DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

SAHAM AS

Saham Produsen Energi Turun Seret Saham AS Melemah Untuk Hari Ketiga
Friday, 5 September 2014 10:40 WIB | Root

Saham AS turun pada hari ketiga, membuat Indeks Standard & Poor 500 turun tajam sejak Juni lalu, terkait sektor penghasil energi turun bersamaan dengan harga minyak yang membayangi stimulus baru dari Bank Sentral Eropa. Saham energi turun sebesar 1,3 persen merupakan penurunan tertajamnya...


Bursa AS Naik Pasca ECB Pangkas Suku Bunga, Meningkatkan Langkah Stimulus
Friday, 5 September 2014 03:55 WIB | Root

Saham-saham AS naik, dengan indeks Standard & Poor 500 mendekati tertinggi sepanjang masa, pasca Bank Sentral Eropa (ECB) secara tak terduga memangkas tingkat suku bunga dan mengatakan akan membeli asset-backed securities (ABS) untuk merangsang pertumbuhan.   Indeks S&P 500 naik 0,1...


Saham Apple Tergelincir Seret Indeks Nasdaq Composite Ditutup Melemah
Thursday, 4 September 2014 10:35 WIB | Root

Indeks Nasdaq Composite turun tajam hampir sebulan terakhir, terseret oleh penurunan saham Apple Inc terkait pesaing memperkenalkan smartphone terbarunya dan Apple menghadapi kritik dalam pembobolan foto selebriti. Indeks Nasdaq Composite turun sebesar 0,6 persen pukul 04:00 sore di New York....


Saham Apple Turun, Bursa Saham AS Bergerak Fluktuasi
Thursday, 4 September 2014 07:32 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi pasca Indeks Standard & Poor 500 naik ke rekor tertingginya, terkait penurunan saham Apple Inc sehingga menyeret saham teknologi mengalami koreksi dalam mengimbangi laporan gencatan senjata di Ukraina. Saham Apple Inc turun sebesar 3,1 persen pasca saingan mereka yaitu...


Bursa AS Berfluktuasi Dekat Rekor Ditengah Data Manufaktur
Wednesday, 3 September 2014 04:31 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi, setelah Indeks Standard & Poor 500 berada di bulan terbaiknya sejak Februari, pasca investor menilai data yang menunjukkan manufaktur di ekonomi terbesar dunia terekspansi pada bulan Agustus pada laju tercepat dalam tiga tahun.   Saham Newfield Exploration Co....


Indeks S & P 500 Ditutup Tembus Level 2.000 Sejak Bulan Februari
Saturday, 30 August 2014 11:49 WIB | Root

Saham-saham AS naik, menyelesaikan kenaikan bulanan terbesarnya sejak Februari lalu, di tengah membaiknya data ekonomi dan spekulasi bank sentral akan terus memacu pertumbuhan ekonomi. Indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,3 persen ke level 2,003.37 pukul 16:00 waktu New York pada...


Bursa Saham AS Ditutup Turun Terkait Konflik Di Ukraina
Friday, 29 August 2014 10:46 WIB | Root

Saham-saham AS turun mengirim Indeks Standard & Poor 500 di bawah level 2.000 terkait kekerasan di Ukraina dan pendapatan ritel yang mengecewakan membayangi data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi melebihi dari perkiraan. Indeks S & P 500 turun sebesar 0,2 persen ke level 1,996.9...


Saham AS Kehilangan Momentum Seiring Valuasi
Thursday, 28 August 2014 10:49 WIB | Root

Rally saham yang mendorong Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000 kehilangan sedikit momentumnya saat ini. Indeks S & P 500 naik sebesar 0,1 poin ke level 2,000.12 pukul 04:00 waktu New York dengan sekitar jumlah yang sama saham naik seiring dengan saham yang turun. Sekitar 4,2...


Saham AS Berfluktuasi Pasca S&P 500 Reli Lampaui Level 2.000
Thursday, 28 August 2014 04:47 WIB | Root

Saham AS berfluktuasi, pasca Indeks Standard & Poor 500 ditutup melampaui level 2.000 untuk pertama kalinya, Tiffany & Co meningkatkan perkiraan labanya, sementara itu Smith & Wesson Holding Corp melaporkan pendapatannya yang lebih rendah. Saham Tiffany naik sebesar 2 persen...


Rally Saham AS Mengangkat S & P 500 Tembus Level 2.000
Wednesday, 27 August 2014 10:53 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000, seiring laporan menunjukkan ke level tertingginya terhadap melonjaknya pesanan barang tahan lama dan kepercayaan konsumen secara tak terduga meningkat. Indeks S & P 500 naik sebesar 0,1 persen ke level...


