DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Harga Emas Naik Hampir 0,9% Untuk Gain Bulanan Terbesar Satu Hari Hingga Saat Ini

Harga emas bergerak naik pada hari Senin, rebound sedikit setelah mengalami penurunan mingguan terburuk mereka dalam lebih dari setahun terakhir. Emas Desember naik sebesar $ 10,40, atau sekitar 0,9%, untuk menetap di level $ 1,194.60 per ons. Itu adalah dolar sesi tunggal terbesar dan persentase keuntungan sejak 31 Juli lalu, menurut data FactSet. (knc) Sumber : Market Watch

Main St. Bearish Pada Emas; Wall St. Bullish

Main Street mungkin lebih bearish dari sebelumnya pada arah harga emas di minggu ini, sementara Wall Street cenderung bullish, survei mingguan untuk emas Kitco News menunjukkan. Selama bertahun-tahun, Main Street sebagian besar cenderung bullish pada logam. Namun, investor ritel telah menyebut emas menjadi lebih rendah dalam tiga dari empat minggu terakhir, dan mungkin tidak pernah sebesar persentase pada minggu ini. Sebanyak 2.411 pemilih ikut dalam survei Main Street. Dari jumlah tersebut,...

Emas stabil seiring optimisme perdagangan AS-Cina tekan dolar AS

Harga emas stabil pada hari Senin setelah naik dari posisi terendah 19-bulan yang disentuh pekan lalu, didukung oleh pelemahan dalam dolar AS menyusul harapan akan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Spot emas sebagian besar tidak berubah di level $ 1,184.24 per ons pada pukul 00:37 GMT. Pekan lalu, spot emas menyentuh posisi terendah sejak Januari 2017 di level $ 1,159.96. Logam itu turun 2,2 persen pekan lalu, mencatatkan penurunan mingguan keenam...

Emas Naik seiring Pernyataan Trump tentang Fed Lukai Dolar AS

Emas bergerak lebih tinggi seiring melemahnya dolar setelah Presiden Donald Trump dikatakan mengeluh tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve. Bullion untuk pengiriman segera naik 0,2% ke level $ 1,193.34 / oz pada pukul 8:36 waltu Singapura setelah bertambah 0,5% pada hari Senin. Indeks Bloomberg Spot Dollar kehilangan 0,3% setelah melemah 0,2% pada hari Senin. Trump mengatakan dia mengharapkan Jerome Powell untuk menjadi pimpinan Fed yang cheap-money, mengatakan kepada penderma di...

Dolar AS tergelincir pada optimisme perdagangan, pembicaraan AS-Cina ditunggu

Dolar melemah pada hari Senin seiring permintaan investor untuk mata uang safe haven itu surut pada optimisme atas meredanya ketegangan perdagangan AS-Cina, dengan fokus pada pembicaraan antara kedua negara itu yang dijadwalkan dilangsungkan pekan ini. Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit berubah pada 96,126 setelah kehilangan 0,55 persen pada hari Jumat. Meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya, di samping merosotnya lira...

Home

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Naik Selama Pekan FOMC
Monday, 11 June 2018 11:11 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Wall Street dan Main Street sama-sama melihat harga emas untuk naik minggu ini meskipun Komite Pasar Terbuka Federal secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS lagi, berdasarkan survei mingguan Kitco News.

Namun kemudian, beberapa pengamat menunjukkan: pedagang telah memperhitungkan tingkat AS yang lebih tinggi ke pasar.

Investor memiliki banyak berita utama untuk dipantau minggu ini, dengan mungkin yang paling penting adalah pertemuan Fed, di mana pembuat kebijakan diperkirakan menaikkan suku bunga 25 basis poin. Acara lainnya termasuk pertemuan puncak AS-Korea Utara dan rapat Bank Sentral Eropa.

Tujuh belas profesional pasar ambil bagian dalam survei ini. Ada 10 suara, atau 59%, menyerukan harga emas naik. Ada empat suara atau 24%, menyerukan emas jatuh, sementara tiga pemilih, atau 18%, melihat pergerakan pasar ke samping (sideways).

