DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

GOLD

Emas Menuju Penurunan Mingguan Beruntun kedua
Saturday, 25 April 2015 03:46 WIB | Root

Emas berjangka melemah Jumat ini, meninggalkan logam ini di jalur untuk penurunan mingguan beruntun kedua karena investor melihat ke pasar saham dan dolar AS guna kajian jangka pendek. Emas untuk pengiriman Juni di Comex turun $ 7,70, atau 0,7%, menjadi US $ 1,186.60 per ons, sementara perak...


Emas Diperdagangkan Sedikit Berubah Seiring Pelemahan Ekuitas
Friday, 24 April 2015 04:53 WIB | Root

Emas diperdagangkan sedikit berubah karena pasar saham global jatuh dan dolar menghapus gain, sehingga memacu permintaan untuk logam mulia sebagai aset alternatif. Indeks saham MSCI All-Country World turun sebanyak 0,2% ditengah data manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan dari China...


Emas Dekati Level Terendah Dalam Sepakan; Aset ETF Naik Hari Keempat
Friday, 24 April 2015 00:31 WIB | Root

Emas mendekati level terendah dalam lebih dari spekan terakhir seiring tanda-tanda penguatan ekonomi AS sehingga mendorong spekulasi meningkatnya suku bunga pinjaman. Data ekonomi pada hari Kamis mungkin menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur dan sediktnya warga Amerika yang mengajukan...


Emas Berjangka Melemah Tajam Dalam Enam Pekan Terakhir
Thursday, 23 April 2015 05:27 WIB | Root

Emas berjangka mengalami penurunan tertajam dalam enam pekan terakhir dikarenakan tanda-tanda pemulihan ekonomi AS sehingga menahan permintaan untuk logam mulia sebagai aset alternatif. Penjualan rumah lama melonjak pada Maret ke level tertinggi sejak September 2013, data dari National...


Emas Diperdagangkan Disekitar $1.200, Volatilitas Pasar Memudar
Thursday, 23 April 2015 00:14 WIB | Root

Pasar emas tertahan dalam posisi wait and see. Emas untuk pengiriman Juni turun 0,2% menjadi $ 1,201.30 per ons di Comex pada 10:52 pagi di London. Harga telah berayun anatara naik dan turun selama sepekan terakhir dan Indeks volatilitas 60-hari turun ke level terendah sejak November. Volume...


Emas Menguat Seiring Meningkatnya Risiko Default Yunani
Wednesday, 22 April 2015 05:16 WIB | Root

Emas naik untuk kedua kalinya dalam tiga sesi seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa Yunani akan tertahan dalam upaya untuk menghindari default, sehingga meningkatkan permintaan untuk logam mulia sebagai asset heaven. ECB sedang mempelajari langkah untuk mengendalikan dana darurat bagi...


Aset Emas ETF Menyentuh Level 3 Pekan Tertinggi; Bullion Dekati $ 1.200
Wednesday, 22 April 2015 01:17 WIB | Root

Emas mendekati level $ 1.200 per ons karena investor meningkatkan kepemilikan dana bullion ke level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan terakhir. Perak menguat. Kpeemilikan emas ETP naik 1 metrik ton sampai 1,621.7 ton, level tertinggi sejak 25 Maret, menurut data yang dihimpun oleh...


Emas Turun Dari Level Tertinggi Sepekan Diikuti Perak Dan Platinum
Tuesday, 21 April 2015 02:57 WIB | Root

Emas tergelincir dari sepekan tertinggi, sementara perak dan platinum turun karena penguatan dolar dan menguatnya ekuitas sehingga mengurangi permintaan untuk logam mulia. Indeks saham berjangka AS dan saham Eropa naik setelah bank sentral China memangkascadangan kas perbankan yang tertajam...


Emas Ditetapkan Untuk Penurunan Mingguan Jelang Data CPI
Friday, 17 April 2015 14:56 WIB | Root

Emas menuju penurunan mingguan jelang rilis data laporan AS pada harga konsumen yang dapat membantu investor mengkaji ketika Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,200.86 per ons...


Barclays : Emas akan rata-rata di $ 1190 per ons pada kuartal kedua 2015
Thursday, 16 April 2015 16:45 WIB | Root

NEW YORK – Analis di Barclay menyoroti perkiraan harga untuk emas di kuartal kedua tahun ini yang berada di rata-rata sekitar $ 1190 per ons dan $ 1183 per ons selama tahun ini. Meskipun analis Barclay tetap bearish pada pergerakan harga emas, namun mereka melihat potensi penurunan yang...


