DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

OIL,

Minyak Bersiap untuk Penurunan Bulanan Terkait Stok OPEC
Monday, 30 November 2015 16:29 WIB | Root

Minyak menuju penurunan bulanan terbesar sejak Juli seiring Iran mengisyaratkan Organisasi Negara Pengekspor Minyak tidak akan mengurangi target produksi pada pertemuan minggu ini. Futures sedikit berubah di New York turun 10 persen pada bulan November. Iran mengharapkan ada keputusan besar yang...


Minyak Pangkas Gain Mingguan Seiring Libya Berusaha untuk Tingkatkan Stok
Friday, 27 November 2015 21:04 WIB | Root

Minyak memangkas kenaikan mingguan pertama mereka dalam sebulan seiring Libya berusaha untuk meningkatkan output dan Rusia mengesampingkan pembalasan militer terhadap Turki terkait penembakan jet Rusia di dekat perbatasan Suriah. Futures turun sebanyak 1,7 persen di New York, memangkas keuntungan...


Libya Berusaha Tingkatkan Stok, Minyak Pangkas Gain Mingguan
Friday, 27 November 2015 16:10 WIB | Root

Minyak mengikis kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulann seiring Libya mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk meningkatkan produksi dan mengesampingkan pembalasan militer Rusia terhadap Turki karena menjatuhkan jet mereka di dekat perbatasan Suriah. Futures turun sebanyak 1,7 persen di...


Pasokan Minyak AS Terbebani Lemahnya Pengeboran, Minyak Hentikan Gain
Friday, 27 November 2015 04:22 WIB | Root

Minyak menghentikan kenaikan tiga harinya di New York terkait persediaan minyak mentah AS mensinyalir tanda-tanda pengeboran yang melambat pada konsumen terbesar di dunia tersebut. Minyak berjangka turun sebanyak 0,9 persen setelah naik 6,6 persen tiga hari sebelumnya. Jumlah pengeboran...


Pengeboran AS Melambat, Minyak Berada di Dekat $43 Per Barel
Thursday, 26 November 2015 21:44 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 43 per barel setelah naik untuk hari ketiga pada tanda-tanda laju pengeboran yang melambat di AS di tengah kelebihan stok global. Futures sedikit berubah di New York setelah maju 6,6 persen tiga hari sebelumnya. Jumlah anjungan yang menargetkan minyak turun...


Minyak Pertahankan Gain seiring Melambatnya Laju Pengeboran AS
Thursday, 26 November 2015 16:28 WIB | Root

Minyak mempertahankan keuntungan setelah naik untuk hari ketiga pada tanda-tanda laju pengeboran yang melambat di AS di tengah melimpahnya pasokan global. Futures sedikit berubah di New York setelah maju 0,4 persen pada hari Rabu. Jumlah anjungan yang menargetkan minyak turun ke level 9-555,...


Minyak Naik Pasca Arab Saudi Tegaskan Keinginan Jaga Kestabilan Pasar
Tuesday, 24 November 2015 21:32 WIB | Root

Minyak naik setelah Arab Saudi kembali menegaskan bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu berkomitmen untuk bekerja dengan anggota OPEC dan produsen lain untuk menstabilkan pasar minyak mentah. Futures naik sebanyak 1,2 persen di New York. Arab Saudi berusaha untuk "bekerja sama dengan semua...


Arab Saudi Janjikan Bantu Kestabilan Pasar, Minyak Menguat
Tuesday, 24 November 2015 16:26 WIB | Root

Minyak naik di tengah penegasan kembali Arab Saudi bahwa eksportir minyak terbesar dunia itu berkomitmen untuk bekerja dengan anggota OPEC dan produsen lainnya untuk menstabilkan pasar minyak mentah. Futures naik sebanyak 1 persen di New York. Arab Saudi berusaha untuk "bekerja sama dengan semua...


Minyak Terjun seiring Venezuela Perkirakan Harga Minyak di Pertengahan $ 20
Monday, 23 November 2015 21:25 WIB | Root

Minyak memperpanjang penurunan di tengah meluasnya gejolak di komoditas sementara Venezuela memperkirakan harga minyak mentah bisa turun ke level di pertengahan $ 20an per barel kecuali OPEC mengambil tindakan untuk menstabilkan pasar. Berjangka Januari jatuh sebanyak 3,1 persen di New York...


Minyak Jatuh seiring Venezuela Prediksi Harga Bisa Berada di Tengah $ 20an
Monday, 23 November 2015 15:21 WIB | Root

Minyak memperpanjang penurunan menyusul Venezuela memperkirakan harga bisa turun ke level pertengahan $ 20an per barel kecuali Organisasi Negara Pengekspor Minyak mengambil tindakan untuk menstabilkan pasar. Berjangka Januari jatuh sebanyak 1,1 persen di New York setelah harga untuk bulan depan...