Sementara itu, 830 pemilih menjawab dalam survei online Main Street. Sebanyak 505 responden, atau 61%, memperkirakan bahwa harga emas akan lebih tinggi dalam seminggu. Lainnya, sebanyak 223 pemilih, atau 27%, mengatakan emas akan turun, sementara 102, atau 12%, melihat pergerakan pasar ke samping.

Charlie Nedoss, ahli strategi senior pasar dengan LaSalle Futures Group, melihat minggu yang turun-naik, seiring logam mulia bisa mengakhiri pekan lalu lebih tinggi. Dia melihat reaksi pasar "spontan" di sekitar pertemuan the Fed, tetapi menambahkan bahwa para pembuat kebijakan biasanya telah mengirim telegram niat mereka sebelumnya. Setiap penurunan harga ke level yang lebih rendah dapat berakhir sebagai kesempatan membeli, tambahnya.

"Kita berada di titik kunci," kata Nedoss. "Kita duduk tepat di rata-rata pergerakan 10 hari dan 20 hari ... Saya mencari pelemahan menjelang Fed, tetapi setelah Fed, saya melihat ˜support™."

George Gero, managing director dengan RBC Wealth Management, memperkirakan emas akan naik seiring kenaikan suku bunga Fed sudah diperhitungkan dalam harga, sehingga dolar mungkin melemah.

"Kenaikan suku bunga sudah dimasukkan ke harga. Sebagian besar efek negatif sudah terkalkulasi," kata Gero. "Ini semua tentang dolar AS."

Jim Wyckoff, analis teknikal senior dengan Kitco, yang melihat harga stabil ke harga lebih tinggi, berkomentar bahwa "tren turun harga pada grafik harian telah dinegasikan minggu ini."

Sementara itu, Ralph Preston, prinsipal Heritage West Financial, melihat emas jatuh seiring mata uang AS menunjukkan ototnya.

"Aksi harga emas baru-baru ini seperti menonton cat kering - membosankan," kata Preston. œSeperti yang disebutkan sebelumnya, kita mungkin melihat lonjakan lebih tinggi pada peristiwa geopolitik. Namun, saya tidak melihat harga menahan kenaikan signifikan dalam menghadapi penguatan dolar AS. 

Colin Cieszynski, pimpinan strategi pasar di SIA Wealth Management, juga bearish pada harga emas untuk minggu depan.

"Dolar AS terus naik menuju pertemuan Fed bulan ini di mana FOMC diharapkan menaikkan suku bunga lagi," katanya. œSementara itu, sepertinya KTT Donald Trump [Presiden AS] dengan [pemimpin Korea Utara] Kim Jong Un dimulai, yang mana dapat meredakan ketegangan politik di Asia. Penambahan tekanan dari dolar dan meredanya risiko politik dapat menjaga emas dalam pijakan ke belakang pada beberapa hari mendatang.  (Sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Main St. Bearish Pada Emas; Wall St. Bullish...
Monday, 20 August 2018 11:28 WIB

Main Street mungkin lebih bearish dari sebelumnya pada arah harga emas di minggu ini, sementara Wall Street cenderung bullish, survei mingguan untuk emas Kitco News menunjukkan. Selama bertahun-tahun...

Bloomberg Intelligence: Penurunan Emas Mungkin Telah Mendekati Akhir...
Tuesday, 14 August 2018 04:44 WIB

Musim panas ini merupakan musim yang mengerikan bagi emas. Dan hanya ketika hal-hal tidak bisa menjadi lebih buruk lagi untuk logam kuning, harga turun ke bawah $ 1.200 per ounce di awal perdagangan ...

