4 bulan, naik untuk hari kelima

Emas berjangka membukukan kenaikan sesi kelima dan menyentuh posisi empat bulan tertinggi lainnya pada hari Rabu, dengan logam kuning berdenominasi dolar mendapat dorongan karena dolar AS gagal membungkus sebagian besar reboundnya dari posisi terendah baru-baru ini. Harga untuk logam kuning ini turun tipis dari level settlement sesaat setelah rilis Beige Book dari Federal Reserve. Emas Februari naik $ 2,10, atau hampir 0,2%, untuk menetap di level $ 1,339.20 per ounce- posisi tertinggi sejak...

Emas Turun dari 4 Bulan Tertinggi Karena Dolar Bergerak Stabil

Emas berjangka pada hari Rabu kembali menurun dari kenaikan tertinggi dalam empat bulan terakhir, karena indeks dolar AS kembali bergerak stabil. Emas Februari turun $ 1,40, atau 0,1 %, berada di level $ 1,335.60 per ons. Penetapan harga hari Selasa di level $ 1,337.10 adalah yang tertinggi sejak awal bulan September lalu. Emas minggu lalu meraih kenaikan pekan kelima berturut-turut, dalam rentan waktu terpanjang sejak April. Month to date, logam tersebut telah naik sekitar 2 %. Saham-saham...

Emas Turun Seiring Reli Pada Saham; Goverment Shutdown

Emas turun untuk hari ketiga karena ekuitas AS terus bersinar di tengah optimisme pertumbuhan global, sementara ancaman government shutdown AS mereda, menghapus beberapa risiko dari pasar. Bullion untuk pengiriman cepat turun 0,1% menjadi $ 1,324.97 per ons pada 9:48 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam ini melemah 1% dalam dua hari terakhir setelah menyentuh level tertingginya empat bulan pada hari Senin. Pada logam mulia lainnya, Perak turun  0,1% ke $ 16,9815...

EIA melaporkan pasokan minyak mentah AS turun 6,9 juta barel

Harga minyak pangkas penurunan sebelumnya pada Kamis ini setelah Administrasi Informasi Energi AS melaporkan bahwa pasokan minyak mentah Amerika turun 6,9 juta barel untuk pekan yang berakhir 12 Januari. Analis yang disurvei oleh S & P Global Platts telah memperkirakan penurunan 425.000 barel, sementara American Petroleum Institute pada hari Rabu melaporkan penurunan 5,1 juta barel. Stok bensin naik 3,6 juta barel untuk minggu ini, sementara stok distilasi turun sebesar 3,9 juta barel,...

Nikkei Turun; Saham Pertambangan, Minyak, Pengiriman & Bitcoin Kehilangan Posisi

Rata-rata saham Nikkei Jepang turun pada hari Rabu pagi karena saham pertambangan, minyak dan pengiriman kehilangan posisi, sementara saham yang terkait dengan Bitcoin jatuh setelah nilai kriptocurrency melemah pada kekhawatiran tentang peraturan yang lebih ketat. Nikkei turun 0,5 persen menjadi 23.823,95 pada perdagangan di tengah hari. Indeks Topix yang lebih luas turun 0,2 persen menjadi 1.890,88. Sektor pertambangan, minyak dan pengirimann berkinerja buruk, kehilangan kekuatan baru-baru...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.