DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

MINYAK

Pasokan AS Meningkat, Minyak Kembali Dibawah Level $50
Tuesday, 3 March 2015 14:21 WIB | Root

Minyak diperdagangkan di bawah level $50 per barel menjelang rilis data pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan pasokan minyak mentah berlanjut naik dari level rekornya.Kontrak berjangka minyak mentah naik 0.5% di New York. Pekan lalu pasokan minyak mentah diperkirakan naik sebesar 3.95 juta...


Naiknya Output Minyak Arab Saudi Hantam WTI Tumbang
Monday, 2 March 2015 14:58 WIB | Root

Minyak kembali turun setelah mencatat kenaikan bulanan pertamanya sejak Juni tahun lalu menyusul kenaikan produksi dari Arab Saudi mendorong output OPEC melebihi kuota kolektif pada bulan ke-9.Kontrak berjangka minyak turun sebesar 1.1% di New York. OPEC (Organization of Petroleum Exporting...


Minyak Menghentikan Penurunan Terpanjang Sejak Agustus
Thursday, 26 February 2015 04:24 WIB | Root

Minyak mentah naik di New York, menghentikan penurunan beruntun dalam 5 hari terakhir, seiring komentar dari Arab Saudi atas meningkatnya permintaan ditandai dengan pasokan minyak AS yang akan terus bertambah. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,8 %, membalikkan...


Minyak Perpanjang Penurunan Mingguan Seiring Melimpahnya Pasokan Global
Tuesday, 24 February 2015 05:07 WIB | Root

Minyak mentah perpanjang penurunan mingguan di tengah spekulasi melimpahnya pasokan Libya yang akan meningkatkan pipa karena untuk menghentikan kebakaran dan pengeboran AS lebih sedikit dari pekan sebelumnya. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sebesar 4,2 % setelah pekan lalu...


Penurunan Harga Minyak Tekan Permintaan Rubel Seiring Obligasi Naik
Friday, 20 February 2015 00:31 WIB | Root

Penurunan harga minyak meredam permintaan untuk mata uang rubel Rusia dan meningkatkan daya tarik obligasi. Bursa saham Eropa menghapus penurunan seiring saham Yunani mengalami rebound setelah pemerintah negara tersebut mengajukan permohonan untuk memperpanjang pinjaman. Minyak mentah West...


Minyak Mentah Menetap pada Gain Mingguan Ketiga
Friday, 13 February 2015 21:27 WIB | Root

Minyak mentah memperpanjang kenaikan setelah rally terbesarnya dalam lebih dari seminggu terakhir di tengah spekulasi bahwa penurunan pengeboran AS akan memperlambat produksi dan membatasi melimpahnya pasokan global. Kontrak berjangka naik 1,7 % di New York dan menetap pada penguatan mingguan...


Menurunnya Pengeboran Karena Membatasi Pasokan Angkat Kembali Harga Minyak
Friday, 13 February 2015 16:24 WIB | Root

Minyak mentah naik setelah rally terbesarnya dalam lebih dari seminggu terakhir di tengah spekulasi bahwa penurunan pengeboran AS akan memperlambat produksi dan membatasi melimpahnya pasokan global. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah kemarin naik 4,9 %, kenaikan pertama...


Minyak Mentah Perpanjang Penurunan Dari Level 5 1/2-Tahun Terendah
Thursday, 15 January 2015 04:44 WIB | Root

Minyak mentah di New York dan London mengalami penurunan, memperpanjang pelemahan dari penutupan terendahnya dalam lebih dari 5 ½ tahun terakhir, terkait negara-negara OPEC memperkirakan surplus global akan bertahan dan persediaan minyak AS diperkirakan akan meningkat. Kontrak berjangka turun...


Minyak Mentah Anjlok Dibawah Level $ 45 Akibat Melimpahnya Persediaan AS
Wednesday, 14 January 2015 03:06 WIB | Root

Minyak mentah memperpanjang penurunan untuk perdagangan di bawah level $ 45 per barel di tengah spekulasi bahwa meningkatnya persediaan minyak mentah AS, memperburuk melimpahnya pasokan global yang memicu harga minyak ke level terendahnya dalam lebih dari 5 1/2 tahun terakhir. Kontrak...


Minyak Mentah Menuju Penurunan Mingguan Ketujuh
Saturday, 10 January 2015 04:57 WIB | Root

Minyak menuju penurunan mingguan ke-7 di New York dan London di tengah spekulasi bahwa OPEC tidak akan memangkas output untuk mengurangi surplus global. Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 1 % sementara Brent melemah 1,9 %. Uni Emirat Arab tidak ada rencana untuk mengurangi produksi...


