DJIA
Last loading.. Chg. loading..
FTSE
Last loading.. Chg. loading..
NDXI
Last loading.. Chg. loading..
POPULAR NEWS
Emas Menuju Kenaikan Mingguan Di Tengah Kekhawatiran Virus, Data Pekerjaan

Emas menuju kenaikan mingguan keempat karena kekhawatiran tentang meningkatnya kasus coronavirus membayangi data pekerjaan bulanan AS yang lebih baik dari yang diperkirakan. Texas memerintahkan warganya untuk mengenakan masker, berbalik arah karena melaporkan infeksi wabah terbanyak kedua, sementara daerah terbesar Florida, Miami-Dade, akan memberlakukan jam malam. Novel coronavirus menunjukkan beberapa tanda bermutasi dengan cara yang dapat mempermudah penyebaran patogen, menurut Anthony...

Minyak Menuju Gain Mingguan Dengan Optimisme Ekonomi Dibayangi Virus

Minyak turun pada Jumat ini tetapi tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena pemotongan pasokan yang agresif dan data ekonomi AS yang lebih baik dari yang diperkirakan membayangi lonjakan kasus coronavirus di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka di New York turun menuju $ 40 per barel di perdagangan Asia, tetapi masih naik hampir 5% untuk minggu ini. Minyak mentah menguat seiring dengan pasar yang lebih luas pada hari Kamis karena data menunjukkan rebound di pasar tenaga kerja...

Emas dan Saham Telah Berdamai

Untuk pertama kalinya tren indeks berjangka emas tidak terpengaruh oleh sentimen pasar saham selama masa pandemi COVID-19. Di sisi lain, emas saat ini cenderung dipengaruhi oleh tingkat imbal hasil riil (real yield) dari pasar obligasi, khususnya obligasi AS alias US Treasury tenor 10 tahun. Saat real yield obligasi terus bergerak turun akan membuat harga emas semakin menarik. Perburuan aset safe haven seperti emas belum akan berhenti hingga kepastian vaksin COVID-19 telah final. Satu hal...

Emas datar seiring kekhawatiran virus mengimbangi kenaikan dalam ekuitas

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas percepatan jumlah kasus virus korona membalikan risiko sentimen dari data ekonomi AS dan China yang positif. Harga Emas Spot sebagian besar tidak berubah pada $ 1,774.75 per ounce pada pukul 9:31 GMT. Sebagian besar pasar AS ditutup pada hari Jumat jelang Hari Kemerdekaan pada 4 Juli. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.785,40 per ounce. Di tempat lain, Palladium turun 0,5% menjadi $ 1,892.02 per ounce, sementara...

Minyak Turun Karena Ketakutan Virus Membebani Pemulihan Permintaan Bahan Bakar

Harga minyak mereda pada hari Jumat, membalikkan kenaikan sebelumnya, karena kebangkitan coronavirus secara global dan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar dapat terhenti. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun 29 sen, atau 0,7%, ke level $ 42,85 per barel pada 0339 GMT, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 berjangka turun 31 sen, atau 0,8% ke level $ 40,34 per barel. Kedua minyak acuan tersebut...

Bursa Asia Naik Lebih Tinggi Sebelum Pembicaraan Perdagangan dan BOJ
Tuesday, 30 July 2019 08:57 WIB | MARKET UPDATE |MSCI Asia PacificSaham Asia

Saham-saham Asia naik tipis pada Selasa pagi karena investor menunggu berita dari dimulainya kembali pembicaraan perdagangan AS-China. Yen berfluktuasi menjelang keputusan kebijakan dari Bank of Japan.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4% pada jam 10:31 di Tokyo. Indeks Topix Jepang naik 0,6%. Indeks Kospi Korea naik 0,4%. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,4%. Indeks Shanghai Composite naik 0,3%. Indeks Hang Seng naik 0,3%.

Saham-saham menunjukkan kenaikan moderat di Jepang, Korea Selatan dan Australia, yang bisa memperlihatkan rekor penutupan jika kenaikan berlanjut. Saham-saham Hong Kong juga naik tipis meskipun berlanjutnya protes di kota itu, dengan China memperingatkan bahwa kerusuhan telah "jauh melampaui" protes damai. Sebelumnya, Indeks S&P 500 turun untuk kedua kalinya dalam tiga sesi setelah mencapai rekor pada Jumat lalu ketika saham Amazon Inc, Facebook Inc., Alphabet Inc. dan Netflix Inc. semuanya turun. Imbal hasil treasury sedikit berubah dan dolar menyentuh level tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir.

Investor cenderung memilih sidelines karena mereka menunggu perkembangan perdagangan dengan negosiator China dan Amerika berkumpul selama dua hari pembicaraan Selasa, tiga bulan setelah negosiasi macet. Konferensi pers pasca pertemuan Ketua Jerome Powell pada hari Rabu akan memberikan kesempatan untuk mengukur lintasan suku bunga AS setelah bank sentral diantisipasi untuk melonggarkan kebijakannya.

Di Asia, Bank of Japan akan bertemu pada hari ini dan secara luas diperkirakan akan melakukan pengetatan, meskipun beberapa pengamat berspekulasi dewan bisa men-tweak panduan ke depan tentang kebijakan.