Emas Telusuri Kembali Lonjakan Jumat - Peter Hug dari Kitco...
Monday, 6 August 2018 23:48 WIB

Emas terus di bawah tekanan semalam setelah lonjakan ringan minggu lalu. Emas sempat melonjak $ 15 pada hari Jumat tetapi tidak bisa mempertahankan momentum pada saat penutupan. Semalam, dolar terus ...

Commerzbank: Pasar Emas Berfokus Pada Bank Sentral dan Data Pekerjaan...
Monday, 30 July 2018 21:02 WIB

Semua mata di pasar emas akan tertuju pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dan bank sentral lainnya minggu ini, serta laporan pekerjaan AS bulanan pada hari Jumat, kata Commerzbank. Kenaikan s...

Wall St. dan Main St. Bearish Pada Harga Emas...
Monday, 23 July 2018 21:15 WIB

Main Street bergabung dengan Wall Street dalam menyerukan harga emas bergerak lebih rendah untuk jangka pendek, menurut survei mingguan Kitco News. Ini baru ketiga kalinya sepanjang tahun bahwa pemil...

POPULAR NEWS
Harga Emas Naik Hampir 0,9% Untuk Gain Bulanan Terbesar Satu Hari Hingga Saat Ini

Harga emas bergerak naik pada hari Senin, rebound sedikit setelah mengalami penurunan mingguan terburuk mereka dalam lebih dari setahun terakhir. Emas Desember naik sebesar $ 10,40, atau sekitar 0,9%, untuk menetap di level $ 1,194.60 per ons. Itu adalah dolar sesi tunggal terbesar dan persentase keuntungan sejak 31 Juli lalu, menurut data FactSet. (knc) Sumber : Market Watch

Main St. Bearish Pada Emas; Wall St. Bullish

Main Street mungkin lebih bearish dari sebelumnya pada arah harga emas di minggu ini, sementara Wall Street cenderung bullish, survei mingguan untuk emas Kitco News menunjukkan. Selama bertahun-tahun, Main Street sebagian besar cenderung bullish pada logam. Namun, investor ritel telah menyebut emas menjadi lebih rendah dalam tiga dari empat minggu terakhir, dan mungkin tidak pernah sebesar persentase pada minggu ini. Sebanyak 2.411 pemilih ikut dalam survei Main Street. Dari jumlah tersebut,...

Emas stabil seiring optimisme perdagangan AS-Cina tekan dolar AS

Harga emas stabil pada hari Senin setelah naik dari posisi terendah 19-bulan yang disentuh pekan lalu, didukung oleh pelemahan dalam dolar AS menyusul harapan akan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Spot emas sebagian besar tidak berubah di level $ 1,184.24 per ons pada pukul 00:37 GMT. Pekan lalu, spot emas menyentuh posisi terendah sejak Januari 2017 di level $ 1,159.96. Logam itu turun 2,2 persen pekan lalu, mencatatkan penurunan mingguan keenam...

Emas Naik seiring Pernyataan Trump tentang Fed Lukai Dolar AS

Emas bergerak lebih tinggi seiring melemahnya dolar setelah Presiden Donald Trump dikatakan mengeluh tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve. Bullion untuk pengiriman segera naik 0,2% ke level $ 1,193.34 / oz pada pukul 8:36 waltu Singapura setelah bertambah 0,5% pada hari Senin. Indeks Bloomberg Spot Dollar kehilangan 0,3% setelah melemah 0,2% pada hari Senin. Trump mengatakan dia mengharapkan Jerome Powell untuk menjadi pimpinan Fed yang cheap-money, mengatakan kepada penderma di...

Dolar AS tergelincir pada optimisme perdagangan, pembicaraan AS-Cina ditunggu

Dolar melemah pada hari Senin seiring permintaan investor untuk mata uang safe haven itu surut pada optimisme atas meredanya ketegangan perdagangan AS-Cina, dengan fokus pada pembicaraan antara kedua negara itu yang dijadwalkan dilangsungkan pekan ini. Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit berubah pada 96,126 setelah kehilangan 0,55 persen pada hari Jumat. Meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya, di samping merosotnya lira...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.