DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Pasca Penurunan Baru-Baru ini, Dengan Data Inflasi & Dolar dalam Fokus

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, menandai pembalikan kecil dalam aksi penjualan yang telah mendorong logam turun selama tujuh sesi dalam delapan sesi terakhir. Emas Desember ditutup pada $ 1,210.10 per ons, naik $ 8,70, atau 0,7%. Penutupan hari Selasa di $ 1,201.40 merupakan yang terendah untuk kontrak paling aktif sejak 10 Oktober, menurut data FactSet. Perak Desember bertahan pada 10,3 sen, atau 0,7%, menjadi $ 14,08 per ons. Penyelesaiannya pada hari Selasa di $ 13.977...

Emas Stabil Jelang Rilis Data Inflasi AS, Pidato Powell

Emas mempertahankan kenaikannya seiring para investor menunggu laporan inflasi AS dan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang mungkin menenangkan beberapa kekhawatiran tentang bank sentral yang mendorong siklus kenaikan suku bunga terlalu jauh. Inflasi konsumen AS mungkin rebound pada bulan Oktober setelah berkurang pada bulan September. Sementara itu, Powell akan membahas masalah ekonomi nasional dan global dalam percakapan moderat dengan Presiden Fed Dallas Robert Kaplan. Bullion...

Emas Pertahankan Gain Pasca Powell Mengatakan AS Menghadapi Headwinds

Emas mempertahankan dua hari kenaikannya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan ekonomi AS kuat tetapi bisa menghadapi headwinds tahun depan karena pembuat kebijakan mengkaji seberapa jauh dan cepat untuk menaikkan suku bunga. Harga juga semalam didukung karena dolar dan pound Inggris melemah di tengah pertemuan Kabinet Berkepanjangan Inggris pada kesepakatan Brexit dan laporan bahwa Perdana Menteri Theresa May dapat menghadapi panggilan untuk mosi tidak percaya. Bullion...

Harga emas berakhir lebih tinggi, mengibas tekanan dari dolar yang lebih kuat

Harga emas berakhir lebih tinggi, yang mengabaikan tekanan dari penguatan dolar guna mempertahankan kenaikan mingguan seiring menurunnya ekuitas AS dan Eropa. Pada Kamis, emas Desember naik $ 4,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1.215 per ons, sekarang naik lebih dari $ 13 sejak diselesaikan di level $ 1,201.40 pada Selasa, yang menandai level terendah untuk kontrak paling aktif dalam lebih dari sebulan, menurut data FactSet. Sementara itu Perak Desember berada pada 18,3 sen, atau 1,3%,...

Emas Sedikit Berubah Menyusul Data Inflasi yang Sesuai Perkiraan

Harga emas nyaris tidak berubah dan melayang sedikit di atas level $ 1,200.00 di awal perdagangan AS, Rabu. Perak sedikit turun dan merosot ke level terendah hampir tiga tahun semalam. Kedua logam tersebut menunjukkan reaksi harga minimal terhadap data inflasi AS yang baru dirilis. Emas berjangka Desember terakhir naik $ 0,70 per ounce ke level $ 1,202.10. Perak Desember Comex terakhir turun $ 0,017 ke level $ 13,96 per ounce. Sorotan ekonomi AS hari ini adalah rilis Indeks Harga Konsumen...

Home

Wall St. Bullish Sedangkan Main St. Variatif Untuk Harga Emas
Monday, 25 June 2018 18:47 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Wall Street tetap bullish sedangkan Main Street bervariasi pada arah harga emas minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News.

Emas jatuh ke level terendah dalam enam bulan pekan lalu sebagian besar karena menguatnya dolar AS. Dengan demikian, logam tidak dapat menarik tawaran safe havennya meskipun pelemahan di pasar ekuitas menyusul kekhawatiran tentang perang perdagangan global yang semakin meningkat.

Tujuh belas profesional pasar ambil bagian dalam survei ini. Ada 10 suara, atau 59%, menyerukan harga emas naik. Ada lima suara, atau 29%, menyerukan harga jatuh, sementara dua pemilih, atau 12%, melihat pergerakan sideways (ke samping).

