DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

MINYAK

Minyak Hentikan Penurunan Seiring Saham Emerging Market Menguat
Wednesday, 23 December 2015 02:35 WIB | Root

Minyak menghentikan penurunan seiring saham emerging market naik untuk hari kedua dan mata uang menguat karena prospek stimulus ekonomi lebih dari China. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir sebelum data persediaan minyak mentah AS dan...


Minyak Brent Terperosok Ke Level 11 Tahun Terendah
Tuesday, 22 December 2015 10:49 WIB | Root

Minyak mentah Brent merosot ke level terendah sejak pertengahan tahun 2004 di tengah spekulasi pemasok dari Timur Tengah sampai AS akan memperburuk kelebihan stok seiring mereka berjuang untuk mendapatkan pangsa pasar. Berjangka turun 1,4 persen di London setelah penurunan 2,8 persen pekan lalu....


Minyak Diperdagangkan Mendekati Level 6 Tahun Terendah
Thursday, 17 December 2015 16:12 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level 6 tahun terendah seiring meningkatnya persediaan minyak mentah AS ke level tertinggi sejak tahun 1930 dan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade terakhir. Pasokan minyak mentah AS naik menjadi 490.700.000 barel...


Minyak Kembali Merosot Dari Level 1 Minggu Tertinggi
Wednesday, 16 December 2015 15:52 WIB | Root

Minyak mentah mengalami penurunan dari level tertinggi dalam seminggu terakhir di tengah spekulasi Iran yang bergerak lebih dekat untuk meningkatkan ekspor minyak mentah setelah PBB mengakhiri pemantauan penyelidikan dari Republik Islam penelitian teknologi senjata atom. Kontrak berjangka...


Minyak Perpanjang Gain dari level 6 tahun Terendah Terkait Isu Larangan Ekspor AS
Wednesday, 16 December 2015 03:04 WIB | Root

Minyak memperpanjang keuntungan dari level enam tahun terendah di New York di tengah tanda-tanda AS mungkin membatasi ekspor minyak mentah untuk pertama kalinya dalam 40 tahun. West Texas Intermediate naik sebanyak 2,2 persen, menambah 1,9 persen gain pada hari Senin di tengah rally lebih luas...


Minyak Mengalami Rebound Menuju Level $ 36 per Barel
Tuesday, 15 December 2015 15:44 WIB | Root

Minyak mengalami kenaikan setelah rebound dari level terendah dalam lebih dari 6 tahun terakhir seiring Kongres AS bergerak ke arah kesepakatan untuk memungkinkan ekspor tak terbatas untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir. Minyak Berjangka di New York sedikit berubah setelah kemarin...


Minyak Berada Dilevel 7 Tahun Terendah Karena OPEC Kelebihan Pasokan
Monday, 14 December 2015 15:14 WIB | Root

Minyak mentah yang diperdagangkan di London mendekati level terendah sejak 2008 silam karena spekulasi bahwa keputusan OPEC untuk secara efektif meninggalkan batas produksi yang akan memperburuk melimpahnya produksi pasokan global. Minyak Brent berjangka sedikit berubah setelah Jumat lalu...


Minyak Tutup Pekan di bawah Level $ 36, Alami Kerugian Mingguan Terbesar Tahun Ini
Saturday, 12 December 2015 10:54 WIB | Root

Minyak berjangka ditutup di bawah level $ 36 per barel pada hari Jumat, bertahan di level terendah dalam hampir tujuh tahun untuk merasakan kerugian mingguan dengan sekitar 11% yang merupakan kerugian mingguan terbesar tahun ini. Minyak mentah Brent juga menetap di level terendah sejak Desember...


Minyak Menetap pada Level di Bawah $ 37 untuk Pertama Kalinya Sejak Resesi
Friday, 11 December 2015 10:45 WIB | Root

Harga minyak menetap pada level di bawah $ 37 per barel pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak 2009, setelah data dari laporan dari Organization of the Petroleum Countries menunjukkan bahwa grup melakukan peningkatan produksi minyak mentahnya pada November ke level tertinggi bulanan dalam...


Minyak Menetap di Level Terendah sejak Awal 2009
Tuesday, 8 December 2015 10:41 WIB | Root

Minyak berjangka kembali mengalami penurunan pada hari Senin dengan menetap di level terendah dalam hampir 7 tahun, setelah keputusan OPEC pekan lalu untuk tetap menjaga produksi minyak mentah berada pada level saat ini. West Texas Intermediate Januari turun $ 2,32, atau 5,8%, untuk menetap di...


