DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Harga Emas Berakhir di Level Tertingginya Lebih dari 6 Tahun

Emas berjangka naik pada hari Rabu untuk berakhir di level tertinggi sejak Mei 2013, menemukan dukungan dari pelemahan dalam dolar dan harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga utama akhir bulan ini. "Dolar kembali sedikit melemah ... memungkinkan emas dan perak dalam mata uang dolar untuk menembus lebih tinggi," kata Fawad Razaqzada, analis teknis di Forex.com. "Selain dolar yang lebih lemah, logam mulia ini telah mendapat dukungan dari aliran safe haven di tengah pelemahan di...

Emas catat kenaikan back-to-back untuk kembali menyentuh level puncak 6 tahun

Emas berjangka turun pada Kamis ini setelah komoditas berharga tersebut membentuk level tertinggi baru enam tahun pada hari Rabu, didorong oleh imbal hasil utang yang lebih rendah, jeda dalam penguatan dolar serta komentar bullish dari investor hedge-fund. Perdagangan emas Agustus di Comex naik pada $ 4,80, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,428.10 per ons, setelah naik 0,9% pada Rabu. Penyelesaian terbaru adalah yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 13 Mei 2013, data FactSet...

Dolar Kembali Tertahan oleh Imbal Hasil AS yang Lebih Rendah, Rebound pada Pound

Dolar kembali mengalami kerugian ringan pada hari Kamis, terbebani oleh imbal hasil AS yang lebih rendah dan rebound pada pound dari posisi terendah 27-bulan. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama bergerak mendatar di level 97,200 setelah turun 0,2% pada hari sebelumnya. Indeks telah naik ke rekor satu minggu di level 97,444 hari sebelumnya pada penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan dan penurunan dalam sterling. Tapi itu mendorong lebih rendah karena yield Treasury...

Pasokan Minyak Mentah AS Turun Kurang Dari Perkiraan, Harga Minyak Berakhir Melemah

Minyak berjangka berakhir dengan penurunan pada hari Rabu, dengan harga minyak AS di level terendahnya dalam sekitar dua minggu, seiring pasokan minyak mentah AS yang mencatat penurunan mingguan yang lebih kecil dari perkiraan dan stok bensin serta sulingan melihat kenaikan yang cukup besar. Minyak West Texas Intermediate Agustus kehilangan 84 sen, atau 1,5%, menjadi $ 56,78 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu merupakan penyelesaian kontrak bulan depan terendah sejak 2 Juli,...

Emas sedikit lebih rendah, mengambil nafas pasca menyentuh puncak 6-tahun segar

Emas berjangka diperdagangkan sedikit berubah pada hari Kamis pasca komoditas berharga tersebut membentuk tertinggi 6-tahun pada hari Rabu, didorong oleh imbal hasil yang lebih rendah, penguatan dolar terhenti dan komentar bullish dari investor hedge-fund. Emas Agustus di Perdagangan Comex sedikit rendah pada $ 1,20, atau 0,1%, pada $ 1,422 per ounce, pasca melonjak $ 12,10, atau 0,9%, pada hari Rabu, membukukan penyelesaian tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 14 Mei 2013, menurut data...

Home

Goldman Sachs: Emas Ke Atas Level $ 1.300 Dalam 3 Bulan Ke Depan, Naik 10% Pada 2019
Monday, 14 January 2019 22:00 WIB | GOLD CORNER |

Emas akan terus bersinar sebagai aset safe-haven dengan harga terdorong ke atas $ 1.300 per ons dalam tiga bulan ke depan, menurut perusahaan investasi raksasa Goldman Sachs.

Dalam sebuah catatan kepada klien, Jeff Currie, kepala penelitian komoditas global di bank, mengatakan ia menaikkan perkiraan harga emasnya untuk 2019 seiring kekhawatiran resesi yang terus meningkat terus mengguncang pasar keuangan.

Dia menambahkan bahwa permintaan emas bank sentral, yang merasakan pertumbuhan kuat sepanjang 2018, akan terus menjadi tema yang mendominasi di pasar.

œEmas ke depan akan didukung terutama oleh meningkatnya permintaan untuk aset defensif. Hal yang sama juga berlaku untuk pembelian bank sentral, dengan meningkatnya ketegangan geopolitik sehigga mendorong lebih banyak bank sentral untuk memasuki kembali pasar emas, "katanya.

Dalam update perkiraannya, Goldman Sachs sekarang melihat harga emas terdorong ke level $ 1.325 per ounce dalam tiga bulan, naik ke level $ 1.375 dalam enam bulan dan bergerak ke level $ 1.425 per ounce pada akhir tahun. Prospek baru ini merupakan peningkatan dari perkiraan tiga bulan, enam bulan dan 12 bulan sebelumnya  yang masing-masing  berada di level $ 1.250, $ 1.300, dan $ 1.325.

Target akhir tahun 2019 Goldman mewakili kenaikan hampir 10,5% untuk tahun ini. Harga emas tetap bertahan di sekitar level tertinggi enam bulan terakhir

Komentar Currie datang di saat harga emas melihat permintaan investor yang signifikan pada kuartal keempat. Bulan lalu sangat kuat untuk emas karena bank mencatat bahwa pasar ekuitas melihat pelemahan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang terburuk sejak Desember 1931.

Currie juga mencatat bahwa data AS mulai menandakan risiko pelambatan ekonomi AS, yang akan mendukung emas.

"Beberapa minggu terakhir telah terlihat penurunan tajam dalam sentimen risiko menyusul data ekonomi makro yang lemah pada bulan Desember dan kekhawatiran baru tentang arah pertumbuhan di masa depan" katanya.