Sementara itu, 2.276 pemilih menjawab dalam survei Main Street online. Sebanyak 915 responden, atau 40%, memperkirakan bahwa emas akan bergerak lebih rendah dalam seminggu. Lainnya sebanyakan 796 pemilih, atau 35%, mengatakan emas akan naik, sementara 565, atau 25%, melihat pergerakan sideways.

"Meskipun itu bertentangan dengan perkiraan saya minggu lalu, saya bullish pada emas untuk minggu ini," kata Colin Cieszynski, pimpinan strategi pasar di SIA Wealth Management.

"Secara teknis emas terlihat siap untuk melonjak, RSI [Relative Strength Index] oversold dan berbalik, Kamis merupakan ˜hammer candle™ dan gain pada hari Jumat akan melengkapi pola Morning Star," katanya. œDi sisi lain, USD [dolar AS] terlihat lelah dengan divergensi RSI negatif yang muncul. Dengan semua berita bank sentral sekarang sudah dirilis dan risiko perang perdagangan masih membara, saya pikir emas dan USD akan mengalami koreksi. 

Ken Morrison, editor newsletter Morrison on the Markets, juga melihat sebuah pantulan.

"Sentimen pada emas sampai ke level yang paling bearish sejak Desember 2016 Kamis lalu tetapi pemulihan dari posisi rendah intra-day dikombinasikan dengan pergerakan sederhana ke level yang lebih rendah dalam dolar mendorong emas ke atas," kata Morrison. "Saya memperkirakan pasar dapat rally ke resistance pertamanya di level $ 1,288 tetapi memiliki potensi untuk mendekati level $ 1,305, garis resistensi downtrend."

Daniel Pavilonis, broker komoditas senior dengan RJO Futures, juga melihat pemulihan.

"Dolar akan melemah," prediksi dia. "Itu akan mendukung logam ... Ini lebih seperti pengembalian rata-rata. Saya pikir kita tidak akan melihat pergerakan substansial ke atas. 

Sean Lusk, direktur lindung nilai komersial Walsh Trading, mengatakan beberapa pembelian akan muncul menjelang akhir bulan dan kuartal. "Akan ada bargain hunting di sini," kata Lusk.

Sementara itu, Jim Wyckoff, analis teknis senior Kitco, adalah di antara mereka yang melihat emas bergerak lebih rendah pada minggu ini. "Grafik tetap bearish," katanya.

Ralph Preston, prinsipal dengan Heritage West Financial, juga melihat potensi lebih banyak penurunan sejak emas gagal menembus ke atas level resistensi beberapa waktu lalu.

"Harga emas tidak dapat ditutup di atas level $ 1,345 - $ 1,365 zona resistensi secara triwulanan / bulanan," kata Preston. "Kita akan membutuhkan level penutupan seperti itu untuk bisa mendapatkan rally berkelanjutan."

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Harga Emas Mungkin Jatuh Lebih Jauh Seiring Berlanjutnya Pemulihan Dolar AS ...
Monday, 12 November 2018 16:36 WIB

Harga emas turun bahkan meski imbal hasil obligasi mengikuti pergerakan lebih rendah saham dan jalur kenaikan suku bunga acuan yang tersirat dalam berjangka Fed Funds mendatar pada hari Jumat. Dolar A...

Emas Menanti Pemilu...
Monday, 5 November 2018 22:29 WIB

Emas telah melambung dalam kisaran $ 20 sejak akhir Oktober. Mendiskontokan penurunan pada 31 Oktober, yang kami yakini adalah penjualan dana untuk meraih beberapa keuntungan bagi target client-statem...

Wall St dan Main St. Lihat Reli Emas Berlanjut...
Monday, 29 October 2018 11:30 WIB

Wall Street dan Main Street melihat emas mempertahankan momentum kenaikan minggu ini berdasarkan survei emas Kitco News. Delapan belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Dua...