Emas Melanjutkan Penguatan Seiring Sinyal Penundaan Kenaikan Suku Bunga The Fed
Thursday, 16 April 2015 15:38 WIB | Root

Emas melanjutkan rebound dari level terendahnya di dua pekan terakhir pasca laporan menunjukkan tanda-tanda ekspansi AS, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mendorong kembali waktu menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Bullion untuk pengiriman...


Emas Ditransaksikan Dibawah Level $1.200 Per Ons
Wednesday, 15 April 2015 15:02 WIB | Root

Emas ditransaksikan dibawah level $1.200 per ons karena investor mengkaji apakah pertumbuhan penjualan ritel AS akan mendorong Federal Reserve untuk menunda menaikkan suku bunga setelah para otoritas bank sentral menunjukkan mereka terbagi mengenai waktu. Bullion untuk pengiriman segera...


Emas Melanjutkan Pelemahan Jelang Data Penjualan Ritel AS
Tuesday, 14 April 2015 21:24 WIB | Root

Emas jatuh pada hari kedua ke level terendah dua pekan menjelang rilis data penjualan ritel AS yang dapat mendorong untuk kenaikan pertama dalam suku bunga pinjaman sejak tahun 2006 lalu. Perak, platinum dan paladium turun. Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,7% menjadi $1,190.18...


Citigroup : 2016 - 2020 Bisa Jadi Periode Dukungan Untuk Emas
Tuesday, 14 April 2015 16:38 WIB | Root

Jakarta - Sejauh tahun ini emas emas belum mendapatkan dukungan yang cukup kuat dengan hanya meningkat sekitar  satu persen saja, tetapi logam mulia ini mungkin akan bergerak lebih baik di tahun depan, kata analis Citigroup, Jon Bergtheil. Penguatan dolar, inflasi yang rendah dan...


Emas Dekati Level $1.200 Seiring Kajian Dolar Oleh Investor, Outlook Suku Bunga
Tuesday, 14 April 2015 16:04 WIB | Root

Emas mendekati level $1.200 per ons karena investor mengkaji prospek dolar ditengah tanda-tanda para petinggi The Fed yang tetap terbagi mengenai waktu kenaikan pertama dalam suku bunga pinjaman sejak tahun 2006 lalu. Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $1,200.80 per ons...


Investor Kaji Outlook Suku Bunga AS Akibatkan Emas Melemah
Monday, 13 April 2015 20:33 WIB | Root

Emas turun karena dolar menguat untuk hari ketiga dan investor mengkaji outlook prospek suku bunga pinjaman AS pasca pejabat Federal Reserve mengisyaratkan mereka terbagi mengenai waktu untuk menaikkan suku bunga pinjaman. Bullion untuk pengiriman segera hilang sebanyak 0,4% menjadi $1,203.09...


Emas Masih Menguat Terkait kajian Investor Mengenai Outlook Suku Bunga AS
Monday, 13 April 2015 16:59 WIB | Root

Emas membukukan kenaikan tertajam dalam lebih dari sepekan terakhir karena para investor mengkaji outlook untuk suku bunga pinjaman AS pasca seorang pejabat Federal Reserve mengatakan kenaikan suku bunga yang terlalu cepat dapat membahayakan pemulihan ekonomi. Bullion untuk pengiriman segera...


Emas Menguat Untuk Pertama Kali Pasca Meningkatnya Kepemilikan ETP
Saturday, 11 April 2015 09:50 WIB | Root

Emas menguat untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir pasca kepemilikan ETP Emas yang membukukan kenaikan tertajam dalam lebih dari enam pekan terakhir. Pada hari Kamis, kepemilikan ETP emas naik 3,9 metrik ton, yang merupakan level tertinggi sejak 23 Februari lalu, menjadi 1,620.1...


Emas Turun Ke Level Terendah Sepekan Pasca Risalah The Fed
Friday, 10 April 2015 09:09 WIB | Root

Emas berjangka jatuh ke level terendah dalam sepekan terakhir pasca rilis risalah dari pertemuan terakhir The Fed sehingga memicu kekhawatiran bahwa para otoriras bergerak mendekati untuk menaikkan suku bunga. Sementara risalah pada hari rabu menunjukan para otoritas The Fed bulan lalu...


Emas Turun Pasca Otoritas The Fed Memungkinan Kenaikan Suku Bunga Di Juni
Thursday, 9 April 2015 10:22 WIB | Root

Emas menurun pasca risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang menunjukkan beberapa otoritas memungkinkan untuk menaikkan suku bunga AS secepatnya pada bulan Juni. Logam mulia telah jatuh terkait investor yang mengantisipasi terhadap kemunkinan kenaikan suku bunga di tahun ini....



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.