Currie juga positif pada emas karena sepertinya Federal Reserve siap untuk menghentikan siklus pengetatannya. Kamis lalu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali sikap sebelumnya bahwa karena tekanan inflasi yang lemah, bank sentral dapat bersabar untuk menunggu dan melihat bagaimana ekonomi AS akan berkinerja.

Currie mencatat bahwa pada tahap ini dalam siklus bisnis, emas tidak perlu terlalu takut dengan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.

"Kami menemukan bahwa ketika siklus kenaikan suku bunga sudah di puncaknya, korelasi (negatif) biasa antara indikator-indikator ini dan emas mulai melemah, atau bahkan berubah negatif," katanya. "Ini karena harga emas mulai jauh lebih tinggi pada kekhawatiran akan resesi berikutnya daripada karena biaya kesempatan memegang emas." (Sdm)

Sumber: Kitco

RELATED NEWS
Wall St. Netral/Sideways Pada Harga Emas, Main St. Bullish...
Monday, 15 July 2019 13:42 WIB

Pedagang dan analis Wall Street ragu-ragu atau melihat harga emas sideways dalam minggu ini, sementara Main Street tetap bullish, menurut survei emas mingguan Kitco News. Blok pemilih terbesar W...

Analis: Laju Pelonggaran Fed Dipertanyakan Tapi Emas Masih Ada di Sekitar Level $ 1.400...
Monday, 8 July 2019 12:50 WIB

Sektor logam mulia sempat mendapat tekanan pada Jumat lalu karena pasar menilai ulang ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve - mengambil pemotongan 50 poin basis pada bulan Juli. Para anali...

Analis: Tidak Ada Hal Lain Selain Bullish Pada Emas Setelah Menembus $ 1.400 ...
Monday, 24 June 2019 15:44 WIB

Kesabaran akhirnya terbayar untuk bullish emas, karena permintaan untuk logam mulia telah mendorong harga ke tingkat yang belum terlihat dalam hampir enam tahun terakhir. Meskipun harga emas turun da...

Wall St dan Main St. Melihat Harga Emas Masih Tinggi...
Monday, 17 June 2019 14:43 WIB

Emas mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada hari Jumat, dan Wall Street dan Main Street melihat momentum tersebut berlanjut pada minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco N...

Analis: Emas Memiliki Cukup Momentum Untuk Menembus Level $ 1.350 Minggu Ini ...
Monday, 10 June 2019 15:06 WIB

Pasar emas menunjukkan kinerja mingguan terbaik dalam lebih dari satu tahun dan beberapa analis mengatakan bahwa logam mulia memiliki momentum yang cukup untuk menembus resistensi jangka panjang yang ...

POPULAR NEWS
Harga Emas Berakhir di Level Tertingginya Lebih dari 6 Tahun

Emas berjangka naik pada hari Rabu untuk berakhir di level tertinggi sejak Mei 2013, menemukan dukungan dari pelemahan dalam dolar dan harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga utama akhir bulan ini. "Dolar kembali sedikit melemah ... memungkinkan emas dan perak dalam mata uang dolar untuk menembus lebih tinggi," kata Fawad Razaqzada, analis teknis di Forex.com. "Selain dolar yang lebih lemah, logam mulia ini telah mendapat dukungan dari aliran safe haven di tengah pelemahan di...

Emas catat kenaikan back-to-back untuk kembali menyentuh level puncak 6 tahun

Emas berjangka turun pada Kamis ini setelah komoditas berharga tersebut membentuk level tertinggi baru enam tahun pada hari Rabu, didorong oleh imbal hasil utang yang lebih rendah, jeda dalam penguatan dolar serta komentar bullish dari investor hedge-fund. Perdagangan emas Agustus di Comex naik pada $ 4,80, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1,428.10 per ons, setelah naik 0,9% pada Rabu. Penyelesaian terbaru adalah yang tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 13 Mei 2013, data FactSet...

Dolar Kembali Tertahan oleh Imbal Hasil AS yang Lebih Rendah, Rebound pada Pound

Dolar kembali mengalami kerugian ringan pada hari Kamis, terbebani oleh imbal hasil AS yang lebih rendah dan rebound pada pound dari posisi terendah 27-bulan. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama bergerak mendatar di level 97,200 setelah turun 0,2% pada hari sebelumnya. Indeks telah naik ke rekor satu minggu di level 97,444 hari sebelumnya pada penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan dan penurunan dalam sterling. Tapi itu mendorong lebih rendah karena yield Treasury...

Pasokan Minyak Mentah AS Turun Kurang Dari Perkiraan, Harga Minyak Berakhir Melemah

Minyak berjangka berakhir dengan penurunan pada hari Rabu, dengan harga minyak AS di level terendahnya dalam sekitar dua minggu, seiring pasokan minyak mentah AS yang mencatat penurunan mingguan yang lebih kecil dari perkiraan dan stok bensin serta sulingan melihat kenaikan yang cukup besar. Minyak West Texas Intermediate Agustus kehilangan 84 sen, atau 1,5%, menjadi $ 56,78 per barel di New York Mercantile Exchange. Itu merupakan penyelesaian kontrak bulan depan terendah sejak 2 Juli,...

Emas sedikit lebih rendah, mengambil nafas pasca menyentuh puncak 6-tahun segar

Emas berjangka diperdagangkan sedikit berubah pada hari Kamis pasca komoditas berharga tersebut membentuk tertinggi 6-tahun pada hari Rabu, didorong oleh imbal hasil yang lebih rendah, penguatan dolar terhenti dan komentar bullish dari investor hedge-fund. Emas Agustus di Perdagangan Comex sedikit rendah pada $ 1,20, atau 0,1%, pada $ 1,422 per ounce, pasca melonjak $ 12,10, atau 0,9%, pada hari Rabu, membukukan penyelesaian tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 14 Mei 2013, menurut data...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.