DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas akhiri hari lebih tinggi, pangkas penurunan mingguannya

Harga emas ditutup menguat pada hari Jumat, memangkas penurunan mereka untuk minggu ini menjadi sekitar 0,1%, dengan pasar mewaspadai potensi penghentian pemerintahan AS akhir pekan ini. Namun, penurunan mingguan untuk logam kuning merupakan yang pertama setelah lima minggu kenaikan berturut-turut. Emas Februari naik $ 5,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1,333.10 per ounce. Data ekonomi AS yang dirilis hari Jumat lemah dengan sentimen konsumen untuk Januari jatuh ke level terendah enam...

Dolar AS bukukan penurunan mingguan kelima beruntun

Dolar AS memangkas penurunan sebelumnya pada hari Jumat, namun mencatatkan penurunan mingguan kelima, menyusul kekhawatiran investor mengenai kemungkinan penghentian sementara pemerintahan. ICE U.S. Dollar Index yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam rival, terakhir berada di level 90.593, naik 0,1%, setelah menghapus penurunannya pasca sebelumnya diperdagangkan di level terendah dalam tiga tahun dalam sesi ini. Pada minggu ini, indeks ICE tergelincir 0,4%, penurunan minggu kelima...

Dolar Kembali Turun ke 3 Tahun Terendah Terkait Kekhawatiran Shutdown Pemerintah

Dolar melemah kembali pada hari Jumat, karena kekhawatiran mengenai kemungkinan pemberhentian sementara pemerintah melebihi sebuah reli di imbal hasil Treasury AS, yang biasanya mendukung greenback. Indeks Dollar ICE AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang saingan lainnya, turun 0,3 % ke level 90,243, diperdagangkan di level terendahnya dalam tiga tahun terakhir. Indeks WSJ Dollar yang lebih luas turun 0,3 % menjadi 84,18. Euro naik ke level $ 1,2271 dari level sebelumnya $ 1,2239...

Bursa Saham Asia Ditetapkan untuk Keuntungan Mingguan Keenam

Bursa saham Asia rebound, dipimpin oleh saham industri dan teknologi, yang menetapkan tingkat untuk minggu keenam pada indeks acuan tersebut di tengah optimisme pertumbuhan global. Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,8 persen ke level 183,71 pada pukul 4:50 sore di Hong Kong. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co ditutup 2,8 persen lebih tinggi ke rekor lain setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Topix Jepang naik 0,7 persen dengan produsen elektronik...

Apple akan Bangun Kampus ke-2, Pekerjakan 20.000 Orang

Apple berencana membangun kampus perusahaan kedua dan mempekerjakan 20.000 orang dalam lima tahun, sebagai bagian dari komitmen senilai 350 juta dolar, terhadap perekonomian Amerika Serikat. Komitmen yang diumumkan Rabu adalah dampak dari perombakan sistem perpajakan yang diusung Presiden Donald Trump dan disetujui oleh Kongres bulan lalu. Selain menurunkan tarif standar pajak perusahaan secara dramatis, reformasi pajak itu juga menawarkan penghapusan pajak untuk uang tunai yang ditahan di...

Home

Gero dari RBC Melihat Emas Sentuh Level $ 1.400 Pada Akhir 2018
Tuesday, 2 January 2018 11:39 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas akan mendapatkan kenaikan yang stabil pada tahun 2018 seiring inflasi yang meningkat dan persaingan dari pasar ekuitas melambat, menurut George Gero, managing director di RBC Wealth Management.

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News, Gero mengatakan bahwa dia melihat harga emas naik ke level $ 1.400 pada akhir 2018. Komentarnya muncul di saat emas telah menemukan momentum baru selama minggu-minggu terakhir tahun ini dalam periode perdagangan liburan yang relatif sepi.

Gero mengatakan bahwa dia tidak terkejut dengan dorongan ke atas akhir tahun emas seiring hal itu sejalan dengan survei tidak resmi yang dilakukan dalam konferensi International Precious Metals Institute (IPMI) pada akhir Juni. Dia berbagi hasilnya dengan Kitco News, mencatat bahwa prospek terbullish harga untuk akhir tahun adalah di level $ 1.950 per ounce, sementara yang paling bearish adalah harga emas turun ke level $ 1.010. Rata-rata survei untuk harga untuk 2017 berada di antara $ 1.315 per ounce dan $ 1.325 per ounce.

Ke depannya, Gero mengatakan bahwa sulit untuk menentukan apakah emas akan mampu mempertahankan kenaikan momen liburan ini di saat pedagang kembali dengan kekuatan penuh di tahun baru; Namun, dia menambahkan bahwa kekhawatiran yang berkembang mengenai valuasi rekor dalam ekuitas akan terus berlanjut di emas.

"Persaingan terbesar untuk emas di tahun baru akan menjadi ekuitas," katanya. "Tapi saya tidak yakin Anda akan terus melihat rekor di pasar ekuitas tahun depan dan dengan harga emas yang sekarang lebih dari $ 1.300, pengalokasi aset akan lebih tertarik untuk melakukan diversifikasi kembali ke logam."

Faktor penting lainnya untuk emas tahun depan adalah imbal hasil obligasi, tambah Gero, namun iamencatat bahwa ia melihat dampak terbatas dalam jangka panjang.

