DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..

DOLAR AUSTRALIA,

Dolar Naik untuk Hari Kedua seiring Kekhawatiran China Picu Permintaan Haven
Wednesday, 14 October 2015 16:08 WIB | Root

Dolar menguat untuk hari kedua seiring penurunan harga minyak dan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di China mendorong permintaan untuk aset yang lebih aman. Greenback menguat terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utamanya pada hari Selasa setelah data menunjukkan impor China turun...


Aussie Turun Di Bawah US73c
Wednesday, 14 October 2015 10:53 WIB | Root

Dolar Australia melemah pasca dirilisnya angka perdagangan internasional China yang lemah. Pada 06:30 pagi (AEDT), mata uang Australia diperdagangkan pada US72.64c, turun dari US73.11c Selasa kemarin. Pada Selasa sore, data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa impor China turun sebesar 20,4 persen...


Aussie Hentikan Reli Terpanjang Sejak 2009 Sebelum Data Perdagangan Cina
Tuesday, 13 October 2015 14:44 WIB | Root

Reli terpanjang di Australia dolar dalam lebih dari enam tahun tersendat di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi di China akan memburuk. Aussie melemah terhadap 16 mata uang pasangan utama sebelum laporan yang akan dirilis hari ini mungkin menunjukkan kemerosotan lebih lanjut bulan lalu di...


Dolar Australia Rally di Sesi Siang Hari
Friday, 9 October 2015 16:44 WIB | Root

Dolar Australia menguat, memperpanjang penguatan secara berturut-turut setelah keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang membahas China untuk memimpin perlambatan ekonomi global sebagai perhatian utama. Pada pukul 12 siang (AEDT) Jumat ini, mata uang Dolar Australia diperdagangkan pada...


Aussie Menguat di Hari Kelima Pasca Turunnya Spekulasi Terkait Suku Bunga
Tuesday, 6 October 2015 23:02 WIB | Root

Dolar Australia menguat untuk hari kelima versus rekannya US seiring pedagang mengurangi taruhan bahwa suku bunga akan diturunkan tahun ini oleh bank sentral setelah dibuat tidak berubah pada rekor rendah dari 2 persen pada hari Selasa. Aussie menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata...


Dolar Australia Melemah di Akhir Perdagangan
Friday, 2 October 2015 22:33 WIB | Root

Dolar Australia melemah jelang rilis data utama pekerjaan AS yang dapat mempengaruhi waktu kenaikan suku bunga The Fed. Pada 17.00 AEST Jumat, mata uang tersebut diperdagangkan pada 70,46 sen AS, turun dari 70,64 sen pada hari Kamis. Akan tetapi, sebaliknya kenaikan moderat pasca rilis angka...


Aussie Naik Pasca Indeks Manufaktur Cina Dorong Sentimen Risiko
Thursday, 1 October 2015 16:59 WIB | Root

Dolar Australia naik untuk hari kedua seiring tanda-tanda perbaikan di bidang manufaktur didukung sentimen risiko Cina. Dolar Australia dan Selandia Baru memimpin kenaikan di antara mata uang negara berkembang seiring pasar menguatnya saham Asia. Euro melemah untuk hari kedua setelah penurunan...


Aussie Tetap Berada Di Atas US70c
Friday, 25 September 2015 23:07 WIB | Root

Dolar Australia kembali berada di atas 70 sen AS seiring pulih nya mata uang tersebut dari penurunan yang dipicu oleh tanda-tanda yang jelas bahwa suku bunga AS akan naik jelang Natal. Aussie diperdagangkan di 70,33 sen AS Pada 17.00 AEST hari Jumat ini, atau naik dari 69,80 sen pada hari Kamis...


Aussie Melemah Pasca PMI China, Awasi Ketua ECB
Wednesday, 23 September 2015 23:48 WIB | Root

Dolar Australia dan Selandia Baru turun pada Rabu ini setelah survei bisnis membuat permasalahan lain pada kepercayaan investor di China yang sebelumnya sudah rapuh, ketua ECBs membawa sentimen global pada bulan lalu. Euro tetap datar setelah survey pada Perancis dan Jerman atas sentimen...


AUD dan NZD Turun untuk Hari Ketiga Imbas dari Jatuhnya Harga Komoditas
Wednesday, 23 September 2015 14:39 WIB | Root

Dolar Australia dan Selandia Baru melemah untuk hari ketiga seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi China mengirim saham harga bahan baku menuju level terendah dalam 16 tahun. Mata uang dari ekonomi yang terkait dengan komoditas telah berada dibawah performa rekan  pasar berkembang mereka tahun...