MKS: Level Support Emas Di Sekitar $ 1.210- $ 1.220 Akan Batasi Penurunan...
Tuesday, 23 October 2018 06:15 WIB

Spot emas tetap di atas support grafik yang dimulai di sekitar $ 1.220 per ounce, kata MKS (Swiss) SA "Kekhawatiran perdagangan antara AS dan China tetap tinggi dan ketegangan AS-Saudi yang sedang ber...

Reli Emas Bergulir...
Tuesday, 16 October 2018 04:14 WIB

Pada hari Jumat kami mengajukan pertanyaan - bisakah rally emas berlanjut? Pasar telah berbicara dengan kata ya. Emas diperdagangkan di level setinggi $ 1,237 pagi ini. Tingkat kunci berikutnya untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Pasca Penurunan Baru-Baru ini, Dengan Data Inflasi & Dolar dalam Fokus

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, menandai pembalikan kecil dalam aksi penjualan yang telah mendorong logam turun selama tujuh sesi dalam delapan sesi terakhir. Emas Desember ditutup pada $ 1,210.10 per ons, naik $ 8,70, atau 0,7%. Penutupan hari Selasa di $ 1,201.40 merupakan yang terendah untuk kontrak paling aktif sejak 10 Oktober, menurut data FactSet. Perak Desember bertahan pada 10,3 sen, atau 0,7%, menjadi $ 14,08 per ons. Penyelesaiannya pada hari Selasa di $ 13.977...

Emas Stabil Jelang Rilis Data Inflasi AS, Pidato Powell

Emas mempertahankan kenaikannya seiring para investor menunggu laporan inflasi AS dan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang mungkin menenangkan beberapa kekhawatiran tentang bank sentral yang mendorong siklus kenaikan suku bunga terlalu jauh. Inflasi konsumen AS mungkin rebound pada bulan Oktober setelah berkurang pada bulan September. Sementara itu, Powell akan membahas masalah ekonomi nasional dan global dalam percakapan moderat dengan Presiden Fed Dallas Robert Kaplan. Bullion...

Emas Pertahankan Gain Pasca Powell Mengatakan AS Menghadapi Headwinds

Emas mempertahankan dua hari kenaikannya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan ekonomi AS kuat tetapi bisa menghadapi headwinds tahun depan karena pembuat kebijakan mengkaji seberapa jauh dan cepat untuk menaikkan suku bunga. Harga juga semalam didukung karena dolar dan pound Inggris melemah di tengah pertemuan Kabinet Berkepanjangan Inggris pada kesepakatan Brexit dan laporan bahwa Perdana Menteri Theresa May dapat menghadapi panggilan untuk mosi tidak percaya. Bullion...

Harga emas berakhir lebih tinggi, mengibas tekanan dari dolar yang lebih kuat

Harga emas berakhir lebih tinggi, yang mengabaikan tekanan dari penguatan dolar guna mempertahankan kenaikan mingguan seiring menurunnya ekuitas AS dan Eropa. Pada Kamis, emas Desember naik $ 4,90, atau 0,4%, untuk menetap di level $ 1.215 per ons, sekarang naik lebih dari $ 13 sejak diselesaikan di level $ 1,201.40 pada Selasa, yang menandai level terendah untuk kontrak paling aktif dalam lebih dari sebulan, menurut data FactSet. Sementara itu Perak Desember berada pada 18,3 sen, atau 1,3%,...

Emas Sedikit Berubah Menyusul Data Inflasi yang Sesuai Perkiraan

Harga emas nyaris tidak berubah dan melayang sedikit di atas level $ 1,200.00 di awal perdagangan AS, Rabu. Perak sedikit turun dan merosot ke level terendah hampir tiga tahun semalam. Kedua logam tersebut menunjukkan reaksi harga minimal terhadap data inflasi AS yang baru dirilis. Emas berjangka Desember terakhir naik $ 0,70 per ounce ke level $ 1,202.10. Perak Desember Comex terakhir turun $ 0,017 ke level $ 13,96 per ounce. Sorotan ekonomi AS hari ini adalah rilis Indeks Harga Konsumen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.