Minyak Perpanjang Penurunan Akibat Melimpahnya Cadangan AS
Wednesday, 7 January 2015 02:57 WIB | Root

Minyak memperpanjang penurunan di bawah level $ 50 per barel di tengah spekulasi bahwa persediaan minyak mentah AS akan diperluas, memperburuk melimpahnya pasokan global yang mendorong harga ke level terendahnya sejak April 2009. Kontrak berjangka turun sebesar 3,1 % di New York, penurunan...


Anjloknya Harga Minyak Dunia Tertajam di 2014
Saturday, 3 January 2015 03:12 WIB | Root

Para pengamat mengatakan turunnya harga-harga itu disebabkan melimpahnya pasokan di pasar dunia, yang disebabkan oleh berbagai faktor.Harga minyak dunia turun paling banyak tahun lalu sejak krisis finansial tahun 2008.Ketika bursa tutup pada akhir tahun 2014, harga minyak mentah Brent dari Laut...


Anjloknya Harga Minyak Dunia Tertajam Di 2014
Friday, 2 January 2015 15:14 WIB | Root

Harga minyak dunia turun paling banyak tahun lalu sejak krisis finansial tahun 2008. Ketika bursa tutup pada akhir tahun 2014, harga minyak mentah Brent dari Laut Utara dan West Texas Intermediatedari Amerika, keduanya merupakan patokan internasional, telah turun lebih dari 45 persen tahun...


Minyak Siap Untuk Penurunan Terbesar Sejak 2008
Wednesday, 31 December 2014 15:18 WIB | Root

Minyak menuju penurunan tahunan terbesar sejak krisis keuangan global baik produsen minyak AS maupun Organisasi Produsen Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menunjukkan tanda-tanda pertempuran untuk pangsa pasar di tengah berlimpahnya pasokan. Minyak berjangka turun 0,9% di New York, turun 45% dalam...


Minyak Mendekati Level Terendah 5 Tahun
Tuesday, 30 December 2014 15:06 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level terendah dalam lebih dari lima tahun terhadap spekulasi bahwa anggota OPEC akan menahan diri dari berjuang memotong output untuk pasar saham dengan produsen asal AS di tengah berlimpahnya persediaan global. West Texas Intermediate berjangka sedikit berubah di...


Minyak Mentah Ditransaksikan Dekati Level $ 56
Friday, 26 December 2014 15:18 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 56 per barel di tengah volatilitas di lebih dari 3 tahun terakhir, Arab Saudi melihat asumsi harga $ 80 untuk anggaran 2015 dalam tanda-tanda kepercayaan di pasar.Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,7 % setelah sebelumnya anjlok 2,2...


Minyak Dekati Level 2 Pekan Tertinggi Seiring Permintaan Meningkat
Wednesday, 24 December 2014 20:37 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam hampir 2 pekan terakhir seiring pertumbuhan ekonomi AS pada laju tercepat dalam lebih dari satu dekade, memberikan sinyal permintaan bahan bakar dapat meningkat pada konsumen terbesar dunia. West Texas Intermediate (WTI) berjangka turun...


Minyak Naik Seiring Investor Timbang Pasokan AS
Tuesday, 23 December 2014 20:46 WIB | Root

Minyak menguat untuk kedua kalinya dalam 3 hari terakhir seiring para investor menimbang penurunan proyeksi persediaan minyak mentah AS terhadap tanda-tanda bahwa Irak bergabung anggota OPEC lainnya dalam mempertahankan pangsa pasar. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik...


Minyak Berayun Setelah Gain Terbesarnya dalam 2 Tahun Terakhir
Monday, 22 December 2014 14:47 WIB | Root

Minyak berfluktuasi setelah kenaikan terbesarnya dalam lebih dari 2 tahun terakhir seiring Arab Saudi mengatakan bahwa harga minyak akan rebound atas pertumbuhan ekonomi global yang diikuti meningkatkan permintaan. Brent di London berayun antara keuntungan dan kerugian setelah naik 3,6 % pada...


Produsen non-OPEC 'penyebab' harga minyak dunia turun
Monday, 22 December 2014 14:40 WIB | Root

Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab, Souhail al-Mazroui, menyatakan penurunan harga minyak lebih dari 40% dalam beberapa bulan terakhir disebabkan oleh negara-negara non-OPEC yang menggenjot produksi secara berlebihan.Tudingan ini dikeluarkan ketika negara-negara Arab penghasil minyak menggelar...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.