Kelebihan Stok Minyak AS Berlanjut, Minyak Tuju Penurunan Mingguan Ketiga
Friday, 20 November 2015 21:42 WIB | Root

Minyak menuju penurunan mingguan ketiga pada tanda-tanda melimpahnya stok global akan berkepanjangan di tengah rentetan gain terpanjang minyak mentah AS dalam tujuh bulan. Berjangka turun 0,8 persen minggu ini setelah jatuh di bawah level $ 40 per barel pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak...


Minyak Menuju Penurunan Mingguan Ketiga Terkait Stok Minyak AS
Friday, 20 November 2015 16:24 WIB | Root

Minyak menuju penurunan mingguan ketiga dalam tanda-tanda melimpahnya stok global akan berkepanjangan di tengah keuntungan berturut terpanjang stok minyak mentah AS dalam tujuh bulan. Berjangka turun 0,4 persen minggu ini setelah jatuh di bawah $ 40 per barel untuk pertama kalinya sejak Agustus...


Minyak Berakhir Turun Ke-3 Bulan Terendahnya Pasca Naiknya Pasokan AS
Friday, 20 November 2015 10:46 WIB | Root

Minyak turun ke level terendahnya dalam hampir tiga bulan terakhir terkait data pemerintah yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik ke level tertinggi nya saat ini sejak  tahun 1930. Minyak mentah turun 0,5 persen di New York setelah merosot di bawah $ 40 per barel Rabu...


Minyak Dekati Level 3 Bulan Terendah Terkait Stok Minyak Mentah AS
Thursday, 19 November 2015 20:41 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level terendah dalam tiga bulan seiring data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah bertambah untuk minggu kedelapan di negara konsumen minyak terbesar dunia itu. Futures menguat 0,5 persen di New York setelah jatuh di bawah $ 40 per barel kemarin untuk...


Stok Minyak AS Perburuk Stok Global, Minyak Dekati Level 3 Bulan Terendah
Thursday, 19 November 2015 17:28 WIB | Root

Minyak diperdagangkan mendekati level terendah dalam tiga bulan seiring data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah bertambah untuk minggu kedelapan di negara konsumen minyak terbesar dunia itu. Futures menguat 0,7 persen di New York setelah jatuh di bawah $ 40 per barel kemarin untuk...


Minyak Hentikan Penurunan menyusul Jatuhnya Stok AS
Wednesday, 18 November 2015 16:00 WIB | Root

Minyak menghentikan penurunan yang mendekati penutupan terendah dalam lebih dari dua bulan seiring data industri AS menunjukkan stok minyak mentah menurun di negara konsumen terbesar dunia ini. Futures naik sebanyak 1,1 persen di New York setelah merosot 2,6 persen pada kemarin. Persediaan turun...


Minyak Hentikan Rebound di dekat $ 42 Sebelum Data Stok Minyak AS
Tuesday, 17 November 2015 21:51 WIB | Root

Minyak menghentikan kenaikan di dekat $ 42 per barel sebelum perkiraan data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah bertambah untuk minggu kedelapan di negara konsumen minyak terbesar dunia itu. Futures sedikit berubah di New York setelah naik 2,5 persen pada hari Senin seiring Perancis...


Minyak Tahan Rebound Sebelum Data Stok Minyak Mentah AS
Tuesday, 17 November 2015 15:05 WIB | Root

Minyak mempertahankan kenaikannya di dekat level $ 42 per barel sebelum perkiraan data pemerintah AS menunjukkan stok minyak mentah bertambah untuk minggu kedelapan di negara konsumen terbesar dunia itu. Futures sedikit berubah di New York setelah naik 2,5 persen pada hari Senin seiring dengan...


Record Oil Stockpiles Knock Futures Down Closer to $40 a Barrel
Saturday, 14 November 2015 10:52 WIB | Root

Minyak turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan seiring stok di negara-negara maju telah mencapai tingkat rekor dan persediaan minyak mentah AS terus meningkat. West Texas Intermediate berjangka turun 2,4 persen. Persediaan minyak telah bertambah ke rekor hampir 3 miliar barel...


Minyak Terjun ke Level 2 Bulan Terendah Terkait Stok Minyak AS
Friday, 13 November 2015 10:46 WIB | Root

Minyak turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan setelah pasokan minyak mentah AS naik untuk minggu ketujuh, yang berimbas pada berlanjutnya surplus global. Persediaan naik 4.220.000 barel pekan lalu, menurut laporan Energy Information Administration. Analis yang disurvei Bloomberg...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.