Minyak Turun Setelah OPEC Memutuskan untuk Menjaga Produksinya Saat ini
Saturday, 5 December 2015 10:59 WIB | Root

Minyak mengalami penurunan setelah OPEC mengisyaratkan akan mempertahankan tingkat produksi saat ini. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak berkomitmen untuk produksinya sekitar 31,5 juta barel per hari, Menteri Negara Sumber Daya Minyak Nigeria dan Presiden OPEC Emmanuel Ibe Kachikwu...


Jelang Pertemuan Kebijakan OPEC, Minyak Lanjutkan Penurunan
Wednesday, 2 December 2015 20:48 WIB | Root

Minyak jatuh untuk ketiga kalinya dalam empat hari seiring dengan menteri dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak tiba di Wina untuk membahas kebijakan produksi. Futures turun sebanyak 0,7 persen untuk tetap berada di bawah level $ 42 per barel di New York. Arab Saudi akan...


Minyak Bergerak Naik Setelah Mengalami Penurunan Bulanan Terbesar Sejak Juli
Wednesday, 2 December 2015 11:24 WIB | Root

Minyak bergerak naik di New York setelah mengalami penurunan bulanan terbesar sejak Juli lalu seiring menteri OPEC tiba di Wina menjelang pertemuan kebijakan pada minggu ini. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,5 %. Arab Saudi akan membahas semua masalah dan...


Minyak Pangkas Kenaikan Mingguan Seiring Libya Meningkatkan Pasokannya
Saturday, 28 November 2015 03:55 WIB | Root

Minyak pangkas kenaikan mingguan pertama dalam sebulan terakhir seiring Libya berusaha untuk meningkatkan output dan Rusia mengesampingkan pembalasan militer terhadap Turki karena penembakan pesawat jet di dekat perbatasan Suriah. Kontrak berjangka turun 2,6 % di New York. Libya mengatakan...


Minyak Menurun Terkait Ketegangan di Timur Tengah
Thursday, 26 November 2015 03:02 WIB | Root

Minyak turun dari level 2 minggu tertinggi di New York seiring spekulasi reli pada minggu ini tidak dibenarkan karena pasar global tetap kelebihan pasokan. West Texas Intermediate (WTI) berjangka merosot, setelah kemarin menguat 2,7 % setelah Turki menembak jatuh sebuah pesawat jet Rusia dan...


Minyak Naik Pasca Arab Saudi Tegaskan Keinginan Jaga Kestabilan Pasar
Tuesday, 24 November 2015 21:32 WIB | Root

Minyak naik setelah Arab Saudi kembali menegaskan bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu berkomitmen untuk bekerja dengan anggota OPEC dan produsen lain untuk menstabilkan pasar minyak mentah. Futures naik sebanyak 1,2 persen di New York. Arab Saudi berusaha untuk "bekerja sama dengan semua...


Arab Saudi Janjikan Bantu Kestabilan Pasar, Minyak Menguat
Tuesday, 24 November 2015 16:26 WIB | Root

Minyak naik di tengah penegasan kembali Arab Saudi bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu berkomitmen untuk bekerja dengan anggota OPEC dan produsen lainnya untuk menstabilkan pasar minyak mentah. Futures naik sebanyak 1 persen di New York. Arab Saudi berusaha untuk "bekerja sama dengan semua...


Minyak Pangkas Penurunan Seiring Arab Saudi Siap Bekerjasama Dengan OPEC
Tuesday, 24 November 2015 04:12 WIB | Root

Minyak pangkas penurunan di New York seiring Arab Saudi mengulangi bahwa bersiap untuk bekerja sama dengan OPEC dan produsen lainnya untuk menstabilkan pasar minyak global. West Texas Intermediate (WTI) berjangka yang diperdagangkan turun 0,6 % menyusul laporan dari Saudi Press Agency,...


Minyak Merosot Ke Level 3 Bulan Terendah
Friday, 20 November 2015 04:24 WIB | Root

Minyak turun ke level terendah dalam hampir 3 bulan terakhir terkait data pemerintah AS yang menunjukkan bahwa stok minyak mentah diperluas untuk minggu kedelapan di konsumen terbesar di dunia. Kontrak berjangka merosot 2,1 % di New York setelah kemarin jatuh di bawah level $ 40 per barel...


Minyak Rebound dari Level 2 Bulan Terendah Seiring Stok Menurun
Thursday, 19 November 2015 02:45 WIB | Root

Minyak naik dari penutupan di level terendah dalam lebih dari 2 bulan terakhir seiringg data industri AS menunjukkan stok minyak mentah menurun di konsumen terbesar di dunia. Kontrak berjangka naik 2,2 % di New York setelah kemarin turun 2,6 %. Persediaan minyak mentah menurun 482.000 barel...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.