Aussie Tenggelam Ke Level Terendah Dalam 6 Tahun
Wednesday, 2 September 2015 03:13 WIB | Root

Dolar Australia jatuh ke posisi terendahdalam  enam tahun seiring penurunan saham pabrik Cina mengikis prospek permintaan komoditas. Mata uang ini turun sebanyak 1,1 persen ke level  70,37 sen AS, menyentuh level terendah sejak April 2009. China’s official Purchasing Managers’ Index turun...


Dolar Australia Melemah Pasca China Pangkas Suku Bunga Utama
Wednesday, 26 August 2015 15:15 WIB | Root

Dolar Australia memimpin penurunan pada mata uang komoditas produksi Australia di tengah tanda-tanda kemerosotan saham di seluruh dunia yang akan terus berlanjut, keraguan terhadap pertumbuhan perekonomian global. Indeks dolar AS menghentikan rally seiring kontrak e-mini S&P 500 berjangka...


Aussie Lampaui Rekan-Rekannya Seiring RBA Melunak Dalam Pembicaraan Mata Uang
Tuesday, 18 August 2015 14:54 WIB | Root

Dolar Australia sedang menuju bulan terbaik sejak April, melampaui semua rekan-rekan utama kecuali krona Swedia, seiring Reserve Bank of Australia mengambil langkah yang lebih lunak untuk mata uang Harapan pedagang untuk perubahan harga di Aussie versus greenback untuk bulan mendatang jatuh yang...


Dola Autralia Naik US1c Pada akhir Perdagangan
Thursday, 13 August 2015 23:12 WIB | Root

Dolar Australia telah pulih dari penurunan yang disebabkan oleh keputusan China untuk melemahkan mata uangnya. Mata uang Aussie diperdagangkan pada 73,62 sen AS Pada Kamis pukul 17.00 waktu Australia, naik dari 72,62 sen pada hari Rabu kemarin. Dolar Australia mengalami penurunan satu sen AS...


Aussie Dollar Terpukul Akibat Devaluasi Yuan Mungkin Adalah Blessing Mixed
Thursday, 13 August 2015 15:15 WIB | Root

Terjunnya Aussie dolar ke level terendah dalam enam tahun mungkin bukan berita baik bagi Reserve Bank. Sementara bank sentral Australia menghabiskan banyak waktu di tahun ini untuk menyerukan pelemahan mata uang yang akan membantu menghidupkan kembali ekonomi lokal, langkah China untuk...


Aussie Melemah Ditengah Devaluasi Yuan
Wednesday, 12 August 2015 23:12 WIB | Root

Dolar Australia kembali melemah setelah hari kedua devaluasi China terhadap mata uangnya yang membuat gelombang kejutan pada pasar global. Pada 17.00 AEST Rabu, mata uang diperdagangkan pada 72,62 sen AS, turun dari 73,16 sen pada Selasa kemarin. Bank Rakyat China menurunkan nilai yuan terhadap...


Aussie Jatuh Pasca China Potong Nilai Yuan
Tuesday, 11 August 2015 18:00 WIB | Root

Dolar Australia dan Selandia Baru jatuh setelah China, mitra dagang utama negara-negara Pasifik Selatan ', memotong suku bunga acuan yuan ke yang terbesar dalam catatan. Aussie dan kiwi masing-masing turun lebih dari 10 persen tahun ini terhadap greenback seiring melemahnya permintaan Cina...


Aussie Menguat di Antara Mata Uang Utama
Friday, 7 August 2015 20:59 WIB | Root

Glenn Stevens telah melakukan perannya dalam melemahkan dolar Australia. Sisanya tegantung pada Federal Reserve. Pesan dari Reserve Bank of Australia mengirim mata uang lokal menuju kinerja terbaik dalam minggu ini di antara pasangan utama, naik 0,8% terhadap dominannya greenback. Gubernur...


Aussie Melemah Terkait Kisruh Sektor Pekerja
Thursday, 6 August 2015 17:26 WIB | Root

Dolar Australia turun untuk hari kedua, menghapus gain sebelumnya, setelah data menunjukkan lonjakan perekrutan dibayangi oleh lonjakan tak terduga dalam pengangguran. Aussie naik sebesar 0,5 persen hanya untuk turun kembali di bawah penutupan kemarin di tengah spekulasi Reserve Bank of...


Dolar Australia Tergelincir Di Akhir Perdagangan
Wednesday, 5 August 2015 23:00 WIB | Root

Dolar Australia menurun pasca relinya yang didorong oleh komentar Reserve Bank terbaru yang mendorong melewati 74 sen AS. Mata uang diperdagangkan pada level 73,49 sen AS Pada hari Rabu Pukul 17.00 waktu Australia, turun dari 73,77 sen pada Selasa. Pada jam-jam awal Rabu pagi mata uang ini...



DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.