Sementara itu, saat musim pelaporan perusahaan bergulir di AS, Jepang dan Australia, pedagang akan mencari dampak apa pun dari sengketa perdagangan yang berlarut-larut. Output pabrik Jepang turun lebih dari yang diharapkan pada Juni karena ketegangan perdagangan dan perlambatan ekonomi global menyeret ekspor lebih rendah selama tujuh bulan berturut-turut.

Di tempat lain, pound memperpanjang penurunan ke level terendah dalam lebih dari dua tahun seiring Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meningkatkan persiapan untuk Brexit tanpa kesepakatan. Minyak naik karena spekulasi bahwa permintaan akan mendapatkan lonjakan dari potensi penurunan suku bunga Federal Reserve AS. Pound Inggris turun 0,4% menjadi $ 1,2175 setelah turun 1,3%, penurunan terbesar dalam lebih dari delapan bulan. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)...
Saturday, 4 July 2020 03:45 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada...

Kekhawatiran virus meredam optimisme data ekonomi, Saham Eropa ditutup lebih rendah ...
Friday, 3 July 2020 23:28 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat ini karena kekhawatiran atas melonjaknya jumlah infeksi virus corona di AS yang membuat optimisme yang timbul dari data ekonomi diluar AS, China, dan zona e...

Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat...
Friday, 3 July 2020 15:20 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada...

Pasar Eropa Dibuka Bervariasi Ditengah Data Ekonomi yang Mengejutkan, Lonjakan Coronavirus di AS...
Friday, 3 July 2020 14:21 WIB

Saham Eropa dibuka bervariasi pada Jumat ini menyusul data ekonomi yang optimis dari AS dan China, sementara lonjakan infeksi coronavirus AS mengekang optimisme. Indeks Pan-European Stoxx 600 melayan...

Saham Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Setelah Rilis Data Pekerjaan AS...
Friday, 3 July 2020 13:25 WIB

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang aksi reli di Wall Street menyusul rebound yang solid dalam pekerjaan AS, tetapi investor tetap berhati-hati setelah lonjakan baru kasus ...

POPULAR NEWS
Emas Menuju Kenaikan Mingguan Di Tengah Kekhawatiran Virus, Data Pekerjaan

Emas menuju kenaikan mingguan keempat karena kekhawatiran tentang meningkatnya kasus coronavirus membayangi data pekerjaan bulanan AS yang lebih baik dari yang diperkirakan. Texas memerintahkan warganya untuk mengenakan masker, berbalik arah karena melaporkan infeksi wabah terbanyak kedua, sementara daerah terbesar Florida, Miami-Dade, akan memberlakukan jam malam. Novel coronavirus menunjukkan beberapa tanda bermutasi dengan cara yang dapat mempermudah penyebaran patogen, menurut Anthony...

Minyak Menuju Gain Mingguan Dengan Optimisme Ekonomi Dibayangi Virus

Minyak turun pada Jumat ini tetapi tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena pemotongan pasokan yang agresif dan data ekonomi AS yang lebih baik dari yang diperkirakan membayangi lonjakan kasus coronavirus di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka di New York turun menuju $ 40 per barel di perdagangan Asia, tetapi masih naik hampir 5% untuk minggu ini. Minyak mentah menguat seiring dengan pasar yang lebih luas pada hari Kamis karena data menunjukkan rebound di pasar tenaga kerja...

Emas dan Saham Telah Berdamai

Untuk pertama kalinya tren indeks berjangka emas tidak terpengaruh oleh sentimen pasar saham selama masa pandemi COVID-19. Di sisi lain, emas saat ini cenderung dipengaruhi oleh tingkat imbal hasil riil (real yield) dari pasar obligasi, khususnya obligasi AS alias US Treasury tenor 10 tahun. Saat real yield obligasi terus bergerak turun akan membuat harga emas semakin menarik. Perburuan aset safe haven seperti emas belum akan berhenti hingga kepastian vaksin COVID-19 telah final. Satu hal...

Emas datar seiring kekhawatiran virus mengimbangi kenaikan dalam ekuitas

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas percepatan jumlah kasus virus korona membalikan risiko sentimen dari data ekonomi AS dan China yang positif. Harga Emas Spot sebagian besar tidak berubah pada $ 1,774.75 per ounce pada pukul 9:31 GMT. Sebagian besar pasar AS ditutup pada hari Jumat jelang Hari Kemerdekaan pada 4 Juli. Emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $ 1.785,40 per ounce. Di tempat lain, Palladium turun 0,5% menjadi $ 1,892.02 per ounce, sementara...

Minyak Turun Karena Ketakutan Virus Membebani Pemulihan Permintaan Bahan Bakar

Harga minyak mereda pada hari Jumat, membalikkan kenaikan sebelumnya, karena kebangkitan coronavirus secara global dan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar dapat terhenti. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun 29 sen, atau 0,7%, ke level $ 42,85 per barel pada 0339 GMT, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 berjangka turun 31 sen, atau 0,8% ke level $ 40,34 per barel. Kedua minyak acuan tersebut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.