"Federal Reserve telah mengikuti pasar obligasi, tidak menggiring pasar tersebut," katanya. "Jika kurva imbal hasil terus datar maka Federal Reserve tidak akan agresif seperti yang diperkirakan pada 2018. Itu akan menjaga imbal hasil obligasi terkendali."

Sementara emas menjalani rentetan bull terbaiknya sejak 2010, untuk kurva yield, spread antara imbal hasil obligasi 10 tahun dan imbal hasil obligasi 2 tahun, berakhir di dekat level terendah multi tahun pada 2017. Kurva yieldyang  rendah menjadi positif untuk emas sebagai aset non-yielding.

Dengan inflasi yang diperkirakan akan meningkat, pertanyaan yang Gero katakan bahwa investor perlu bertanya pada diri sendiri apakah suku bunga riil akan naik atau tetap pada tingkat rendah saat ini.

"Saya pikir Anda akan melihat emas terdorong ke atas dengan stabil pada 2018, menggaungkan kenaikan inflasi alami," katanya. (Sdm)

Sumber: Kitco News

 

RELATED NEWS
Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

Emas Bersiap Membuat Pergerakan Besar ...
Monday, 8 January 2018 21:49 WIB

Emas telah menjalani reli besar hampir $ 90 selama 19 hari perdagangan terakhir. Apa yang tampak seperti breakdown (penembusan ke level tertentu “pen) berubah menjadi kesempatan membeli yang hebat. ...

Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Tinggi dalam Minggu Liburan yang Tenang...
Monday, 25 December 2017 19:11 WIB

Dolar AS berjuang untuk menemukan momentum dan detik-detik terakhir pajak penjualan di pasar ekuitas yang memecahkan rekor dapat membantu memberikan dorongan ke atas untuk emas minggu ini dalam perdag...

BMO lihat harga emas rata-rata di level $ 1.280 / ons pada tahun 2018...
Wednesday, 20 December 2017 05:00 WIB

Harga emas akan berada di level rata-rata $ 1.280 per ounce pada tahun 2018, dengan minat beli, seiring inflasi yang masih dibawah target dan kebijakan moneter yang longgar di seluruh dunia, diimbangi...

TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300...
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve ...

POPULAR NEWS
Emas akhiri hari lebih tinggi, pangkas penurunan mingguannya

Harga emas ditutup menguat pada hari Jumat, memangkas penurunan mereka untuk minggu ini menjadi sekitar 0,1%, dengan pasar mewaspadai potensi penghentian pemerintahan AS akhir pekan ini. Namun, penurunan mingguan untuk logam kuning merupakan yang pertama setelah lima minggu kenaikan berturut-turut. Emas Februari naik $ 5,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1,333.10 per ounce. Data ekonomi AS yang dirilis hari Jumat lemah dengan sentimen konsumen untuk Januari jatuh ke level terendah enam...

Dolar AS bukukan penurunan mingguan kelima beruntun

Dolar AS memangkas penurunan sebelumnya pada hari Jumat, namun mencatatkan penurunan mingguan kelima, menyusul kekhawatiran investor mengenai kemungkinan penghentian sementara pemerintahan. ICE U.S. Dollar Index yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam rival, terakhir berada di level 90.593, naik 0,1%, setelah menghapus penurunannya pasca sebelumnya diperdagangkan di level terendah dalam tiga tahun dalam sesi ini. Pada minggu ini, indeks ICE tergelincir 0,4%, penurunan minggu kelima...

Dolar Kembali Turun ke 3 Tahun Terendah Terkait Kekhawatiran Shutdown Pemerintah

Dolar melemah kembali pada hari Jumat, karena kekhawatiran mengenai kemungkinan pemberhentian sementara pemerintah melebihi sebuah reli di imbal hasil Treasury AS, yang biasanya mendukung greenback. Indeks Dollar ICE AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang saingan lainnya, turun 0,3 % ke level 90,243, diperdagangkan di level terendahnya dalam tiga tahun terakhir. Indeks WSJ Dollar yang lebih luas turun 0,3 % menjadi 84,18. Euro naik ke level $ 1,2271 dari level sebelumnya $ 1,2239...

Bursa Saham Asia Ditetapkan untuk Keuntungan Mingguan Keenam

Bursa saham Asia rebound, dipimpin oleh saham industri dan teknologi, yang menetapkan tingkat untuk minggu keenam pada indeks acuan tersebut di tengah optimisme pertumbuhan global. Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,8 persen ke level 183,71 pada pukul 4:50 sore di Hong Kong. Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co ditutup 2,8 persen lebih tinggi ke rekor lain setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Topix Jepang naik 0,7 persen dengan produsen elektronik...

Apple akan Bangun Kampus ke-2, Pekerjakan 20.000 Orang

Apple berencana membangun kampus perusahaan kedua dan mempekerjakan 20.000 orang dalam lima tahun, sebagai bagian dari komitmen senilai 350 juta dolar, terhadap perekonomian Amerika Serikat. Komitmen yang diumumkan Rabu adalah dampak dari perombakan sistem perpajakan yang diusung Presiden Donald Trump dan disetujui oleh Kongres bulan lalu. Selain menurunkan tarif standar pajak perusahaan secara dramatis, reformasi pajak itu juga menawarkan penghapusan pajak untuk uang tunai yang ditahan di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.