Rally Saham AS Mengangkat S & P 500 Tembus Level 2.000 Terkait Penguatan Ekonomi
Wednesday, 27 August 2014 10:55 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000, setelah laporan menunjukkan ke level tertingginya terhadap melonjaknya pesanan barang tahan lama dan kepercayaan konsumen secara tak terduga meningkat. Saham Amazon.com Inc naik sebesar 2,4 persen pasca...


Indeks S & P 500 Ditutup Tembus Level 2.000 Untuk Pertama Kalinya
Tuesday, 26 August 2014 10:43 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 tembus level 2.000 untuk pertama kalinya, seiring membuat kesepakatan perusahaan dan prospek untuk meningkatkan kepercayaan terhadap stimulus perekonomian di bull market. Indeks S & P 500 menguat sebesar 0,5 persen ke level...


Indeks S & P 500 Berfluktuasi Dari Record Terkait Ketegangan Ukraina
Saturday, 23 August 2014 07:31 WIB | Root

Indeks Standard & Poor 500 berfluktuasi mendekati level tertingginya seiring ketegangan di Ukraina meningkat dan para investor mengkaji kebijakan moneter dari ketua Federal Reserve Janet Yellen.Indeks S & P 500 turun kurang dari 0,1 persen ke level 1,991.78 pukul 12:28 di New York. Indeks...


Indeks S & P 500 Mencatat Level Tertingginya Ditengah Spekulasi The Fed
Friday, 22 August 2014 06:58 WIB | Root

Saham-saham AS naik menyebabkan Indeks Standard & Poor 500 dari sepanjang level tertingginya, seiring rilis data ekonomi yang mendorong optimisme dalam perekonomian di tengah spekulasi Federal Reserve akan memulihkan perekonomian. Indeks S & P 500 melonjak sebesar 0,3 persen ke level...


Saham AS, Obligasi Turun Sementara Dolar Gain Jelang Rilis Risalah Pertemuan The Fed
Thursday, 21 August 2014 04:08 WIB | Root

Saham AS turun terkait perkiraan di sektor ritel melemah meredam optimisme terhadap prekonomian, sementara dolar naik dan obligasi turun jelang rilis risalah pertemuanFederal Reserve. Sementara itu Ekuitas Eropa turun dan pound naik. Indeks Standard & Poor 500 (SPX) turun sebesar 0,2...


Saham AS Dibuka Menguat Terkait Rilis Data Housing Start, Inflasi
Wednesday, 20 August 2014 04:06 WIB | Root

Saham AS Menuat, pasca Indeks Nasdaq Composite naik ke level tertingginya selama 14 tahun terakhir kemarin, terkait acuan inflasi menunjukkan tekanan terhadap harga tetap perumahan baru naik ke level tertingginya dalam delapan bulan terakhir. Home Depot Inc naik sebesar 4 persen pasca laba...


Saham AS Ditutup Menguat Diikuti Dollar General Rally
Tuesday, 19 August 2014 10:31 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirim Indeks Standard & Poor 500 memperpanjang kenaikan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu, seiring ketegangan mereda atas konflik global dan Dollar General Corp rally pada aktivitas merger. Dollar General melonjak sebesar 12 persen setelah menawarkan $ 9.7 miliar...


Saham AS Menguat Seiring Dollar General Rally
Tuesday, 19 August 2014 06:53 WIB | Root

Saham AS naik mengirim Indeks Standard & Poor 500 pasca kenaikan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu, seiring ketegangan mereda atas konflik global dan Dollar General Corp rally pada aktivitas merger. Dollar General melonjak sebesar 9,3 persen setelah menawarkan $ 9.7 miliar untuk...


Saham AS Naik Seiring Data Pabrik Meningkatkan Kepercayaan Ekonomi
Saturday, 16 August 2014 04:26 WIB | Root

Saham-saham AS naik mengirim indeks Standard & Poor 500 memperpanjang kenaikan mingguannya, seiring rilis data yang menunjukkan kenaikan dalam output pabrik mendorong kepercayaan perekonomian terbesar dunia, sementara para investor menyaksikan perkembangan di Ukraina. Indeks S & P 500...


Saham AS Menguat 0.3% pada Sesi Istirahat Perdagangan di New York
Friday, 15 August 2014 07:33 WIB | Root

Saham AS menguat, menghantarkan Indeks S&P 500 ke level tertinggi dua minggu, karena spekulasi krisis yang terjadi di Ukraina tidak akan meningkat dibayangi data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.   Saham Kohl Corp. naik 3,4 persen ke level tertinggi empat bulan setelah hasil...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.